Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Qualitative Research in the EFL Setting: Portraying Students' Problems and Actions Fatimah, Asri Siti; Saputra, Yuyus; Khairunnisa, Syifa
TLEMC (Teaching and Learning English in Multicultural Contexts) Vol 7, No 2 (2023): TLEMC (Teaching and Learning English in Multicultural Contexts)
Publisher : Siliwangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/tlemc.v7i2.7799

Abstract

This study examines the problems encountered by EFL students in composing qualitative research proposals and explores the tactics employed to address these problems. The study included three individuals who were enrolled as students in the English Education Department and had experienced delays in submitting their qualitative research proposals. The data were obtained via semi-structured interviews, wherein the researcher utilized mobile phones to record the participants' responses. The research employed a descriptive case study methodology and applied thematic analysis for data analysis. The findings of this study revealed a number of challenges encountered by students. These challenges encompassed deficiencies in various writing components, such as content-related problems, syntactic issues, vocabulary limitations, and challenges in sourcing references. Additionally, students faced internal obstacles, specifically a lack of motivation stemming from laziness. Lastly, technical difficulties were encountered when undertaking qualitative research proposals. In order to address these challenges, several potential solutions have been identified. One such solution involves fostering a supportive environment among peers, wherein they provide encouragement and assistance in the process of writing proposals. Additionally, it has been suggested that students may benefit from engaging in activities that restore their motivation and enthusiasm for research, such as watching educational content on platforms like YouTube. Lastly, self-evaluation has been proposed as a means of assessing their progress and identifying areas for improvement.Keywords: Qualitative Research, EFL, Challenges and Solutions
Pengembangan Media Pembelajaran Bahasa Berbasis Gamifikasi untuk Guru-Guru di Lingkungan Pondok Pesantren Al Amin Sindangkasih-Ciamis Dewi, Nita Sari Narulita; Supriyono, Yusup; Saputra, Yuyus
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 3 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v11i3.5146

Abstract

Di era revolusi industri 4.0, teknologi harus menjadi alternatif pilihan yang digunakan oleh guru dalam menyampaikan materi kepada siswanya, sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual, faktual, dan mampu membangun kemandirian belajar para siswa. Seperti contoh pengajaran berbasis gamifikasi menjadi sangat penting ketika lingkungan belajar yang ditunjang dengan teknologi dapat membantu para siswa memperoleh pengetahuan dengan cara-cara yang menantang dan menyenangkan. Kemandirian belajar dan berpikir kritis dapat terbentuk dan ditingkatkan melalui pembelajaran berbasis gamifikasi ketika pembelajaran menghendaki siswa berperan aktif dan bertanggung jawab terhadap keberhasilan belajarnya sendiri, di samping berkat bantuan bimbingan guru. Workshop pengembangan media pembelajaran berbasis gamifikasi terbukti dapat memecahkan masalah yang dihadapi para guru, khususnya guru-guru di lingkungan pondok pesantren Al Amin Sindangkasih Kabupaten Ciamis yang berkenaan dengan kemampuan menciptakan pembelajaran bahasa berbantuan teknologi (technology-aided teaching) yang masih rendah. Program ini dapat membantu para guru dalam memanfaatkan teknologi untuk kegiatan pembelajaran di kelas, bahkan di luar kelas. Workshop ini diikuti oleh 20 orang peserta yang berasal dari MTs dan MA Persis-Pondok Pesantren Al Amin Sindangkasih Kabupaten Ciamis selama dua bulan. Materi yang diberikan berkenaan dengan pemilihan materi belajar yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan peserta didik (material selection) dan pengembangan media pengajaran dengan bantuan teknologi gamifikasi. Program ini dikemas dalam bentuk workshop pengembangan media pembelajaran berbasis gamifikasi dengan tahapan: orientasi, diskusi, ekplorasi materi, aksi, tes, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, interview, dan dokumen, sehingga kinerja peserta dan instruktur selama pelaksanaan program dapat terkontrol dengan baik dan menghasilkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi yang efektif dan terukur. Program ini diharapkan pula mampu membantu pemerintah, sekolah atau guru dalam bidang peningkatan profesionalitas guru seperti yang diamanatkan dalam UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, khususnya di lingkungan Pondok Pesantren Al Amin Sindangkasih Kabupaten Ciamis.