Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PERILAKU PENCEGAHAN COVID-19 PADA PEKERJA KULINER Sulidah Sulidah; Sultan Rudolf Ananta; Nurul Syamira
Journal of Borneo Holistic Health Vol 6, No 1 (2023): Journal Of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v6i1.3368

Abstract

Pada periode 2020 sampai 2021, wabah COVID-19 di Indonesia semakin mengganas. Penemuan kasus baru terus meningkat dengan lonjakan kasus tertinggi terjadi pada bulan Juli-Agustus 2021 yang mencapai angka lebih dari 35 ribu kasus dalam sehari. Lemahnya penerapan protokol kesehatan diduga merupakan faktor penting penyebab melonjaknya penemuan kasus baru, selain karena masih rendahnya cakupan vaksinasi COVID-19. Tempat makan mempunyai risiko penularan yang tinggi sehingga perilaku pencegahan yang dilakukan oleh pekerja kuliner mempunyai peran strategis menekan penularan COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sikap dan perilaku pencegahan COVID-19 oleh pekerja kuliner di Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan kajian kuantitatif yang berbentuk cross sectional. Populasi dalam penelitian mencakup pekerja bidang usaha kuliner di Kota Tarakan dengan besar populasi yang tidak diketahui secara pasti. Besar sampel yang memenuhi kriteria inklusi 354 responden dengan teknik pengambilan secara purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner yang memiliki Cronbach Alpha 0,84. Hasil kajian teridentifikasi  sebagian besar responden (84,5%) memiliki pengetahuan yang tinggi tentang COVID-19; 77,1% mempunyai sikap positif dalam pencegahan COVID-19; dan 64,1% mempunyai perilaku yang baik dalam pencegahan COVID-19. Hasil analisis korelasi Spearman Rho memberi gambaran adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang COVID-19 dengan sikap pencegahan COVID-19, pengetahuan dengan perilaku pencegahan Covid, serta sikap terhadap perilaku pencegahan Covid dengan p0,05. Kesimpulan penelitian ini: Perilaku pencegahan COVID-19 oleh pekerja kuliner di Kota Tarakan umumnya sudah baik, tetapi masih terdapat resiko penularan dari sebagian kecil pekerja kuliner yang abai dalam menerapkan protokol kesehatan. 
Edukasi Terapi Pencegahan TB dan Pemberian Bantuan Bagi Penderita TB Kurang Mampu di Kota Tarakan Sulidah sulidah; Ririn Ariyanti; Haris Haris
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 3 NOMOR 2 TAHUN 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v3i2.3545

