Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

From support to engagement: how counseling and parental involvement influence students through grit and motivation Fadilah, Haris; Ma'ruf, Hidayat; Jannah, Raihanatul; Rahmi, Nurul
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1153100

Abstract

Student engagement plays a pivotal role in academic success. This study aims to examine the effects of counseling satisfaction (SAT), school climate (SC), Islamic religiosity (REL), and parental involvement (PI) on students’ grit and motivation (MOT), and to assess their indirect effects on SE through grit and MOT. The sample consisted of 338 (F = 214, M = 124) high school students from South Kalimantan, Indonesia, including 205 students from general high schools and 133 from Islamic high schools. The sample was selected using a convenience sampling technique.  The data analysis method used in this study was Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM).  The findings indicated that all exogenous variables significantly influence grit and MOT, except for the non-significant effects of SAT on MOT and SC on grit. Grit and MOT significantly mediated the effects of exogenous variables on student engagement. However, grit did not mediate the impact of SC, and motivation did not mediate the effect of SAT. PI significantly enhances student grit, which in turn strongly predicts SE, highlighting its key mediating role. However, the sampling technique used may have introduced potential bias and limited the generalizability of our findings. These findings suggest that school counseling programs should also focus on enhancing parental awareness and involvement in their children's education.
Penguatan kemampuan menulis ilmiah mahasiswa dengan pelatihan menulis berbasis teks mentor Ermalianti, Ermalianti; Yansyah, Yansyah; Istati, Mufida; Fadilah, Haris; Rahmi, Nurul
Jurnal Anugerah Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v6i2.7007

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengenali struktur dan isi artikel ilmiah yang baik. Untuk mencapai tujuan tersebut, program pengabdian dilaksanakan dalam bentuk workshop yang didominasi oleh praktik. Praktik dilakukan melalui pemberian teks mentor sehingga mahasiswa bisa menganalisis secara langsung contoh karya yang telah terbit serta mengenali elemen-elemen yang diperlukan dalam menulis artikel yang terbit di jurnal terakreditasi Sinta 2 dan Sinta 3. Workshop ini diikuti oleh 35 mahasiswa berbagai jurusan di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Antasari dan berlangsung selama satu hari penuh. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan angket. Observasi bertujuan untuk melihat detail proses pelatihan serta kemampuan mahasiswa dalam mengenali struktur dan isi artikel, yang ditampilkan pada presentasi dan hasil unjuk kerja. Selanjutnya, angket bertujuan untuk melihat persepsi terkait kebermanfaatan kegiatan terhadap kemampuan menulis mahasiswa. Analisis atas hasil observasi dilakukan secara kualitatif dan hasil angket secara kuantitatif. Hasil observasi selama proses workshop menunjukkan bahwa penggunaan teks mentor dapat memandu mahasiswa untuk mengenali struktur dari artikel ilmiah dan konten dari struktur tersebut. Hasil dari angket evaluasi menunjukkan bahwa 90,5% peserta pelatihan mendapatkan manfaat dan 100% dari mereka antusias untuk mengikuti kegiatan serupa pada masa depan.
PENGARUH TINGKAT EFISIENSI PENGELUARAN PEMERINTAH BIDANG KESEHATAN TERHADAP ANGKA HARAPAN HIDUP DI INDONESIA Rahmi, Nurul; N., Zulkifli
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 8, No 4 (2025): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v8i4.67302

Abstract

Peningkatan belanja pemerintah di sektor kesehatan di Indonesia belum sepenuhnya diikuti oleh perbaikan indikator kesehatan utama, seperti Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan prevalensi stunting. Ketimpangan antara besarnya input fiskal dan capaian output kesehatan semakin nyata pada periode 2020–2022, ketika pandemi COVID-19 menimbulkan policy shock yang menekan sistem kesehatan nasional. Kondisi ini mengindikasikan pentingnya evaluasi efisiensi pengelolaan anggaran kesehatan, khususnya dalam situasi krisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat efisiensi pengeluaran pemerintah bidang kesehatan antarprovinsi di Indonesia serta menganalisis pengaruh efisiensi tersebut terhadap Angka Harapan Hidup (AHH) sebagai outcome kesehatan jangka panjang. Metode yang digunakan adalah Data Envelopment Analysis (DEA) non-parametrik dengan model BCC berorientasi output, menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Subtotal Kesehatan sebagai input dan indikator kesehatan dasar (stunting, AKI, dan AKB) sebagai output. Selanjutnya, analisis regresi data panel diterapkan pada 34 provinsi selama periode 2020–2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar provinsi belum mencapai tingkat efisiensi optimal, ditandai dengan variasi skor efisiensi dan gap output yang besar. Analisis regresi mengindikasikan bahwa efisiensi pengeluaran kesehatan tidak berpengaruh signifikan terhadap AHH, yang mencerminkan bahwa perbaikan outcome kesehatan jangka panjang tidak dapat dicapai semata-mata melalui efisiensi teknis belanja kesehatan dalam jangka pendek.  Increased government spending in the health sector in Indonesia has not been fully accompanied by improvements in key health indicators, such as the Maternal Mortality Rate (MMR), Infant Mortality Rate (IMR), and prevalence of stunting. The gap between the size of fiscal inputs and health output achievements became even more apparent in the 2020–2022 period, when the COVID-19 pandemic caused a policy shock that put pressure on the national health system. This condition indicates the importance of evaluating the efficiency of health budget management, especially in crisis situations. This study aims to measure the level of efficiency of government spending on health between provinces in Indonesia and analyze the effect of this efficiency on life expectancy as a long-term health outcome. The method used is non-parametric Data Envelopment Analysis (DEA) with an output-oriented BCC model, using the Health Subtotal Special Allocation Fund (DAK) as input and basic health indicators (stunting, MMR, and IMR) as output. Furthermore, panel data regression analysis was applied to 34 provinces during the 2020–2022 period. The results of the study show that most provinces have not yet achieved optimal efficiency levels, as indicated by variations in efficiency scores and large output gaps. Regression analysis indicates that health expenditure efficiency does not have a significant effect on AHH, reflecting that improvements in long-term health outcomes do not necessarily translate into improvements in health outcomes.