Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENGENDALIAN RISIKO PROSES MOBILISASI TABUNG GAS BERTEKANAN DI PT UTAMA GAS MULTIPERKASA Noeryanto, Noeryanto; Janitra, Nico; Zulfikar, Iwan
IDENTIFIKASI Vol 11 No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i1.468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya dan mengevaluasi pengendalian risiko pada proses mobilisasi tabung gas bertekanan di PT Utama Gas Multiperkasa. Mobilisasi tabung gas bertekanan memiliki potensi bahaya yang signifikan dan memerlukan penanganan khusus untuk menjamin keselamatan pekerja serta lingkungan kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi lapangan, wawancara dengan pekerja terkait. Identifikasi bahaya dilakukan menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Controls (HIRADC), sementara evaluasi risiko menggunakan matriks risiko untuk menentukan tingkat risiko dari setiap bahaya yang teridentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan beberapa potensi bahaya utama dalam proses mobilisasi tabung gas bertekanan, antara lain kebocoran gas, ledakan, kejatuhan tabung, dan cedera muskuloskeletal pada pekerja. Pengendalian risiko yang ada meliputi penggunaan alat pelindung diri (APD), pelatihan keselamatan kerja, pemeriksaan rutin peralatan, serta implementasi prosedur kerja yang aman. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun PT Utama Gas Multiperkasa telah menerapkan beberapa langkah pengendalian risiko, masih terdapat system keselamatan memerlukan perbaikan. Rekomendasi yang diusulkan mencakup peningkatan program pelatihan, pembaruan prosedur kerja, dan implementasi sistem manajemen K3 yang lebih komprehensif untuk meningkatkan keselamatan dalam proses mobilisasi tabung gas bertekanan.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN RISIKO TERHADAP PEKERJAAN WELDING PADA BOTTOM KAPAL TONGKANG DI PT. MERANTI NUSA BAHARI Agustiani, Siti Nurul; Sipahutar, Merry Krisdawati; Noeryanto, Noeryanto
IDENTIFIKASI Vol 11 No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i1.469

Abstract

PT. Meranti Nusa Bahari merupakan perusahaan yang telah berkembang dan menjadi salah satu galangan kapal one-step-service. Perusahaan ini memiliki 4 kegiatan salah satunya adalah Welding SMAW (Shield Metal Arc Welding). Metode SMAW pada umumnya disebut las listrik karena merupakan suatu proses penyambungan logam dengan menggunakan tenaga listrik sebagai sumber panas. Salah satu upaya meminimalisir potensi bahaya dan risiko tinggi ialah perlunya suatu metode manajemen risiko seperti Hazard Identification Risk Assassment Risk Control (HIRARC). Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasional serta wawancara dengan jumlah informan sebanyak 6 orang terdiri dari 1 Safetyman, 2 Supervisior, 3 Pekerja Las. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari hasil penilaian risiko terdapat 54 potensi sumber bahaya yang memiliki 55 risiko yang didalamnya mencakup 27 risiko dengan kategori moderate yang memiliki presentase sebanyak 50%, 25 risiko dengan kategori high yang memiliki presentase sebanyak 45%, dan 3 risiko dengan kategori extreme yang memiliki presentase sebanyak 5%.
ANALISIS POSTUR KERJA MANUAL MATERIAL HANDLING PADA PENGANGKATAN PAKAN UDANG DI UD. SAMUDRA SARI BALIKPAPAN Simamora, Jose Hendrik Marulitua; Sipahutar, Merry Krisdawati; Noeryanto, Noeryanto
IDENTIFIKASI Vol 11 No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i1.471

Abstract

UD. Samudra Sari Balikpapan adalah sebuah usaha dagang yang bergerak di bidang budidaya udang jenis windu. Dalam beberapa tahapan proses pekerjaan tersebut yang paling sering dan harus dilakukan yaitu pemberian pakan pada udang. Untuk penelitian peneliti mengambil proses pengangkatan pakan udang, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko postur kerja dan tingkat keluhan muskuloskeletal pada pekerja pembenihan udang di UD. Samudra Sari Balikpapan dengan menggunakan metode NBM dan REBA. Berdasarkan hasil penelitian tingkat risiko postur kerja pada pekerja pengangkatan pakan dengan hasil pada pekerja 1 skor akhir 9 tingkat risiko 3 kategori risiko tinggi dan pada pekerja 2 skor akhir 8, tingkat risiko 3 kategori risiko tinggi. Dari hasil Nordic Body Map (NBM) pekerja 1 didapatkan hasil bahwa tingkat risiko dalam kategori tinggi dengan hasil skor yaitu 44 dan pekerja 2 didapatkan hasil bahwa tingkat risiko dalam kategori sedang dengan hasil skor yaitu 37. Hasil penelitian ini adalah pekerja di UD. Samudra Sari Balikpapan bekerja dengan postur tubuh yang tidak ergonomis yang dapat meningkatkan risiko MSDs.
IDENTIFIKASI RISIKO DAN PENGENDALIAN BAHAYA PEKERJAAN PENGELASAAN SMAW PADA PEMBUAYAN PAGAR DI CV. XYZ Tiara, Alda; Rusba, Komeyni; Noeryanto, Noeryanto
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.587

