Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Gizi Siswa melalui Program REMAJA BISMART dengan Edukasi Gizi Seimbang dan Permainan NutriDart di SMP Muhammadiyah 9 Semarang: Vol. 2 No.1 (2025) : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MERDEKA MEMBANGUN NEGERI (ABDIMERKA) Imelda; Nabilla; Yohana; Nisrina; Harjantini, Utami; Dwi; Yessi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Merdeka Membangun Negeri Vol. 2 No. 1 (2025): Desember
Publisher : STIKES BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/abdimerka.v2i1.709

Abstract

Abstrak. Program REMAJA BISMART dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 9 Semarang untuk meningkatkan pengetahuan gizi dan kesadaran pentingnya gizi seimbang pada remaja. Kegiatan meliputi pengukuran antropometri, senam, edukasi gizi, dan permainan NutriDart. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan perbandingan nilai pre test-post test. Penilaian pre test-post test pengetahuan siswa didapatkan setelah pemberian edukasi gizi seimbang dan permainan edukatif NutriDart. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan siswa dari 53,57% menjadi 97,86%. Siswa juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan. Program ini efektif meningkatkan pengetahuan dan perilaku gizi seimbang pada remaja.
PENGARUH MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMA AL – CHASANAH TANJUNG DUREN JAKARTA BARAT Nisrina; Susanto, Heru
Jurnal Tarbiyah Jamiat Kheir Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Tarbiyah Jamiat Kheir
Publisher : LP2M JAMIAT KHEIR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62026/j.v3i2.125

Abstract

This research aims to determine learning interest, learning activeness, and the influence of students' learning interest on learning activeness in Islamic Religious Education at SMA Al Chasanah Tanjung Duren, West Jakarta. Learning interest is viewed as an important factor that influences the level of student activeness in the learning process. The method used was a quantitative approach with an ex-post facto design. Data were collected through questionnaires from 46 students as samples and analyzed using empirical mean, theoretical mean, Pearson Product Moment correlation, simple linear regression, and F-test formulas. The research results show that both learning interest and learning activeness are in the good category, with averages of 61.48 and 63.82, higher than the theoretical mean of 50. The correlation coefficient of 0.7633 indicates a positive and strong relationship between learning interest and student learning activeness. The linear regression equation obtained is Y = 17.231 + 0.757908x with an F-test of 76.4066, proving that the influence of learning interest on learning activeness is statistically significant. The coefficient of determination (R²) of 63.46% indicates that learning interest explains the majority of the variance in learning activeness, while the remainder is influenced by other factors outside this study, such as students who prefer economics, mathematics, English, and other subjects. These findings reinforce the theory that interest is an important internal factor that encourages active student participation. In conclusion, increasing learning interest needs serious attention to enhance student learning activeness so that the Islamic Religious Education learning process at SMA Al Chasanah.
Perbandingan Pandangan Mazhab Syafi‘i dan Mazhab Hanafi Tentang Zakat Profesi dalam Konteks Modern Nisrina; Muanisa Azizah; Yulia Nur Fadillah; Afifatun Nisa'i Rohmaniyah; Siyono
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3171

Abstract

Penelitian ini mengkaji pandangan komparatif antara mazhab Syafi'i dan Hanafi terkait zakat profesional dalam konteks perkembangan ekonomi modern. Masalah ini muncul seiring dengan semakin beragamnya sumber penghasilan masyarakat, yang tidak lagi terbatas pada kepemilikan harta tradisional, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai status hukum zakat atas gaji, honorarium, dan penghasilan profesional lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dasar metodologis kedua mazhab dalam menentukan hukum zakat profesional dan menganalisis relevansinya dengan praktik zakat kontemporer, khususnya di Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian perpustakaan dengan mengumpulkan dan menganalisis literatur fiqh klasik, karya akademik kontemporer, artikel jurnal, dan dokumen resmi lembaga terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mazhab Hanafi cenderung mewajibkan zakat atas penghasilan profesional dengan menganalogikannya kepada zakat harta (mal) selama memenuhi syarat nisab dan haul. Sementara itu, mazhab Syafi'i membatasi kewajiban zakat pada harta yang secara eksplisit disebutkan dalam teks, sehingga zakat profesional tidak diwajibkan kecuali dikategorikan sebagai tijarah (perdagangan). Studi ini menyimpulkan bahwa perbedaan antara kedua mazhab tersebut berasal dari metode istinbat dalam memahami konsep al-amwāl dan penggunaan qiyas. Temuan ini memperkuat dasar fiqh untuk penerapan zakat profesi di era modern.
Hubungan Stres Akademik dengan Gangguan Siklus Menstruasi pada Siswi Sekolah Menengah Atas: Studi Cross-Sectional di SMA Nurcahaya Medan Nisrina; Purwaningsih
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 4 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i4.7118

Abstract

Menstrual cycle disorders remain a reproductive health problem in adolescent girls, and prolonged academic stress can disrupt hormonal regulation through dysfunction of the hypothalamic-pituitary-adrenal and hypothalamic-pituitary-ovarian axes, thus triggering menstrual cycle irregularities. This study aims to analyze the relationship between academic stress and menstrual cycle disorders in female students at Nurcahaya High School, Medan. The study used a quantitative, correlational analytical design with a cross-sectional approach, conducted in July 2026 on 40 female students selected through purposive sampling. Academic stress was measured using the Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA) and menstrual cycle disorders using a validated menstrual cycle questionnaire. Data were analyzed univariately and bivariately using the Chi-Square test at a significance level of p < 0.05. The results showed that 45.0% of respondents experienced moderate academic stress and 30.0% experienced severe academic stress, while 60.0% experienced menstrual cycle disorders. A chi-square test showed a significant association between academic stress and menstrual cycle disorders (p = 0.014). This finding confirms that academic stress is an important psychobiological determinant of menstrual irregularities in adolescents and emphasizes the need for school-based reproductive health nursing interventions.