Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Dampak Penggunaaan Gadget Pada Anak Usia Dini Studi Kasus pada Anak Usia Dini Desa Siolip: The Impact of Gadget Use on Early Childhood Case Study on Early Childhood in Siolip Village siregar, Irma Suryani
JURNAL TILA ( Tarbiyah Islamiyah Lil Athfaal ) Vol. 2 No. 1 (2022): Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal- Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/tila.v2i1.757

Abstract

Gadget merupakan sebuah alat teknologi yang canggih dengan berbagai fitur yang tersedia, sehingga membuat semua kalangan baik orang tua, remaja bahkan anak usia dini merasa senang bahkan candu dalam menggunakan gadget tersebut. Sehingga bagi anak usia khususnya kalau tidak ada pendampingan atau control dari orang tua, akan mendatangkan dampak negative bagi perkembangan anak usia dini. Adapun tujuan penelitian ini adalah pertama, untuk mengetahui penggunaan gadget pada anak usia dini di desa Siolip, kedua, untuk mengetahui dampak penggunaan gadget pada anak usia dini di Desa Siolip dan ketiga, menjelaskan peran orang tua dalam mengawasi anak dalam penggunaan gadget di Desa Siolip. Penelitian ini dilakukan di Desa Siolip dengan jenis penelitian kualitatif. Adapun sumber datanya antara lain, para anak-anak usia dini yang menggunakan gadget, para orang tua maupun saudara atau keluarga anak-anak yang menggunakan gadget tersebut. Adapun teknik pengumpulan datanya ada tiga yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk menganalisis datanya, dibuat menjadi tiga tahapan, yaitu reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mnunjukkan bahwa (1), penggunaan gadget pada anak usia dini di Desa Siolip terbagi kepada tiga kelompok, yaitu Anak Anak memakai gadget pribadi (miliknya sendiri) yang dibelikan oleh orang tuanya, Anak memakai gadget orang tuanya atau gadget saudaranya dan anak menyewa HP kepada penyedia HP sekaligus wifi nya dengan membayar 2000 per jam. (2) Dampak penggunaan gadget pada anak usia dini di Desa Siolip adalah Perkembangan sosial anak menjadi terganggu, Kehilangan konsentrasi, Mengganggu kesehatan mat, Menyebabkan prilaku anak tidak stabil, seperti mudah marah dan mudah nangis. (3) peran orang tua dalam mengawasi anak dalam penggunaan gadget di Desa Siolip adalah orang tuanya hendaknya tidak mengenalkan gadget kepada anak. Akan tetapi bagi anak yang sudah mulai candu dalam menggunakan gadget, seharusnya orang tua harus tegas dalam mengawasi dan membatasi durasi anak dalam menggunakan gadget.
Manajemen Komunikasi dalam Pembelajaran Studi Kasus Pola Komunikasi Guru dan Siswa Di TK Asy-Syarifah: Communication Management in Learning Case Study of Teacher and Student Communication Patterns in Asy-Syarifah Kindergarten siregar, Irma Suryani
JURNAL TILA ( Tarbiyah Islamiyah Lil Athfaal ) Vol. 3 No. 1 (2023): Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal- Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/tila.v3i1.1290

Abstract

Abstract Communication is very important in the learning process. If teachers are less able to communicate effectively with their students, the material will not be conveyed properly. Therefore, in carrying out the learning process required good communication. In this research, it will be discussed how teacher and student communication techniques in the learning process, factors supporting teacher and student communication in learning and factors inhibiting teacher and student communication in learning. This type of research is qualitative research. The data sources consist of primary and secondary data sources. The data collection technique consists of interviews, observation and documentation then analyzed in three stages, namely data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study show that (1) teacher and student communication techniques in learning at Asy-Syarifah Kindergarten are a) persuasive techniques, namely communication techniques in the form of persuasion by giving gifts, b) informative communication techniques, namely providing clear information about the tasks to be carried out by students, c) instructional/coercive communication techniques, namely giving educative sanctions to students who violate them. (2) The supporting factors for teacher and student communication in learning at Asy-Syarifah Kindergarten are that the communicator (the person who conveys the message) must be intelligent and authoritative, the communicant (the person who receives the message) must be intelligent and concentrated, and the message conveyed must be interesting. (3) The inhibiting factors for teacher and student communication in the learning process at Asy-Syarifah Kindergarten are channel disturbances and sematic disturbances.
Upaya Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Keagamaan Siswa di SMA Nurul ‘Ilmi Padang Sidimpuan Siregar, Irma Suryani
MATAAZIR: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2020): Edisi Juli-Desember 2020
Publisher : STAIN Madina Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/jamp.v1i2.256

Abstract

Sekolah merupakan lembaga pendidikan setelah keluarga. Orang tua sebagai pendidik dalam keluarga memiliki keterbatasan untuk mendidik anak-anak mereka, sehingga para orang tua menyerahkan anak-anak mereka ke sekolah. Sejalan dengan kepentingan dan masa depan anak-anak mereka, orang tua sangat selektif dalam menentukan sekolah untuk anak-anak mereka. Orang tua yang berasal dari keluarga yang taat beragama akan memasukkan anak-anaknya ke sekolah agama, atau mungkin orang tua yang merasa kesulitan mengendalikan tingkah laku anaknya, akan memasukkan anak mereka ke sekolah agama dengan harapan secara kelembagaan sekolah tersebut dapat memberi pengaruh dalam membentuk kepribadian anak-anak tersebut. Oleh karena itu kepala sekolah harus menampung aspirasi para orang tua dengan mengembangkan lembaga yang ia pimpin menjadi lembaga pendidikan yang mampu mengembangkan keagamaan siswa sesuai dengan harapan orang tua siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Kemudian diperiksa kebenaran, kecocokan dan kehandalannya melalui kredibilitas, transferabilitas, dependebilitas dan konfirmabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) peran kepala sekolah dalam mengembangkan keagamaan siswa SMA Nurul ‘Ilmi adalah sebagai manajer, supervisor, leader, integrator, educator, dan sebagai motivator. (2) upaya kepala sekolah dalam mengembangkan keagamaan siswa SMA Nurul Ilmi adalah membuat program asrama (boarding school) yang berfungsi sebagai sarana penanaman nilai-nilai ilahiyah siswa, pembentukan karakter siswa dan juga melatih kemandirian. Adapun kegiatan yang dilakukan di asrama antara lain: memprogram rutinitas siswa sebagaimana rutinitas di pesantren, seperti sholat berjamaah, mengadakan kajian-kajian Islam melalui ceramah keagamaan, kajian tafsir, membentuk kelompok studi Islam, mengadakan kajian keputrian, memperingati hari-hari besar Islam, mengadakan cerdas-cermat di bidang keagamaan, menonton film-film islam,. mengadakan tafakkur ‘alam, dan lain sebagainya.