Abstract

Abstrak.Tuberkulosis (TB) saat ini masih menjadi masalah kesehatan di negara berkembang. Tujuan penemuan dan penaggulangan TB dilakukan guna menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat TB. TB menjadi isu strategis nasional, sehingga muncul upaya agar masyarakat memiliki komitmen untuk mengobati dirinya sampai sembuh sehingga tidak menyebarkan TB kepada individu lain. Tujuan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan guna memberikan edukasi terapi pencegahan TB dan pemberian pemberian bantuan bagi penderita TB yang kurang mampu di kota Tarakan. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Maret 2023 bertepatan dengan Hari TB Sedunia (HTBS) di berikan kepada penderita TB kurang mampu yang ada di kota Tarakan, setelah dilakukan pengabdian masyarakat ini terdapat peningkatan pengetahuan mengenai terapi pencegahan TB bagi penderita, Kasus TB membutuhkan penanganan yang lama dan merupakan infeksi menular, maka diperlukan komitmen yang kuat dari semua pihak dalam penganggulangan kasus tersebut. Kata Kunci: edukasi, pencegahan, tuberkulosis Abstrak.Tuberkulosis (TB) saat ini masih menjadi masalah kesehatan di negara berkembang. Tujuan penemuan dan penaggulangan TB dilakukan guna menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat TB. TB menjadi isu strategis nasional, sehingga muncul upaya agar masyarakat memiliki komitmen untuk mengobati dirinya sampai sembuh sehingga tidak menyebarkan TB kepada individu lain. Tujuan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan guna memberikan edukasi terapi pencegahan TB dan pemberian pemberian bantuan bagi penderita TB yang kurang mampu di kota Tarakan. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Maret 2023 bertepatan dengan Hari TB Sedunia (HTBS) di berikan kepada penderita TB kurang mampu yang ada di kota Tarakan, setelah dilakukan pengabdian masyarakat ini terdapat peningkatan pengetahuan mengenai terapi pencegahan TB bagi penderita, Kasus TB membutuhkan penanganan yang lama dan merupakan infeksi menular, maka diperlukan komitmen yang kuat dari semua pihak dalam penganggulangan kasus tersebut. Kata Kunci: edukasi, pencegahan, tuberkulosis    AbstractTuberculosis (TB) is still a health problem in developing countries. The purpose of TB discovery and treatment is to reduce morbidity and mortality from TB. TB has become a national strategic issue, so efforts have emerged so that people have a commitment to self-medication until they recover so they don't spread TB to other individuals. The purpose of this community service is carried out to provide education on TB prevention therapy and provide assistance for underprivileged TB sufferers in the city of Tarakan. The activity was carried out on March 24, 2023 to coincide with World TB Day (HTBS) which was given to underprivileged TB sufferers in the city of Tarakan, after this community service there was an increase in knowledge about TB prevention therapy for sufferers, TB cases require long treatment and are infection is contagious, it requires a strong commitment from all parties in handling the case. Keyword: education; prevention ; tuberculosis
Self Esteem dan Tantangan Perawat di Ruang Isolasi Covid-19 Rosnawati Rosnawati; Donny Tri Wahyudi; Sulidah Sulidah; Nurman Hidaya; Hasriana Hasriana
Jurnal Medika Nusantara Vol. 1 No. 2 (2023): Mei: Jurnal Medika Nusantara
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/medika.v1i2.348

Abstract

The care of Covid-19 patients with personal protective equipment is still a doubt not to contract the disease. This condition causes concern for nurses when going to carry out nursing care efforts in the Covid-19 isolation room. The purpose of the study was to explore nurses' self esteem experiences and challenges in caring for Covid-19 patients in the Covid-19 isolation room at RSUD dr. H. Jusuf SK. Qualitative research method with a phenomenological study approach. The research participants amounted to 10 nurses who had treated Covid-19. The results of this study indicate that the factors that affect nurses' self esteem when working in the Covid-19 isolation room are other people avoiding being placed in the isolation room. The conclusion of supporting factors is to work sincerely, want to give the best and be satisfied with the results of work as well as compliance with procedures and work motivation. It is hoped that increased support for facilities, incentives, praise can improve services more optimally.
Efektifitas Penemuan Kasus Baru Tuberkulosis Berdasarkan Waktu Pengambilan Sputum: Studi Kasus Di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara Fitri, Fitri; Sulidah, Sulidah
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 11 No. 1 (2024): Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.218

Abstract

Tujuan: Penemuan kasus TBC terkonfirmasi bakteriologis merupakan kunci untuk memutus rantai penularan tuberkulosis di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas waktu pengambilan sputum terduga tuberkulosis pada penemuan kasus baru terkonfirmasi bakteriologis di Kota Tarakan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra eksperimental static group comparison. Populasi penelitian sebesar 79 orang yang merupakan terduga tuberkulosis kontak serumah dan kontak erat dengan pasien tuberkulosis terkonfirmasi bakteriologis. Seluruh populasi digunakan sebagai sampel  penelitian dan dibagi dalam dua kelompok berdasarkan waktu pengambilan sputum, yaitu pengambilan sputum pagi sebesar 39 responden dan kelompok pengambilan sputum sewaktu sebesar 40 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dengan skala Guttman. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Mann Whitney U-Test. Hasil: Penelitian ini menghasilkan temuan kasus baru tuberkulosis terkonfirmasi bakteriologis sebanyak 5 kasus dari kelompok pengambilan sputum pagi dan 2 kasus dari kelompok pengambilan sputum sewaktu. Hasil analisis statistic diperoleh p-value 0,134 (α > 0,05). Simpulan: Secara statistic tidak terdapat perbedaan efektifitas penemuan kasus baru tuberculosis terkonfirmasi bakteriologis; tetapi penelitian ini juga membuktikan kuantitas temuan kasus baru yang lebih besar pada pengambilan sputum pagi dibandingkan sputum sewaktu.
Hubungan Kualitas Pelayanan Dengan Kepuasan Pasien Poli Umum Puskesmas Mamburungan Kota Tarakan Renna Youfristiya Sari; Sulidah Sulidah; Donny Tri Wahyudi; Maria Imaculata Ose; Fitriya Handayani; Gusni Fitri
Vitamin : Jurnal ilmu Kesehatan Umum Vol. 2 No. 3 (2024): July : Jurnal ilmu Kesehatan Umum
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/vitamin.v2i3.510

