Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Dampak Penggunaaan Gadget Pada Anak Usia Dini Studi Kasus pada Anak Usia Dini Desa Siolip: The Impact of Gadget Use on Early Childhood Case Study on Early Childhood in Siolip Village siregar, Irma Suryani
JURNAL TILA ( Tarbiyah Islamiyah Lil Athfaal ) Vol. 2 No. 1 (2022): Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal- Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/tila.v2i1.757

Abstract

Gadget merupakan sebuah alat teknologi yang canggih dengan berbagai fitur yang tersedia, sehingga membuat semua kalangan baik orang tua, remaja bahkan anak usia dini merasa senang bahkan candu dalam menggunakan gadget tersebut. Sehingga bagi anak usia khususnya kalau tidak ada pendampingan atau control dari orang tua, akan mendatangkan dampak negative bagi perkembangan anak usia dini. Adapun tujuan penelitian ini adalah pertama, untuk mengetahui penggunaan gadget pada anak usia dini di desa Siolip, kedua, untuk mengetahui dampak penggunaan gadget pada anak usia dini di Desa Siolip dan ketiga, menjelaskan peran orang tua dalam mengawasi anak dalam penggunaan gadget di Desa Siolip. Penelitian ini dilakukan di Desa Siolip dengan jenis penelitian kualitatif. Adapun sumber datanya antara lain, para anak-anak usia dini yang menggunakan gadget, para orang tua maupun saudara atau keluarga anak-anak yang menggunakan gadget tersebut. Adapun teknik pengumpulan datanya ada tiga yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk menganalisis datanya, dibuat menjadi tiga tahapan, yaitu reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mnunjukkan bahwa (1), penggunaan gadget pada anak usia dini di Desa Siolip terbagi kepada tiga kelompok, yaitu Anak Anak memakai gadget pribadi (miliknya sendiri) yang dibelikan oleh orang tuanya, Anak memakai gadget orang tuanya atau gadget saudaranya dan anak menyewa HP kepada penyedia HP sekaligus wifi nya dengan membayar 2000 per jam. (2) Dampak penggunaan gadget pada anak usia dini di Desa Siolip adalah Perkembangan sosial anak menjadi terganggu, Kehilangan konsentrasi, Mengganggu kesehatan mat, Menyebabkan prilaku anak tidak stabil, seperti mudah marah dan mudah nangis. (3) peran orang tua dalam mengawasi anak dalam penggunaan gadget di Desa Siolip adalah orang tuanya hendaknya tidak mengenalkan gadget kepada anak. Akan tetapi bagi anak yang sudah mulai candu dalam menggunakan gadget, seharusnya orang tua harus tegas dalam mengawasi dan membatasi durasi anak dalam menggunakan gadget.
Manajemen Komunikasi dalam Pembelajaran Studi Kasus Pola Komunikasi Guru dan Siswa Di TK Asy-Syarifah: Communication Management in Learning Case Study of Teacher and Student Communication Patterns in Asy-Syarifah Kindergarten siregar, Irma Suryani
JURNAL TILA ( Tarbiyah Islamiyah Lil Athfaal ) Vol. 3 No. 1 (2023): Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal- Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/tila.v3i1.1290

Abstract

Abstract Communication is very important in the learning process. If teachers are less able to communicate effectively with their students, the material will not be conveyed properly. Therefore, in carrying out the learning process required good communication. In this research, it will be discussed how teacher and student communication techniques in the learning process, factors supporting teacher and student communication in learning and factors inhibiting teacher and student communication in learning. This type of research is qualitative research. The data sources consist of primary and secondary data sources. The data collection technique consists of interviews, observation and documentation then analyzed in three stages, namely data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study show that (1) teacher and student communication techniques in learning at Asy-Syarifah Kindergarten are a) persuasive techniques, namely communication techniques in the form of persuasion by giving gifts, b) informative communication techniques, namely providing clear information about the tasks to be carried out by students, c) instructional/coercive communication techniques, namely giving educative sanctions to students who violate them. (2) The supporting factors for teacher and student communication in learning at Asy-Syarifah Kindergarten are that the communicator (the person who conveys the message) must be intelligent and authoritative, the communicant (the person who receives the message) must be intelligent and concentrated, and the message conveyed must be interesting. (3) The inhibiting factors for teacher and student communication in the learning process at Asy-Syarifah Kindergarten are channel disturbances and sematic disturbances.
Upaya Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Keagamaan Siswa di SMA Nurul ‘Ilmi Padang Sidimpuan Siregar, Irma Suryani
MATAAZIR: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2020): Edisi Juli-Desember 2020
Publisher : STAIN Madina Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/jamp.v1i2.256

