Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Spiritual Perception and Attitude Toward Spiritual Care Competence Among Nursing Students A. Adriana Amal; Syamsiah Rauf; Saldi Yusuf
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 4 No 4 (2022): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.358 KB) | DOI: 10.37287/ijghr.v4i4.1347

Abstract

Spiritual care competence is one of the important competencies that must be developed in nursing students in the educational process. Perception, attitude and spiritual competence are the main factors which will help nurses in providing patient's spiritual needs. This study aimed to see the relationship between spiritual perception and attitude toward spiritual competence in nursing students. Using quantitative descriptive with a cross sectional approach, the data was collected from 222 respondents obtained by purposive sampling technique. The Spiritual Care Competency Scale (SCCS) questionnaire was used to assess spiritual care competence, the Spiritual Attitude and Involvement List (SAIL) to assess spiritual attitude, and the Spirituality and Spiritual Care Rating Scale (SSCRS) to assess spiritual perception. Data were analyzed using the Spearman test. The findings revealed a positive relationship between spiritual perception and attitude, and spiritual care competence with a significance value of <0.0001. Spearman's correlation values ​​were respectively 0.692 with a strong correlation strength and 0.565 with a moderate correlation strength. In conclusion, there is a correlation in a positive direction between spiritual perception and attitude, and the competence of spiritual care in nursing students.
Persepsi Pasien terhadap Implementasi Keselamatan Pasien yang Dilindungi Perawat: Analisis Syamsiah Rauf; Nur Hidayah; Nurul Khusnul Khotimah; A.Adriana Amal
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i1.675

Abstract

Keselamatan pasien merupakan bagian penting dari asuhan keperawatan yang masih membutuhkan perhatian. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis persepsi pasien terhadap pelaksanaan pasien safety oleh perawat. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif. Sampel didapatkan dengan menggunakan tekhnik purposive sampling. Data dikumpulkan dari 67 pasien di rumah sakit Labuang Baji Makassar dengan menggunakan instrument pasien safety yang valid dan reliabel. Penelitian ini telah lulus uji etik dari komite etik FKIK UIN Alauddin Makassar. Hasil penelitian menunjukkan penerapan keselamatan pasien di rumah sakit berdasarkan persepsi pasien dalam kategori kurang sebanyak 55,9 % dan kategori baik 44,1%. Dari analisis perdomaian didapatkan domain yang memiliki rata-rata penerapan keselamatan pasien yang tertinggi yaitu pada domain pencegahan resiko jatuh (3,50), benar lokasi, benar pasien, dan benar prosedur pembedahan (3,45), pengurangan resiko infeksi (3,43), peningkatan keamanan obat (3,41) dan yang paling rendah identifikasi pasien dan komunikasi efektif (3,37).  Hal ini menunjukkan penerapan keselamatan pasien di rumah sakit masih perlu ditingkatkan.
PENGARUH HEALTH EDUCATION TERHADAP PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA: The Influence of Health Education on Adolescent Reproductive Health Knowledge Helmi Juwita; Surya Prihatini; Andi Adriana Amal; Saldi Yusuf; Sumarmi
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 9 No. 1 (2023): JIKep | Februari 2023
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v9i1.1409

Abstract

Pendahuluan : Reproductive health education atau pendidikan kesehatan reproduksi merupakan pendidikan yang sangat penting dilakukan khususnya pada usia remaja termasuk di sekolah. Pendidikan yang diberikan tidak hanya tentang seks, namun penting untuk pendidikan tentang perawatan organ reproduksi remaja maupun pengenalan penyakit-penyakit reproduksi. Namun, tidak semua remaja sudah memiliki pengetahuan tentang kesehatan reproduksi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh health education terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di SMKN 2 Makassar. Metode: Peneitian ini menggunakan desain pre experimental design dengan one group pre-post test design dengan teknik pengambilan sampel nonprobability sampling kemudian dianalisis menggunakan uji paired t tes. Hasil: Terdapat pengaruh health education terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi remaja setelah diberikan health education tentang kesehatan reproduksi yang ditunjukkan dengan nilai P value = 0.001 dengan nilai mean pre test (8.00) dan post test (8.53) Kesimpulan: Health education memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di SMKN 2 Makassar.  
EKSPLORASI SIKAP PERAWAT LULUSAN BARU TERHADAP KOMPUTER DALAM PELAYANAN KESEHATAN: Exploration of the Newly Graduated Nurses’ Attitude towards Computers in Healthcare Saldi Yusuf; Andi Adriana Amal; Sumarmi
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 9 No. 1 (2023): JIKep | Februari 2023
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v9i1.1454

