Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Bimbingan Teknis untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Madrasah pada Sekolah Ramah Anak dalam Menyusun Strategi Efektif untuk Melatih Siswa dalam Kompetisi Sains Madrasah Ilmianih, Rizki; D, Darsikin; Saehana, Sahrul; M, Muslimin; S, Syamsu; Sani, Nurul Kami; Khuzaimah, Andi Ulfah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia/Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v5i2.3851

Abstract

This community service activity was carried out as an effort to improve the competence of madrasah teachers in developing science learning that is integrated with the values of the Qur'an and Hadith, as well as encouraging the creation of a child-friendly learning environment. The background of this activity is based on the fact that teachers still find it difficult to develop learning strategies that are able to connect scientific concepts with religious teachings, resulting in low student readiness to face academic competition at the madrasah level. The main objective of this program is to provide technical guidance to teachers so that they are more skilled in designing integrated learning, while also increasing student readiness to face national science competitions. This activity was carried out at MTsN 2 Palu, involving eight science teachers and Al-Qur'an and Hadith teachers, as well as 22 students in grades VII to IX. This activity was designed in five stages, namely needs analysis, development of integrated science modules, focused group discussions, teacher and student mentoring, and evaluation. The developed module contains five main science themes integrated with verses from the Qur'an and Hadith, and is used as the primary tool in learning. The results of the activity show that teachers have improved their skills in developing science and religion-based learning strategies, while students have benefited from increased motivation, confidence, and ability.
Pelatihan dan Pendampingan Model Pembelajaran Nobangan di SDN 15 Palu untuk Meningkatkan Pendidikan Karakter Sani, Nurul Kami; Khuzaimah, Andi Ulfah; Aras, Nurul Fitriah; Ilmianih, Rizki; Haryati, Haryati
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat: In-Progress
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v6i2.5746

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SDN 15 Palu untuk mengatasi menurunnya minat siswa terhadap permainan tradisional suku Kaili akibat dominasi permainan digital. Kondisi tersebut berdampak pada melemahnya nilai karakter dan identitas budaya siswa, sehingga diperlukan upaya inovatif untuk mengintegrasikan kearifan lokal dalam proses pembelajaran. Sebagai solusi, diimplementasikan model pembelajaran Nobangan yang berbasis permainan tradisional suku Kaili, yang berfungsi tidak hanya sebagai sarana pelestarian budaya, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan menyenangkan. Kegiatan program meliputi: (a) pelatihan guru dalam pengembangan modul pembelajaran berbasis Nobangan, sehingga guru mampu merancang perangkat ajar sesuai kebutuhan kelas; (b) pendampingan penerapan model Nobangan di kelas, yang menunjukkan peningkatan partisipasi siswa dan kemampuan guru dalam memanfaatkan permainan tradisional sebagai media edukatif; serta (c) pengembangan media pembelajaran digital berupa video untuk mendukung implementasi lebih luas. Untuk keberlanjutan, direncanakan sosialisasi hasil program kepada pihak sekolah, guru dan siswa, agar model ini dapat terintegrasi ke dalam kebijakan sekolah. Hasil sementara menunjukkan perkembangan positif, ditandai dengan meningkatnya antusiasme siswa, keterlibatan guru yang lebih aktif, serta tumbuhnya kesadaran bersama akan pentingnya pelestarian budaya lokal.