Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Economica Didactica

Pengaruh Efikasi Diri dan Lingkungan Keluarga Terhadap Minat Menjadi Guru pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Syiah Kuala Musfiana, Musfiana; Husna, Asmaul; Ulvia, Rina; Fuadi jaya, Alfi Syahril; Abdul Majid, Ruaida
Jurnal Economica Didactica Vol 6, No 1 (2025): Economica Didactica, 28 April 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17529/jed.v6i1.48168

Abstract

Minat merupakan faktor yang penting dalam menentukan pilihan karier seseorang, termasuk dalam profesi sebagai guru. Faktor efikasi diri dan lingkungan keluarga memiliki peran signifikan dalam membentuk minat seseorang untuk menjadi pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri dan lingkungan keluarga terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel pada penelitian ini diperoleh sebanyak 76 mahasiswa dengan menggunakan rumus slovin. Teknik pengumpulan data menggunakan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi dan uji t dan uji F. Berdasarkan hasil deskripsi efikasi diri diperoleh nilai 4,14 yang tergolong dalam kategori tinggi, deskripsi lingkungan keluarga diperoleh nilai 4,40 yang tergolong dalam kategori sangat tinggi, dan minat menjadi guru diperoleh nilai 4,33 yang tergolong dalam kategori sangat tinggi. Berdasarkan uji simultan menunjukan efikasi diri dan lingkungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menjadi guru yang dibuktikan dengan nilai f hitung f tabel(50,413 3,12). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa efikasi diri dan lingkungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Syiah Kuala
Pengaruh Pembelajaran Kewirausahaan dan Efikasi Diri Terhadap Minat Berwirausaha Siswa Kelas XI di SMA Negeri 16 Banda Aceh Maulaya, Rauhil; Ali Basyah, Nazaruddin; Musfiana, Musfiana
Jurnal Economica Didactica Vol 5, No 2 (2024): Economica Didactica, 30 November 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17529/jed.v5i2.42935

Abstract

Negara-negara yang sedang berkembang sering kali mengalami masalah pengangguran yang tinggi, seperti yang terlihat di Indonesia. Untuk memaksimalkan pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) dan menurunkan angka pengangguran, masyarakat di Indonesia dapat mengembangkan usaha mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki: (1) Dampak pembelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha siswa kelas XI di SMA Negeri 16 Banda Aceh; (2) Dampak efikasi diri terhadap minat berwirausaha siswa kelas XI di SMA Negeri 16 Banda Aceh; (3) Pengaruh kombinasi antara pembelajaran kewirausahaan dan efikasi diri terhadap minat berwirausaha siswa kelas XI di SMA Negeri 16 Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi dan sampel penelitian terdiri dari siswa kelas XI di SMA Negeri 16 Banda Aceh, yang meliputi kelas XI-1 dan XI-2, dengan total 44 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh, di mana seluruh populasi diikutsertakan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dan observasi. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda, sedangkan pengujian hipotesis menggunakan uji t dan uji f. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa: (1) Ada pengaruh positif dan signifikan antara pembelajaran kewirausahaan dan minat berwirausaha, dengan nilai thitung 15,872 yang melebihi ttabel 2,018 pada tingkat signifikansi 5%; (2) Ada pengaruh positif dan signifikan antara efikasi diri dan minat berwirausaha, dengan nilai thitung 3,338 yang juga lebih besar dari ttabel 2,018 pada tingkat signifikansi 5%; (3) Ada pengaruh positif dan signifikan antara pembelajaran kewirausahaan dan efikasi diri secara bersamaan terhadap minat berwirausaha, dengan nilai R square 0,721 atau 72,1% dan nilai fhitung 53,012 yang lebih besar dari ftabel 3,23 pada tingkat signifikansi 5%. Dari analisis ini, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kewirausahaan dan efikasi diri berkontribusi terhadap minat berwirausaha siswa kelas XI di SMA Negeri 16 Banda Aceh.
Hambatan Guru Dalam Pengimplementasian Kurikulum Merdeka Belajar di SMA Negeri 3 Banda Aceh Hayyatun, Hayyatun; Musfiana, Musfiana; Abdul Majid, Ruaida
Jurnal Economica Didactica Vol 5, No 2 (2024): Economica Didactica, 30 November 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17529/jed.v5i2.42122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kurikulum pembelajaran mandiri, kendala yang dihadapi guru dan upaya mengatasi kendala dalam mengimplementasikan kurikulum pembelajaran mandiri di SMA Negeri 3 Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 5 orang guru di SMA Negeri 3 Banda Aceh. Objek penelitian adalah hambatan guru dalam mengimplementasikan kurikulum pembelajaran mandiri di SMA Negeri 3 Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa implementasi kurikulum pembelajaran mandiri telah dilaksanakan, namun masih ada beberapa komponen yang hanya tertulis di modul tetapi tidak dilaksanakan pada saat pembelajaran. Kendala yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan kurikulum pembelajaran mandiri yaitu, kesulitan saat menyusun rencana pembelajaran, kesulitan menentukan model pembelajaran yang tepat, kesulitan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, sarana dan prasarana yang kurang memadai, kurangnya pemahaman terkait penilaian awal dalam mengajarkan modul dan terkait pemahaman bermakna dan pertanyaan curah pendapat pada modul terbuka. Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasinya antara lain dengan membuka kembali platform belajar mandiri, guru mengikuti program MGMP, guru mengikuti workshop, dan belajar mandiri melalui YouTube.