Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN IPA FISIKA BERBASIS POP-UP BOOK Muh Syihab Ikbal; Rafiqah Rafiqah; Andi Ulfah Khuzaimah
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 8 No 1 (2020): Maret
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpf.v8i1.12522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran IPA berbasis Pop-Up Book yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini adalah Research and Development, dengan pendekatan model 4-D. Tahapan pengembangan terdiri tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan diseminasi terbatas. Subjek penelitian ini terdiri dari 3 orang validator dan 21 orang peserta didik  kelas VIII MTsN 1 Barru, Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan tahun ajaran 2018/ 2019. Penentuan kriteria kevalidan menggunakan uji indek Aiken V. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kriteria kevalidan komponen penyajian modul, kelayakan isi dan kebahasaan modul telah memenuhi kriteria validitas tinggi dengan indeks V = 1, sehingga secara keseluruhan disimpulkan bahwa modul pembelajaran IPA berbasis Pop-Up Book telah memenuhi kriteria valid dengan kategori validitas tinggi. Tingkat kepraktisan modul menunjukkan bahwa 57% dari jumlah keseluruhan peserta didik memberikan respon sangat positif terhadap modul dan 67% peserta didik sangat aktif saat menggunakan modul, sehingga modul yang dikembangkan dinyatakan praktis. Tingkat keefektifan modul menunjukkan bahwa 76,19% dari jumlah peserta didik memiliki nilai hasil belajar lebih tinggi dari nilai KKM = 75 setelah menggunakan modul, sehingga dapat disimpulkan bahwa modul telah memenuhi kriteria efektif.
Physics Problem Based E-Module Development to Improve Student’s Physics Concept Understanding Andi Ulfah Khuzaimah; Bunga Dara Amin; Kaharuddin Arafah
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 8 No. 4 (2022): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v8i4.2009

Abstract

This research was a development research that aims to: describe feasibility, practitioner assessment, effectiveness in learning, then produce a problem-based physics e-module. The subjects of this research were 33 students of class XI IPA MA DDI Alliritengae. This research used the ADDIE model development. The instruments that were used in this research were e-module validation sheets, practitioner response questionnaires (educators/teachers), and students' conceptual understanding test instruments. The eligibility criteria for e-modules can be seen from the aspect of validity. The practical criteria can be seen from the practitioner's assessment of the e-module, and the effectiveness criteria can be seen from the increasing students' concept understanding test results. Based on the results, it can be concluded: The developing problem-based physics e-module, based on expert judgment used the Aiken V index analysis, was declared valid and suitable for use with minor revisions; The problem-based physics e-module in terms of the response of physics teachers was in “very good” category; The students’ conceptual understanding ability analyzed with N-gain obtained an average value of 0.42 that was in the medium category which means that there was an increasing in students' conceptual understanding abilities so that it can be concluded that The problem-based physics e-module developed was effective in improving students' conceptual understanding skills
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Game Physics Dominoes Pada Pembelajaran Fisika Sucitra, Fani; Gustina, Gustina; Jarnawi, Muhammad; Adi Untara, Ketut Alit; Khuzaimah, Andi Ulfah
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 12 No. 3 (2024): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v12i3.3689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis game physics dominoes pada pembelajaran fisika di SMA Negeri 1 Mepanga . Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pengembangan Research and Development  (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahap Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi) dan Evaluation (Evaluasi). Subjek penelitian ini adalah 26 orang siswa di SMA Negeri 1 Mepanga. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dengan model skala likert, dan analisis data dilakukan secara deskriptif. Media yang dikembangkan pada penelitian ini diberikan kepada ahli materi, ahli media, guru dan siswa. Berdasarkan penilaian yang diberikan oleh ahli materi dengan aspek penilaian materi, kebahasaan, dan penyajian. Hasil yang didapatkan dari penilaian ahli materi masuk dalam kategori sangat baik atau layak. Pada ahli media, dengan aspek penilaian tampilan, kemudahan penggunaan, dan kualitas materi, hasil yang didapatkan masuk dalam kategori sangat baik atau layak. Penilaian guru mata pelajaran dengan aspek penilaian materi, kebahasaan, penyajian, tampilan, fisik, dan penggunaan. Hasil yang diperoleh masuk dalam kategori sangat baik. Penilaian siswa dengan aspek tampilan, fisik, dan penggunaan. Hasil yang diperoleh masuk dalam kategori sangat setuju. menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis game physics dominoes layak dan efisien digunakan sebagai media pembelajaran fisika.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi Menggunakan Animaker Pada Materi Gelombang Cahaya Dayana, Nur Faiqah; Jarnawi, Muhammad; Wahyono, Unggul; Abd. Syukur, Muh. Syarif S.; Santoso, Rudi; Khuzaimah, Andi Ulfah
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 1 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i1.4110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran video animasi menggunakan animaker pada materi gelombang cahaya untuk siswa kelas XI SMA. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang mencakup tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian ini adalah 25 siswa di SMA Negeri 7 Palu. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket kuesioner dengan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan sangat layak digunakan. Dari hasil validasi ahli media, diperoleh skor rata-rata 4,63 dengan kategori "Sangat Baik". Validasi ahli materi memperoleh skor rata-rata 4,61 dengan kategori "Sangat Baik", dan validasi ahli praktisi menghasilkan skor rata-rata 4,85 dengan kategori "Sangat Baik". Kepraktisan media pembelajaran, berdasarkan hasil respon siswa, menunjukkan rata-rata skor 3,60, dengan kategori “Baik”. Uji coba tes hasil belajar menunjukkan bahwa rata-rata nilai n-gain score sebesar 64%, yang termasuk dalam kategori "Sedang". Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran video animasi menggunakan animaker pada materi gelombang cahaya yang dikembangkan efektif meningkatkan pemahaman siswa dan layak digunakan.
Analisis Integrasi Pengetahuan Siswa Pada Konsep Usaha dan Energi Khofifah, Khofifah; Haeruddin, Haeruddin; Zaky, Muhammad; Khuzaimah, Andi Ulfah
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 2 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i2.4620

