Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

STUDI LITERATUR: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Musdalipa, Musdalipa; Anwar, Sitti Aisyah
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jad.v8i2.3316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh strategi pembelajaran aktif terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu review literatur yang dilakukan dengan teknik analisis tematik berbagai artikel nasional yang terbit sejak tahun 2021. Dari pencarian artikel yang relevan, diperoleh 7 artikel yang memenuhi kriteria. Berdasarkan kajian terhadap 7 artikel yang relevan tersebut, ditemukan bahwa strategi pembelajaran aktif seperti Active Knowledge Sharing, Small Group Discussion, dan Giving Question and Getting Answer mampu meningkatkan hasil belajar siswa dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Strategi ini juga terbukti mendorong keterampilan berpikir kritis, meningkatkan motivasi, serta memperkuat keterlibatan siswa dalam proses belajar. Hasil kajian ini mendukung pentingnya implementasi pembelajaran aktif di sekolah dasar sebagai bagian dari transformasi pembelajaran sesuai Kurikulum Merdeka. Disarankan agar guru dan pihak sekolah lebih optimal dalam menerapkan strategi ini secara berkelanjutan dan kontekstual sesuai kebutuhan siswa. 
STUDI LITERATUR: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Musdalipa, Musdalipa; Anwar, Sitti Aisyah
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jad.v8i2.3316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh strategi pembelajaran aktif terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu review literatur yang dilakukan dengan teknik analisis tematik berbagai artikel nasional yang terbit sejak tahun 2021. Dari pencarian artikel yang relevan, diperoleh 7 artikel yang memenuhi kriteria. Berdasarkan kajian terhadap 7 artikel yang relevan tersebut, ditemukan bahwa strategi pembelajaran aktif seperti Active Knowledge Sharing, Small Group Discussion, dan Giving Question and Getting Answer mampu meningkatkan hasil belajar siswa dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Strategi ini juga terbukti mendorong keterampilan berpikir kritis, meningkatkan motivasi, serta memperkuat keterlibatan siswa dalam proses belajar. Hasil kajian ini mendukung pentingnya implementasi pembelajaran aktif di sekolah dasar sebagai bagian dari transformasi pembelajaran sesuai Kurikulum Merdeka. Disarankan agar guru dan pihak sekolah lebih optimal dalam menerapkan strategi ini secara berkelanjutan dan kontekstual sesuai kebutuhan siswa. 
Using Duolingo Application to Increase Students’ Vocabulary in the English Learning Process Musdalipa, Musdalipa; Farahdiba, Syarifah; Asriati, Asriati
Journal of Excellence in English Language Education Vol 4, No 3, July (2025): Journal of Excellence in English Language Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FBS UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/joeele.v4i3, July.76615

Abstract

This study aims to assess whether the Duolingo application is effective in increasing students’ vocabulary in the English learning process. A pre-experimental study design using a quantitative method was used. 32 pupils from class VII-1 made up the sample, which was chosen by simple random sampling. Pre- and post-questionnaires were used to collect the data. The null hypothesis (HO) was rejected and the alternative hypothesis (HA) was accepted when the data analysis showed that students' vocabulary increased significantly when they used the Duolingo application, as evidenced by a t-test value smaller than P (0.000 < 0.05). Therefore, it was determined that the Duolingo program at SMP Negeri 10 Bantimurung's class VII-1 efficiently expands students' vocabulary during the English learning process.
Wawasan Al-Qur’an Tentang Etos Kerja Musdalipa, Musdalipa; Musafir, Musafir
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 12: November 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i12.3219

