Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Phinisi Integration Review

PERSEPSI SISWA TERHADAP BUDAYA K-POP DI SMA NEGERI 13 MAKASSAR Amir, Arfenti; Qalby, Mochammad Neor Alim; Ilelapotoar, Trence; Iskandar, Abdul Malik
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i3.52716

Abstract

. This study aims to determine the spread of K-Pop culture among students of SMA Negeri 13 Makassar, and compare diffusion theory with technological developments. This study used qualitative reserch with informants, grade 2 students, sociology teachers, representatives to schools, and the community. The date collection techniques used direct observation, in-depth interviews, and docummentation. Data was analyzed by reducing data and drawing conclusions. Based on the results of the study showed that the factors that influence students of SMA Negeri 13 Makassar to get to know K-Pop culture were also very halpful and add  to the exprience in the era of increasingly advanced globalization. Researchers also found an impact in the process of spreading K-Pop culture in Indonesia. Especially students of SMA Negeri 13 Makassar, namly positive impacts and negative impacts. The positive impacts of K-Pop culture included adding new insights, being able to increase vocabulary, learning outside culture, relieving stress, and motivating  fans. While the negative impact was lack of intereset in learning, waste, making them focus more on outside culture, play more, spend quota to watch Korean dramas and play social media.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebaran budaya K-Pop di kalangan siswa SMA Negeri 13 Makassar, dan membandingkan teori difusi dengan perkembangan teknologi. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan informan siswa kelas XI, guru sosiologi, wakil kepala sekolah, dan masyarakat. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan mereduksi data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang mempengaruhi siswa SMA Negeri 13 Makassar untuk mengenal budaya K-Pop juga sangat membantu dan menambah pengalaman diera globalisasi yang semakin maju. Peneliti juga menemukan dampak dalam proses penyebaran budaya K-Pop di Indonesia, khususnya siswa SMA Negeri 13 Makassar yaitu dampak positif dan dampak negatif. Adapun dampak positif budaya K-Pop diantaranya menambah wawasan baru, dapat menambah kosakata, mempelajari budaya luar, menghilangkan stres, dan memberi motivasi terhadap para penggemar. Sedangkan dampak negatifnya adalah kurangnya minat belajar, pemborosan, membuat mereka lebih fokus ke budaya luar, lebih banyak bermain, menghabiskan kuota untuk menonton drama Korea dan bermain sosial media. 
ANALISIS REPRESENTASI KELAS SOSIAL DALAM FILM SNOWPIERCER (2013) DAN MANFAATNYA DALAM PEMBELAJARAN SOSIOLOGI DI SMA Kasim, Hasanudin; Nur, Hasruddin; Amir, Arfenti; Jalal, Jalal; Sriwahyuni, Sriwahyuni
Phinisi Integration Review Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v7i2.61334

Abstract

Abstract. This research aimed to analyze and describe the representation of social class in the Snowpiercer (2013) and its benefits to study sociology in senior high school. The type of approach in this research was a qualitative descriptive method with the Snowpiercer (2013) as the data source. The data collection technique used documentation technique. Data analysis was content analysis by applying the Miles and Huberman model. The research results show that the representation of social class was very dominant and played an important role in the plot and narrative of the Snowpiercer (2013), including: a) upper class vs lower class; b) exploitation and oppression; c) resistance and revolution; d) visual symbolism; e) upper class decadence; and f) manipulation of information. Then, the benefits of the Snowpiercer (2013) in studying sociology of senior high school including: visualizing social structure in learning material, visualizing social inequality in learning material, visualizing diversity and identity in learning, and visualizing rebellion and social change in learning.Abstrak.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan representasi kelas sosial dalam Snowpiercer (2013) dan manfaatnya dalam pembelajaran sosiologi di SMA. Jenis pendekatan pada penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif metode deskriptif analisis dengan objek Snowpiercer (2013) sebagai sumber datanya. Teknik pengumpulan data yaitu teknik dokumentasi. Analisis data adalah analisis isi dengan menerapkan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa representasi kelas sosial sangat dominan dan memainkan peran penting dalam plot dan narasi Snowpiercer (2013) antara lain: a) kelas atas vs kelas bawah; b) eksploitasi dan penindasan; c) perlawanan dan revolusi; d) simbolisme visual; e) dekadensi kelas atas; dan f) manipulasi informasi. Kemudian adapun manfaat Snowpiercer (2013) dalam pembelajaran sosiologi di SMA antara lain: memvisualisasikan struktur sosial dalam materi pembelajaran, memvisualisasikan ketimpangan sosial dalam materi pembelajaran, memvisualisasikan diversitas dan identitas dalam pembelajaran, dan memvisualisasikan pemberontakan dan perubahan sosial dalam pembelajaran.