Abstract

Sekolah merupakan lembaga pendidikan setelah keluarga. Orang tua sebagai pendidik dalam keluarga memiliki keterbatasan untuk mendidik anak-anak mereka, sehingga para orang tua menyerahkan anak-anak mereka ke sekolah. Sejalan dengan kepentingan dan masa depan anak-anak mereka, orang tua sangat selektif dalam menentukan sekolah untuk anak-anak mereka. Orang tua yang berasal dari keluarga yang taat beragama akan memasukkan anak-anaknya ke sekolah agama, atau mungkin orang tua yang merasa kesulitan mengendalikan tingkah laku anaknya, akan memasukkan anak mereka ke sekolah agama dengan harapan secara kelembagaan sekolah tersebut dapat memberi pengaruh dalam membentuk kepribadian anak-anak tersebut. Oleh karena itu kepala sekolah harus menampung aspirasi para orang tua dengan mengembangkan lembaga yang ia pimpin menjadi lembaga pendidikan yang mampu mengembangkan keagamaan siswa sesuai dengan harapan orang tua siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Kemudian diperiksa kebenaran, kecocokan dan kehandalannya melalui kredibilitas, transferabilitas, dependebilitas dan konfirmabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) peran kepala sekolah dalam mengembangkan keagamaan siswa SMA Nurul ‘Ilmi adalah sebagai manajer, supervisor, leader, integrator, educator, dan sebagai motivator. (2) upaya kepala sekolah dalam mengembangkan keagamaan siswa SMA Nurul Ilmi adalah membuat program asrama (boarding school) yang berfungsi sebagai sarana penanaman nilai-nilai ilahiyah siswa, pembentukan karakter siswa dan juga melatih kemandirian. Adapun kegiatan yang dilakukan di asrama antara lain: memprogram rutinitas siswa sebagaimana rutinitas di pesantren, seperti sholat berjamaah, mengadakan kajian-kajian Islam melalui ceramah keagamaan, kajian tafsir, membentuk kelompok studi Islam, mengadakan kajian keputrian, memperingati hari-hari besar Islam, mengadakan cerdas-cermat di bidang keagamaan, menonton film-film islam,. mengadakan tafakkur ‘alam, dan lain sebagainya.
Pengembangan LKPD Pembelajaran PAI Berbasis Project Based Learning di Kelas VIII MTsS Mardiyah Islamiyah Panyabungan Ainun; Nasution, Suryadi; Siregar, Irma Suryani
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v6i2.16088