Abstract

Etos kerja merupakan perilaku kerja yang bernilai positif pada keyakinan yang disertai dengan komitmen kerja yang baik. Penelitian ini membahas terkait wawasan al-Qur’an tentang etos kerja. Adapun tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui etos kerja dalam al-Qur’an dan relevansinya dalam meningkatkan produktivitas kerja bagi seorang muslim atau yang beragama Islam. Metode penelitian ini yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan analis data menggunakan metode tafsir tematik dan deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah; etos kerja dalam al-Qur’an yaitu setiap manusia yang memiliki etos kerja yang tinggi yang dilandasi tauhid, maka kualitas kerjanya akan meningkat dan menyerahkan seluruh hidupnya kepada Allah swt. Dan relevansi ayat-ayat etos kerja al-Qur’an dalam meningkatkan produktivitas kerja yaitu menganjurkan untuk setiap orang bekerja dengan baik agar hidupnya dan keluarganya dapat terpenuhi.
Pengaruh Tingkat Pendidikan Terhadap Angka Perceraian Tahun 2020 di Pengadilan Agama Kabupaten Pinrang Musdalipa, Musdalipa
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 9: Agustus 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i9.4983

Abstract

This research discusses the implementation of the Independent Curriculum in an effort to improve the quality of education in Indonesia. The Merdeka Curriculum was introduced as a learning model that gives teachers and students the freedom to develop abilities and skills through a project approach and intracurricular activities. This research aims to explore the experience of implementing the Merdeka Curriculum in several schools, evaluate its impact on the quality of learning, and offer recommendations to improve its effectiveness. The research method used is literature study (Library Research). Research findings show that the Merdeka Curriculum makes a positive contribution to the development of students' skills, understanding of concepts and character values. However, the challenges faced include the readiness of schools to implement this curriculum evenly and the availability of adequate resources. This research provides recommendations for education policy to increase support for schools in implementing the Independent Curriculum effectively, as well as to develop more concrete guidelines and strategies to support quality education in Indonesia.
Implementasi Pembelajaran Berbasis Proyek Dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMK Negeri 1 Palopo Musdalipa, Musdalipa
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 4: Maret 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i4.8338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di SMK Negeri 1 Palopo. PjBL merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pada penyelesaian proyek nyata sebagai sarana untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, yang melibatkan siswa dan guru yang terlibat dalam penerapan PjBL. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen yang terkait dengan pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PjBL berhasil meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, dengan adanya peningkatan dalam kemampuan siswa untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menyusun argumen yang logis. Siswa juga lebih aktif berpartisipasi dalam diskusi dan kolaborasi kelompok, serta lebih percaya diri dalam menyampaikan pendapat dan ide. Selain itu, tantangan yang dihadapi selama penerapan PjBL meliputi pengelolaan waktu dan keterbatasan sumber daya. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMK, serta dapat dijadikan acuan bagi sekolah-sekolah lain dalam mengimplementasikan PjBL untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa.
TATHBĪQU THARĪQAT AL TAQLĪD WA AL TAHFĪZ LI TARQIYAT HIFZ AL MUFRADᾹT AL THULLᾹB BI AL MADRASAH AL TSANᾹWIYAH AL HUKŪMIYAH 1 BATANG HARI JAMBI Mizan, Khairul; Musdalipa, Musdalipa
Al Mi'yar: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol 6 No 2 Oktober 2023
Publisher : STIQ Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v6i2.2135

Abstract

Using appropriate methods in the teaching and learning process can make it easier for teachers to convey the knowledge they have. The proper technique for learning vocabulary is mimicry and memorization. This method is used by teachers at MTSN 1 Batang Hari Jambi. the application of this method is combined with the use of image media. Therefore, this research aims to analyze the application of the mimicry and memorization method in vocabulary learning, with the aim of understanding the application of the mimicry and memorization method in vocabulary learning at MTSN 1 Batang Hari, the supporting and inhibiting factors, and the impact of its application. This research is qualitative research with a descriptive approach. The data in this research was collected using three techniques, namely observation, interviews, and documentation. The data was analyzed using the Miles and Huberman model. The results of this research show that the application of this method is carried out in several ways, namely: the teacher reads the vocabulary several times by pointing to the picture on the whiteboard, and the students are only asked to listen after the students can understand the language then the teacher rereads it and is followed by all the students, after The teacher asks several students to read and is followed by other students and the teacher slowly covers the vocabulary and pictures on the whiteboard until the students have memorized them. The application of this method is supported by several factors, namely competent teachers, student focus, student activities, and learning media. Apart from that, there are inhibiting factors, namely facilities and infrastructure, student competence, and interests. Applying this method has a positive impact on vocabulary mastery and learning motivation. However, it has a partial effect on student learning outcomes.
COMPLIANCE OF MULTI DRUG THERAPY (GOVERNMENT PROGRAMS) IN LEPROSY AT PUSKESMAS KAMONJI PALU CITY Rahman, Abd; Napirah, Muh Ryman; Musdalipa, Musdalipa
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2018)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v9i2.106