Abstract

Satisfying excellent service will definitely have an impact on achieving a standard value of satisfaction for patients or service recipients. Patient satisfaction is the best assessment of the description of the diversity of service quality received by patients. This research was conducted with the aim of knowing the relationship between service quality and patient satisfaction at the general polyclinic at the Mamburungan Health Center, Tarakan City, by applying the RATER concept, namely responsiveness, assurance, tangible, empathy, and reliability. This research is descriptive quantitative using the Cross Sectional Study method conducted on 165 respondents, using a questionnaire, with the result that the quality of service is good, and patient satisfaction at the Mamburungan Health Center is satisfied. The results of the data analysis test Rho Spearman's P value (Sig. (2-tailed) 0.00 and α 0.05 which proves that there is a significant relationship between service quality and patient satisfaction in the general polyclinic at the Mamburungan Health Center, Tarakan City. It is hoped that the Mamburungan Public Health Center can further improve quality services by creating separate examination rooms so that patient privacy can be better maintained, not combining multiple services so that patient privacy and comfort can be increased, and building cleanliness, service rooms, tidiness, and the appearance of officers so that they can be further improved so that maximum patient satisfaction can be achieved.
Pengaruh Relaksasi Nafas dalam Terhadap Kecemasan Pasien Pre Operasi Fraktur Banjarnahor, Purnama; Sulidah, Sulidah
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 8 (2024): Volume 4 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i8.14780

Abstract

ABSTRACT Fracture surgery is an invasive procedure that induces anxiety in patients. Preoperative anxiety has a negative impact on the success of the procedure and treatment; it can even lead to the postponement or cancellation of the surgery. Concrete efforts are needed to manage preoperative anxiety in patients to prevent further harm. This study aims to identify the level of preoperative anxiety in fracture patients, before and after practicing deep breathing relaxation; and to analyze the effect of deep breathing relaxation on preoperative anxiety in fracture patients. This research is a quantitative study with a pre-experimental design of the One Group Pre Test-Post Test Design. The population of this study is all preoperative fracture patients, with a known population size from medical record data in the last 3 months of 79 people. The sample was calculated using the Slovin formula, resulting in 45 respondents selected using accidental sampling technique. Respondents' anxiety was measured using the Hamilton Rating Scale for Anxiety instrument developed by the Jakarta Biological Psychiatry group in the form of an Anxiety Analog Scale with a Cronbach's Alpha value of 0.794. This study was able to identify preoperative fracture patients experiencing anxiety; anxiety decreased after practicing deep breathing relaxation. Statistical analysis using Pearson product-moment correlation showed that deep breathing relaxation had a positive effect in reducing preoperative anxiety in fracture patients. Keywords: Anxiety, Fracture, Deep Breathing Relaxation, Preoperative  ABSTRAK Operasi fraktur merupakan prosedur invasif yang menimbulkan perasaan cemas pada pasien. Kecemasan pre operasi mempunyai pengaruh negative terhadap keberhasilan prosedur dan perawatan; bahkan dapat menyebabkan ditunda atau dibatalkannya prosedur operasi. Perlu upaya konkrit mengelola kecemasan pasien pre operasi agar tidak menimbulkan kerugian lebih jauh bagi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kecemasan pasien pre operasi fraktur, sebelum dan sesudah melakukan relaksasi nafas dalam; serta menganalisis pengaruh relaksasi nafas dalam terhadap kecemasan pasien pre operasi fraktur. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain pre eksperimental rancangan One Group Pre Test-Post Test Desaign. Populasi penelitian ini ialah seluruh pasien pre operasi fraktur dengan besar populasi diketahui dari data rekam medis 3 bulan terakhir sebesar 79 orang. Sampel dihitung dengan rumus Slovin diperoleh 45 responden yang diambil dengan teknik accidental sampling. Kecemasan responden di ukur dengan instrumen Hamilton Rating Scale for Anxiety yang sudah dikembangkan oleh kelompok Psikiatri Biologi Jakarta dalam bentuk Anxiety Analog Scale dengan nilai Cronbach’s Alpha 0,794. Penelitian ini mampu mengidentifikasi pasien pre operasi fraktur mengalami kecemasan; kecemasan menurun setelah melakukan relaksasi nafas dalam. Analisis statistic dengan person product moment terbukti relaksasi nafas dalam berpengaruh positif  dalam menurunkan kecemasan pasien pre operasi fraktur. Kata Kunci: Fraktur, Kecemasan, Pre operasi, Relaksasi Nafas Dalam.
Pengaruh tindakan pencegahan terhadap kejadian dekubitus pada lansia imobilisasi Sulidah, Sulidah; Susilowati, Susilowati
MEDISAINS Vol 15, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v15i3.2081

