Claim Missing Document
Check
Articles

Seismic Performance Assessment of Sustainable Shelter Building Using Microtremor Method Putra, Rusnardi Rahmat; Kiyono, Junji; Ono, Yusuke; Saputra, Dezy
Civil Engineering Journal Vol 10, No 11 (2024): November
Publisher : Salehan Institute of Higher Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28991/CEJ-2024-010-11-06

Abstract

The increasing intensity of earthquakes in West Sumatra could trigger megathrust earthquakes and tsunamis at the inter-plate in the Mentawai Islands. Building assessments are necessary to determine their vulnerability to predicted earthquakes. The target is a four-story building that serves as an education building and vertical evacuation. This research proposes a complete vulnerability assessment method using single microtremor observations, and the results are used to determine seismic building performance. The natural frequency is derived from the spectral analysis of the horizontal components (NS and EW) for each level, and we considered the largest earthquake peak ground motion (PGA) in this region to be the September 30, 2009, Padang earthquake (PGA 380 gals as ground motion input). We calculated the resonance index, seismic vulnerability index, and damping ratio. The results show that the resonance index of the structure is less than 1, the vulnerability index of the UNP Faculty of Economics building ɤ > (1/100-1/200) and is 1/234 to 1/699 for the x direction and 1/207 to 1/709 for the y direction; the average damping ratio is <5% for both directions (x, y) and RDM and FSR relationship is 0.78 and 0.69 for x and y respectively. The overall findings indicate that the structural response of the evaluated buildings falls within the 'slight' damage category during seismic events. Doi: 10.28991/CEJ-2024-010-11-06 Full Text: PDF
FAKTOR PENYEBAB TANAH LONGSOR PADA WILAYAH KABUPATEN SIJUNJUNG Ardes, Wilda; Mizwar, Zuherna; Rahmat Putra, Rusnardi
SIGMA TEKNIKA Vol 7, No 2 (2024): SIGMATEKNIKA, VOL. 7, N0. 2, NOVEMBER 2024
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v7i2.6799

Abstract

Kabupaten Sijunjung merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Barat dengan kondisi topografi wilayah memiliki ciri yang berbukit-bukit, berada pada ketinggian antara 120 sampai 1.335 m di atas permukaan laut. Pada tahun 2018 tercatat 22 kejadian tanah longsor di Kabupaten Sijunjung diantara-nya di Nagari Tanjung Gadang dan Nagari Timbulun kecamatan Tanjung Gadang yang mengakibatkan korban jiwa dan rusaknya rumah warga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab dan faktor dominan penyebab potensi longsor di Kabupaten Sijunjung. Metode penelitian adalah metode kualitatif deskriptif melalui wawancara terhadap informan yang terlibat dalam pengelolaan longsor. Teknik pengumpulan data melalui studi literature, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian terdapat 9 faktor-faktor yang menyebabkan potensi longsor, faktor dominannya yaitu curah hujan yang tinggi, kondisi lereng yang curam, kondisi tanah yang rawan erosi, alih fungsi lahan, penebangan hutan secara liar, dan pembangunan jalan yang memotong lereng.
FREKUENSI JEMBATAN TAK LAYAK GUNA BERDASARKAN ANALISIS GETARAN ALAMI MENGGUNAKAN DATA HASIL MIKROTREMOR Nefrin, Zhilalurrahman; Putra, Rusnardi Rahmat
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 5 No 4 (2024): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v5i4.118883

Abstract

Kerusakan jembatan di Indonesia sering disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kurangnya perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan frekuensi alami sebagai indikator kelayakan jembatan melalui analisis mikrotremor. Data diambil dari lima jembatan dengan kondisi beragam: dua rusak dan tiga baik. Hasilnya menunjukkan bahwa satu jembatan rusak memiliki frekuensi alami tertinggi, sementara jembatan rusak lainnya terendah, dengan rentang frekuensi jembatan tak layak pada arah X (EW) di atas 4,5 Hz atau di bawah 3,0 Hz, dan pada arah Y (NS) di atas 5,0 Hz atau di bawah 2,5 Hz. Variasi ini mengindikasikan potensi ketidaklayakan struktural, sehingga monitoring berbasis frekuensi alami dapat membantu deteksi dini kerusakan jembatan untuk pemeliharaan preventif yang tepat.
Pengembangan Media Video Pembelajaran pada Mata Kuliah Teknologi Beton Mendrofa, Iman Jujur; Syah, Nurhasan; Rahmat Putra, Rusnardi
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v4i1.24170