Abstract

Background & Objective: Recently, disease leprosy is still a health problem in Indonesia with a very high prevalence, i.e. 17.025 cases. The objective of this research was to find out the relationship between knowledge, attitude, family support, and health workers performance toward medication adherence. Material and Method: This research was analytic survey with cross sectional approach, then sampling technique is done by total sampling, i.e. 46 lepers. Data analyzed analytically included univariate and bivariate analysis, at the level of 95%. Result: Chi square test describe that there was a relationship between knowledge (p = 0.002), attitude (p = 0.000), family support (p = 0.001), and the role of health workers (p = 0.004), with the medication adherence. Regular treatment is very important for the lepers to get the cure.. Conclusion: Knowledge, attitude, family support, and the role of health workers have a significant relationship with the medication adherence.
Penyesuaian Diri Dan Daya Juang Pada Mahasiswa Asing Thailand di Samarinda Musdalipa, Musdalipa
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 8, No 4 (2020): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v8i4.5574

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran penyesuaian diri dan daya juang pada mahasiswa asing Thailand di lingkungan akademik IAIN Samarinda. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara mendalam. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini berjumlah tiga orang. Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisa model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga subjek dalam penelitian ini memiliki penyesuaian diri yang berbeda-beda. Subjek EL memiliki penyesuaian diri yang baik pada aspek memiliki hubungan interpersonal yang baik. Subjek MR memiliki penyesuaian diri yang baik pada aspek kelekatan. Sedangkan subjek SL memiliki penyesuaian diri yang baik pada aspek kelekatan. Pada variabel daya juang ketiga subjek berbeda-beda. Subjek EL memiliki aspek daya juang yang baaik pada Endurance. Subjek MR tidak memiliki daya juang yang baik. Subjek SL memiliki daya juang yang baik pada aspek control, reach.
Edukasi penggunaan aromaterapi peppermint oil untuk meningkatkan kualitas tidur pada pasien dengan riwayat stroke Musdalipa, Musdalipa; Sibulo, Megawati; Mas’ud, Alfian
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 12 (2026): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v5i12.2396

