Articles
DAMPAK DARI PENGETAHUAN KONSUMEN MENGENAI KOSMETIK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK
Azzahra, Bunga;
Afriani, Anindita Lintangdesi
Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication Vol 2, No 1 (2021): Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.tuturlogi.2020.002.01.5
Seorang konsumen biasanya mencari informasi tentang produk yang akan mereka beli. Informasi tersebut tentang merek, kualitas, kuantitas, hingga harganya. Informasi yang konsumen dapatkan bisa memengaruhi cepat atau lambatnya konsumen dalam mengambil keputusan terhadap produk yang mereka inginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pengetahuan konsumen mengenai produk kosmetik terhadap durasi berpikir konsumen dalam membeli produk berdasarkan brand reputation, brand engagement, dan influencer. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner online yang disebarluaskan melalui media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) brand reputation berpengaruh signifikan dan positif terhadap decision making konsumen. 2) brand engagement berpengaruh signifikan dan positif terhadap decision making konsumen. 3) influencer berpengaruh signifikan dan positif terhadap decision making konsumen. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa influencer sangat berpengaruh terhadap decision making dengan menunjukkan hasil persentase terbesar, yakni 29,1%. Namun begitu, peran brand reputation dan brand engagement juga sangat mendukung untuk meningkatkan durasi berpikir konsumen dalam memutuskan produk kosmetik yang akan dibeli.
Komunikasi Bisnis Melalui Host Sebagai Opinion Leader Terhadap Interaktivitas Media Live Streaming
Azzahra, Bunga;
Afriani, Anindita Lintangdesi
Scriptura Vol. 14 No. 2 (2024): DECEMBER 2024
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9744/scriptura.14.2.128-138
Live streaming cukup populer di generasi muda. Hal ini dikarenakan live streaming memiliki fitur interaksi secara real-time. Live streaming saat ini juga dimanfaat sebagai sarana bisnis yang berbasis User Generated Content (UGC) yang memanfaatkan kreativitas pengguna dalam menciptakan konten yang kemudian hal tersebut bisa diakses oleh publik. Salah satu aplikasi yang mewadahi konten-konten tersebut adalah Nimo Tv. Nimo Tv merupakan aplikasi live streaming yang membebaskan penggunanya untuk menciptakan kontennya sendiri. Nimo Tv juga memberi peluang para host untuk menghasilkan ratusan hingga ribuan dollar per bulannya. Penonton dapat memberikan pertanyaan serta komentar yang dapat dilihat secara real-time oleh host maupun penonton yang lain. Fitur inilah yang digunakan oleh anak muda untuk memasukkan sisi komunikasi bisnis guna memperoleh tujuan bisnis berupa virtual gifts. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat lebih jauh tentang sejauh mana pengaruh host sebagai opinion leader terhadap interaktivitas pada media live streaming. penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang dikelola dengan SPSS. Data dikumpulkan melalui Google Form dengan total 100 sampel sesuai dengan kriteria responden dan membutuhkan 10 hari untuk mengumpulkan data. Penelitian ini menggunakan self determination theory sebagai acuannya. Fokus pada penelitian ini adalah melihat pengaruh host sebagai opinion leader terhadap interaktivitas pada aplikasi Nimo TV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi bisnis yang dilakukan host sebagai opinion leader berpengaruh terhadap interaktivitas pada media live streaming terutama Nimo Tv.
Clash of Champions Pada Ruangguru: Mendefinisikan Ulang Makna Prestasi Melalui Analisis Wacana Norman Fairclough
Wardani, Ayu;
Afriani, Anindita Lintangdesi
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 15 No 2 (2024): Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan (in progress)
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32505/hikmah.v15i2.10800
This study discusses how the shifting meaning of achievement and the process of commodification is represented in the game show Clash of Champions organized by the technology-based education platform Ruangguru. Using Norman Fairclough's critical discourse analysis, this research explores the relationship between discursive, social, and textual practices within the show. The findings indicate that the competition positions achievement as a commodity aligned with global market needs, utilizing the accomplishments of finalist figures, such as Shakira and Axel, as marketing tools, in line with Mosco's framework of commodification. Critical discourse analysis also reveals that the meaning of achievement has shifted from being seen as the result of individual hard work to being perceived as excellence in specific fields, such as logic and mathematics, which hold market value. Moreover, the figure of runner-up Axel Giofanny reinforces the narrative that achievement is framed as success in obtaining scholarships and continuing education at prestigious universities abroad. This study contributes to understanding how technology-based education platforms reshape social values through the construction of competition and achievement discourse while reflecting the power of social structures in reproducing the ideology of global capitalism.
