Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Persepsi Pengguna Layanan Bus Rapid Transit (BRT) Transjakarta, Batik Trans Solo, dan Trans Jogja Muryanti, Muryanti; E.W, Candraningratri; Mukaromah, Hakimatul; Pradana Putri, Erika
Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) Vol 19, No 1 (2025)
Publisher : Sociology Department Of Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jsu.v19i1.45593

Abstract

AbstractBus Rapid Transit (BRT) is a vital mode of transportation for urban communities. This study aims to determine the perceptions of TransJakarta, TransJogja, and Batik Trans Solo service users. The theory used to analyze is the risk society put forward by Ulrich Beck. The research method employed is a mixed-methods approach, involving the distribution of questionnaires to bus users, either in printed or online (Google Form) format, as well as conducting observations and interviews with respondents representing various categories. The results of the study showed that the perceptions that emerged related to the use of BRT include, the use of BRT has comfort, security, easy payment with various methods, route/lane coverage, large bus capacity, and a definite bus frequency or schedule. In its development, public transportation needs to innovate, so as to attract users. Some innovations that can be done include: repairing and comforting bus stops, improving the quality of the bus fleet, adding routes, making facilities friendly to the disabled, increasing operational hours at night, sterilizing BRT lanes, improving the BRT lane information system in real-time, adding fleets to shorten waiting times, improving the BRT lane information system in real-time and increasing the friendliness and caution of drivers in driving the fleet. BRT users are part of a society at risk related to the use of technology in driving, the emergence of congestion, accidents, and environmental pollution. This is done to minimize the risks caused by technology by innovating and prioritizing safety for all parties, both drivers and users.AbstrakPenggunaan Bus Rapid Transit (BRT) menjadi bagian penting sebagai transportasi public bagi masyarakat perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakteristik dan persepsi pengguna layanan TransJakarta, TransJogja dan Batik Trans Solo. Teori yang digunakan untuk menganalisis yaitu Masyarakat resiko yang dikemukana oleh Ulrich Beck, bahwa Masyarakat pengguna transportasi public tersebut merupakan bagian dari masyarakat resiko dengan berbagai macam keuntungan serta kerugian penggunaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah mix methode, dengan melakukan observasi, wawancara serta menyebar kuisioner kepada pengguna bus, dengan kuisioner cetak yang diberikan secara langsung atau pun melalui pengisian melalui google form. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi yang muncul terkait dengan penggunaan BRT diantaranya, penggunaan BRT memiliki kenyamanan, keamanan, mudahnya pembayaran dengan metode bervariasi, jangkauan rute/ jalur, kapasitas tampungan bus yang banyak serta frekuensi atau jadwal bus yang sudah pasti. Dalam perkembangannya, transportasi publik perlu melakukan inovasi, sehingga menarik masyarakat untuk menggunakannya. Beberapa inovasi yang dilakukan diantaranya: perbaikan halte, peningkatan kualitas armada bus, penambahan rute, membuat sarana ramah difabel, penambahan waktu operasional di malam hari, sterilisasi jalur BRT, peningkatan sistem informasi jalur BRT secara real time, peningkatan fasilitas untuk kenyamanan di halte, penambahan armada untuk memperpendek waktu tunggu, peningkatan sistem informasi jalur BRT secara real time, peningkatan fasilitas ramah difabel, keramahan dan kehati-hatian pengemudi dalam mengemudikan armada. Pengguna BRT ini merupakan bagian dari masyrakat beresiko terkait dengan penggunaan teknologi dalam berkendara, munculnya kemacetan, kecelakaan dan polusi lingkungan. Hal yang dilakukan untuk meminimalkan resiko dengan melakukan inovasi serta mengutamakan keselamatan bagi semua pihak, baik pengemudi atau pengguna.
Spatial Upgrading of Riverbank Slums Towards Sustainability of Watershed Infrastructure Mukaromah, Hakimatul; Permana, Chrisna T; Sa'adah, Zumrotus
Geoplanning: Journal of Geomatics and Planning Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/geoplanning.12.2.187-196

