Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Understanding Student Resilience: Insights From Hippocrates and Galenus in Modern Education Khaira, Wanty; Jun Musnadi Is
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/e0t2e791

Abstract

Penelitian ini membahas masalah penting mengenai resiliensi siswa dalam pendidikan modern, dengan menekankan pentingnya resiliensi dalam meningkatkan kinerja akademik dan kesejahteraan emosional. Meskipun terdapat banyak penelitian mengenai resiliensi, masih ada kesenjangan dalam mengintegrasikan wawasan klasik dari Hippocrates dan Galenus ke dalam praktik pendidikan kontemporer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip historis ini dapat memberikan informasi bagi strategi pengembangan resiliensi di kalangan siswa sekolah menengah. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan dengan melibatkan survei terhadap 150 siswa dan wawancara kualitatif dengan peserta terpilih untuk mengumpulkan data yang komprehensif. Temuan menunjukkan bahwa resiliensi yang lebih tinggi berkorelasi dengan hasil akademik yang lebih baik dan strategi koping yang positif, menyoroti pentingnya lingkungan yang mendukung dan regulasi diri. Diskusi menekankan perlunya pendidik untuk menciptakan suasana kelas yang mendukung dan melibatkan keluarga dalam mempromosikan resiliensi. Akhirnya, penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang resiliensi dalam pendidikan, menunjukkan bahwa integrasi prinsip kesehatan klasik dapat meningkatkan sistem dukungan bagi siswa.
Strategi Guru Kelas dalam Memfasilitasi Kebutuhan Belajar Siswa Berkebutuhan Khusus di MIN 9 Kota Banda Aceh Saadiya, Alisha Zahara; Khaira, Wanty
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 1 Februari 2025
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i1.742

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang diimplementasikan oleh guru kelas yang merangkap sebagai guru bimbingan dan konseling di MIN 9 Kota Banda Aceh dalam memfasilitasi kebutuhan belajar pada kategori siswa berkebutuhan khusus. Dengan melihat strategi yang telah diterapkan oleh guru kelas sebagai guru bimbingan dan konseling ini akan menemukan penemuan baru dalam memberikan kebutuhan yang disesuaikan pada kategori siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan kualitatif, dengan menggabungkan data yang didapatkan melalui observasi lapangan, wawancara terperinci dengan guru kelas sebagai guru bimbingan dan konseling, wali kelas, Ketua Tim Layanan Pendidikan Inklusif serta analisis dokumen terkait seperti profil siswa inklusi. Hasil penelitian menerangkan bahwa strategi yang diterapkan oleh guru kelas sebagai guru bimbingan dan konseling mencakup pendekatan permainan, individual, dan komunikasi yang dibangun dengan orang tua siswa. Pendekatan permainan yang dilakukan oleh guru seperti; mengajak siswa untuk bermain sambil bernyanyi dan guru turut aktif mendampingi terkhusus kepada siswa berkebutuhan khusus. Pendekatan individual yang dijalankan oleh guru, siswa didampingi untuk mempelajari pelajaran kurang mengerti dan membantu siswa yang mengalami hambatan pada proses pembelajaran. Selain itu, peran orang tua sangat penting dalam mendidik dan mendorong anaknya untuk mencapai keberhasilan proses belajar. Walaupun demikian, hambatan yang dialami dalam menerapkan strategi ini, guru harus mampu menyesuaikan dengan kebutuhan bagi setiap siswa berkebutuhan khusus.
Efektifitas Model Pembelajaran Creative Problem Solving untuk Meningkatkan Proses Pembelajaran Siswa Azmi, Nuzulul; Khaira, Wanty
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh keberhasilan pembelajaran dan pentingnya pengembangan kreativitas dalam proses pendidikan. Melalui model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS), penelitian ini menyoroti bagaimana keterampilan berpikir kreatif dan kritis dapat ditingkatkan. CPS merupakan metode pembelajaran yang mengajarkan siswa untuk mengidentifikasi masalah, mengeksplorasi solusi, dan mengambil tindakan berdasarkan evaluasi yang mendalam. Langkah-langkah CPS meliputi klarifikasi masalah, pengungkapan pendapat, evaluasi dan pemilihan solusi, serta implementasi. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan melalui studi literatur dengan bacaan jurnal-jurnal, kajian pustaka relevan, membaca dan mencatat serta mengelola bahan penelitian terdahulu. Pengumpulan data juga diambil dari penelitian terdahulu yang telah dikaji dari jurnal-jurnal relevan terakreditasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Creative Problem Solving dapat efektif membantu siswa mengembangkan keterampilan penting seperti pemecahan masalah kreatif, kolaborasi, dan sikap positif terhadap tantangan. Meskipun CPS memiliki kelebihan dalam meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri siswa, metode ini juga menghadapi tantangan seperti kebutuhan waktu yang lebih panjang dan adaptasi dari metode konvensional. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran inovatif seperti CPS sangat penting dalam pendidikan modern. Dengan memfasilitasi pengembangan keterampilan kreatif dan kritis, CPS tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran tetapi juga mempersiapkan siswa untuk menghadapi dinamika kehidupan dan dunia kerja yang kompleks.
PENGGUNAAN PLATFORM TIKTOK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAGI CALON GURU BK Agusma, Andri; Khaira, Wanty
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 10 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i10.2025.4173-4182

