Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

DAYA TERIMA KONSUMEN TERHADAP MOCHI KAWISTA (Limonia acidissima) Shyifa, Lainatus; Faudiah, Nurul; Indani, Indani; Mahyiddin, Zuraini; Hamid, Yuli Heirina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i4.32631

Abstract

Mochi adalah kudapan khas Jepang yang terbuat dari tepung beras ketan yang dikukus dan ditumbuk hingga memiliki tekstur yang lembut dan kenyal yang di isi dengan isian penambahan es krim buah kawista yang dipulung dengan adonan. Tujuan penelitian untuk mengetahui (1) Karakteristik organoleptik mochi dengan penambahan es krim buah kawista ditinjau dari segi warna, aroma, tekstur, dan rasa (2) Menstandarisasikan resep mochi dengan penambahan es krim buah kawista (3) Daya terima konsumen terhadap mochi dengan isian penambahan es krim buah kawista. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Hasil uji narasumber pada mochi es krim kawista menunjukkan bahwa mochi kawista (Mks02) mendapatkan nilai rata-rata lebih tinggi dibandingkan mochi kawista (Mks01). Mochi kawista (Mks02) dicatat memiliki warna lebih kecoklatan, aroma buah kawista yang lebih kuat, tekstur lebih kenyal, dan rasa manis keasaman yang lebih menonjol. Sebaliknya, uji penerimaan oleh panelis konsumen menunjukkan bahwa mochi kawista (Mks01) memperoleh nilai rata-rata lebih tinggi. Resep standar mochi kawista dengan isian penambahan es krim mochi kawista: 50 g buah kawista, 20 g gula, 50 g whipping cream,40 g susu kental manis, 100 g tepung beras ketan, 20 g susu bubuk, 50 g gula pasir, 125 ml air. Hasil uji hipotesis menunjukkan terdapat pengaruh karakteristik organoleptik mochi dengan isian penambahan es krim buah kawista, dengan demikian hipotesis diterima (Ha) karena terdapat perbedaan karakteristik organoleptik (warna, aroma, tekstur, rasa). Terdapat perbedaan penilaian narasumber dan konsumen terhadap mochi dengan isian penambahan kawista dari segi warna, aroma, tekstur, dan rasa.Kata Kunci: Mochi, Kawista (Limonia acidissima ), Karakteristik Organoleptik, Daya Terima Konsumen
DAYA TERIMA KONSUMEN TERHADAP LEMPER DENGAN SUBSTITUSI BUAH TALAS (Colocasia esculenta) Azzahra, Laura; Indani, Indani; Hamid, Yuli Heirina; Suhairi, Laili; Mahyiddin, Zuraini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i2.30974

Abstract

ABSTRAKTalas (Colocasia sp) merupakan tanaman pangan dari umbi-umbian yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Terdapat banyak kandungan gizi yang relatif tinggi pada umbi talas, dimana terdapat kalium atau potassium, sodium, dan karbohidrat. Maka dari itu talas diolah menjadi jajanan pasar, yaitu lemper dengan substitusi buah talas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik organoleptik, dan daya terima konsumen terhadap lemper dengan substitusi buah talas. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Penelitian ini dilakukan 2 perlakuan dengan 3 kali pengulangan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu uji pengamatan (Sensory Evaluation) yang dilakukan oleh 4 narasumber yaitu Dosen Tata Boga Prodi PKK FKIP USK. Selanjutnya uji kesukaan (Preference Test) yang dilakukan oleh 30 orang panelis konsumen yaitu masyarakat Gampong Punti Kecamatan Matangkuli Kabupaten Aceh Utara. Teknik analisis data menggunakan LSD (Least Significant Different) dengan taraf signifikan 0,05. Hasil analisis data uji perlakuan narasumber mendeskripsikan bahwa lemper talas (LT2) memperoleh nilai yang lebih tinggi dengan nilai rata-rata dari segi warna 22,75, aroma 23, dan rasa 24, sedangkan dari segi tekstur 22,75, dengan demikian dapat dikatakan bahwa narasumber lebih menyukai lemper talas (LT2). Hasil analisis data uji penerimaan konsumen menunjukkan bahwa konsumen menyukai lemper talas (LT1) dengan nilai warna 4,4, aroma 4,16, dari segi tekstur 3,46 dan dari segi rasa 4,26. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa ada pengaruh karakteristik organoleptik lemper dengan penambahan buah talas, dengan demikian hipotesis diterima (H1).Kata Kunci : Daya Terima, Konsumen, Lemper, Substitusi, Talas
PENGARUH PEMBUATAN POUND CAKE DENGAN PENAMBAHAN JAM KULIT KOPI Magfirah, Nikite; Faudiah, Nurul; Indani, Indani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i1.30423