Abstract

Due to limited land availability, riverbanks are frequently the preferred location for the establishment of slums or squatters. The expansion of these areas can diminish the capacity and sustainability of urban drainage system. It is envisaged that the upgrading of slum settlements on riverbanks will not only enhance livelihood levels but also contribute to the watershed's sustainability as primary drainage. The research study area is Kampong Mojo, a pilot project for slum upgrading along the Bengawan Solo River. This article seeks to determine how slum upgrading and infrastructure can contribute to the sustainability of the Bengawan Solo watershed’s supporting infrastructure. In this study, qualitative and spatial analysis were utilized, with data support provided by field observations, interviews, and document research. Furthermore, data and information will be analyzed in three stages: (1) mapping the land use change of infrastructure and settlement along the river; (2). identification of settlement riverside upgrading models; and (3). analyzing the relevance of settlement planning on the sustainability of the watershed infrastructure. The findings of this study indicate that, for a river to function optimally as a primary drainage and flood control system, it is essential to promote the development of watershed-supporting infrastructure by strategically structuring land use along the river and enhancing the community’s capacities. This study highlights the significance of an integrated approach to slum management, thereby facilitating the government's capacity to implement more inclusive and sustainable riverbank management.
Pemetaan Potensi Diversifikasi Wisata di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten Permana, Chrisna Trie Hadi; Rahayu, Paramita; Andini, Isti; Mukaromah, Hakimatul; Rini, Erma Fitria; Audyna, Fadhila Sandra; Najwa, Azka Fauzia
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 1 (2025): November
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/ymbkcx75

Abstract

Desa Ponggok, yang terletak di Kecamatan Ponggok, Kabupaten Klaten, adalah desa yang berkembang dengan berbasis wisata air. Namun, perkembangan wisata air di Desa Ponggok masih mengalami tantangan seperti belum oprimalnya pengendalian terhadap pemanfaatan sumber daya alam, pencemaran mata air dan permasalahan pengelolaan sampah. Sehingga, diperlukan perkembangan wisata yang beorientasi terhadap keberlanjutan lingkungan. Solusi permasalahan tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti pembentukan platform berbasis peta trail wisata berkelanjutan, video wisata berkelanjutan ponggok, poster atraksi wisata dan melaksanakan mini-workshop. Data didapatkan melalui proses survei lapangan dan focus group discussion (FGD) antara Tim HGR Pengabdian dan pihak BUMDes Ponggok.  Hasil luaran berupa peta trail wisata dilakukan dengan tujuan untuk memperkenalkan berbagai atraksi wisata di Desa Ponggok melalui bentuk rangkaian trail wisata dan transportai penunjangnya serta memberikan edukasi kepada wisatawan melalui poster edukatif. Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung pariwisata keberlanjutan di Desa Ponggok sebagai hasil kolaborasi pemikiran antara tim HGR Pengabdian sebagai akademisi dan pihak BUMDes sebagai pengelola wisata desa.
INOVASI PEMBIAYAAN KOLABORATIF DALAM PENATAAN PERMUKIMAN KUMUH BANTARAN SUNGAI DI KAMPUNG MOJO SURAKARTA Mukaromah, Hakimatul
Jurnal Pengembangan Kota Vol 13, No 2: Desember 2025
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpk.13.2.1-9

Abstract

Pembiayaan dalam penataan kembali permukiman kumuh di perkotaan menjadi salah satu tantangan besar. Keterbatasan anggaran milik pemerintah serta kemampuan ekonomi masyarakat penghuni yang tergolong rendah, perlu didukung dengan skema pembiayaan yang inklusif. Di sisi lain, terdapat berbagai potensi sumber pembiayaan alternatif yang belum optimal karena kurangnya integrasi antar pemangku kepentingan. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana inovasi skema pembiayaan kolaboratif dalam penataan kawasan permukiman kumuh di Kampung Mojo menjadi permukiman yang layak huni. Pendekatan penelitian ini Adalah kualitatif dengan metode studi kasus melalui pengumpulan data berupa observasi, studi dokumen, dan wawancara. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan tiga tahap:  1) mengidentifikasi proses penataan permukiman kumuh; 2) menganalisis proses kolaboratif dalam pembiayaan penataan permukiman kumuh; 3) menganalisis kekuatan dan kelemahan skema pembiayaan kolaboratif dalam mendukung keberlanjutan penataan permukiman kumuh. Hasil temuan studi adalah kebaharuan penerapan inovasi skema pembiayaan kolaboratif mampu mengakselerasi proses penataan permukiman kumuh dengan kompleksitas kepemilikan lahan dan mendorong penataan yang inklusif dan berkelanjutan.