Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PESAN DAKWAH AKHLAK DALAM FILM MERINDU CAHAYA DE AMSTEL (ANALISIS SEMIOLOGI FERDINAND DE SAUSSURE) Dwiyanti, Damra; Jumarlis, Mila; Muhtar
SHOUTIKA Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Shoutika
Publisher : Rumah Jurnal STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jkpi.v4i2.1132

Abstract

Penelitian ini fokus pada pesan dakwah akhlak yang terkandung dalam film “Merindu Cahaya De Amstel”. Maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah apa saja pesan dakwah akhlak dalam film Merindu Cahaya De Amstel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja pesan dakwah akhlak yang terkandung dalam film “Merindu Cahaya De Amstel” dan bagaimana pesan itu tergambar pada adegan maupun dialog dalam film “Merindu Cahaya De Amstel” sehingga makna dari pesan dakwah akhlak dapat tersampaikan kepada penonton. Jenis penelitian yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan analisis semiologi. Unit analisis penelitian ini adalah potongan-potongan gambar, teks, suara, atau bunyi- bunyian yang terdapat dalam film “Merindu Cahaya De Amstel”. Jenis data objek penelitian ini ialah data primer dan data sekunder. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode semiologi Ferdinand de Saussure dengan dua tahap yakni penanda (signifier) dan petanda (signified).Hasil penelitian ini menunjukkan pesan dakwah akhlak yang terkandung dalam film “Merindu Cahaya De Amstel” di antaranya: Pesan dakwah akhlak kepada Allah terdapat pesan dakwah taubat, tawakkal, dan ikhlas. Kemudian pesan dakwah akhlak kepada sesama manusia terdapat pesan dakwah tolong menolong, saling memaafkan dan mengucapkan salam. Implikasi dari penelitian ini adalah kepada penggemar film, diharapkan dapat lebih selektif dalam memilih film sebagai media hiburan yang tidak hanya menghibur tetapi juga mendidik dan dapat menambah wawasan dan pemahaman kepada pembaca dalam bidang ilmu keagamaan khususnya mengenai pesan-pesan dakwah akhlak serta dapat menjadi referensi bagi mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam khususnya yang melakukan penelitian mengenai pesan dakwah, film, semiologi, dan analisis Ferdinand de Saussure. Kata Kunci: Pesan Dakwah, Akhlak, Film, Analisis Semiologi.
POLITIK UANG DALAM PEMILU DAN PEMILIHAN Yusuf, Azry; Namruddin, Respaty; Mirfan, Mirfan; Jumarlis, Mila; Mahka, Muh. Fachrur Razy
Indonesian Journal of Legality of Law Vol. 7 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Legality of Law, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ijlf.v7i1.5342

Abstract

Penelitian ini menganalisis fenomena politik uang (money politics) dalam konteks pemilu dan pemilihan di Indonesia. Politik uang merupakan praktik pemberian insentif material, baik berupa uang maupun barang, kepada pemilih dengan tujuan mempengaruhi preferensi politik mereka. Fenomena ini sering terjadi dalam berbagai tahap pemilu, mulai dari masa kampanye hingga hari pemungutan suara. Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor-faktor penyebab, mekanisme pelaksanaan, serta dampaknya terhadap kualitas demokrasi dan integritas pemilu. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui studi literatur, wawancara dengan pakar politik, dan analisis regulasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa politik uang didorong oleh lemahnya penegakan hukum, rendahnya kesadaran politik masyarakat, serta kultur politik transaksional yang mengakar. Dampaknya meliputi delegitimasi hasil pemilu, penguatan oligarki politik, dan degradasi kualitas kepemimpinan yang terpilih. Penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi, peningkatan literasi politik, dan penegakan hukum yang lebih tegas di Indonesia. sebagai langkah strategis untuk meminimalkan praktik politik uang dalam pemilu. This study examines the phenomenon of money politics in the context of elections in Indonesia. Money politics refers to the practice of providing material incentives, such as cash or goods, to voters with the aim of influencing their political preferences. This phenomenon often occurs at various stages of the electoral process, from the campaign period to election day. The study aims to understand the driving factors, implementation mechanisms, and impacts on the quality of democracy and electoral integrity. Using a qualitative approach, data were collected through literature reviews, interviews with political experts, and analysis of relevant regulations. The findings reveal that money politics is driven by weak law enforcement, low political awareness among citizens, and deeply rooted transactional political culture. Its impacts include the delegitimization of election results, reinforcement of political oligarchies, and degradation of the quality of elected leadership. This study recommends strengthening regulations, improving political literacy, and enforcing stricter laws as strategic measures to minimize money politics practices in Indonesian elections.
Identification of Gallus Domesticus and Joper Chicken Meat Types Using Glcm Combined With K-NN Method Mila Jumarlis; Mirfan
Inspiration: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 14 No. 2 (2024): Inspiration: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer AKBA Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35585/inspir.v14i2.98