Abstract

Pendahuluan : Penggunaan teknologi dalam pelayanan kesehatan saat ini berkembang pesat, di Indonesia telah dikeluarkan kebijakan tentang aturan penggunaan rekam medis elektronik di seluruh layanan kesehatan. Perawat memiliki peluang yang signifikan dalam proses adopsi dan implementasi sistem informasi kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap perawat lulusan baru terhadap penggunaan komputer dalam pelayanan kesehatan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 65 orang yang dikumpulkan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan gambaran PATCH pada perawat lulusan baru terbagi menjadi dua kategori yaitu feels comfortable 50 (76.9%) dan confident 15 (23.1%). Rerata skoring untuk setiap item PATCH yang terdiri dari 50 pernyataan ditemukan tertinggi yang menyatakan computer merupakan alat bantu yang sangat bermanfaat (1.88), selanjutnya dalam bidang kesehatan, computer dapat menyimpan banyak dokumen, ingin menjadi mahir dalam menggunakan computer dengan nilai mean (1.85). Kesimpulan: Sikap perawat lulusan baru terhadap penggunaan komputer pada layanan kesehatan yakni positif dengan kategori merasa nyaman dalam menggunakan aplikasi yang user-friendly dan percaya diri dengan kemampuan menggunakan berbagai program komputer. Hal ini dapat berdampak pada proses penyusunan strategi pengembangan sumber daya manusia kesehatan dalam institusi pelayanan kesehatan
Brain Gym Effectively Reduces Anxiety in School- and Preschool-Aged Children in Hospitals Arbianingsih Arbianingsih; Huriati Huriati; Syarifah Musnayni; Nuravia Afiifah; A. Adriana Amal
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 24 No 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v24i3.1013

Abstract

Hospitalization-induced anxiety in children can impede healing and lengthen hospitalization. As such, appropriate interventions are needed to reduce their anxiety during hospitalization. For example, brain exercise has been shown to reduce anxiety in children in diverse settings and developmental stages. This study was performed to compare the effect of brain exercise on anxiety in hospitalized school-and preschool-aged children. A pre-experimental pre/ posttest design was used, and 32 children were selected by consecutive sampling. Brain gym was given twice a day for 2 consecutive days. Data were collected from school-aged children by using a modified Zung Sel-Rating Anxiety Scale and Tailor Manifest Anxiety Scale and from preschoolers by utilizing a modified Hamilton Anxiety Rating Scale observation sheet. Wilcoxon test results showed that brain gyms were effective in reducing anxiety in school-aged children (p = 0.016) and preschoolers (p = 0.006). Movements during brain exercises could activate the neocortex and parasympathetic nerves that can ease psychic and physical tension. Therefore, brain gym can be an effective intervention to decrease anxiety in preschoolers and school-aged children.Abstrak Brain Gym Efektif Menurunkan Kecemasan Pada Anak Usia Sekolah dan Pra Sekolah di Rumah Sakit. Kecemasan akibat rawat inap pada anak dapat menghambat penyembuhan dan memperpanjang rawat inap. Dengan demikian, intervensi yang tepat diperlukan untuk mengurangi kecemasan mereka selama dirawat di rumah sakit. Misalnya, latihan otak telah terbukti mengurangi kecemasan pada anak-anak dalam berbagai pengaturan dan tahap perkembangan. Penelitian bertujuan untuk membandingkan pengaruh senam otak terhadap kecemasan pada anak usia sekolah dan pra-sekolah yang dirawat di rumah sakit. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimen pre/ posttest, dan 32 anak dipilih dengan sampel konsekutif. Senam otak diberikan dua kali sehari selama dua hari berturut-turut. Data yang dikumpulkan dari anak-anak usia sekolah menggunakan modifikasi Zung Sel-Rating Anxiety Scale dan Tailor Manifest Anxiety Scale, sedangkan data anak-anak prasekolah menggunakan lembar observasi modifikasi Hamilton Anxiety Rating Scale. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa senam otak efektif menurunkan kecemasan pada anak usia sekolah (p = 0,016) dan anak prasekolah (p = 0,006). Gerakan pada saat senam otak dapat mengaktifkan neokorteks dan saraf parasimpatis yang dapat meredakan ketegangan psikis dan fisik. Oleh karena itu, senam otak dapat menjadi intervensi yang efektif untuk menurunkan kecemasan pada anak prasekolah dan usia sekolah. Kata Kunci: kecemasan, prasekolah, senam otak, usia sekolah
Analisis Kepuasan Pasien di Instalasi Gawat Darurat di Masa Pandemi Covid-19 A. Adriana Amal; Saldi Yusuf; Helmi Juwita; Ilham Zulfikar
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14109

