Claim Missing Document
Check
Articles

PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 DI SMK NEGERI 1 LINTAU BUO Ade Tira Wulandari; Rusnardi Rahmat Putra; Totoh Andayono
CIVED Vol 5, No 4 (2018): CIVED 2018
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.281 KB) | DOI: 10.24036/cived.v5i4.102406

Abstract

Pelaksanaan Kurikulum 2013 bertujuan untuk membentuk kompetensi dan karakter perserta didik. Dalam mencapai tujuan dari Kurikulum 2013 maka dilakukan penyempurnaan pada Standar Kompetensi Lulusan dengan memperhatikan pengembangan nilai pengetahuan, keterampilan dan sikap. Guru berperan penting pada pelaksanaan Kurikulum 2013. Kendala yang dihadapi guru dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 antara lain pembuatan sintanks model pembelajaran dan aktifitas pembelajaran, penerapan metode proses pembelajaran, penyusunan Rencana Pembelajaran, dan proses penilaian siswa. Berdasarkan dari latar belakang tersebut maka diadakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui seberapa baik pelaksanaan Kurikulum 2013 di SMK Negeri 1 Lintau Buo. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan guru SMK Negeri 1 Lintau Buo sebanyak 88 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dengan skala likert yang mempunyai 5 buah pilihan yang terdiri dari pernyataan positif dan negatif. Jumlah item pernyataan pada angket sebanyak 57 butir. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan Kurikulum 2013 di SMK Negeri 1 Lintau Buo cukup baik yaitu: pada perencanaan pembelajaran ada pada kategori baik. Pada pelaksanaan proses pembelajaran dan penilaian ada dalam kategori cukup baik.
Pengaruh Penggunaan Nanomaterial Abu Sekam Padi Terhadap Kuat Tekan Mortar Estu Prihatini; Rusnardi Rahmat Putra
CIVED Vol 8, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v8i3.114400

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai penggunaan abu sekam padi dalam bentuk nanomaterial yang digunakan sebagai bahan tambah dalam semen untuk pembuatan mortar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen laboratorium. Latar belakang penelitian ini adalah kerusakan pada bangunan akibat dari kesalahan pencampuran material bangunan ataupun bencana alam seringkali terjadi. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kerusakan pada bangunan merupakan suatu hal yang mungkin terjadi, diantaranya adalah kualitas material yang digunakan kurang baik, proses pembuatan campuran yang tidak sesuai dengan standar penggunaannya, ataupun karena bencana alam. Pengujian sampel dalam penelitian ini dilakukan di tiga laboratorium berbeda, yaitu Laboratorium Kimia Universitas Negeri Padang, Laboratorium Fisika Universitas Negeri Padang, dan Laboratorium Bahan dan Mekanika Tanah Universitas Negeri Padang. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, diperoleh hasil eksperimen yaitu komposisi campuran dengan menggunakan nanomaterial mengalami kenaikan kuat tekan yang cukup baik disetiap umur pengujian, dimana persentase 3% mempunyai nilai kuat tekan lebih tinggi dibandingkan dengan persentase yang lain.
UJI KONSOLIDASI TANAH KONSTRUKSI SARANG LABA LABA PADA GEDUNG TVRI PADANG 2003-2009 Rusnardi Rahmat Putra
CIVED Vol 4, No 3 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.826 KB) | DOI: 10.24036/cived.v4i3.9430

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui nilai konsolidasi tanah pada gedung TVRI, pada dasarnya gedung TVRI ini sama dengan gedung-gedung lainnya yang berada di Kota Padang, dikarenakan kondisi  tanah lunak maka diperlukan mengetahui konsolidasi yang terjadi setelah gempa 2009 dengan kekuatan 7.6 SR. Beberapa pengujian yang dilakukan guna mengetahui karakteristik tanah seperti : kadar air, berat jenis, batas cair, batas plastis, berat volume dan analisis saringan untuk mendapatkan karakteristik tanah, sedangkan untuk melihat penurunan tanah digunakan uji konsolidasi. Berdasarkan hasil pengujian analisis saringan didapatkan hasil dengan karakteristik tanah lulus saringan nomor 200 sebesar 12% maka tanah di kategorikan pada tanah berbutir kasar, untuk hasil pengujian batas cair didapatkan indeks plastisitas sebesar 21,19% maka tanah dikatakan berjenis lempung plastis. Untuk hasil uji konsolidasi pada titik 1 didapatkan Cc= 0,155, 0,330, 0,016 dan nilai Cv=0.0318, 0.0279, 0.0277, sedangkan untuk titik 2 didapatkan hasil Cc=0.172, 0.204, 0.014 dan nilai Cv=0.0211, 0.0250, 0.0210
Karakteristik Gempa Foreshock dan Aftershock Pada Sumber Gempa Intraplate Berdasar Distribusi Kejadain Gempa (Studi Kasus: Gempa Padang 2009 dan Gempa Padang Panjang 2007) Rusnardi Rahmat Putra
CIVED Vol 8, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v8i2.114216