Abstract

Native and Joper chickens are types of chickens whose meat is difficult to distinguish in terms of texture and color. The aim of this study is to develop an information system capable of detecting the type of chicken meat (native or Joper) based on image analysis using the Gray Level Co-Occurrence Matrix (GLCM) method combined with the K-Nearest Neighbour (K-NN) algorithm. In this research, 200 training data samples were used to extract color and texture features and perform calculations using five GLCM parameters (energy, entropy, homogeneity, contrast, and correlation) with four texture distribution directions: 0°, 45°, 90°, and 135°. Classification was then conducted to determine the type of chicken meat using the K-NN algorithm. The results of this study include a system capable of identifying chicken types based on meat, specifically distinguishing between Joper chicken meat and native chicken meat. The system consists of two main processes: calculating gray-level co-occurrence values and determining proximity using the K-Nearest Neighbor algorithm. Based on testing results, the system can perform detection using the GLCM and K-NN methods with an accuracy rate of 80%, as evaluated by 8 out of 10 respondents in this study.
IMPLEMENTASI ALGORITMA FISHER RANDOM RANGE PADA PEMBUATAN GAME PENGENALAN SUKU INDONESIA BERBASIS ANDROID JUMARLIS, MILA
Jurnal INSTEK (Informatika Sains dan Teknologi) Vol 3 No 2 (2018): OCTOBER
Publisher : Department of Informatics Engineering, Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1849.346 KB) | DOI: 10.24252/instek.v3i2.6007

Abstract

Indonesia terkenal dengan keanekaragaman dan keunikannya. Keragaman ini terlihat dalam berbagai seni sebagai hasil dari kebudayaan daerah di Indonesia, seperti halnya dalam bentuk nyanyian dan tarian. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan  mengimplementasikan sebuah game edukasi menebak suku di Indonesia  berbasis android dengan algoritma fisher random range. Metodologi yan digunakan pada penelitian ini adalah metode UML (unified Modeling Lenguage) Sedangkan algoritma yang digunakan fisher random range yang fungsinya  merandom atau acak map. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah mobile game  yang berjudul game 2d pengenalan “ Suku Indonesia “ berbasis android menggunakan fiisher ramdom range. Melalui game yang bertema petualangan sebagai salah satu bentuk cara untuk mempermudah pengenalan suku-suku  yang ada di Indonesia. Kata Kunci : game 2D, fisher random range, unified Modeling Lenguage, Android
IMPLEMENTASI ALGORITMA A* PADA GAME EDUKASI PUZZLE TENTANG JENIS PERAHU TRADISIONAL BERBASIS ANDROID JUMARLIS, MILA
Jurnal INSTEK (Informatika Sains dan Teknologi) Vol 5 No 1 (2020): APRIL
Publisher : Department of Informatics Engineering, Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.341 KB) | DOI: 10.24252/instek.v5i1.13688