Abstract

Latar Belakang: Dekubitus merupakan masalah yang sering ditemukan pada lansia imobilisasi. Dekubitus berdampak pada penurunan kualitas hidup lansia. Seringkali dekubitus menimbulkan komplikasi infeksi yang bila pengelolaanya tidak adekuat bisa mengakibatkan bakteriemia hingga menyebabkan kematian. Tindakan pencegahan penting dilakukan guna mempertahankan kualitas hidup lansia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh tindakan pencegahan terhadap kejadian dekubitus pada lansia imobilisasi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan pendekatan one group pre test – post test design. Populasi penelitian ini adalah lansia yang mengalami imobilisasi di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Besar populasi tidak diketahui secara pasti sehingga pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non random sampling dengan metode consecutive sampling. Besar sampel 18 subjek yang diperoleh selama tiga bulan. Subjek diberikan intervensi berupa tindakan pencegahan dekubitus yang dilakukan oleh peneliti dan tim teknis. Instrumen penelitian berupa lembar observasi untuk membandingkan kondisi kulit sebelum dan sesudah intervensi. Teknik analisis yang digunakan adalah uji Wicoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan pencegahan yang dilakukan dapat menghindarkan lansia imobilisasi dari kejadian dekubitus. Terjadi perbaikan kondisi kulit setelah tindakan pencegahan dibanding sebelumnya dengan tingkat signifikansi 0,000 (p < 0,05. Kesimpulan: Penelitian ini mampu membuktikan manfaat tindakan pencegahan terhadap kejadian dekubitus pada lansia imobilisasi.
Edukasi KB Pasca Persalinan Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Kesiapan Penggunaan KB Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Deby, Deby; Handayani, Fitriya; Sulidah, Sulidah; Wahyudi, Donny Tri; Hasriana, Hasriana; Najihah, Najihah; Ose, Maria Imaculata
Journal of Borneo Holistic Health Vol 7, No 2 (2024): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v7i2.5055

