Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Implementation of Mindfulness Techniques Through Group Counseling Services to Reduce Stress Disorders in Final Year Guidance and Counseling Students Amalya, Naisatul; Khaira, Wanty
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v6i2.2536

Abstract

Final year students often experience academic stress caused by the pressure of completing their thesis, dynamics in the guidance process with lecturers, repeated revisions, and demands to graduate within a certain time frame. This pressure often has an impact on psychological disorders such as anxiety, mental fatigue, and even decreased academic motivation. Therefore, an appropriate intervention approach is needed to help students manage stress in a healthy way. One approach that has proven effective is the mindfulness technique, which is the practice of full awareness of current experiences without negative judgment. This study aims to determine the effectiveness of the mindfulness technique applied in group counseling services on reducing the level of academic stress in final year students of the Guidance and Counseling Study Program. This study used a quantitative approach with a pre-experimental design of one group pretest-posttest design. The sample consisted of 7 students selected by purposive sampling with criteria of moderate to high stress levels. The instrument used was an academic stress scale compiled based on three aspects, namely biological and psychological. The intervention was carried out through three mindfulness-based group counseling sessions which included conscious breathing exercises, the STOP technique, awareness of thoughts and emotions, and group reflection. using paired sample t-test showed a value of t = 3.894 with a significance of p = 0.008 (p < 0.05), which indicates a significant difference between the pretest and posttest scores. The average academic stress score decreased from 87.60 to 64.71, indicating that the intervention had a significant positive effect. Thus, it can be concluded that mindfulness-based group counseling services are effective in reducing academic stress levels, strengthening emotional regulation, and supporting the psychological well-being of final year students during the completion of their studies.
Understanding Student Resilience: Insights From Hippocrates and Galenus in Modern Education Khaira, Wanty; Jun Musnadi Is
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/e0t2e791

Abstract

Penelitian ini membahas masalah penting mengenai resiliensi siswa dalam pendidikan modern, dengan menekankan pentingnya resiliensi dalam meningkatkan kinerja akademik dan kesejahteraan emosional. Meskipun terdapat banyak penelitian mengenai resiliensi, masih ada kesenjangan dalam mengintegrasikan wawasan klasik dari Hippocrates dan Galenus ke dalam praktik pendidikan kontemporer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip historis ini dapat memberikan informasi bagi strategi pengembangan resiliensi di kalangan siswa sekolah menengah. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan dengan melibatkan survei terhadap 150 siswa dan wawancara kualitatif dengan peserta terpilih untuk mengumpulkan data yang komprehensif. Temuan menunjukkan bahwa resiliensi yang lebih tinggi berkorelasi dengan hasil akademik yang lebih baik dan strategi koping yang positif, menyoroti pentingnya lingkungan yang mendukung dan regulasi diri. Diskusi menekankan perlunya pendidik untuk menciptakan suasana kelas yang mendukung dan melibatkan keluarga dalam mempromosikan resiliensi. Akhirnya, penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang resiliensi dalam pendidikan, menunjukkan bahwa integrasi prinsip kesehatan klasik dapat meningkatkan sistem dukungan bagi siswa.
Strategi Guru Kelas dalam Memfasilitasi Kebutuhan Belajar Siswa Berkebutuhan Khusus di MIN 9 Kota Banda Aceh Saadiya, Alisha Zahara; Khaira, Wanty
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 1 Februari 2025
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i1.742

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang diimplementasikan oleh guru kelas yang merangkap sebagai guru bimbingan dan konseling di MIN 9 Kota Banda Aceh dalam memfasilitasi kebutuhan belajar pada kategori siswa berkebutuhan khusus. Dengan melihat strategi yang telah diterapkan oleh guru kelas sebagai guru bimbingan dan konseling ini akan menemukan penemuan baru dalam memberikan kebutuhan yang disesuaikan pada kategori siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan kualitatif, dengan menggabungkan data yang didapatkan melalui observasi lapangan, wawancara terperinci dengan guru kelas sebagai guru bimbingan dan konseling, wali kelas, Ketua Tim Layanan Pendidikan Inklusif serta analisis dokumen terkait seperti profil siswa inklusi. Hasil penelitian menerangkan bahwa strategi yang diterapkan oleh guru kelas sebagai guru bimbingan dan konseling mencakup pendekatan permainan, individual, dan komunikasi yang dibangun dengan orang tua siswa. Pendekatan permainan yang dilakukan oleh guru seperti; mengajak siswa untuk bermain sambil bernyanyi dan guru turut aktif mendampingi terkhusus kepada siswa berkebutuhan khusus. Pendekatan individual yang dijalankan oleh guru, siswa didampingi untuk mempelajari pelajaran kurang mengerti dan membantu siswa yang mengalami hambatan pada proses pembelajaran. Selain itu, peran orang tua sangat penting dalam mendidik dan mendorong anaknya untuk mencapai keberhasilan proses belajar. Walaupun demikian, hambatan yang dialami dalam menerapkan strategi ini, guru harus mampu menyesuaikan dengan kebutuhan bagi setiap siswa berkebutuhan khusus.
Efektifitas Model Pembelajaran Creative Problem Solving untuk Meningkatkan Proses Pembelajaran Siswa Azmi, Nuzulul; Khaira, Wanty
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh keberhasilan pembelajaran dan pentingnya pengembangan kreativitas dalam proses pendidikan. Melalui model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS), penelitian ini menyoroti bagaimana keterampilan berpikir kreatif dan kritis dapat ditingkatkan. CPS merupakan metode pembelajaran yang mengajarkan siswa untuk mengidentifikasi masalah, mengeksplorasi solusi, dan mengambil tindakan berdasarkan evaluasi yang mendalam. Langkah-langkah CPS meliputi klarifikasi masalah, pengungkapan pendapat, evaluasi dan pemilihan solusi, serta implementasi. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan melalui studi literatur dengan bacaan jurnal-jurnal, kajian pustaka relevan, membaca dan mencatat serta mengelola bahan penelitian terdahulu. Pengumpulan data juga diambil dari penelitian terdahulu yang telah dikaji dari jurnal-jurnal relevan terakreditasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Creative Problem Solving dapat efektif membantu siswa mengembangkan keterampilan penting seperti pemecahan masalah kreatif, kolaborasi, dan sikap positif terhadap tantangan. Meskipun CPS memiliki kelebihan dalam meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri siswa, metode ini juga menghadapi tantangan seperti kebutuhan waktu yang lebih panjang dan adaptasi dari metode konvensional. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran inovatif seperti CPS sangat penting dalam pendidikan modern. Dengan memfasilitasi pengembangan keterampilan kreatif dan kritis, CPS tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran tetapi juga mempersiapkan siswa untuk menghadapi dinamika kehidupan dan dunia kerja yang kompleks.
THE USE OF PICTURE MEDIA SERIES AS LEARNING MEDIA FOR DYSLEXIA SYMPTOMS STUDENTS Mashuri, Mashuri; Khaira, Wanty; Mulia, Mulia; Rieska, Rieska
PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN Vol. 13 No. 1 (2024): PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Prodi PGMI FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/pjp.v13i1.22889