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan sebuah media video pembelajaran untuk mata kuliah Teknologi Beton pada Jurusan Teknik Sipil dan mengetahui validitas, Praktis dan Efektif media video pembelajaran pada mata kuliah Teknologi Beton pada Jurusan Teknik Sipil.Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development), menggunakan model pengembangan IDI, melalui tahap penemuan atau analisis kebutuhan, program, dan evaluasi. Subjek  penelitian adalah mahasiswa jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang. Data penelitian dikumpulkan melului instrumen validitas, instrumen praktikalitas, instrumen efektivitas. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis validitas, analisis praktikalitas, dan analisis efektivitas menggunakan analisis uji t. Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  uji  validitas  media video pembelajaran oleh validator, semua aspek dinilai “Valid”. Uji praktikalitas media video pembelajaran diperoleh dari respon mahasiswa pada jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang, berada dalam kategori “Praktis”. Hasil uji efektifitas media video pembelajaran diperoleh dari nilai pre-test dan pos-test mahasiswa setelah mengunakan media video pembelajaran berada dalam kategori efektif. Kesimpulannya media video pembelajaran yang dikembangkan dapat digunakan pada proses pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Kata  Kunci:  Media,  Teknologi Beton, Video Pembelajaran
KARAKTERISTIK GELOMBANG GEMPA BERSUMBER INTRASLAB Martu, Yafen Heltri; Putra, Rusnardi Rahmat
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i2.124183

Abstract

Gempa bumi sering terjadi di Indonesia dan dapat menyebabkan kerugian besar, terutama di wilayah rawan seperti Sumatera Barat. Salah satu jenis gempa yang cukup berbahaya adalah gempa intraslab , yaitu gempa yang terjadi di dalam lempeng yang tersubduksi pada kedalaman 50–300 km. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik gempa intraslab di Sumatera Barat dan dampak yang ditimbulkannya. Data yang digunakan berasal dari 100 kejadian gempa pada tahun 2008–2015, dengan 24 di antaranya merupakan gempa intraslab. Analisis dilakukan secara kuantitatif menggunakan MATLAB dan QGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai PGA untuk komponen horizontal berkisar antara 0,98–36 Gal, dan 1,07–10 Gal untuk komponen vertikal. Frekuensi gempa berada pada rentang 0,6–21 Hz (periode 0,05–1,76 detik). Hal ini menunjukkan bahwa gempa intraslab berpotensi menghasilkan beban seismik yang signifikan meskipun sumbernya berada di dalam lempeng. Nilai PSA tertinggi tercatat sebesar 0,431 g dan terendah 0,004 g. Arias Intensitas maksimum sekitar 0,045 cm/s, yang masih tergolong sedang. Penelitian ini membantu memahami potensi bahaya gempa intraslab sebagai dasar mitigasi di daerah rawan gempa.
KARAKTERISTIK GELOMBANG GEMPA BERSUMBER CRUST DAN INTERFACE Shaleh, Alif Ahmad Al; Putra, Rusnardi Rahmat
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i2.124283