Abstract

Tercatat 34 gempa dengan magnitude >4Mw yang terjadi di tahun 2020, meningkatnya jumlah dan intensitas kejadian gempa yang terjadi di Sumatera Barat menginformasikan bahwa aktifitas plat baik yang bersumber dari subduction maupun faultline yang berada di daratan Pulau Sumatera masih aktif. Salah satu gempa besar yang pernah terjadi di Sunatera Barat adalah gempa yang terjadi pada tanggal 30 September 2009 dengan kekuatan 7.6Mw, gempa ini memiliki percepatan yang tinggi yaitu 0.38m/s2. Penelitian ini mengunakan katalog dari United State Geological Survey (USGS) dalam menentukan foreshock dan aftershock. Penentuan foreshock dan aftershock tidak berdasarkan mekanisme kejadian gempanya tetapi berdasarkan waktu yaitu 0-3, 4-6, 7-9, 10-12 bulan, radius 0-50, 51-100, 101-150km, dan magnitude >4Mw. Hasil penelitian ini menunjukan jumlah foreshock dan aftershock untuk gempa Padang yang tejadi pada 30 September 2009 adalah 102 gempa untuk foreshock dan 49 gempa untuk aftershock dalam kurun waktu 1 tahun, sedangkan untuk gempa Padang Panjang  yang terjadi pada tanggal 6 Maret 2007 dengan kekuatan 6.4Mw yaitu 2 kejadian untuk foreshock dan 15 kejadian untuk afreshock.
MODULUS ELASTISITAS BATAKO DENGAN PENAMBAHAN MATERIAL KARET DARI BAN BEKAS UNTUK DINDING BANGUNAN RAMAH GEMPA 1998-2002 Rusnardi Rahmat Putra
CIVED Vol 4, No 1 (2016): MARCH 2016
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v4i1.9431

Abstract

The city of Padang has experienced with devastating earthquake events. Each of earhquake close related with building response. Since great shaking contributed nagaitve effect to construction such as severe damage and collapse. The main propose of this research is how the elasticity of batako (material for wall). We added rabber of waste tire to Batako with several percentage of weight such as 1%, 2% and 3% and its age 7, 14 and 28 days . The obtained results  is the modulus of elasticity is 1915.67 MPa in avarage, this elasticty is more convinient used to increse resistant earthquake compared with normal brick (Batako)as2237,5 MPa.
Designing and building earthquake warning system with Arduino and web-based SES60 SLP sensor Edidas Edidas; Rusnardi Rahmat Putra
Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Vol 11, No 1: February 2022
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/eei.v11i1.3546

Abstract

Indonesia is a country that is crossed by a world ring of fire that has the potential for earthquakes and tsunamis. An earthquake is an occurrence of shaking the ground due to the sudden release of energy into the earth. Since earthquakes occur within an undetermined period, we need a device to detect earthquake vibrations as early as possible within few seconds and announce real-time warning information on the website. The monitor screen displays a flat, a slightly increasing, the alarm displays a sound "weak earthquake”, "moderate earthquake", "strong earthquake", "very strong earthquake”. When there are no earthquake waves, very small shaking, PGA more than 200 gals, PGA more than 400 gals, PGA more than 600 gals and PGA more than 800 gals respectively. The alarm announces watch out (hati-hati) for moderate earthquake PGA more than 200 gals, caution (waspada) PGA more than 400 gals and ask to evacuate for PGA more than 600 gals. The earthquakes detecting devices are useful in reducing their negative impacts, for instance, fatalities and material losses. The development of this system is to provide faster and more accurate information, and we can access the information on the internet network with broad coverage. The system can send the information within 5 second to user.
PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN MAYARAKAT DESA/NAGARI MATOBE KECAMATAN SIPORA SELATAN KABUPATEN MENTAWAI MENJADI NAGARI TANGGUH BENCANA GEMPA DAN TSUNAMI Rusnardi Rahmat Putra
JURNAL AERASI Vol 1, No 2 (2019): JURNAL AERASI
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1547.405 KB) | DOI: 10.36275/jaerasi.v1i2.151