Abstract

This research aims to determine the effectiveness of using serial image media as a learning medium to help dyslexia symptoms students' reading abilities. The sample of this study consisted of 2 dyslexia symptoms students in class II-1 MIN 11 Banda Aceh. This research method has used pre-experimental with a one group pre-test-post-test design. Data were collected through treatment procedures by using serial image media. Then, the techniques of analysis are using normality tests and hypothesis testing. The research results show that the use of serial image media can improve effectively the reading ability of dyslexia Symptoms students and learning activities besides reading motivation of dyslexia students have increased either. So it can be concluded from the research results that Ha is accepted and Ho is rejected, in other words there is a difference in the level of reading ability before and after the use of serial image media in dyslexic students at MIN 11 Banda Aceh.Key Word: Pictures Series
PENGGUNAAN PLATFORM TIKTOK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAGI CALON GURU BK Agusma, Andri; Khaira, Wanty
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 10 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i10.2025.4173-4182

Abstract

Keterampilan berbicara merupakan kemampuan fundamental yang harus dikuasai oleh calon Guru Bimbingan dan Konseling (BK) agar dapat memberikan layanan yang efektif. Namun, observasi awal menunjukkan bahwa beberapa calon guru BK mengalami kesulitan dalam menyampaikan gagasan dengan jelas, teratur, dan dengan rasa percaya diri. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi bagaimana pemanfaatan platform TikTok sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan berbicara bagi calon guru BK. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subjek dalam penelitian ini adalah sekumpulan mahasiswa dari program studi Bimbingan dan Konseling yang dipilih secara sengaja. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes keterampilan berbicara yang dinilai berdasarkan kriteria kelancaran, kejelasan, struktur, dan ekspresi. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik paired sample t-test dan perhitungan N-Gain sebagai indikator peningkatan keterampilan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor keterampilan berbicara dari 76,71 pada pretest menjadi 95,14 pada posttest, dengan nilai N-Gain mencapai 0,74 yang tergolong tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa TikTok efektif sebagai media pembelajaran yang kreatif dan interaktif dalam mengembangkan keterampilan berbicara calon guru BK. Implikasi dari penelitian ini menggarisbawahi pentingnya integrasi media sosial berbasis video pendek dalam strategi pembelajaran keterampilan komunikasi.
Pengaruh Media Poster Melalui Layanan Bimbingan Kelompok terhadap Komunikasi Interpersonal Siswa MTsN 2 Aceh Besar Faradilla, Syarifah; Khaira, Wanty
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 8 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i8.898-909

Abstract

Berdasarkan hasil observasi terhadap siswa kelas VIII-6 MTsN 2 Aceh Besar menunjukkan bahwa banyak siswa mengalami kesulitan dalam komunikasi interpersonal, seperti enggan menyampaikan pendapat, pasif dalam diskusi kelas, cenderung menghindari interaksi, dan kurang empati terhadap teman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media poster melalui layanan bimbingan kelompok terhadap peningkatan komunikasi interpersonal siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel berjumlah 8 siswa yang dipilih secara purposive berdasarkan hasil observasi. Instrumen berupa angket skala Likert mengacu pada lima aspek komunikasi interpersonal menurut Devito. Hasil pretest menunjukkan rata-rata skor 69,46, sementara skor posttest meningkat menjadi 89,91. Uji-t menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan setelah perlakuan. Nilai N-Gain sebesar 70,89% menunjukkan efektivitas pada kategori cukup efektif. Dengan demikian, penggunaan media poster dalam layanan bimbingan kelompok terbukti berpengaruh meningkatkan komunikasi interpersonal siswa, terutama dalam hal keterbukaan, empati, dan sikap positif terhadap sesama.