Implementation of SDGs-Based Character Education: Building a Resilient Generation at Khalifah Elementary School Depok
Nidatya, Nurfarah;
Wardani, Ayu;
Afriani, Anindita Lintangdesi
GUYUB: Journal of Community Engagement Vol 6, No 2 (2025): Juni
Publisher : Universitas Nurul Jadid
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33650/guyub.v6i2.10932
Awareness of global issues, including the Sustainable Development Goals (SDGs), among primary school children remains relatively low, despite the importance of fostering sustainable development values from an early age. This limited understanding poses a significant challenge within the elementary education environment. In response to this issue, a community service program conducted by a team of lecturers from Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta at Khalifah Elementary School, Depok, aimed to enhance students’ awareness and comprehension of global issues encompassed within the SDGs framework.The program employed a combination of lectures, interactive discussions, and demonstrations to introduce key SDG themes, including poverty reduction, health and well-being, quality education, and climate action. Evaluation of the program’s impact was carried out through pre-test and post-test assessments. The results showed a significant improvement in students' understanding, with the average pre-test score being 31.72 and the average post-test score increasing to 53.79. These findings suggest that early educational interventions can play a valuable role in shaping children's perspectives on global challenges and fostering their potential contributions to achieving the SDGs..
PENGARUH KOMUNIKASI ELECTRONIC WORD OF MOUTH DAN CELEBRITY ENDORSER TERHADAP BRAND AWARENESS KONSUMEN BEAUTYHAUL
Rahma, Adinda Namira;
Afriani, Anindita Lintangdesi
Jurnal Ekonomi Kreatif dan Manajemen Bisnis Digital Vol 3 No 3 (2025): FEBRUARI
Publisher : Transpublika Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55047/jekombital.v3i3.871
Online shopping is currently in great demand by the public, especially for skincare and cosmetic products. With the presence of beauty e-commerce, it makes easier for people to find beauty products. There are several beauty e-commerce companies that have emerged in Indonesia, one of them is BeautyHaul. BeautyHaul is also the first beauty e-commerce presence in Indonesia. With competition between e- commerce, it is important for BeautyHaul to identify what factors can form brand awareness among the public. The factor that forms brand awareness is the use of marketing communications, one of them is electronic word of mouth. In addition, other factors that can form brand awareness by using celebrity endorsers. This study aims to determine the effect of electronic word of mouth communication and celebrity endorsers on brand awareness among BeautyHaul consumers in Indonesia. The research method used quantitative with convenience sampling technique. The population of this research is visitors to the BeautyHaul website in the fourth quarter of 2022. Then, the data was processed using the SPSS application statistical method with multiple linear regression tests. The results showed that 1) electronic word of mouth has an effect on brand awareness; 2) Celebrity endorsers have an effect on brand awareness; and 3) Electronic word of mouth and celebrity endorsers have an effect on brand awareness. Between two independent variables, the celebrity endorser has a stronger influence.
Clash of Champions Pada Ruangguru: Mendefinisikan Ulang Makna Prestasi Melalui Analisis Wacana Norman Fairclough
Wardani, Ayu;
Afriani, Anindita Lintangdesi
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 15 No 2 (2024): Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32505/hikmah.v15i2.10800
This study discusses how the shifting meaning of achievement and the process of commodification is represented in the game show Clash of Champions organized by the technology-based education platform Ruangguru. Using Norman Fairclough's critical discourse analysis, this research explores the relationship between discursive, social, and textual practices within the show. The findings indicate that the competition positions achievement as a commodity aligned with global market needs, utilizing the accomplishments of finalist figures, such as Shakira and Axel, as marketing tools, in line with Mosco's framework of commodification. Critical discourse analysis also reveals that the meaning of achievement has shifted from being seen as the result of individual hard work to being perceived as excellence in specific fields, such as logic and mathematics, which hold market value. Moreover, the figure of runner-up Axel Giofanny reinforces the narrative that achievement is framed as success in obtaining scholarships and continuing education at prestigious universities abroad. This study contributes to understanding how technology-based education platforms reshape social values through the construction of competition and achievement discourse while reflecting the power of social structures in reproducing the ideology of global capitalism.
Daya Tarik Iklan dan Kredibilitas Park Hyung Sik Terhadap Produk Avoskin
Amani, Fadhila;
Afriani, Anindita Lintangdesi
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Volume 24, No. 2 December 2025
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32509/wacana.v24i2.4450
The development of information and communication technology has given rise to new cultures that are starting to be recognized by the public. One of them is the Korean Wave phenomenon. Currently, many local beauty and facial care brands are utilizing this Korean Wave phenomenon by releasing advertisements starring Korean artists as celebrity endorsers on social media. One is Avoskin, which released an ad with celebrity endorser Park Hyung Sik on Instagram @avoskinbeauty. This study aims to determine whether there is an influence of advertising appeal (X1) and the credibility of celebrity endorser Park Hyung Sik (X2) on purchase intention in Avoskin products (Y) and how much it affects. The theory used is the Cognitive Response Theory by George E. Belch and Michael E. Belch. This research method is a survey method with an explanatory-type quantitative approach. The population in this study were followers of the @avoskinbeauty Instagram account, with a sample size of 100 people. This research uses nonprobability sampling with a purposive sampling method. Advertising appeal and the credibility of celebrity endorser Park Hyung Sik have a significant effect on purchase intention in Avoskin products, which is 74 percent while the remaining 26 percent.