Abstract

Gempa yang berasal dari zona subduksi dan Patahan Sumatra memiliki karakteristik tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik gelombang gempa yang bersumber dari zona kerak (crust) dan zona antarmuka (interface) di wilayah Pulau Sumatra. Berdasarkan data akselerasi tanah yang direkam oleh sensor akselerograf pada periode 2008-2018 yang terpasang di lima lokasi. Sebanyak 52 gempa crust dianalisi terdiri dari EQ1-EQ52 dan 24 gempa interface terdiri dari EQ-EQ24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gempa zona kerak (crust) memiliki nilai PGA rata-rata 7 Gal untuk komponen horizontal dan 6 Gal untuk komponen vertikal, kandungan frekuensi rata rata 3,2 dengan periode rata-rata 0,5 detik untuk komponen horizontal dan 3,6 Hz dengan periode rata-rata 0,6 detik untuk komponen vertikal. Nilai PSA rata-rata 0,0253 g memiliki amplitudo tinggi dengan periode dominan 0,3 detik. Parameter arias intensity rata-rata 0,0015 m/s untuk komponen horizontal dan 0,0016 m/s untuk komponen vertikal. Gempa zona antarmuka (interface) memiliki nilai PGA rata-rata 11 Gal untuk komponen horizontal dan 12 Gal untuk komponen vertikal, kandungan frekuensi rata rata 3,5 dengan periode rata-rata 0,5 detik untuk komponen horizontal dan 4 Hz dengan periode rata-rata 0,6 detik untuk komponen vertikal. Nilai PSA rata-rata 0,0415 g memiliki amplitudo tinggi dengan periode dominan 0,4 detik. Parameter arias intensity rata-rata 0,0041 m/s untuk komponen horizontal dan 0,0042 m/s untuk komponen vertikal.
Natural Frequency of Liquefaction Potential Based on Soil Investigation and Microtremor Observation Results Putra, Rusnardi Rahmat; Kiyono, Junji; Zhang, Zhenghu; Vanapalli, Sai; Agung, M. Darma
Civil Engineering Journal Vol. 11 No. 8 (2025): August
Publisher : Salehan Institute of Higher Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28991/CEJ-2025-011-08-02

Abstract

This study aims to identify the natural frequency threshold for liquefaction potential by comparing four assessment methods at 54 identical sites in Padang, Indonesia. Methods include: (1) safety factor calculations from soil investigation results (CPT and SPT) applying the 2009 Padang earthquake's peak ground acceleration as input for cycling stress ratio; (2) natural frequency measurements at the surface using microtremor single observations; (3) liquefaction potential assessment through vulnerability index; and (4) analysis of historical liquefaction events from the September 30, 2009 Padang earthquake documented in two previous research papers. The analysis focused on soil depths ranging from 1-4 m. Findings reveal that sites with natural frequencies exceeding 0.40 Hertz remain safe from liquefaction, while sites with frequencies between 0.20-0.39 Hertz demonstrate significant liquefaction potential. This research contributes to the field by establishing a clear correlation between measurable natural frequency thresholds and liquefaction risk, providing engineers and urban planners with a more accessible parameter for preliminary risk assessment. Integrating multiple assessment methods at identical sites enhances the reliability of the identified frequency thresholds, offering a more comprehensive approach to liquefaction hazard mitigation in earthquake-prone regions.
Faktor Pengali Kuat Tekan Aktual terhadap Prediksi Kuat Tekan Hasil Hammer Test Juliafad, Eka; Ardilla, Wilis; Putra, Rusnardi Rahmat; Rani, Iskandar G
CIVED Vol. 9 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v9i3.347112