Abstract

AbstrakSalah satu penghasil kopi terbesar di Indonesia berasal dari perkebunan kopi Gayo. Dataran Gayo memiliki perkebunan kopi terluas di Indonesia, yaitu sekitar 1200 m. Buah kopi yang diolah menjadi bubuk kopi menghasilkan hasil sampingan yaitu limbah kulit kopi. Limbah yang dihasilkan dari pengolahan buah kopi belum dimanfaatkan secara maksimal, padahal kulit kopi kaya akan nutrisi. Maka dari itu kulit kopi diolah menjadi bahan pangan. Kulit kopi dibuat menjadi jam dan dijadikan bahan tambahan dalam pembuatan pound cake. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik organoleptik, standarisasi resep, dan daya terima konsumen terhadap pound cake dengan penambahan jam kulit kopi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Penelitian ini dilakukan 3 perlakuan dengan 3 kali pengulangan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu uji pengamatan (Sensory Evaluation) yang dilakukan oleh 4 narasumber yaitu Dosen Tata Boga Prodi PKK FKIP USK. Selanjutnya uji kesukaan (Preference Test) yang dilakukan oleh 30 orang panelis konsumen yaitu mahasiswa FKIP USK. Teknik analisis data menggunakan LSD (Least Significant Different) dengan taraf signifikan 0,05. Berdasarkan hasil analisis data oleh narasumber, perlakuan II (26%) mendapat penilaian tertinggi yaitu 23,39 dan disukai dilihat dari segi warna merah, beraroma nyata khas kopi, bertesktur lembut dan rasa yang manis ideal. resep standar pound cake kulit kopi yang dipilih adalah pound cake kulit kopi perlakuan II (26%) yaitu 300 gr jam kulit kopi, telur 5 butir, 200 gr gula, 250 gr lemak (minyak), dan 250 gr tepung terigu protein rendah. Dari hasil uji kesukaan oleh panelis konsumen, perlakuan I (20%) mendapat penilaian tertinggi yaitu 4 dan disukai ditinjau dari warna merah, aroma khas kulit kopi, berteksur lembut dan rasa yang manis. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu mengetahui uji organoleptik, standarisasi resep, dan uji daya terima konsumen terhadap pound cake jam kulit kopi. Dengan demikian hipotesis alternatif diterima (Ha).Kata Kunci: Pengaruh, Pound Cake, Jam, Kulit Kopi
DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN BERBASIS KELAPA PADA PROGRAM MATCHING FUND DI BUMDes MAKMUE BEURATA Mastuti, Rini; Meutia, Rita; Apridar, Apridar; Indani, Indani; Zuraini, Zuraini; Faudiah, Nurul; Natasha, Natasha
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4244-4252