Abstract

CV.XYZ merupakan salah satu bengkel las yang bergerak dibidang manufaktur khususnya industri pembuatan pagar, kanopi, dll. Salah satu dalam peningkatan efisiensi tersebut tidak luput dari pekerjaan pengelasan Shielded Metal Acc Welding (SMAW). Mengingat pengelasan SMAW merupakan pekerjaan yang memiliki potensi bahaya dan risiko tinggi. Oleh kakrena itu peneliti perlu melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui potensi bahaya, tingkat risiko serya Tindakan pengendaliannya dengan menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment (HIRA) berdasarkan Australia/New Zealand Standards (ANZS) 4360. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan 4 orang juru las sebagai narasumber. Hasil penelitian ini terdapat beberapa tahap pengelasan SMAW yaitu menyiapkan benda kerja terdapat bahaya ergonomi dan bahaya fisik, persiapan mesin terdapat bahaya ergonomi,bahaya fisik, dan bahaya mekanik, pemasangan dan penyetelan peralatan las terdapat bahaya fisik, pengelasan terdapat bahaya ergonomi, bahaya fisik, bahaya kimia dan bahaya mekanik, membersihkan flux terdapat bahaya kimia dan bahaya mekanik, memindahkan benda kerja yang telah di las terdapat bahaya ergonomi, coveral material dengan glasswool terdapat bahaya kimia, housekeeping/membereskan area kerja terdapat bahaya ergonomi. Setelah diketahui bahaya didapatkan nilai risiko awal yaitu pada tingkat risiko sangat rendah adalah 3, risiko rendah berjumlah 7, risiko sedang berjumlah 10, dan risiko tinggi 8. Setelah diketahui nilai risiko awal pada proses pengelasan SMAW dilakukan tindakan pengendalian menggunakan hirarki pengendalian dan didapatkan nilai risiko akhir yaitu pada tingkat risiko sangat rendah adalah 1, risiko rendah berjumlah 2, risiko sedang berjumlah 5, dan risiko tinggi 4.
ANALISIS KESELAMATAN KIMIA DALAM PENGGUNAAN BOILER CHEMICAL WATER TREATMENT DI PT. FEEDBACK INFRA BALIKPAPAN Rusba, Komeyni; Pongky, Patunru; Siboro, Impol; Hardiyono, Hardiyono; Noeryanto, Noeryanto; Ramdan, Muhammad; Rezaldy, Muhammad; Wolo, Daniel
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2022): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v6i2.2180