Abstract

Background: Stroke is the second leading cause of death worldwide after heart disease and is a serious neurological problem with a high prevalence, including in Indonesia. The majority of cases are ischemic strokes, which cause brain tissue damage and complications such as sleep disturbances due to post-lesion neurological deficits. These sleep disturbances are often accompanied by anxiety and insomnia, reducing the patient's quality of life. Non-pharmacological efforts such as aromatherapy with essential oils, particularly peppermint oil, are recommended because they are non-invasive, safe, and effective in reducing anxiety and improving sleep quality through their action on the brain's limbic system. Therefore, aromatherapy-based educational interventions are important to support the rehabilitation of stroke patients at the primary healthcare level, such as community health centers. Purpose:To provide knowledge and understanding regarding the administration of peppermint oil aromatherapy as a non-pharmacological effort to improve sleep quality in patients with a history of stroke. Method: This activity was conducted on December 16, 2025, at the Bajoe Community Health Center in Bone Regency, South Sulawesi, involving 20 stroke patients selected through purposive sampling. The material was delivered using lecture and practice methods, followed by evaluation using pre-test and post-test questionnaires to assess knowledge enhancement regarding the use of peppermint oil aromatherapy to reduce anxiety and improve sleep quality in stroke patients. Results: The majority of participants were aged 40–50 (12 people) (60%), followed by 5 (25%) aged 51–60, and 3 (15%) aged 61–70, with a predominance of women (17 people) (85%). Pre-test results showed that most participants experienced moderate to severe anxiety. However, after education and practice, significant changes occurred, with 50% of participants experiencing mild anxiety and only 20% remaining in the severe to very severe category. Conclusion: Education regarding the use of peppermint oil aromatherapy can increase stroke patients' knowledge and reduce anxiety levels, which impact sleep quality. The majority of participants who initially experienced moderate to severe anxiety experienced a reduction in their anxiety levels to mild after receiving the education. Therefore, it can be concluded that this non-pharmacological intervention is effective as a complementary therapy for stroke patients during recovery. Suggestion: Continued efforts are needed to implement complementary therapies such as peppermint oil aromatherapy in primary healthcare facilities, particularly community health centers (Puskesmas), as part of an education program for patients with a history of stroke. Keywords: Health therapy; Peppermint oil aromatherapy; Sleep quality; Stroke Pendahuluan: Stroke merupakan penyebab kematian kedua di dunia setelah penyakit jantung dan menjadi masalah neurologis serius dengan prevalensi tinggi, termasuk di Indonesia. Mayoritas kasus berupa stroke iskemik yang menimbulkan kerusakan jaringan otak dan komplikasi berupa gangguan tidur akibat defisit neurologis pasca-lesi. Gangguan tidur ini sering disertai kecemasan dan insomnia sehingga menurunkan kualitas hidup pasien. Upaya non-farmakologis seperti aromatherapy dengan minyak esensial, khususnya peppermint oil, direkomendasikan karena bersifat non-invasif, aman, dan efektif dalam menurunkan kecemasan serta meningkatkan kualitas tidur melalui mekanisme kerja pada sistem limbik otak. Oleh karena itu, intervensi edukasi berbasis aromatherapy menjadi penting untuk mendukung rehabilitasi pasien stroke di tingkat pelayanan kesehatan dasar seperti puskesmas. Tujuan: Memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai pemberian aromatherapy peppermint oil sebagai upaya non-farmakologis untuk meningkatkan kualitas tidur pada pasien dengan riwayat stroke. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan pada 16 Desember 2025 di UPT Puskesmas Bajoe Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan dengan melibatkan 20 pasien stroke yang dipilih melalui purposive sampling. Materi disampaikan menggunakan metode ceramah dan praktik, kemudian dilakukan evaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan menggunakan aromatherapy peppermint oil dalam menurunkan tingkat kecemasan dan meningkatkan kualitas tidur pasien stroke. Hasil: Mayoritas peserta berusia 40–50 tahun sebanyak 12 orang (60%), diikuti usia 51–60 tahun sebanyak 5 orang (25%), dan usia 61–70 tahun sebanyak 3 orang (15%), dengan dominasi perempuan sebanyak 17 orang (85%). Hasil pre-test menunjukkan sebagian besar peserta mengalami kecemasan sedang hingga berat, namun setelah diberikan edukasi dan praktik mengenai terjadi perubahan signifikan, di mana 50% peserta mengalami kecemasan ringan dan hanya 20% yang masih berada pada kategori berat hingga sangat berat. Simpulan: Edukasi mengenai penggunaan aromatherapy peppermint oil mampu meningkatkan pengetahuan pasien stroke sekaligus menurunkan tingkat kecemasan yang berdampak pada kualitas tidur. Mayoritas peserta yang semula mengalami kecemasan sedang hingga berat mengalami penurunan tingkat kecemasan menjadi dalam kategori ringan setelah diberikan penyuluhan, sehingga dapat disimpulkan bahwa intervensi non-farmakologis ini efektif sebagai terapi komplementer pada pasien stroke di masa pemulihan. Saran: Diperlukan upaya berkelanjutan dalam penerapan terapi komplementer seperti aromatherapy peppermint oil di fasilitas kesehatan tingkat pertama, khususnya puskesmas, sebagai bagian dari program edukasi pasien dengan riwayat stroke.