Abstract

BUMDes Makmue Beurata bergerak dalam pengolahan U NeuLhee (bumbu masakan khas Aceh berbahan dasar kelapa). Usaha ini (stagnan) akibat kurangnya daya tarik konsumen. Berdasarkan hal tersebut Tim Matching Fund melakukan diversifikasi kepada U NeuLhee yang dihasilkan. Metode yang digunakan yaitu : Focus Group Discussion (FGD), sosialisasi transfer teknologi, pelatihan diversifikasi serundeng, monitoring dan evaluasi. Tujuan dari dilakukannya kegiatan ini adalah : 1) Memperluas jangkauan pasar melalui diversifikasi produk U NeuLhee /Kelapa gonseng menjadi Serundeng, 2) Meningkatkan penjualan produk, 3) dan Meningkatkan pendapatan BUMDes Makmue Beurata. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan melalui diversifikasi kelapa gongseng, pasar yang sebelumnya terbatas hanya di Banda Aceh kini telah berkembang ke Kota Langsa dan Aceh Tamiang. Selain itu, diversifikasi produk juga berdampak positif. Dengan adanya diversifikasi produk mengakibatkan BUMDes memperoleh hasil yang lumayan besar yaitu sebesar Rp. 1.350.000/bulan dan hasil ini akan berpotensi menaikkan pendapatan masyarakat kedepannya. Pendampingan digital marketing sangat dibutuhkan agar pemasarankedepannya dapat dijangkau lebih luas lagi.
Pengaruh Event Flash Sale Pada Marketplace Shopee Terhadap Perilaku Konsumen dalam Membeli Produk Fashion Misnaiyah, Misnaiyah; Dewi, Rosmala; Prayudha, Agung Rorhi; Nurbaiti, Nurbaiti; Indani, Indani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 4 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v10i4.35921

Abstract

Flash sale memicu keputusan pembelian impulsif dari konsumen yang sering kali membeli barang karena harga diskon yang menarik dan waktu yang terbatas, sehingga konsumen merasa kurang puas terhadap produk yang dibeli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi event flash sale pada marketplace Shopee mempengaruhi perilaku konsumen dalam membeli produk fashion, mengidentifikasi sejauh mana event flash sale Shopee dapat memicu pembelian implusif serta mengukur dan mengidentifikasi tingkat kepuasan konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswa Departemen Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Syiah Kuala Angkatan 2021, 2022, 2023, 2024 berjumlah 311 mahasiswa untuk sampel ditentukan menggunakan Rumus Slovin sejumlah 76 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner online melalui Google Form dan dianalisis menggunakan SPSS versi 23 melalui analisis deskriptif, uji t, dan uji F. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa urgensi waktu dan besaran diskon menjadi faktor pendorong utama keputusan pembelian cepat tanpa perencanaan, event flash sale berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumen, dengan t hitung 5,639 t tabel 2,048 dan signifikansi 0,000 0,05, serta F hitung 31,794 dengan signifikansi 0,000 0,05. Flash sale terbukti mendorong mahasiswa untuk melakukan pembelian, terutama karena adanya urgensi waktu, potongan harga besar, serta promosi visual yang menarik.
Pengaruh Kualitas Produk Terhadap Pembelian Ulang Konsumen Pada Produk Minuman Thaitea Urban Tea House And Cafe Lampineung Banda Aceh Utami, Fatin Athiyyah; Mahyiddin, Zuraini; Hamid, Yuli Heirina; Suhairi, Laili; Indani, Indani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 4 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v10i4.35668

Abstract

Bahasa Indonesia: Di era yang semakin modern, konsumen menjadi lebih selektif dalam memilih produk baik yang penting maupun yang diinginkan. Hal ini mendorong para pengusaha untuk terus berinovasi dalam mengembangkan produk yang sesuai dengan preferensi konsumen. Kemajuan teknologi juga telah mengintensifkan persaingan bisnis, khususnya dalam industri minuman yang berkembang pesat. Kualitas produk merupakan isu yang banyak dibahas, karena memainkan peran penting dalam memungkinkan produk untuk tetap kompetitif. Ini juga merupakan faktor kunci yang memengaruhi keputusan konsumen untuk membeli kembali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk terhadap pembelian kembali konsumen atas produk minuman Thaitea di Urban Tea House and Caf, LampineungBanda Aceh. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan presentasi deskriptif. Sampel terdiri dari 35 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Hasil analisis deskriptif menunjukkan skor tinggi, dengan kualitas produk dinilai sebesar 82,9% dan pembelian kembali sebesar 77,1%. Hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa kualitas produk (X) berpengaruh signifikan terhadap perilaku pembelian ulang (Y), dengan nilai signifikansi 0,001 0,05 dan nilai R-kuadrat yang disesuaikan sebesar 80,4%, yang dikategorikan sangat kuat. Hasil uji-t (thitung = 11,643 ttabel = 1,692) menegaskan bahwa hipotesis alternatif diterima, yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan kualitas produk terhadap perilaku pembelian ulang konsumen.