Abstract

Kesadaran gizi ibu dan hubungannya dengan bayi yang lahir dengan berat badan lahir rendah yang mengindikasikan malnutrisi disana berhubungan dengan asupan gizi yang diterima anak dari mereka, dan hal ini berdampak pada prevalensi stunting. Pasangan dapat mencegah stunting dengan mengikuti program keluarga berencana (di bawah dua tahun). KB Pasca Persalinan (KBPP) merupakan salah satu KB yang sangat penting karena kembalinya kesuburan pada seorang ibu setelah melahirkan tidak dapat diprediksi dan dapat terjadi sebelum datangnya siklus haid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi KB pasca persalinan terhadap tingkat pengetahuan dan kesiapan penggunaan KB sebagai upaya pencegahan stunting. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi experimental dengan pendekatan one group pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berkunjung di Posyandu Sumber Kasih pada saat edukasi dengan jumlah sampel sebanyak 20 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling. Uji  analisa data yang digunakan adalah uji Non parametric Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian ini  yaitu terdapat pengaruh edukasi KB pasca persalinan terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang kontrasepsi pasca persalinan dengan nilai p value 0.000 (α0.05), dan terdapat pengaruh edukasi KB pasca persalinan terhadap kesiapan penggunaan KB sebagai upaya pencegahan stunting dengan nilai p value 0.001 (α0.05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh edukasi KB pasca persalinan terhadap tingkat pengetahuan dan kesiapan penggunaan KB sebagai upaya pencegahan stunting, maka disarankan kepada pihak puskesmas untuk melakukan edukasi secara teratur oleh bidan dan perawat terlatih mengenai kontrasepsi pasca persalinan.
Edukasi Tentang ASI Ekslusif Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Yusnia, Yusnia; Zulfia, Rahmatuz; Alfianur, Alfianur; Sulidah, Sulidah; Handayani, Fitriya; Pujianto, Ahmat
Journal of Borneo Holistic Health Vol 7, No 2 (2024): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v7i2.5057

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Salah satu penyebab stunting pada balita yaitu pemberian ASI eksklusif yang tidak diberikan selama 6 bulan karena ASI sangat dibutuhkan dalam masa pertumbuhan bayi agar kebutuhan gizinya tercukupi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang ASI ekslusif terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil sebagai upaya dalam pencegahan stunting di Posyandu Sumber Kasih Kelurahan Tanjung Selor Hilir. Penelitian ini berbentuk penyuluhan edukasi tentang ASI ekslusif menggunakan rancangan pra experimental dengan desain one group pre-test dan post-test. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan sebanyak 15 soal dan sikap sebanyak 5 soal. Hasil uji Wilcoxon dari 20 responden didapatkan rata-rata tingkat pengetahuan post test (2,90) lebih tinggi dari pada nilai rata-rata pre test (1,30) dengan nilai p value 0,000 atau p 0,005 dan nilai rata-rata sikap post test (14,85) lebih tinggi dari nilai rata-rata pre test (8,85) dengan nilai p value 0,077 atau p 0,005. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon didapatkan signifikasi p = 0.000 atau p0.005. Terdapat pengaruh mengenai edukasi ASI ekslusif terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil sebagai upaya pencegahan stunting. Peneliti selanjutnya dapat mengembangkan isi dari kuesioner penelitian dan menambah jumlah sampel yang digunakan agar lebih bervariasi, sehingga peningkatan nilai pengetahuan dan kesiapan ibu hamil mengenai ASI ekslusif dapat lebih signifikan.
Upaya Pencegahan Stunting di Daerah Pesisir Sulidah, Sulidah; Ningrum, Iyasha Sulistia; Manalu, Irpan
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.5752

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang mempengaruhi pertumbuhan anak-anak di bawah usia tiga tahun, dan disebabkan oleh berbagai faktor risiko yang saling terkait. Upaya pencegahan stunting harus dilakukan secara komprehensif dengan fokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu serta perbaikan lingkungan. Program pengabdian masyarakat ini menawarkan solusi pencegahan stunting secara terpadu yang meliputi enam kegiatan pokok yaitu: rembug stunting, penyuluhan tentang stunting, sosialisasi nilai gizi ikan, kerja bakti bersih lingkungan, dan sosialisasi, sosialisasi Teknik cuci tangan dan sikat gigi yang baik dan benar, dan demonstrasi pengolahan makanan berbahan ikan. Program pengabdian masyarakat ini berkolaborasi dengan mahasiswa KKN di Desa Tengkapak Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Program pengabdian masyarakat ini bersesuaian dengan program kerja KKN sehingga pelaksanaannya menjadi lebih mudah, efektif dan efisien. Seluruh program kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat terlaksana dengan baik. Meskipun hasil kegiatan tersebut tidak dirasakan secara instan tetapi diyakini akan memberi dampak positif dalam pencegahan stunting bagi masyarakat dalam jangka Panjang