Abstract

Beton merupakan campuran agregat kasar dan halus, air serta semen atau bahan tambah lainnya. Dalam pelaksanaan pembuatan struktur beton masih banyak ditemukan permasalahan-permasalahan seperti pekerjaan yang tidak sesuai dengan mutu perencanaannya. Oleh karena itu perlu dilakukan pemeriksaan terhadap mutu beton apakah sudah sesuai dengan mutu yang direncanakan. Untuk mengetahui mutu beton dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pengujian destruktif yang dilakukan dengan mesin uji tekan (Compression Testing Mechine) dan non destruktif dilakukan dengan hammer test. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapat nilai factor pengali dari hasil uji hammer test sehingga diketahui nilai kuat tekan aktual beton, selain untuk mengetahui perbandingan nilai kuat tekan hasil hammer test dan mesin tekan. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan 60 sampel kubus beton normal. Setelah dilakukan pengujian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara nilai kuat tekan kubus aktual dengan perkiraan kuat tekan hasil uji hammer test, dimana nilai kuat tekan aktual lebih besar 23,35% dibandingkan uji hammer test arah vertikal dan 37,68% pada arah horizontal. Faktor pengali kuat tekan aktual adalah 1,3 terhadap prediksi hammer test arah vertikal (900) dan 1,6 untuk arah horizontal (1800)
Socialization of Earthquake Friendly House Planning with a Theme "Nagari is Resilient to Earthquake Disasters" in Nagari Kajai, West Pasaman Regency Putra, Rusnardi Rahmat; Saputra, Dezy; Agung, M. Darma
CIVED Vol. 11 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v11i1.520

Abstract

West Pasaman Regency is an area that has a fairly large threat of earthquake and tsunami disasters. The 6.2 Mw West Pasaman earthquake that occurred on February 25 2022 was quite large and resulted in 25 people dying, 465 people being injured and at least 16,000 people being displaced. This earthquake was located on the slopes of Mount Talamau at a depth of 10 km which was triggered by the activity of the Semangko fault fault, precisely in the unmapped Talamau segment. Apart from the loss of life, another impact caused by this earthquake disaster was the large number of collapses in people's houses. People's houses that have simple construction have a greater potential for collapse compared to other buildings whose designs comply with existing regulatory standards. In general, people's houses are only built by builders who do not know the technicalities of building earthquake-friendly houses. Builders are the main key to the quality of housing construction in society, so more attention is needed from people who are experts in their field because it is in their hands that the structural strength of a house is built. The community service organized by the Institute for Research and Community Service (LP2M) Padang State University together with several Civil Engineering lecturers aims to channel their knowledge to the community, especially to builders to increase knowledge in building earthquake-friendly houses. This activity is also expected to reduce damage in the future if an earthquake occurs, which has been designed according to standards applicable in Indonesia. From the results of interviews with several builders and local residents, it turns out that their knowledge of the basic techniques for building earthquake-friendly houses is still limited. So that this outreach can provide a useful contribution to builders' knowledge of the basics of earthquake-friendly house construction.
Perkuatan Struktur Beton Dengan Metode Frp Pada Bangunan Gedung Harahap, Safrinanda; Putri, Prima Yane; Putra, Rusnardi Rahmat; Andayono, Totoh; Atika, Liana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11533

Abstract

Perbaikan dan perkuatan struktur di perlukan apabila terjadi kerusakan yang menyebabkan degradasi yang berakibat tidak terpenuhinya lagi persyaratan persyaratan yang bersifat teknis. Secara umum dilakukannya perkuatan disebabkan oleh beberapa hal antara lain yaitu Kesalahan perencanaan, Kesalahan pelaksanaan, Perubahan fungsi yang berakibat penambahan beban,Perkembangan ilmu pengetahuan,Timbulnya keluhan terhadap kenyamanan struktur, Perubahan persyaratan untuk memenuhi peraturan Yang baru. Tahapan perkuatan struktur dapat dilakukan dengan cara review struktur, Analisis struktur, metode dan material perkuatan dan pelaksanaan. FRP juga dinilai sebagai alternatif perkuatan eksternal yang murah tapi mampu meningkatkan kinerja pada struktur bangunan. Pada metode ini, dua jenis serat yang paling banyak diaplikasikan adalah Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP), Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP), dan aramid atau serat kaveler. FRP memiliki daya tarik tujuh hingga sepuluh kali lebih besar dibandingkan baja. Keunggulan dari perkuatan FRP ini yaitu bahan lebih ringan, kekuatan tarik tinggi, tidak terjadi korosi sehingga memiliki durabilitas (keawetan) yang tinggi, mudah dalam pemasangannya sehingga menghemat waktu serta bahannya mudah untuk dibentuk (fleksibel).