Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir Normal pada Bayi Ny. Y Junianti, Risna; Tenri Abeng, Andi; S, Suryanti
Window of Midwifery Journal Vol. 3 No. 1 (Juni, 2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.422

Abstract

Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) tahun 2015 mencatat 2,7 juta bayi di antaranya meninggal selama 28 hari pertama kehidupan. Kematian neonatal menjadi penyebab utama yaitu sebesar 45% atau 19 kematian per 1.000 kelahiran hidup. Bayi baru lahir termasuk kategori normal jika lahir pada usia kehamilan aterm, dengan presentasi belakang kepala yaitu ubun-ubun kecil, melewati vagina tanpa dibantu oleh alat apapun, berat badan lahir berkisar 2500 sampai dengan 4000 gram, memiliki nilai APGAR lebih dari 7 dan tidak mengalami kelainan kongenital. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan agar dapat melaksanakan asuhan kebidanan bayi baru lahir normal pada bayi Ny. Y di klinik Pratama BKIA Rakyat dengan penerapan manajemen asuhan kebidanan sesuai wewenang bidan. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode studi kasus manajemen asuhan kebidanan 7 langkah Varney dan catatan perkembangan dalam bentuk SOAP. Berdasarkan studi kasus pada bayi Ny. Y dengan bayi baru lahir normal tidak ditemukan adanya perbedaan antara teori dan kasus, yaitu bayi lahir dengan presentasi belakang kepala (ubun-ubun kecil), spontan, usia kehamilan 39 minggu 2 hari, berat badan lahir 3300 gram, nilai APGAR 8/10, keadaan fisik bayi secara head to toe baik dan hal ini sejalan dengan teori bayi baru lahir normal. Dengan penelitian ini, semua bidan diharapkan senantiasa berupaya untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan dalam melaksanakan pelayanan kesehatan yang lebih profesional.
Manajemen Asuhan Kebidanan Post Sectio Caesarea pada Ny. D dengan Nyeri Luka Operasi Yuslinda; Sundari; S, Suryanti; Sharief, Suchi Avnalurini
Window of Midwifery Journal Vol. 4 No. 1 (Juni, 2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.430

Abstract

Data UNICEF tahun 2019 terdapat 395.000 persalinan terjadi diseluruh dunia. Hampir setengah kelahiran ini diestimasikan berasal dari 8 negara diseluruh dunia yaitu, India, China, Nigeria, Indonesia, Amerika Serikat dan Republik Kongo. Data WHO tahun 2019 angka kematian ibu di dunia yaitu sebanyak 303.000 jiwa. Angka kematian ibu di ASEAN yaitu sebesar 235 per 100.000 kelahiran hidup. Masa nifas adalah masa di mulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir ketika alat kandungan kembali semula seperti sebelum hamil, yang berlangsung selama 6 minggu atau 42 hari. Pasien yang di kaji dalam laporan tugas akhir ini adalah Ny. D pengkajian dilakukan penggunakan asuhan kebidanan 7 langkah Varney dengan mengumpulkan data secara subjektif dan objektif dengan diagnosa aktual P4 A0 post partum sectio caesarea hari pertama dan nyeri luka sectio caesarea, diagnosa masalah potensial antisipasi terjadinya infeksi luka operasi dan tidak ada data yang mendukung untuk dilakukannya tindakan segera dan kolaborasi. Berdasarkan tinjauan pustaka, evaluasi dilakukan penulis mendapat kesenjangan antara teori dan studi kasus dan tidak terdapat masalah karena seluruh masalah pada Ny. D dapat teratasi dengan baik. Tujuan disusunnya laporan tugas akhir ini untuk memberikan asuhan kebidanan kepada Ny. D dengan nyeri luka operasi di Rumah Sakit Pelamonia Makassar. Dengan menggunakan manajeman asuhan kebidanan sesuai dengan wewenang bidan. Penelitian ini, bidan dapat menerapkan manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan prioritas masalah pasien secara menyeluruh sehingga tindakan yang akan dilakukan bidan dapat dipertanggung jawabkan berdasarkan metode ilmiah
Manajemen Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir pada Bayi Ny. F dengan Bayi Berat Lahir Rendah Ilham, Rahmatunissa; Kurnaesih, Een; S, Suryanti
Window of Midwifery Journal Vol. 2 No. 2 (Desember, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.772

