Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengembangan Aplikasi MySkripsi untuk Meningkatkan Efisiensi Manajemen Waktu Bimbingan Skripsi Mahasiswa Pendidikan Biologi Tae, Lidwina Felisima; Masing, Feliksitas Angel; Risald, Risald
BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 9 No. 1 (2024): BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi - April 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jbe.v9i1.7204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi MySkripsi, sebuah aplikasi baru yang dirancan untuk membantu mahasiswa Pendidikan Biologi, Universitas Timor dalam mengatur manajemen waktu bimbingan skripsi. Peneitian ini menggunakan design peneltian R&D (Research and Development), dimana metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and development (R & D) dengan model pengembangan 3D yakni define (pendefinisian), design (perancangan), dan develop (Pengembangan). Sebelum melakukan proses perancangan dan pengembangan, terlebih dahulu dilakukan studi awal untuk menganalisa kebutuhan penggunaan aplikasi pada mahasiswa Pendidikan Biologi, Universitas Timor. Pngumpulan data studi awal dilakukan menggunakan kuesioner dengan responden 12 orang dosen pembimbing dan 44 orang mahasiswa. Berdasarkan hasil analisa, ditemukan bahwa lebih dari 75% responden yang terdiri dari dosen dan mahasiswa mengaku pernah melakukan reschedule (penjadwalan ulang waktu bimbingan) dan lebih dari 90% responden dari dosen pembimbing pernah lupa akan jadwal bimbingan. Oleh karena itu, peneliti kemudian melakukan proses pengembangan aplikasi MySkripsi yang kemudian diujicobakan pada mahasiswa dan dosen di program studi Pendidikan Biologi. Hasil penilaian berupa respon dosen pembimbing menunjukkan bahwa pada indicator kemudahan penggunaan aplikasi diperoleh 94,4% dengan kategori Sangat baik, indikator kejelasan aplikasi presentasi sebesar 83,3% dan masuk dalam kategori Baik, indikator tampilan aplikasi prsentasi diperoleh 72,2% dengan kategori Baik, dan indikator kebermanfaatan aplikasi diperoleh 94,5% dengan kategori Sangat baik. Sedangkan, untuk penilaian respon mahasiswa, diketahui bahwa pada indicator kemudahan penggunaan aplikasi diperoleh 88,9% dengan kategori Sangat baik, indikator kejelasan aplikasi diperoleh 76,7% dan masuk dalam kategori Baik, indikator tampilan aplikasi presentasi diperoleh 83,4% dengan kategori Baik, indikator kebermanfaatan aplikasi diperoleh presentasi 95,3% dengan kategori Sangat baik. Penelitian selanjutnya dapat menambahkan berapa fitur bukti bimbingan berupa foto ataupun video.
The Application of Discovery Learning Model with STEM Approach to Improve Critical Thinking Skills and Collaboration Skills of Students at Public Senior High School (SMA Negeri 3 Kupang) Sukarjita, I Wayan; Tae, Lidwina Felisima
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 5 (2025): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i5.10495

Abstract

This study aims to determine the application of Discovery Learning model with STEM approach in improving students' critical thinking skills and collaboration skills. This research is a pseudo-experiment with a research design of Randomized Control Group Pretest-Post-test which involved 2 experimental classes. The Discovery Learning model with STEM approach was applied in experimental class 1 while the Discovery Learning model without STEM approach was implemented in experimental class 2. By using t-test, it was found that there was a significant difference in positive critical thinking skills between students in experimental class 1 and 2, as evidenced by 3.042>1. 99346 respectively. Similarly, the critical thinking skills of students who used the Discovery Learning model with the STEM approach were also higher than students who were taught using the discovery learning model without STEM. Meanwhile, the results of students' collaborative skills when implementing the Discovery Learning model with STEM approach had an average percentage of 81% which could be grouped into very collaborative category. These results were higher than the class of Discovery Learning model without STEM approach, which accounted for 73% in collaborative category.
Kolaborasi Antara Kepala Sekolah, Guru, dan Siswa dalam Menciptakan Sistem Pendidikan yang Berkualitas Ramdani, Zulmi; Amrullah, Silmi; Tae, Lidwina Felisima
Mediapsi Vol 5 No 1 (2019): JUNE
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2019.005.01.4

Abstract

A good education system is created when the school is led by a competent and creative principal, as well as those who are able to foster good relationships with teachers at the school. In addition, teachers with appropriate personalities and competencies will support the creation of a good learning environment and encourage their students to actively perform and make them personal. This study aims to provide clear information about the importance of collaboration among elements of educational support. The study used a mixed case study methodology, an open questionnaire, and a descriptive statistical analysis of 173 subjects consisting of two principals, 43 teachers, and 130 students. The results of case studies explain how the role of principals is crucial in shaping the character and performance of schools, especially with regard to their leadership style and creativity. While the analysis of open questionnaires categorizes that students expect to become dream teachers are those who are able to become partners, those who have the competence, and those who are experienced. The role of the principal, the presence of a qualified teacher, and the similarity of students' perceptions to their school will result in a collaboration that is mutually supportive of one another.Sistem pendidikan yang baik tercipta ketika sekolah dipimpin oleh kepala sekolah yang kompeten dan kreatif, juga mereka yang mampu membina hubungan yang baik dengan guru-guru di sekolah tersebut. Selain itu guru-guru dengan kepribadian dan kompetensi yang sesuai akan mendukung terciptanya suasana belajar yang baik dan mendorong siswanya untuk aktif berprestasi dan menjadikan mereka pribadi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi yang jelas mengenai pentingnya kolaborasi di antara elemen-elemen penunjang pendidikan tersebut. Studi ini menggunakan metodologi campuran studi kasus, kuesioner terbuka, dan analisis statistik deskriptif terhadap 173 subjek yang terdiri dari dua orang kepala sekolah, 43 orang guru, dan 130 orang siswa. Hasil dari studi kasus menjelaskan tentang bagaimana peran kepala sekolah sangat penting dalam membentuk karakter dan performa sekolah, terutama berkaitan dengan gaya kepemimpinan dan kreativitas mereka. Sedangkan analisis terhadap kuesioner terbuka mengategorikan bahwa siswa mengharapkan untuk menjadi guru idaman adalah mereka yang mampu menjadi partner, mereka yang memunyai kompetensi, dan mereka yang berpengalaman. Peran kepala sekolah, keberadaan seorang guru yang mumpuni, dan kesamaan persepsi siswa dengan sekolah mereka akan menghasilkan satu kolaborasi yang saling mendukung satu dengan yang lainnya.