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki dan memahami mekanisme proses pembelajaran sebelum dan sesudah penerapan LKPD Pembelajaran PAI berbasis Project Based Learning (PjBL), serta menilai tingkat validitas dan kepraktisan pengembangan LKPD tersebut pada materi Perkembangan Peradaban Islam pada Masa Daulah Abbasiyah di Kelas VIII MTsS Mardiyah Islamiyah Panyabungan. Kegiatan penelitian dilakukan di MTsS Mardiyah Islamiyah Panyabungan dengan menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang merujuk pada model 4D, yaitu tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek pengujian awal atau eksperimen penelitian ini ialah anak didik kelas VIII at-Tahrim MTsS Mardiyah Islamiyah Panyabungan yang berjumlah 30 orang pada tahun ajaran 2025/2026. Pengumpulan data dilakukan melalui beberapa instrumen, yaitu analisis kebutuhan, penilaian validitas, dan uji kepraktisan. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan metode analisis kebutuhan, analisis validitas, dan analisis praktikalitas. Hasil dari penelitian memperlihatkan bahwa proses pembelajaran setelah penerapan LKPD berbasis Project Based Learning menjadi lebih aktif, terarah, serta berpusat pada anak didik. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa LKPD berada pada kategori sangat valid dengan rata-rata persentase 93%, sedangkan modul ajar memperoleh nilai rata-rata 91% yang juga termasuk dalam kategori sangat valid. Dari aspek kepraktisan, hasil penilaian guru mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam memperoleh nilai 93%, yang dikategorikan sangat praktis. Adapun respon dari 30 anak didik kelas VIII at-Tahrim terhadap penggunaan LKPD menunjukkan tingkat kepraktisan sebesar 90%, juga berada pada kategori sangat praktis. Berdasarkan temuan tersebut, ada kesimpulan bahwa LKPD Pembelajaran PAI berbasis proyek yang dikembangkan adalah valid (layak) dan praktis untuk digunakan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
Public Perception of Strategic Communication and Management Practices in Nigeria’s Telecommunication Industry Winnie, Gbamwuan Ngumimi; Igyuve, Anthony I.; Siregar, Irma Suryani
Feedback International Journal of Communication Vol. 2 No. 4 (2025): December 2025
Publisher : PT Agung Media Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62569/fijc.v2i4.238

Abstract

Strategic communication and management practices play a critical role in shaping public perception, trust, and organizational sustainability, particularly in highly competitive service industries. In Nigeria’s liberalized telecommunication sector, subscribers increasingly evaluate firms not only based on service performance but also on communication strategies and socio-cultural engagement. This study adopted a mixed-methods research design combining a survey of 169 telecommunication subscribers and 30 in-depth interviews conducted in Abuja, Nigeria. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics, while qualitative data were examined through thematic analysis to capture interpretive insights into public perception. The findings indicate high public awareness of strategic communication practices, with 89% of respondents recognizing deliberate management strategies. Customer service satisfaction was reported by 62% of subscribers, while 86% agreed that CSR and socio-cultural initiatives positively influence perception. Additionally, 86% of respondents indicated that satisfaction motivates them to promote telecommunication services through interpersonal communication. The results demonstrate that subscribers actively interpret strategic communication, customer service encounters, and CSR initiatives as indicators of organizational credibility and commitment. Strategic communication, service quality, and CSR operate as interconnected management practices that shape trust, reputation, and advocacy behavior within Nigeria’s telecommunication industry.
The Existence of Islamic Boarding Schools in Shaping the Character of Students: Between Tradition and Modernization (Case Studies of Mushtofawiyah Islamic Boarding School and Darul Mursyid Islamic Boarding School) Siregar, Irma Suryani; Arwin, Arwin; Siregar, Erpiana; Siregar, Lina Mayasari
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 23 No. 1 (2026): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ajaip.2026.vol23(1).25948

Abstract

Pesantren are the oldest Islamic educational institutions in Indonesia and play a central role in shaping the character of the Muslim generation. Amidst the development of globalization and modern technology, pesantren are required to maintain their Islamic scholarly identity while adapting to the competency requirements of the 21st century. This study analyzes the approach to character building of santri (students) at two types of pesantren in South Tapanuli: Pesantren Mushtofawiyah, which represents traditional pesantren, and Pesantren Darul Mursyid, which represents modern pesantren. Using a qualitative method with a case study design, data was obtained through in-depth interviews, participatory observation, and analysis of curriculum documents and character building programs. The results show that the Mushtofawiyah Islamic Boarding School develops the character of its students through mastery of classical Islamic texts, intense worship, simplicity, discipline, and the exemplary behavior of the kiai, thereby producing students who are religious, humble, and deeply rooted in classical Islamic tradition. In contrast, the Darul Mursyid Islamic boarding school applies an integrative approach that combines religious education, science, technology, foreign languages, and life skills so that students are more adaptive, communicative, and critical. The study concludes that both pesantren play a strategic role, but excel in different aspects. Moderate integration between tradition and modernization is seen as the ideal model for producing a generation of Muslims who are moral, critical, digitally literate, and ready to face global challenges.