Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS WEBSITE TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS Faradita, Syifa; Purwaningsih, Dian
Jurnal Dialektika Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/jdpmat.v12i1.2225

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu mengembangkan serta menciptakan produk yaitu bahan ajar berbasis website terhadap kemampuan koneksi matematis yang memenuhi standar kevalidan, keprektisan dan keefektivan saat digunakan. Model pengembangan penelitian ini yaitu menggunakan model ADDIE. Teknik pengumpulan penelitian ini meliputi observasi, angket/kuisoner, dan tes soal. Instrumen yang diterapkan di penelitian ini adalah angket validasi, angket respon siswa, dan soal tes koneksi matematis. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis data validasi ahli, analisis data angket respon siswa, analisis efektivitas. Berikut adalah hasil dari penelitian ini: (1) Pengembangan berbasis website terhadap kemampuan koneksi matematis valid digunakan. (2) Pengujian produk ajar berbasis website menghasilkan persentase sebesar 89,1% dan memenuhi kriteria “sangat praktis” (3) Bahan ajar berbasis website efektif dalam menunjang kemampuan koneksi matematis siswa. Sehingga dapat diputuskan bahwa bahan ajar berbasis website memperoleh kriteria layak dan Praktis untuk digunakan sebagai sumber belajar dan efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa untuk membuat koneksi matematis. Kata Kunci: Bahan ajar; Koneksi matematis; Website
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL TGT BERBASIS ICARE KELAS X SMA AN-NURIYYAH BUMIAYU Zatul Amalia, Hami; Purwaningsih, Dian
Jurnal Dialektika Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya minat baca siswa terhadap buku pelajaran matematika yang dianggap kurang menarik menjadi salah satu permasalahan yang sering dihadapi di sekolah. Selain itu guru belum pernah menerapkan model pembelajaran kooperatif seperti tipe Times games tournament (TGT), sehingga pembelajaran masih bersifat konvensional dan berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran matematika menggunakan model TGT berbasis ICARE sebagai solusi untuk meningkatkan minat baca siswa serta menunjang pemahaman konsep matematis siswa kelas X. Penelitian ini merupakan jenis penelitian R&D dengan model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE yang mencakup tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X. Proses validasi dilakukan oleh ahli media dan ahli materi, sedangkan uji kepraktisan diperoleh melalui angket respon peserta didik setelah menggunakan modul dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan dan kepraktisan. Validasi ahli media memperoleh persentase 89,70% dan validasi ahli materi memperoleh 88%, keduanya termasuk dalam kategori sangat valid. Uji kepraktisan berdasarkan angket respon siswa menunjukkan persentase 90,03% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran matematika berbasis TGT dengan pendekatan ICARE layak digunakan sebagai salah satu alternatif bahan ajar yang efektif dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran matematika, khususnya pada materi statistika di tingkat SMA.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TRIGENIUS SEBAGAI SOLUSI INTERAKTIF PADA MATERI TRIGONOMETRI Fita Hermalica, Ratna; Purwaningsih, Dian
Jurnal Dialektika Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Materi trigonometri masih menjadi tantangan bagi siswa karena sifatnya yang abstrak dan minim visualisasi. Sementara itu, metode pengajaran yang digunakan guru masih cenderung konvensional dan belum mengoptimalkan teknologi, sehingga berdampak pada rendahnya minat dan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran TriGenius sebagai solusi interaktif yang memudahkan pemahaman trigonometri melalui pendekatan visual dan berbasis teknologi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), namun dibatasi hingga tahap validasi dan uji kepraktisan. Produk dikembangkan dengan bantuan GeoGebra dan Google Sites, kemudian dikonversi menjadi aplikasi Android melalui AppsGeyser. Subjek penelitian adalah 31 siswa kelas XI SMA Islam Ta’allumul Huda Bumiayu. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi ahli dan angket kepraktisan. Hasil validasi media menunjukkan skor sebesar 98%, sedangkan validasi materi mencapai 98,2%, yang keduanya termasuk kategori sangat valid. Uji kepraktisan oleh siswa menunjukkan skor sebesar 90,4%, tergolong sangat praktis. Dengan demikian, media pembelajaran TriGenius dinyatakan valid, praktis, dan layak digunakan dalam pembelajaran trigonometri kelas XI SMA.
Penguatan Literasi Digital Siswa SMK Muhammadiyah Bumiayu melalui Pelatihan Pemrograman Berbasis Kodular Terintegrasi Edu-QR Code Sudrajat Sudrajat; Dian Purwaningsih; Khasriyatun Khasriyatun
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Batam Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Batam
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/abdimaspolibatam.v8i1.12916