Abstract

Patient satisfaction is the most important indicator in the quality of hospital services. This study aims to see an overview of patient satisfaction in emergency departments during a pandemic. This research is a quantitative descriptive study involving 210 patients at the Jaury Jusuf Putra Academic Hospital during a pandemic. Data about the level of satisfaction is collected by filling out a questionnaire. The collected data were analyzed descriptively in the form of frequency and percentage. The results of the analysis showed that 73.8% of patients were satisfied with the doctor-patient relationship, 70% of patients were satisfied with the speed of service and 77.6% of patients were satisfied with the clarity of information. The most dominant dimension of patient satisfaction is in terms of clarity of information. It was concluded that in general, the patients were satisfied with the services provided by the hospital.Keywords: patient satisfaction; service; emergency departments; during the Covid-19 pandemic ABSTRAK Kepuasan pasien merupakan suatu indikator paling penting dalam kualitas pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kepuasan pasien di instalasi gawat darurat di masa pandemik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 210 pasien di Rumah Sakit Akademis Jaury Jusuf Putra pada masa pandemik. Data tentang tingkat kepuasan dikumpulkan melalui pengisian kuesioner. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif berupa frekuensi dan persentase. Hasil analisis menunjukkan bahwa 73,8% pasien merasa puas dengan hubungan antara dokter-pasien, 70% pasien merasa puas dengan kecepatan pelayanan dan 77,6% pasien merasa puas dengan kejelasan informasi. Dimensi kepuasan pasien paling dominan pada segi kejelasan informasi. Disimpulkan bahwa secara umum, para pasien puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit.Kata kunci: kepuasan pasien; pelayanan; instalasi gawat darurat; masa pandemi Covid-19
6-KADS (KUTCHER ADOLESCENT DEPRESSION SCALE) VERSI BAHASA INDONESIA: ADAPTASI ALAT UKUR Mutmainnah Sari; Arbianingsih Arbianingsih; Syisnawati Syisnawati; Andi Adriana Amal
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 8 No 3 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v8i3.18452

Abstract

Objective:  The purpose of this study was to adapt the Kutcher Adolescent Depression Scale (6-KADS) measuring instrument.Methods:  The process of adaptation and translation of the Indonesian version of the KADS measurement was carried out according to the procedure for adopting cross-cultural measuring instruments according to Sousa & Rojjanasrirat (2011), namely through 5 stages.Results:  Based on trials on 30 students in Makassar, the reliability coefficient value was 0.75 (reliable). The validity test using the Pearson correlation sig (2-tailed) obtained the value of each item showing a significance value greater than the r table (0.361), which indicates that each question item has good validity. Thus, the results of the adaptation of the 6-item version of the KADS measurement tool can be used in Indonesian adolescents to quickly and easily measure depression in adolescents. This research is still carried out in a small sample, so it is hoped that it can be developed with larger samples. This adapted questionnaire can then be applied in screening for depression in adolescents quickly and easily. Conclusion:  The KADS questionnaire is still underused in Indonesia, and an adapted Indonesian translated version has yet to be available. Therefore the results of this study will provide the final results of a valid and reliable questionnaire which can then be used.
EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN ONLINE TEAM GAME TOURNAMENT DAN E-GALLERY WALK DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR JARAK JAUH PADA MAHASISWA KEPERAWATAN: The Effectiveness of Online Team Game Tournament and e-Gallery Walk learning methods in increasing Distance learning Motivation in Nursing Students Yusuf, Saldi; Kurniawati; Amal, Andi Adriana
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 10 No. 1 (2024): JIKep | Februari 2024
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v10i1.1914