Penyuluhan Pencegahan Tindakan KDRT berbasis Kesetaraan Gender bagi Masyarakat di Kelurahan Pondok Labu, Jakarta Selatan
Afriani, Anindita Lintangdesi;
Saraswati, Dini Putri;
Nidatya, Nurfarah;
Juned, Mansur
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 1 Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35931/ak.v6i1.5297
Penyuluhan Pencegahan Tindakan KDRT berbasis Kesetaraan Gender bagi Masyarakat di Kelurahan Pondok Labu, Jakarta Selatan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesetaraan gender dalam mencegah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, dilakukan koordinasi dengan pihak kelurahan serta penyusunan materi edukatif. Tahap pelaksanaan berupa penyuluhan dan diskusi dengan masyarakat yang difasilitasi oleh tim pengabdi bersama mitra lokal. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap isu KDRT dan kesetaraan gender, ditunjukkan oleh kenaikan skor rata-rata dari 76,3 menjadi 80,4. Selain itu, diskusi interaktif menunjukkan antusiasme peserta dan kebutuhan yang nyata atas informasi serta keterlibatan laki-laki dalam isu ini. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pencegahan KDRT berbasis kesetaraan gender serta menciptakan rumah tangga yang sehat dan adil.
Digitalisasi Ekowisata berbasis Komunitas pada Konten Instagram @tankaman.kaliurang
Afriani, Anindita Lintangdesi;
Aflaha, Fairuz Rafidah;
Rosyada, Amrina
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 15 No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35508/jikom.v15i1.9950
Ekowisata tengah menjadi bagian dari salah satu upaya pariwisata berkelanjutan berbasis komunitas lokal yang didukung pemerintah Indonesia. Media sosial Instagram menjadi pilihan destinasi ekowisata Tankaman Kaliurang untuk melakukan promosi digital. Adapun konten harus melibatkan karakteristik ekowisata berdasarkan International Ecotourism Society (TIES) agar wisatawan memahami tujuan ekowisata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik ekowisata TIES melalui konten promosi media sosial Instagram dengan metode analisis multimodalitas Kress dan van Leeuwen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten promosi media sosial Instagram @tankaman.kaliurang sudah menjelaskan makna representasional, interaktif, dan komposisional terkait karakteristik ekowisata berdasarkan TIES melalui konten promosi, edukasi, sejarah, dan pengetahuan dalam bentuk feed. Namun, masih diperlukan pelatihan pengelolaan konten promosi digital ekowisata bagi komunitas lokal dengan mengedepankan fitur digital media sosial agar tujuan pariwisata berkelanjutan melalui ekowisata dapat berkembang di era digitalisasi dan bersaing di era global.
Modus Konten Self-Harm Demi Gift Points Pada Aplikasi TikTok di Indonesia
Dede Suprayitno;
Nuril Ashivah Misbah;
Anindita Lintangdesi Afriani
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol. 10 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/jika.v10i1.11630
Fitur TikTok Live, memungkinkan pengguna dapat berinteraksi secara online. Bukan hanya itu, TikTokers yang melakukan live streaming bisa mendapat apresiasi dari para penonton berupa koin yang dapat dikonversi dengan nominal uang. Tapi sayangnya, untuk mendapat koin, TikTokers sering membuat konten kontroversial. Melalui teori presentasi diri (self-presentation theory), penulis menemukan adanya konten yang mengandung unsur melukai diri (self-harm) sebagai cara untuk mendapat perhatian. Hal tersebut nampak pada beberapa siaran langsung di TikTok Indonesia yang menampilkan perilaku seperti pemukulan benda keras di kepala sendiri. Bukan hanya itu, siaran langsung juga ada yang menampilkan konten gangguan makan berupa memakan makanan ekstrim atau menjijikan. Hal itu bisa memicu perubahan dan gangguan makan pada penonton. Penelitian bertujuan mengungkap seperti apa konten self-harm dan eating disorder yang umumnya muncul dalam TikTok Live. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka deskriptif. Data primer dalam penelitian digali melalui observasi lapangan dengan pengamatan langsung pada aktivitas pengguna TikTok. Sementara itu, pengumpulan data sekunder menggunakan studi literatur yang terkait penggunaan aplikasi TikTok. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas self-harm dan eating disorder dilakukan untuk menarik perhatian penonton. Perilaku presentasi diri lewat aksi kontroversial, mereka lakukan untuk gift-points. Terlihat dari komunikasi lisan maupun teks saat mereka melakukan siaran langsung