Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

IMPLEMENTASI EXPERT ADVISOR DENGAN STRATEGI MARTINGALE TERMODIFIKASI MENGGUNAKAN INDIKATOR RSI DAN STOCHASTIC OSCILLATOR PADA PAIR GBP/AUD: STUDI KASUS AKUN MICRO XM DI METATRADER 5 Maulana, Ikhsan; Rahman, Haikal; Sirait, Dita Eka Pertiwi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menganalisis kinerja sistem trading otomatis(Expert Advisor - EA) untuk mengatasi kegagalan trader akibat manajemen dana yangburuk dan keputusan emosional di pasar volatil Brent Oil (XBRUSD). Sistem inimengintegrasikan metode Fixed Ratio Money Management (FRMM) dengan indikatorteknikal Parabolic SAR dan Commodity Channel Index (CCI). Menggunakan metodeResearch and Development (R&D) model Waterfall , EA dikembangkan di MetaTrader 5dan diuji pada time frame H1 dan H4. Strategi EA didasarkan pada sinyal reversal yangdikonfirmasi kondisi oversold/overbought CCI (<-100 atau >+100). Kinerja sistemdievaluasi melalui backtesting (Jan 2021 - Jan 2024) dan real-time testing (Agu-Sep 2025).Hasil penelitian menunjukkan diskrepansi kinerja yang signifikan. Backtestingmenunjukkan profitabilitas sangat tipis (Net Profit H4: $95.91) namun dengan stabilitastinggi (Max Drawdown H4: 0.04%). Sebaliknya, real-time testing selama satu bulan gagalmenghasilkan profit dan merugi (Net Profit H4: $-1.46). Akurasi sinyal terbukti rendahdengan Win Rate di bawah 50% (Backtest H4: 41.10%). Disimpulkan bahwa metodeFRMM tidak efektif karena mekanisme peningkatan lot tidak pernah aktif, profit yangdihasilkan tidak pernah mencapai ambang batas "Delta" ($500-$2000) yang dibutuhkan.Stabilitas tinggi pada backtest murni disebabkan oleh strategi sinyal yang sangat konservatif dan frekuensi trading yang sangat rendah (73 trades/3 tahun), bukan karenamanajemen risiko FRMM yang superior
PENGEMBANGAN SISTEM TRADING OTOMATIS DENGAN FIXED RATIO MONEY MANAGEMENT BERBASIS INDIKATOR PARABOLIC SAR DAN CCI PADATRADING BRENT OIL (XBRUSD) Faiz, Al; Rahman, Haikal; Siregar, Zulkarnain
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menganalisis kinerja sistem tradingotomatis (Expert Advisor - EA) untuk mengatasi kegagalan trader akibatmanajemen dana yang buruk dan keputusan emosional di pasar volatil Brent Oil(XBRUSD). Sistem ini mengintegrasikan metode Fixed Ratio Money Management(FRMM) dengan indikator teknikal Parabolic SAR dan Commodity Channel Index(CCI). Menggunakan metode Research and Development (R&D) model Waterfall, EA dikembangkan di MetaTrader 5 dan diuji pada time frame H1 dan H4. StrategiEA didasarkan pada sinyal reversal yang dikonfirmasi kondisi oversold/overboughtCCI (<-100 atau >+100). Kinerja sistem dievaluasi melalui backtesting (Jan 2021 -Jan 2024) dan real-time testing (Agu-Sep 2025). Hasil penelitian menunjukkandiskrepansi kinerja yang signifikan. Backtesting menunjukkan profitabilitas sangattipis (Net Profit H4: $95.91) namun dengan stabilitas tinggi (Max Drawdown H4:0.04%). Sebaliknya, real-time testing selama satu bulan gagal menghasilkan profitdan merugi (Net Profit H4: $-1.46). Akurasi sinyal terbukti rendah dengan Win Ratedi bawah 50% (Backtest H4: 41.10%). Disimpulkan bahwa metode FRMM tidakefektif karena mekanisme peningkatan lot tidak pernah aktif, profit yang dihasilkan tidak pernah mencapai ambang batas "Delta" ($500-$2000) yang dibutuhkan.Stabilitas tinggi pada backtest murni disebabkan oleh strategi sinyal yang sangatkonservatif dan frekuensi trading yang sangat rendah (73 trades/3 tahun), bukankarena manajemen risiko FRMM yang superior
PENGEMBANGAN EXPERT ADVISOR DENGAN OPTIMASI PARAMETER RSI DAN MACD PADA PAIR XAU/USD PADA PLATFORM METATRADER 5 Sianipar, Rosdintan Maria Melani; Rahman, Haikal; Siregar, Zulkarnain
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengoptimalkan Expert Advisor (EA) berbasis indikator Relative Strength Index ( RSI ) dan Moving Average Convergence Divergence ( MACD ) guna mengotomatisasi strategi perdagangan pada pasangan XAU/USD di platform MetaTrader 5 . Proses penelitian menggunakan pendekatan model Spiral yang meliputi tahap perencanaan, pengembangan, pengujian ( backtesting ), optimasi, serta validasi melalui out-of-sample dan real-time testing . Optimasi parameter dilakukan untuk memperoleh konfigurasi terbaik yang mampu meningkatkan profitabilitas, win rate , dan manajemen risiko dibandingkan dengan parameter default. Hasil backtesting menunjukkan bahwa EA dengan parameter yang dioptimalkan memberikan peningkatan signifikan pada kinerja trading , dengan rasio keuntungan yang lebih tinggi dan drawdown yang lebih rendah. Namun, hasil out-of-sample menunjukkan penurunan profitabilitas, yang mengindikasikan bahwa EA masih perlu disesuaikan untuk menghadapi kondisi pasar yang dinamis. Pengujian real-time selanjutnya menunjukkan performa yang stabil, meskipun dengan fluktuasi hasil akibat perubahan volatilitas harga emas. Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa proses optimasi parameter pada EA berbasis RSI dan MACD berpengaruh positif terhadap peningkatan akurasi sinyal dan efektivitas sistem perdagangan otomatis, meskipun diperlukan pengembangan lebih lanjut untuk mencapai kestabilan jangka panjang pada berbagai kondisi pasar
Dinamika Pasar Kosmetik Halal Di Sumatera Utara: Analisis Perspektif Konsumen Dan Strategi Produsen Nasution, Akmal Huda; Munthe, Salman; Adhitya, Wisnu Rayhan; Khaira, Imamul; Rahman, Haikal
EKSISBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan) Vol 9 No 2 (2025): EKSISBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan)
Publisher : STIES INDONESIA PURWAKARTA Dan MES PURWAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37726/xapnwq68