Abstract

Puzzle merupakan permainan mengatur gambar, dimana gambar yang terhambur, dicoba disusun dan dihubungkan kembali menjadi sebuah gambar/view yang utuh dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang perahu-perahuyang ada di Sulawesi Selatan agar dapat mwemberikan wawasan kepada masyarakat. Algoritma yang digunakan dalam menyelesaiakan permasalahan tersebut adalah A Star. Untuk desain penelitian yang digunakan adalah UML(Unifeid Modeling Language) yang terdiri dari Ussecase Diagram, Activitya diagram, Sequence Diaghram, Java dan Adobe Flash Professiona adalah Bahasa Pemrograman yang digunakan pada sistem ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa game edukasi ini memberikan manfaat dan kemudahan dalam belajar mengenal jenis-jenis perahu yang ada di sulawesi selatan, maka pembelajaran tentang perahu di Sulawesi Selatan jadi lebih efektif dan lebih objektif dan dengan menggunakan metode A Star akan mengacak objek dan kuis yang ada pada dame puzzle  tersebut sehingga lebih menarik bermain puzzle. Kata Kunci: A Star, Edukasi, Puzzle,Perahu
IMPLEMENTASI ALGORITMA DOUBLE EXPONENTIAL SMOOTHING PADA SISTEM PERAMALAN PERSEDIAAN BARANG JUMARLIS, MILA
Jurnal INSTEK (Informatika Sains dan Teknologi) Vol 5 No 2 (2020): OCTOBER
Publisher : Department of Informatics Engineering, Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1102.486 KB) | DOI: 10.24252/instek.v5i2.16369

Abstract

Forecasting merupakan teknik memperkirakan/memprediksi nilai barang pada masa yang akan datang dengan memperhatikan data sebelumnya secara statistik. Penelitian ini bertujuan Memberikan kemudahan dalam menentukan jumlah barang yang harus disediakan untuk Mengoptimalkan persediaan stok barang. Algoritma yang digunakan pada penelitian ini adalah Double Exponential Smoothing . Untuk desain penelitian yang digunakan adalah UML (Unifeid Modeling Language) yang terdiri dari Ussecase Diagram, Activitya diagram, Sequence Diaghram. Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem forecasting dengan Algoritma Double Exponential Smoothing  memudahkan  pengambilan keputusan dalam menentukan berapa jumlah barang yang harus disediakan dan Memudahkan pelaporan jumlah penjualan barang. Kata Kunci: Forecasting, Duoble Exponential Smoothing
MENGGUGAT SISTEM REAKTIF: KAJIAN DISKUALIFIKASI CALON DALAM PUTUSAN MK PILKADA 2024 DAN KEBUTUHAN REFORMULASI HUKUM PEMILU Yusuf, Azry; Namruddin, Respaty; Mirfan, Mirfan; Jumarlis, Mila; Mahka, Muh. Fachrur Razy
Indonesian Journal of Legality of Law Vol. 7 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Legality of Law, Juni 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ijlf.v7i2.6311

Abstract

Pemilu di Indonesia pascareformasi masih menghadapi tantangan serius, khususnya pada tahap pencalonan yang kerap diwarnai pelanggaran administratif strategis dan tidak ditangani secara tuntas oleh lembaga pengawas. Kondisi ini memaksa Mahkamah Konstitusi (MK) menjalankan fungsi korektif setelah pemungutan suara, menciptakan jurang kelembagaan antara Bawaslu sebagai pengawas administratif dan MK sebagai pengadil hasil. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kelemahan sistem reaktif dalam penyelesaian sengketa pemilu serta menawarkan model integratif antara Bawaslu dan MK guna mendorong koreksi dini atas pelanggaran administratif yang berdampak konstitusional. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis-normatif dan yuridis-empiris, dengan data primer berupa putusan MK terkait diskualifikasi calon pada Pilkada 2024, serta data sekunder dari peraturan, literatur akademik, dan wawancara pakar. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif, analisis isi, dan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 309 perkara yang diajukan ke MK, sebanyak 74,8% tidak dapat diterima karena alasan formil, sementara 11 perkara yang dikabulkan sebagian mengandung amar diskualifikasi calon akibat pelanggaran administratif dalam pencalonan. Temuan ini menyoroti lemahnya kapasitas koreksi dini oleh Bawaslu dan pentingnya reformulasi yurisdiksi MK serta penguatan kewenangan ajudikatif Bawaslu. Model integratif Bawaslu–MK yang ditawarkan dalam penelitian ini berpotensi membentuk sistem keadilan pemilu yang lebih proaktif, substantif, dan konstitusional. Post-reform elections in Indonesia continue to face serious challenges, particularly in the nomination stage, which is often marked by strategic administrative violations that remain unaddressed. This condition compels the Constitutional Court (Mahkamah Konstitusi/MK) to perform corrective functions after voting, creating an institutional gap between Bawaslu as the administrative supervisor and MK as the adjudicator of results. This study aims to examine the weaknesses of the reactive system in electoral dispute resolution and propose an integrative model between Bawaslu and MK to enable early correction of constitutionally significant administrative violations. The research applies both normative and empirical juridical approaches, using primary data from MK’s decisions on candidate disqualification in the 2024 regional elections (Pilkada) and secondary data from legislation, academic literature, and expert interviews. Data were analyzed using qualitative descriptive methods, content analysis, and comparative analysis. The findings reveal that out of 309 cases filed, 74.8% were dismissed on formal grounds, while 11 partially granted cases included candidate disqualifications due to administrative violations during the nomination phase. These results highlight Bawaslu’s inability to perform early correction effectively and emphasize the urgent need for jurisdictional reform of MK and the strengthening of Bawaslu’s adjudicative authority. The proposed integrative model offers the potential to establish a more proactive, substantive, and constitutional electoral justice system.
Naïve Bayes-Based Intelligent Model For Identification and Analysis of Learners' Intelligence Potential Jumarlis, Mila; Mirfan, Mirfan; Suardi M; Sharma, Vivek; R Mudalim, Nurhasana
Inspiration: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 15 No. 1 (2025): Inspiration: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer AKBA Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35585/inspir.v15i1.109