Abstract

The development of the industrial era 4.0 requires Vocational High School (SMK) students to have digital literacy skills that are not only consumptive, but also productive and applicable. However, conditions in the field show that most students still have limitations in understanding programming, digital literacy, and the use of interactive technology. Therefore, this community service activity aims to improve the digital literacy of SMK Muhammadiyah Bumiayu students through Kodular-based programming training with Edu-QR Code integration. The method used is a practice-based training approach (hands-on learning) and project-based learning implemented through several stages, namely preparation, socialization, programming training, product development, evaluation and mentoring, and dissemination. Evaluation was carried out through pre-tests and post-tests to measure the improvement of students' digital literacy. The results of the activity showed a significant increase in all aspects of digital literacy, with the highest increase in the ability to use Kodular and utilize Edu-QR Codes. In addition, students succeeded in producing innovative, interactive, and applicable digital application products. This activity also has an impact on increasing students' motivation, creativity, and problem-solving abilities in technology development. Thus, Kodular-based programming training integrated with Edu-QR Code has proven effective in improving digital literacy of vocational school students and supporting the development of 21st-century competencies that are relevant to the needs of the world of work.
Eksplorasi Etnomatematika pada Motif Batik Ganasan Khas Subang Sebagai Sumber Pembelajaran Matematika Sudrajat Sudrajat; Kristina Warniasih; Dian Purwaningsih
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 13 NOMOR 1 JUNI 2026
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.vi.20558

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah masih cenderung bersifat abstrak sehingga peserta didik sering mengalami kesulitan dalam memahami konsep secara kontekstual. Di sisi lain, budaya lokal seperti Batik Ganasan khas Subang menyimpan berbagai unsur matematis yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar berbasis etnomatematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi unsur-unsur etnomatematika pada motif Batik Ganasan serta menganalisis keterkaitannya dengan materi matematika sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain etnografi untuk mengeksplorasi konsep-konsep matematis yang terkandung dalam motif Batik Ganasan di Jawa Barat. Lokasi penelitian berada di sentra produksi Batik Ganasan Subang dengan subjek penelitian meliputi pengrajin batik dan perancang motif, serta objek berupa motif batik yang dikaji. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik serta validasi ahli di bidang etnomatematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif Batik Ganasan mengandung berbagai unsur etnomatematika, yaitu partisi bidang datar, bangun datar berbasis lengkung, simetri lipat, translasi, tessellation, dilatasi, rasio dan proporsi, pola periodik, kesebangunan, serta keseimbangan visual asimetris. Unsur-unsur tersebut tampak pada pembagian bidang kain, pengulangan motif nanas, bunga, daun, serta pola isen-isen yang tersusun secara teratur. Temuan juga menunjukkan adanya keterkaitan antara unsur etnomatematika tersebut dengan materi matematika sekolah, khususnya geometri bidang, transformasi geometri, simetri, pola pengubinan, kesebangunan, dan perbandingan pada jenjang SD dan SMP. Dengan demikian, Batik Ganasan berpotensi dijadikan sebagai sumber belajar kontekstual dalam pembelajaran matematika berbasis budaya lokal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran matematika yang lebih kontekstual, inovatif, dan bermakna bagi peserta didik.