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendeskripsikan integrasi pengetahuan siswa pada konsep usaha dan energi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI  SMA Negeri 1 Sindue berjumlah 16 siswa. Teknik pengumpulan data berupa tes pada materi usaha dan energi yang menggunakan tes berwujud esay, kemudian 3 siswa dipilih menjadi responden dengan kategori yang memiliki hasil jawaban dari yang tertinggi, sedang dan terendah, selanjutnya akan dilakukan wawancara kepada 3 responden untuk mengkonfirmasi integrasi pengetahuan konsep siswa terhadap soal yang telah dikerjakan. Analisis data dilakukan dengan mencari persentase integrasi pengetahuan siswa dari masing-masing soal yang telah diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dalam integrasi pengetahuan konsep usaha dan energi masih tergolong rendah dengan persentase rata-rata sebesar 52,41 %. Persentase pemahaman terhadap soal pada butir pertama yaitu 78,12%, pada butir soal ke dua yaitu 41,1%, pada butir soal ke tiga yaitu 43,75%. Kesulitan integrasi pengetahuan konsep usaha dan energi disebabkan adanya miskonsepsi dalam proses pembelajaran.
The Influence of the Deep Learning Approach on Students' Physics Learning Outcomes Suardin, Dina; Haeruddin, Haeruddin; Sani, Nurul Kami; Jarnawi, Muhammad; Zaky, Muhammad; Khuzaimah, Andi Ulfah
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.6833

Abstract

This study aims to analyze the effect of a Deep Learning approach combined with Problem-Based Learning (PBL) on students' physics learning outcomes regarding the topic of the First Law of Thermodynamics. The urgency of this research is based on students' low understanding of the concepts of energy, heat, and work, as well as the high rate of misconceptions that impact physics learning achievement. The research method used a quantitative approach with a quasi-experimental design of the Nonequivalent Control Group Design type. The sample was determined through purposive sampling, consisting of 31 students from class XI H as the experimental group and 28 students from class XI I as the control group at MAN 2 Palu. The research instruments were a learning outcome test (pretest-posttest) and an observation sheet. Data analysis included normality tests, homogeneity tests, hypothesis testing with the Mann-Whitney U Test, and N-Gain calculation. The results showed a significant difference between the experimental and control groups (p = 0.000 < 0.05). The average N-Gain score for the experimental group reached 87.70 (high category), while the control group only reached 69.08 (medium category). Observations of the learning implementation also obtained an average score of 93% (very good category). It can be concluded that the application of the PBL-based Deep Learning approach is effective in improving the understanding of physics concepts, specifically on the material of the First Law of Thermodynamics. This approach is able to foster learning that is more mindful, meaningful, and joyful, making it relevant for supporting the achievement of 21st-century competencies.
Pengaruh Media Evaluasi Wordwall pada Pembelajaran Fisika untuk Mengukur Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Rauf, Darma Kharisma; Abd. Syukur, Muh. Syarif S.; Wahyono, Unggul; Paramita, Ielda; Khuzaimah, Andi Ulfah; Santoso, Rudi
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 2 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i2.4684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh media evaluasi wordwall pada pembelajaran fisika untuk mengukur keterampilan berpikir kritis peserta didik. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen kuasi, dengan desain penelitian adalah Equivalent Pretest-Posttest Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X MAN 1 Kota Palu yang terdiri dari 10 kelas dengan jumlah peserta didik 200 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling dengan sampel penelitian kelas X A (n=20) sebagai kelas eksperimen dan kelas X B (n=20) sebagai kelas kontrol. Keterampilan berpikir kritis peserta didik diukur dengan tes esai berjumlah 9 soal yang telah divalidasi dengan reliabilitas 0,727. Analisis data untuk pengujian hasil penelitian menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis dengan menggunakan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pretest kelas eksperimen sebesar 43,30 dan Pretest kelas kontrol sebesar 39,30 sedangkan Posttest kelas eksperimen sebesar 81,90 dan Posttest kelas kontrol sebesar 79,80. Berdasarkan uji Independent Sample T-test data Posttest diperoleh nilai  2,203 >  2,024 dengan taraf signifikansi sebesar 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media evaluasi wordwall pada pembelajaran fisika untuk mengukur keterampilan berpikir kritis peserta didik.
Enhancing Cognitive and Argumentation Skills through Integration of Argument-Driven Inquiry and the Scientific Method in Physics Education Nurjannah, Nurjannah; Sani, Nurul Kami; Haeruddin, Haeruddin; Kade, Amiruddin; Khuzaimah, Andi Ulfah
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 3 (2025): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/9h25w918