Abstract

Bayi baru lahir disebut juga dengan neonatus merupakan individu yang sedang bertumbuh dan baru saja mengalami trauma kelahiran serta harus dapat melakukan penyesuaian diri dari kehidupan intrauteri ke kehidupan ekstra uteri. Bayi lahir normal adalah bayi yang lahir dalam presentasi belakang kepala melalui vagina tanpa memakai alat bantu, pada kehamilan genap 37-42 minggu, dengan berat badan lahir 2.500-4.000 gram, nilai APGAR lebih dari 7 dan tanpa cacat bawaan. Bayi berat lahir rendah adalah bayi baru lahir yang berat badannya kurang dari 2.500 gram tanpa memandang masa gestasi. Bayi berat lahir rendah diklasifikasikan menjadi 2 yaitu prematur (kurang bulan) dan dismatur (cukup bulan) yang diuraikan sebagai berikut : a. Prematur murni (kurang bulan) adalah neonatus dengan usia kehamilan kurang dari 37 minggu dan mempunyai berat badan yang sesuai dengan masa kehamilan atau disebut juga neonatus preterm/BBLR/SMK. b. Dismatur (IUGR) adalah bayi lahir dengan berat badan kurang dari berat badan seharusnya untuk masa kehamilan diakibatkan bayi mengalami reterdasi pertumbuhan intrauterin dan merupakan bayi yang kecil masa kehamilannya. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk memberikan gambaran dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dalam memberikan asuhan kebidanan pada Bayi Berat Lahir Rendah dengan menerapkan manajemen asuhan 7 langkah varney. Pencegahan kejadian Bayi Berat Lahir Rendah yaitu mendorong kesehatan remaja putri, memperbaiki status gizi ibu hamil, menghentikan kebisaan merokok, meningkatkan pemeriksaan kehamilan minimal 4 kali, rutin mengkonsumsi tablet Fe, menjaga jarak antara kehamilan paling sedikit 2 tahun serta mengurangi kegiatan yang melelahkan fisik semasa kehamilan.
Relationship Between Age and Education of Women of Fertile Age with Participation in Long-Term Contraceptive Methods Amin, Erna; Hayuning Tiyas, Ajeng; Anwar, Yulianti; S, Suryanti; Anita, Nur
Genius Journal Vol. 5 No. 1 (2024): GENIUS JOURNAL
Publisher : Inspirasi Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/gj.v5i1.366

Abstract

Objective: The aim of this research is to determine the relationship between age and education and the decision of women of childbearing age (WUS) to become MKJP family planning acceptors in Mamuju District. Method: This research is quantitative research with a cross-sectional method. Data collection techniques include questionnaires. The data analysis used was univariate analysis and bivariate analysis with the chi square statistical test. Result: The results of research based on the Chi Square Test show that there is a relationship between age (p value = 0.050) and education (p value = 0.017) and MKJP family planning participation. Conclusion: The results of this study explain that there is a relationship between age, education, and WUS participation in family planning programs using long-term contraceptive methods.
Asuhan Kebidanan Kompehensif pada Ny. S di RSIA Masyita Makassar Emisah, Nur; M, Azrida; S, Suryanti
Window of Midwifery Journal Vol. 6 No. 2 (Desember, 2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/mx856585

Abstract

Continuity of Care is a comprehensive and continuous approach to care for mothers and babies, from pregnancy, childbirth, postpartum, newborn care, and family planning services. Its primary goal is to optimally monitor the condition of the mother and baby, build a trusting relationship between the midwife and the mother, and improve the quality of midwifery care. The method used in providing midwifery care in this study is the midwifery management approach, which includes Varney's 7 steps and the SOAP method. Based on the results of research on Mrs. S's fourth pregnancy with an obstetric history without miscarriage, the pregnancy process was physiological, and no complications were found during the gestation period. During labor, Mrs. S gave birth spontaneously without experiencing complications. Mrs. S's baby was born spontaneously on February 3, 2025, at 22.20 WITA with a weight of 2,820 grams; the Apgar Score was recorded as 8/10. During Mrs. S's postpartum period, there were no danger signs at all that caused complications. Care for prospective family planning on February 7, 2025, the mother wanted to use the contraceptive implant before the postpartum period ended, namely March 4, 2025. All stages from pregnancy to family planning services took place normally without any complications. These findings are expected to be learning materials and input in improving the quality of midwifery services as a whole, from early pregnancy to family planning.
Analysis Of Factors Determining Supply Chain Resilience: A Study Of The Manufacturing Industry In Indonesia In The Era Of Global Volatility Andi Abrar Dirgahayu; Indra Yusba Permatasari; Suryanti Suryanti; Mahfudnurjamamuddin Mahfudnurjamamuddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7933