Abstract

Pendahuluan: Motivasi belajar mahasiswa masih menjadi persoalan yang penting untuk ditingkatkan. Pada masa pandemi bahkan sampai post-pandemi saat ini, pembelajaran jarak jauh sudah menjadi kebiasaan baru bagi mahasiswa keperawatan demi tetap mencapai tujuan pembelajaran. Beberapa metode yang dapat digunakan diantaranya adalah model pembelajaran Cooperative Learning Team Game Tournament dan e-Gallery Walk. Masalah dalam penelitian ini yaitu rendahnya motivasi belajar jarak jauh yang mempengaruhi keaktifan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Tujuan: penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas metode pembelajaran Online Team Game Tournament dan e-Gallery Walk dalam meningkatkan motivasi belajar jarak jauh mahasiswa keperawatan. Metode: merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan pre-eksperimen (posttest only with control group design) Variabel penelitian ini adalah motivasi belajar mahasiswa setelah mengikuti model pembelajaran Online Team Game Tournament dan e-Gallery Walk. Sampel berjumlah 22 yang didapatkan dengan teknik purposive sampling yang terbagi menjadi dua kelompok. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen motivasi belajar mahasiswa. Hasil: dengan analisis independent T-Test menunjukkan nilai p value 0.112 atau p value < 0.05 yang menunjukkan tidak ada perbedaan motivasi belajar pada model pembelajaran E-Gallery walk dengan model pembelajaran Online Team Game Tournament. Nilai signifikansi Levene’s test 0.770 yang berarti varians data kedua kelompok sama.  Motivasi belajar mahasiswa pada mata kuliah sistem informasi keperawatan dengan  materi telenursing sebagian besar pada kategori baik setelah melalui proses pembelajaran dengan model e-Gallery walk maupun Online Team Game Tournament. Kesimpulan: kedua metode ini efektif dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Model e-Gallery walk dan Online Team Game Tournament ini dapat menjadi pilihan dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh.
Optimalisasi Orientasi Pasien Baru dengan Metode video Hidayah, Nur; Amal, A.Adriana; Rauf, Syamsiah; Fajrianti, Masyita
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2024): September
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v4i03.313

Abstract

Orientasi penerimaan pasien baru merupakan titik penting dalam pertukaran informasi yang mendukung keselamatan, kenyamanan, dan pemahaman pasien selama di rumah sakit. Namun, pelaksanaannya belum optimal di rumah sakit dikarenakan waktu yang dibutuhkan dalam pelaksanaannya. Pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan orientasi pasien baru dengan pendampingan kepada perawat dalam pelaksanaanya dengan metode video. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendampingan implementasi orientasi pasien baru. Adapun peserta pada kegiatan pengabdian ini berjumlah 1 kepala ruangan dan 14 perawat di ruangan Ar-raodah 1 RSUD Haji Makassar. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dilaksanakan pada tanggal 27 Mei 2024. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan pelaksanaan orientasi pasien baru dengan metode video.
Dukungan Pelayanan dengan Pemenuhan Kebutuhan Spiritual Pasien di Ruang Perawatan Kritis Yustilawati, Eva; Amal, A.Adriana; Khotimah, Nurul Khusnul; Rosdatun, Rosdatun
An Idea Health Journal Vol 5 No 01 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v5i01.365

Abstract

Fulfillment of patients' spiritual needs is crucial in the nursing care process. Therefore, nurses, as the front line in providing nursing care, need to perform care holistically, including biological, psychological, social, and spiritual needs of patients. The purpose of this research is to determine the factors related to the fulfillment of patients' spiritual needs in the critical care unit of Labuang Baji Hospital, Makassar. The method used is quantitative with a cross-sectional approach. The population in this study is 63 respondents, consisting of 56 samples, using a cluster random sampling technique. The results of the study, using the Spearman rho test, obtained a p-value of 0.014, which means that the better the service support, the better the fulfillment of patients' spiritual needs in the hospital. To ensure the fulfillment of patients' spiritual needs, service support must be improved. Additionally, spiritual care training will enhance the soft skills of nurses in critical care in fulfilling spiritual needs