Abstract

The halal cosmetics industry is experiencing rapid growth, driven by increasing consumer awareness, particularly among Millennial and Gen Z consumers. This study aims to present a holistic analysis of the factors driving consumer purchase intention towards halal cosmetics in North Sumatra and to formulate the strategies implemented by producers in response to market dynamics. Employing an explanatory sequential mixed-methods design, the research combines a quantitative survey of 400 Millennial and Gen Z respondents with qualitative in-depth interviews with seven industry stakeholders. The quantitative analysis utilized Partial Least Squares-based Structural Equation Modeling (PLS-SEM), while the qualitative analysis employed thematic analysis. The results from the structural model analysis demonstrate that consumer purchase intention is strongly and directly influenced by two core psychological pillars: attitude toward halal products and consumer trust, with the model's predictive power reaching 72.4%. Positive attitude is significantly shaped by the individual's level of religiosity and adequate halal knowledge. Trust, conversely, is cultivated by consumer perception of product quality, positive brand image, and the formal assurance of halal certification. A crucial finding confirms that the influence of product quality and brand image on purchase intention is fully mediated by the trust variable. Halal cosmetic producers in North Sumatra acknowledge the dual market demands, where halal certification is a basic prerequisite, while superior product quality is a competitive necessity. Furthermore, digital marketing via influencers and electronic word-of-mouth (e-WOM) is highly effective in building brand image, yet it does not directly foster deep trust, indicating the fragility of digital reputation if not supported by strong product substance. The most significant operational challenge lies in maintaining the integrity and traceability of the halal supply chain from upstream to downstream. The main conclusion of this study is that success in the modern halal cosmetics market demands an integrated strategy that moves beyond regulatory compliance, focusing consistently on enhancing product quality and supply chain transparency to build authentic and sustainable consumer trust.