Abstract

Developing students’ cognitive abilities and scientific argumentation skills is critical in physics education, yet traditional teacher-centered approaches often fail to achieve these goals. This study investigates the impact of integrating the Argument-Driven Inquiry (ADI) model with the scientific method on students’ conceptual understanding and argumentation quality. A quasi-experimental pretest–posttest control group design was employed involving 64 Grade XI science students from a senior high school in Palu, Indonesia. Participants were assigned to an experimental group (ADI + scientific method) and a control group (ADI only) through a cluster random sampling method. Both groups studied the topic of heat and temperature over three sessions. Cognitive ability was measured using a validated multiple-choice test targeting understanding (C2), application (C3), and analysis (C4), while argumentation skills were assessed using an open-ended test based on Toulmin’s Argument Pattern. Results showed that the experimental group achieved higher normalized gains in cognitive ability (0.65, medium) compared to the control group (0.37, medium), and in argumentation skills (0.76, high) compared to 0.66 (medium). A strong positive correlation (r = 0.61, p < 0.001) was observed between cognitive and argumentation gains, indicating a reciprocal relationship. The novelty of this study lies in embedding scientific method phases into ADI’s discourse structure, producing measurable synergy between conceptual and epistemic outcomes. The findings contribute to physics education by offering an empirically supported instructional model that fosters both content mastery and scientific reasoning, providing a framework for enhancing scientific literacy in secondary classrooms.
Eksplorasi Etnofisika Pada Tari Pamonte Suku Kaili Sulawesi Tengah Faizah, Husnul; Ratnaningtyas, Delthawati Isti; Miftah, Miftah; Khuzaimah, Andi Ulfah
Al-Khazini Vol 5 No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-khazini.v5i2.60187

Abstract

The cultural diversity of the Kaili tribe holds significant potential for ethnophysics research. However, ethnophysics studies within the Kaili tribe’s culture remain limited. This study aims to explore ethnophysics in the movements and props of the Pamonte dance of the Kaili tribe in Central Sulawesi. Data collection techniques used in this study include observation, interviews, and documentation. The research data were analyzed using the Miles and Huberman data analysis model, which consists of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study show that the Pamonte dance applies physical principles such as normal force, friction force, muscle force, thrust force, and Newton's laws. Additionally, concepts of potential energy, kinetic energy, velocity, and acceleration are evident in the dancers' body positions when bending, lifting, or walking according to the floor pattern. Concepts of torque, moment of inertia, pressure, translational motion, rotational motion, impulse, and momentum are also reflected through the dancers' movements and interactions with dance props such as toru.
Pengaruh Pemberian Responsible Terhadap Minat dan Hasil Belajar Siswa Villain Pada Pembelajaran Fisika Kelas Xi Ipa 1 Madrasah Aliyah Syekh Yusuf Tahir, Fadliana; Ali, Mukti; Khuzaimah, Andi Ulfah
Al-Khazini Vol 1 No 1 (2021): April
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.966 KB) | DOI: 10.24252/al-khazini.v1i1.20880

Abstract

This study aims to determine whether thegiving of responsible affects the interest and learning outcomes of villain students in learning physics class XI IPA 1 Madrasah Aliyah Syekh Yusuf. This type of research is a single-subject experimental research using the A-B design. This study only usesone student as the research subject, and students who are the subject are students in the villain category (naughty). Students who are classified as villains are obtained from the criteria listed in several instruments used such as interview guidelines and sociometry to get subjects with the villain category. Based on the results of the analysis with descriptive analysis using graphical analysis, the average percentage of interest and learning outcomes for the baseline phase is 26.5% and 59.9%. Meanwhile, the average percentage of interest and learning outcomes for the intervention phase was 92.5% and 86.5%. It can be seen that the average in the baseline phase, namely the conditions that have not implemented the treatment in the form of providing responsibly for student interest and learning outcomes is very low compared to the intervention phase, namely the conditions for giving responsibility. So it can be concluded that responsible giving affects the interest and learning outcomes of villain students