Abstract

Academic achievement, especially report card scores, is frequently the only factor used to evaluate a student's intelligence in education, ignoring other aspects, including kinesthetic, musical, interpersonal, and intrapersonal intelligence. This traditional method limits opportunities for students whose abilities are outside of typical academic disciplines, marginalizing them.  In order to close this gap, the current work is to: (1) develop a decision support system (DSS) that uses the Naïve Bayes approach to determine students' intelligence potential; and (2) integrate the method into the DSS to accomplish rigorous and precise identification. Using PHP and a MySQL database, the system was created utilizing the Unified Modeling Language (UML), which included use case, activity, sequence, and class diagrams. Because of its track record of handling labeled data and producing highly accurate probabilistic predictions, Naïve Bayes was chosen. To capture all of the learner characteristics, information was gathered through interviews and observation. Based on the results, the suggested method successfully recognizes various forms of intelligence and offers tailored learning suggestions that are in line with each student's abilities. The objective, effective, and data-driven approach to intelligence identification provided by this study helps educators create more inclusive and talent-oriented teaching methods. Ultimately, the model fortifies the paradigm of holistic education by guaranteeing that teaching practices are enriched by the recognition, cultivation, and integration of a variety of intelligences.
REPRESENTASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM WEDDING AGREEMENTH THE SERIES Waty, Nasrah; Jumarlis, Mila; Muhtar
SHOUTIKA Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Shoutika
Publisher : Rumah Jurnal STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jkpi.v5i1.1137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi nilai-nilai Islam yang terdapat dalam Wedding Agreement The Series. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kualitatif desktriptif dimana sumber datanya didapatkan dari sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teori semiotika Roland Barthes yang memaknai adegan, dialog, ekspresi dengan pemaknaan denotasi, konotasi dan mitos. Makna denotasi adalah makna sebenarnya, makna konotasi adalah makna yang tersembunyi, makna mitos adalah pemaknaan yang belum mendalam atau disebut dengan observasi kasar Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam Wedding Agreement The Series terdapat nilai-nilai Islam yang dibagi menjadi tiga aspek yaitu nilai akidah, nilai syariah dan nilai akhlak. Nilai akidah yakni meyakini bahwa ujian itu tanda Allah sayang pada hamba-Nya, yakin bahwa semua masalah ada jalan keluarnya, yakin bahwa semua yang terjadi adalah kehendak Allah. Nilai syariah adalah melaksanakan sholat, berpuasa, membaca Al-Qur’an, menikah karena ibadah, bakti kepada orang tua, taat pada suami, menjaga keluarga dari api neraka. Nilai akhlak yakni akhlak kepada Allah, akhlak kepada alam semesta, akhlak kepada sesama, akhlak kepada pasangan dan akhlak kepada keluarga.