Abstract

The study analyzes the crucial determinant factors for enhancing Supply Chain Resilience (SCR) in Indonesia's manufacturing sector amidst the unprecedented era of Global Volatility (VUCA). The national manufacturing industry, which contributes significantly to the GDP yet remains heavily dependent on imported raw materials and is vulnerable to domestic logistical complexity, faces substantial risks from geopolitical tensions, macro-economic fluctuations, and technological disruptions. Traditional lean supply chain models have proven inadequate, making SCR an urgent strategic imperative for maintaining competitiveness and profitability. The main objective of this study is to identify the most effective determinant factors contributing to SCR development to ensure optimal resource allocation for companies. This research uses an explanatory quantitative approach, with data collection through structured questionnaires. Data analysis is performed using Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Squares (PLS) to test the relationships between five determinant constructs (Digital Capability/Visibility, Strategic Agility, Collaborative Relations, Redundancy & Diversification, and Government Policy Support) against Supply Chain Resilience (Y). Conceptual findings and preliminary analysis indicate that Visibility and Collaboration are fundamental proactive capabilities. Visibility, supported by technologies like IoT and big data analytics, is crucial for the Anticipation phase by providing real-time disruption signals from Tier-N suppliers. Conversely, Collaboration based on trust enables risk-sharing and rapid Adaptation, transforming fragmented supply chains into a cohesive ecosystem. Therefore, manufacturing companies are advised to prioritize investment in bridging the digital gap with lower-tier partners and strengthening relational capital to achieve sustainable resilience amidst global turbulence.
PELATIHAN PEMBUATAN DAN PENGOLAHAN PMT DARI PANGAN LOKAL BAGI KADER POSYANDU DALAM PENANGANAN KEK IBU HAMIL DI DESA TONASA Suryanti Sudirman; Nurlina Akbar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.1065-1069

Abstract

Kehamilan KEK merupakan kondisi ibu hamil dimana hasil pengukuran lingkar lengan atas (LILA) ibu lebih kecil dari 23,5 cm. Kekurangan energi kronis adalah keadaan ibu hamil yang mengalami kekurangan zat gizi menahun (kronis) yang mengakibatkan gangguan kesehatan pada ibu. Salah satu upaya agar gizi ibu hamil meningkat yakni dengan pemberian makanan tambahan (PMT). Pada kelompok ini hamil, pemberian makanan tambahan menjadi salah satu cara suplementasi makanan tambahan untuk ibu hamil KEK.  Desa Tonasa memiliki 25 ibu hamil diantaranya 5 orang ibu hamil (20%) yang mengalami KEK. Pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan agar kasus KEK ibu hamil dapat dicegah melalui pemberdayaan kader Posyandu dengan cara melakukan pendampingan kepada masyarakat agar dapat menjalankan kegiatan terkait dengan pemberian makanan tambahan pada ibu hamil. Pengabdian akan dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu sosialisasi terkait Gizi ibu hamil dan penanganan KEK pada ibu hamil, latihan membuat dan mengolah PMT dari pangan lokal, dan evaluasi kegiatan. Pretest diikuti 40 peserta dengan mengisi kuisioner yang terdiri dari 10 pertanyaan. Adapun hasil pretest yang dilakukan pada 40 peserta yaitu baik 6 orang (15%), cukup : 9 orang (22,5%), kurang 25 orang (62,5%). Sedangkan hasil posttest dari 40 peserta sebanyak 28 orang (70%) memiliki pengetahuan kategori baik sehingga dapat disimpulkan terjadi peningkatan pengetahuan yang dibuktikan dengan antusiasme peserta mengikuti kegiatan ini dapat lalu mempraktekkan resep yang telah diberikan. Perlu adanya program yang mengatur kegiatan edukasi gizi ibu hamil di posyandu dengan memberdayakan kader Posyandu