Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

FOCUS GRUP DISCUSSION PEMBANGUNAN PEMBANGKIT TENAGA LISTRIK PANAS BUMI DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN MASYARAKAT Alam, Asep Saepul; Nurjaya, Nurjaya; Jatmika, Rahmat Taufiq Dwi; Zikri, Fauzan; Lestari, Hanisa Sismaya
JE (Journal of Empowerment) Vol 4, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v4i1.3450

Abstract

ABSTRAK Isu Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik Panas Bumi (PLTP) di Cianjur sangat ramai diperbincangkan masyarakat Cianjur. Tujuan dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) untuk menemukan kebutuhan-kebutuhan masyarakat dari segi kondisi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan Teknik observasi dan wawancara, dimana melibatkan dosen dari Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana, para perangkat desa beserta dengan masyarakat desa dan stakeholder mitra PT. Daya Mas Geopatra Pangrango. Hasil dari proses FGD ramainya penolakan yang terjadi dalam isu pembangunan PLTP di Cianjur disebabkan karena biaya penggantian atas pembebasan lahan untuk pelebaran jalan di Desa Cipendawa belum mencapai titik temu, belum adanya sosialisasi ke masyarakat langsung baik dari pihak pemerintah pusat kabupaten dan kecamatan maupun dari pihak perusahaan/ investor sehingga menimbulkan isu yang bertebaran yang dimanfaatkan sekelompok orang, kekhawatiran para petani penggarap yang menggarap dilahan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango serta kegiatan usaha lainnya yang akan hilang seiring dengan isu pembangunan tersebut serta kekhawatiran akan dampak lingkungan bagi proke tersebut.  ABSTRACTThe development of the Geothermal Power Plant (PLTP) in Cianjur is widely discussed among the local community. The purpose of conducting a Focus Group Discussion is to identify the needs of the community in terms of their social, economic, and cultural conditions. The implementation method involves quantitative descriptive analysis using observation and interview techniques, which involve lecturers from Adapt Science Suryakancana University, village officials, the local community, and stakeholders from PT. Daya Mas Geopatra Pangrango. The results of the FGD process indicate a significant rejection of the PLTP development in Cianjur due to the unresolved issue of land compensation for road widening in Cipendawa Village. Additionally, there has been a lack of direct communication and public awareness efforts from both the central government, district, and sub-district level, as well as from the company/investor, resulting in widespread concerns exploited by certain individuals. These concerns include the worries of farmers who cultivate land in the Gunung Gede Pangrango National Park and the potential loss of other business activities due to the development issue. There are also concerns regarding the environmental impact of the project.
MENGEMBANGKAN LITERASI DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN YANG MENYENANGKAN DI SEKOLAH DASAR DESA MULYASARI Jatmika, Rahmat Taufiq Dwi; Rahmi, Indah Nurul; Nuraeni, Nurul Siti
JE (Journal of Empowerment) Vol 4, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v4i2.3903

Abstract

ABSTRAK Indonesia menempati posisi ke-62 dari 70 negara yang diuji terkait tingkat literasi, bahkan masuk dalam 10 negara terendah dengan tingkat literasi yang rendah. Data ini mengindikasikan adanya tantangan serius dalam pelaksanaan literasi di Indonesia. Kondisi ini menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk melakukan perbaikan dalam bidang literasi di negara ini. Karena hal tersebut, salah satu langkah yang perlu diambil oleh mahasiswa dalam kegiatan KKN adalah dengan mengadakan program “Desa Literasi” yang mengusung tema “Mengembangkan Literasi dengan Pendekatan Pembelajaran yang Menyenangkan di Sekolah Dasar”. Hal ini menjadi relevan karena mahasiswa dapat berkontribusi dalam membangun kesadaran literasi sejak usia dini. Demi memenuhi kebutuhan ini, dalam program Desa Literasi tim pelaksana memutuskan untuk menerapkan strategi pembelajaran yang inovatif, yakni strategi pembelajaran menyenangkan atau fun learning. Keadaan ini secara langsung berdampak pada tingkat partisipasi yang lebih tinggi dan minat belajar yang lebih besar. ABSTRACTIndonesia ranks 62 out of 70 surveyed countries in literacy rates, even being among the 10 countries with the lowest literacy levels. This data indicates a significant challenge in literacy implementation in Indonesia, highlighting the urgent need for improvement in this field. Consequently, one necessary step for students participating in the Community Service Program (KKN) is to organize a "Literacy Village" program with the theme "Developing Literacy through Fun Learning Approaches in Elementary Schools." This is relevant as students can contribute to building literacy awareness from a young age. To meet this need, the program's organizers have chosen to implement an innovative teaching strategy, specifically the "fun learning" approach. This approach directly impacts higher participation rates and greater learning interest.