Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM MELAKUKAN SKRINING ANTENATAL DETEKSI DINI TINGKAT RESIKO KEHAMILAN MENGGUNAKAN KSPR Susilawati, Elly; Yanti, Yanti; Alza, Yessi; Anjar, Agus
EBIMA : Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): Ebima: Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan resiko tinggi adalah kehamilan yang mengancam Kesehatan dan kesejahteraan ibu dan janinnya. Kondisi seperti ini mengharuskan untuk mendapatkan perawatan dari tenaga Kesehatan terlatih dan khusus (National Institutes of Health, 2017). Kehamilan dianggap beresiko tinggi bila ada potensi komplikasi yang dapat mempengaruhi ibu, bayi, atau keduanya. Tujuan Kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader posyandu dalam melakukan skrining deteksi dini resiko tinggi dalam kehamilan. Metode pelaksanaan pengabmas yang dilakukan berupa pelatihan bagi kader dalam bentuk pembekalan materi, demonstrasi dan praktik cara pengisian KSPR sebagai alat deteksi dini skrining ANC resiko tinggi dalam kehamilan dan evaluasi penerapan di lapangan. Tempat pelatihan dilakukan di kantor desa dan kegiatan praktik cara pengisian KSPR diadakan pada Posyandu. Hasil yang didapatkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta, yaitu dari rata-rata nilai 45 menjadi rata-rata 70 melalui pretest dan posttest, dan terdapat peningkatan kemampuan kader dalam pengisian KSPR yaitu dari rata-rata 40 menjadi rata-rata 65. Disarankan kepada kader posyandu di Desa Ranah Singkuang agar dapat rutin melakukan skrining deteksi dini resiko tinggi pada kehamilan dengan menggunakan KSPR pada saat hari buka posyandu dan pada saat pelaksaan kelas ibu hamil.
High simple carbohydrate intake and its impact on growth biomarkers and stunting risk in early childhood Alza, Yessi; Restusari, Lily; Hayati, Aslis Wirda; Hapsari, Agustina Indri; Purwaningsih, Dewi
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 10, No 4 (2025): December
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v10i4.2682

Abstract

Stunting in early childhood remains a major public health issue in developing countries, including Indonesia. In addition to undernutrition, excessive intake of simple carbohydrates may disrupt the endocrine pathways crucial for linear growth. This study examined the association between simple carbohydrate consumption and growth biomarkers insulin-like growth factor 1 (IGF-1), leptin, and growth hormone as predictors of stunting risk in children aged 12–36 months of age. A cross-sectional observational study was conducted with 250 children from urban and rural settings. Dietary intake was assessed using a validated 24-hour recall, and biomarker levels were measured using ELISA. The results showed an average daily energy intake of 1,350 kcal, with 65% derived from carbohydrates, predominantly simple sugars and refined starches. Stunted children exhibited significantly lower concentrations of IGF-1, leptin, and growth hormone (p < 0.01), with strong inverse correlations between simple carbohydrate intake and biomarker levels (r = –0.45 for IGF-1; r = –0.38 for growth hormone [GH]). Multiple regression analysis confirmed that a higher intake of simple carbohydrates significantly predicted lower biomarker levels and reduced height-for-age z-scores (HAZ). These findings highlight the importance of dietary quality, emphasizing the need to reduce simple carbohydrate intake to support hormonal balance and optimal linear growth in early childhood.