Abstract

Keselamatan kimia adalah sebuah upaya dalam menciptakan kondisi aman dari pada bahaya dan resiko bahan kimia berbahaya keselamatan ini meliputi pengunaan bahan kimia sifat bahan kimia dan penyimpanan bahan kimia untuk tujuan mengetahui bahaya fisik kesehatan maupun lingkungan sehingga dapat mengambil perlindungan dan pencegahan dari bahaya kimia dengan menerapkan pengendalian administrasi, dan pengunaan alat pelindung diri. PT. Feedback Infra Balikpapan yang berada di kota balikpapan provinsi kalimantan timur adalah perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor jasa industri pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). PT. Feedback Infra Balikpapan mengoperasikan unit pengelolahan air boiler tempat dimana bahan kimia amonia (NH3) diimplementasikan dan disimpan. Pada area implementasi amonia (NH3) ada pada laboratorium uji dan doshing injeksi kimia lalu untuk penyimpanan amonia (NH3) ada pada gudang penyimpanan kimia. Pada penelitian ini peneliti membahas mengenai implementasi dan penyimpanan bahan kimia amonia (NH3) di pengelolahan air boiler PT. Feedback Infra Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dimana peneliti menggunakan lembar checklist mengenai kesesuaian implementasi dan penyimpanan bahan kimia amonia (NH3) dan pedoman wawancara untuk melakukan wawancara terhadap informan yang bertannggung jawab mengenai implementasi dan penyimpanan bahan kimia amonia (NH3). Dari hasil penelitian ditemukan bahwa kesesuaian untuk implementasi bahan kimia amonia (NH3) di laboratorium uji 50%, kesesuaian untuk penyimpanan bahan kimia amonia (NH3) di gudang penyimpanan kimia 66% kesesuaian untuk implementasi bahan kimia amonia (NH3) di doshing injeksi kimia 66% dengan total kesesuaian implementasi dan penyimpanan bahan kimia amonia (NH3) di pengelolahan air boiler PT. Feedback Infra sebesar 66% dengan kategori “cukup’.
Mengidentifikasi Sumber Pencemaran Air Limbah Di Tempat Kerja Adolf Liku, Adolf Liku; Mulya, Widya; Sari, Iin Pratama; Sipahutar, Merry K; Noeryanto, Noeryanto
EUNOIA Vol 1 No 1 (2022): Eunoia
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Water pollution is a condition caused by the input of pollutant loads/waste wastes in the form of gases, dissolved materials, and particulates. Pollutants that enter water bodies can be carried out through the atmosphere, soil, runoff from agricultural land, domestic, urban, industrial waste, and others (Effendi, 2003). Pollution occurs when there are materials in the environment that cause unexpected changes, whether physical, chemical, or biological. The target that we will achieve related to the implementation of this community service is to provide knowledge for workers who work in the company about the importance of the dangers of water and waste pollution. In addition, the output of the results of this service will be made into articles to be published in community service journals, the application of controlling water and waste pollution in the workplace.
CONTRACTOR SAFETY MANAGEMENT SYSTEM (CSMS) rusba, komeyni; Noeryanto, Noeryanto; Zulfikar, Iwan; Adolf Liku, James Evert; Pongky, Patunru; purwanti, Sri
EUNOIA Vol 1 No 2 (2022): Eunoia
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CSMS or Contractor Safety Management System is the documentation of a control mechanism in the form of a guide to ensure business standards in managing the performance of the Healthy Safety Environmental (HSE) of contractors. This system is used by the employer/owner in selecting contractors, supervising project implementation and evaluating the OHS system when the project has been completed. Therefore, it is necessary to introduce and create CSMS documents for contracting companies so that they can maintain work performance in the manufacturing industry, especially in oil and gas so as to increase business opportunities in the future. CSMS is a comprehensive system in the management of contractors from the planning stage to the execution of the work. The benefits of CSMS are CSMS Bridging the Company's OHSMS with the contractor's OHSMS, the Company provides requirements that must be met by OHSMS Contractor. For this reason, the company must have a good OHSMS, so that it can provide the basic framework for the development of the Contractor's OHSMS.
Sosialisasi Bahaya Bahan Kimia Pada Masyarakat Di Sekitar Pt. Waru Kaltim Plantation (Astra Agro Lestari Group) Zulfikar, Iwan; Rusba, Komeyni; Noeryanto, Noeryanto
EUNOIA Vol 2 No 2 (2023): Eunoia
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The socialization was carried out in the community around PT. Waru Kaltim Plantation by bringing pictures relating to the dangers of using chemical pesticides which were pasted on cardboard and explained one by one and then distributing flyers to the public. The result achieved is that people are more able to be aware of the dangers of chemicals, especially pesticides that are dangerous. The community has also understood the dangers or diseases caused by the dangers of chemicals, especially pesticides. Housewives around PT. Waru Kaltim Plantation has been able to observe the dangerous characteristics of pesticides.
ANALISIS TINGKAT BAHAYA BEKERJA DI KETINGGIAN DI AREA UNLOADER PT DERMAGA PERKASAPRATAMA BALIKPAPAN Zainal, Isradi Zainal; Monica, Dea Monica; Noeryanto, Noeryanto
IDENTIFIKASI Vol 5 No 2 (2019): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v5i2.93

Abstract

The purpose of this study is to analyze and find out the level of danger faced by workers in working activities at heights and efforts to control occupational safety and health at PT Dermaga Perkasapratama. This research is qualitative. This research is qualitative. Primary data were collected by field observations and interviews and secondary data obtained from the company. Resource persons in this study were 5 (five) workers and 1 mechanical unloader Data obtained were analyzed descriptively using HIRAC (Hazard Identification and Risk Assessment Control) tables and compared with existing standards and theories. The method used by the author in identifying hazards and risk assessments refers to the IBPR rules of PT. Perkasapratama Pier. The results showed that there were 2 (two) hazard activities identified. The results of the risk assessment were 21 (twenty-one). And 12 (twelve) hazards with moderate risk and 10 hazards with low risk. Types of hazard control that have been carried out include technical, administrative and the supply of personal protective equipment. Company management is advised to review the company's IBPR documents by directly reviewing the location, work tools, and ways of working so that the potential hazards that may be present in an activity can be identified and its control measures determined.
ANALISIS RESIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN RISK ASSESSMENT PADA DOCK SYSTEM AIRBAGS DI PT. MERANTI NUSA BAHARI BALIKPAPAN Noeryanto, Noeryanto; Siboro, Impol; Widodo, Agung Subaki
IDENTIFIKASI Vol 7 No 2 (2021): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v7i2.154

Abstract

Hazard analysis is part of the occupational safety and health program to find out the hazards that exist at each stage of the work carried out, so that control of the hazards and risks can be carried out to prevent work accidents. The purpose of this study is to find out what are the hazards that can be caused related to ship docking work using the airbag system and control of these hazards using the Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control method. The research method used by the researcher is using a qualitative method sourced from AS/NZS 4360. The location and time of the research is PT. Meranti Nusa Bahari and research objects in the form of airbags, and workers during ship docking. The results obtained from the hazard analysis on ship docking work have 4 stages of the process using the Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control method, with a value of 60% docking work in the Very high category, 44% in large category docking work and 20% acceptable docking work out of 15 dangers and risks in the ship docking work process using the airbag system. Keywords: Airbags, Hazard analysis, Ship docking