Abstract

Keterampilan berbicara merupakan kemampuan fundamental yang harus dikuasai oleh calon Guru Bimbingan dan Konseling (BK) agar dapat memberikan layanan yang efektif. Namun, observasi awal menunjukkan bahwa beberapa calon guru BK mengalami kesulitan dalam menyampaikan gagasan dengan jelas, teratur, dan dengan rasa percaya diri. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi bagaimana pemanfaatan platform TikTok sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan berbicara bagi calon guru BK. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subjek dalam penelitian ini adalah sekumpulan mahasiswa dari program studi Bimbingan dan Konseling yang dipilih secara sengaja. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes keterampilan berbicara yang dinilai berdasarkan kriteria kelancaran, kejelasan, struktur, dan ekspresi. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik paired sample t-test dan perhitungan N-Gain sebagai indikator peningkatan keterampilan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor keterampilan berbicara dari 76,71 pada pretest menjadi 95,14 pada posttest, dengan nilai N-Gain mencapai 0,74 yang tergolong tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa TikTok efektif sebagai media pembelajaran yang kreatif dan interaktif dalam mengembangkan keterampilan berbicara calon guru BK. Implikasi dari penelitian ini menggarisbawahi pentingnya integrasi media sosial berbasis video pendek dalam strategi pembelajaran keterampilan komunikasi.
Pengaruh Media Poster Melalui Layanan Bimbingan Kelompok terhadap Komunikasi Interpersonal Siswa MTsN 2 Aceh Besar Faradilla, Syarifah; Khaira, Wanty
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 8 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i8.898-909

Abstract

Berdasarkan hasil observasi terhadap siswa kelas VIII-6 MTsN 2 Aceh Besar menunjukkan bahwa banyak siswa mengalami kesulitan dalam komunikasi interpersonal, seperti enggan menyampaikan pendapat, pasif dalam diskusi kelas, cenderung menghindari interaksi, dan kurang empati terhadap teman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media poster melalui layanan bimbingan kelompok terhadap peningkatan komunikasi interpersonal siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel berjumlah 8 siswa yang dipilih secara purposive berdasarkan hasil observasi. Instrumen berupa angket skala Likert mengacu pada lima aspek komunikasi interpersonal menurut Devito. Hasil pretest menunjukkan rata-rata skor 69,46, sementara skor posttest meningkat menjadi 89,91. Uji-t menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan setelah perlakuan. Nilai N-Gain sebesar 70,89% menunjukkan efektivitas pada kategori cukup efektif. Dengan demikian, penggunaan media poster dalam layanan bimbingan kelompok terbukti berpengaruh meningkatkan komunikasi interpersonal siswa, terutama dalam hal keterbukaan, empati, dan sikap positif terhadap sesama.
The Effectiveness of Student Learning Motivation Using Wordwall Media in Tutoring Services Syahira Agustina, Nur; Khaira, Wanty
At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan Vol. 12 No. 2 (2025): At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan
Publisher : the Faculty of Education and Teacher Training of the Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/tarbawi.v12i2.12420

Abstract

Learning motivation is an essential factor in academic achievement, yet many students still exhibit low engagement, lack of focus, and limited persistence. Similar conditions were found among Grade VIII students at SMP Negeri 1 Baitussalam, particularly during learning guidance sessions. To address this issue, interactive media that align with students’ needs are required. Wordwall, a game-based digital platform, offers a potential solution by creating a more engaging and participatory learning atmosphere. This study examined the effectiveness of Wordwall in enhancing students’ learning motivation within the context of guidance services. Using a quasi-experimental design with a one-group pretest–posttest, the research involved eight Grade VIII-4 students. The intervention consisted of Wordwall-based interactive quizzes, followed by a posttest to measure changes in motivation. The results revealed a significant improvement (p < 0.05) with an average N-Gain score of 0.90, categorised as high. The findings suggest that Wordwall effectively fosters students’ interest, activeness, and persistence. In addition, its application in guidance sessions provides new insights into the broader use of digital media beyond classroom instruction. These results offer practical implications for teachers and counsellors to integrate interactive technology more creatively in supporting student motivation and academic outcomes.
Pengaruh Mindfulness terhadap Resiliensi pada Mahasiswa yang Mengalami Stres Akademik Khaira, Wanty; Siti Nurafifah Qarimah; Yusnaini
Jurnal Kolaborasi Akademika Vol. 3 No. 1 (2026): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64826/xvnkry07

Abstract

Stres akademik telah menjadi fenomena yang mengakar di kalangan mahasiswa, berdampak signifikan pada kesejahteraan psikologis dan pencapaian akademik. Dalam konteks ini, resiliensi berperan sebagai faktor protektif yang memungkinkan individu untuk beradaptasi dan bangkit dari tekanan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh mindfulness (kesadaran penuh) terhadap tingkat resiliensi pada mahasiswa yang mengalami stres akademik. Penelitian kuantitatif eksplanatif ini melibatkan 250 mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia yang teridentifikasi mengalami tingkat stres akademik sedang hingga tinggi berdasarkan skala *Perceived Stress Scale-10 (PSS-10)*. Data dikumpulkan menggunakan dua instrumen utama: Five Facet Mindfulness Questionnaire (FFMQ) untuk mengukur mindfulness dan *Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC-25)* untuk mengukur resiliensi. Analisis data menggunakan teknik regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mindfulness memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap resiliensi (β = 0.673, p < 0.001), menjelaskan 45.3% varians dalam skor resiliensi. Temuan ini mengindikasikan bahwa praktik mindfulness, seperti kemampuan untuk mengamati pengalaman internal tanpa menghakimi dan tidak bereaksi berlebihan, dapat menjadi fondasi dalam membangun ketahanan psikologis. Implikasi dari penelitian ini menyarankan perlunya integrasi pelatihan mindfulness ke dalam layanan bimbingan dan konseling kampus sebagai intervensi berbasis bukti untuk meningkatkan resiliensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan akademik yang penuh tekanan.