Abstract

Nagari Matobe adalah nagari yang dipersiapkan oleh Pemerintah Daerah sebagai nagari tangguh bencana, namum tingkat pengetahuan tentang kejadian gempa, tsunami dan mitigasi bencana masyarakat masih rendah, ditambah lagi belum ada sistim mitigasi, jalur evakuasi dan rambu evakuasi. Program pengembangan nagari binaan yang akan dilaksanakan di Nagari Matobe akan menjadi solusi utama karena materi yang akan disampaikan merupakan hasil penelitian yang telah teruji dan di publikasikan di Jurnal Internasional. Upaya ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat dan siswa  mengenai mekanisme gempa, tsunami dan upaya evakuasi. Serta masyarakat dilatih membangun rumah ramah gempa sesuai standar.
Shaking Table Sebagai Media Pembelajaran Mata Kuliah Analisis Struktur Dwi Shatmoko; Ganefri Ganefri; Rusnardi Rahmat
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i1.32395

Abstract

Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah hasil belajar mahasiswa teknik sipil pada mata kuliah Analisis Struktur masih rendah. Rendahnya hasil belajar ini disebabkan oleh keterbatasan media pembelajaran yang digunakan dalam menyampaikan materi pembelajaran. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran shaking table yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan prosedur pengembangan media menggunakan model 4-D. Penelitian terdiri dari empat tahap, yaitu: define, design, develop, disseminate. Data dikumpulkan menggunakan metode kuesioner dan dianalisis dengan teknik deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian pengembangan ini adalah sebuah media pembelajaran untuk mata kuliah Analisi Struktur yang valid, praktis dan efektif bagi Mahasiswa.
Assessment Tingkat Kerentanan Bangunan Bertingkat di Kampus Universitas Negeri Padang Menggunakan Gelombang Rayleigh Rusnardi Rahmat Putra; Dezy Saputra
Jurnal Serambi Engineering Vol 7, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v7i1.3826

Abstract

In 2009 the city of Padang experienced an earthquake with a magnitude of 7.9 SR which resulted in damage to many high-rise buildings in the city of Padang, including multi-storey buildings on the UNP campus. Over time the multi-storey building will experience a decrease in quality so it is necessary to check the quality of the building itself. In this study, the author chose one of the multi-storey buildings on the UNP campus to be the object of research, namely the Faculty of Economics building. The purpose of this study was to determine the level of vulnerability of the Faculty of Economics building by checking without damaging it using a microtremor device. The research method was carried out by recording the frequency of the soil and buildings under study using a microtremor device. The primary data of this research is in the form of seismic wave data which will be processed using Matlab and Bido 2.02 software to obtain the natural frequency value of the building itself. Based on the data processing that has been done, the resonance index of the Faculty of Economics UNP building ranges from 584.81%-1054.23% so it is in the low category. The vulnerability index of the UNP Faculty of Economics building ranges from 7.07–29.21 with the highest value on the 1st floor so that the 1st floor is the most vulnerable floor.
Faktor Pengali Kuat Tekan Aktual Terhadap Prediksi Kuat Tekan Hasil Hammer Test Eka Juliafad; Wilis Ardila; Rusnardi Rahmat Putra; Iskandar G Rani
CIVED Vol 9, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v9i3.119916

Abstract

Beton merupakan campuran agregat kasar dan halus, air serta semen atau bahan tambah lainnya. Dalam pelaksanaan pembuatan struktur beton masih banyak ditemukan permasalahan-permasalahan seperti pekerjaan yang tidak sesuai dengan mutu perencanaannya. Oleh karena itu perlu dilakukan pemeriksaan terhadap mutu beton apakah sudah sesuai dengan mutu yang direncanakan. Untuk mengetahui mutu beton dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pengujian destruktif yang dilakukan dengan mesin uji tekan (Compression Testing Mechine) dan non destruktif dilakukan dengan hammer test. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapat nilai factor pengali dari hasil uji hammer test sehingga diketahui  nilai kuat tekan aktual beton, selain untuk mengetahui perbandingan nilai kuat tekan hasil hammer test dan mesin tekan. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan 60 sampel kubus beton normal. Setelah dilakukan pengujian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara nilai kuat tekan kubus aktual dengan perkiraan kuat tekan hasil uji hammer test, dimana nilai kuat tekan aktual lebih besar 23,35% dibandingkan uji hammer test arah vertikal dan 37,68% pada arah horizontal. Faktor pengali kuat tekan aktual adalah 1,3 terhadap prediksi hammer test arah vertikal (900) dan 1,6 untuk arah horizontal (1800)