Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Integrating Sustainability Index Into Local Road Construction: A Strategic Approach to Sustainable Construction Management Handayani, Fajar Sri; Sangadji, Senot
Civil Engineering Journal Vol. 12 No. 3 (2026): March
Publisher : Salehan Institute of Higher Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28991/CEJ-2026-012-03-019

Abstract

The sustainability of local road construction projects plays a critical role in the achievement of long-term environmental, social, and economic development goals. This study aimed to assess the sustainability level of local road construction projects using a structured sustainability index. The research employed a mixed-methods approach, combining a comprehensive literature review, stakeholder engagement, and the Delphi technique to determine relevant sustainability indicators and assign appropriate weightings. The sustainability index was tested and validated by means of an expert evaluation and pilot application in selected local road projects. The findings indicate that environmental aspects tend to receive higher priority compared to social and economic aspects, mainly due to the increasing global emphasis on climate change and resource conservation. However, the study also highlights the importance of integrating social equity and local economic benefits to achieve a balanced sustainable development. The novelty of this research lies in its structured index framework tailored specifically for local road projects, supported by multi-stakeholder consensus, and its potential application in infrastructure planning and public procurement processes. This study contributes to the limited body of knowledge regarding sustainability assessments in local infrastructure development, especially in developing regions. The developed index offers a practical tool for local governments and stakeholders to incorporate sustainability principles into decision-making processes.
ANALISIS VALUE ENGINEERING (VE) PADA STRUKTUR BETON (STUDI KASUS : GEDUNG PLANETARIUM PROYEK REVITALISASI PKJ TIM TAHAP II) Handayani, Fajar Sri; Setiawan, Ary; Sunarni, Retno
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i1.61571

Abstract

Pekerjaan renovasi/upgrading Gedung Planetarium Proyek Revitalisasi Pusat Kesenian Jakarta (PKJ TIM) Tahap II tidak terlepas dari adanya pengadaan biaya yang ada. Pada studi kasus ini berdasarkan Cost Breakdown Model dan Hukum Distribusi Pareto, pekerjaan struktur atas memakan biaya tertinggi sebesar 22,80% dari keseluruhan biaya proyek. Penelitian ini difokuskan pada pekerjaan struktur dua tipe balok saja yaitu balok B49C dan B412B I. Total biaya pekerjaan balok tipe B49C dan B412B I pada kondisi existing adalah Rp 1.409.025.485,45. Di sisi lain, desain struktur balok gedung dinilai memiliki dimensi yang besar sehingga dapat dilakukan pengefisienan. Selain itu, penggunaan semen sebagai penyusun material beton saat ini mulai dilakukan penggantian dengan mengaplikasikan bahan aditif yang memiliki perbedaan biaya jika dibandingkan dengan murni penggunaan semen itu sendiri. Salah satu cara untuk melakukan pengoptimalisasian biaya atas dasar pertimbangan tersebut adalah dengan menggunakan metode Value Engineering (VE). Bahan aditif semen pada kondisi existing yaitu fly ash (10%) dengan f’c 30 MPa. Sedangkan alternatif bahan aditif semen pada penelitian ini ada 3 jenis yaitu zeolit (10%) dengan f’c 34 MPa, silica fume (10%) dengan f’c 41,4 MPa, dan metakaolin (27,5%) dengan f’c 45 MPa. Berdasarkan hasil analisis Value Engineering (VE) disimpulkan bahwa alternatif penggunaan bahan aditif metakaolin (f’c 45 MPa) dengan reduksi dimensi menjadi alternatif terbaik dengan penghematan biaya paling tinggi sebesar Rp 260.274.995,83 atau sekitar 18,47% dari biaya balok existing.
STUDI KELAYAKAN FINANSIAL DAN ANALISIS LINGKUNGAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN PERUMAHAN PALEM PUTRI 2 KEBUMEN Santo, Thomas Karita; Handayani, Fajar Sri
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i2.58519

Abstract

Pembangunan suatu proyek perumahan harus memperhitungan beberapa faktor diantaranya kelayakan secara finansial dan analisis lingkungan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kelayakan finansial dan menganalisis lingkungan berupa timbulan dan pengolahan sampah pada proyek pembangunan Palem Putri2 Kebumen. Penelitian kelayakan finansial ditinjau dari arus cash flow baru kemudian dianalisis menggunakan metode Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR) dan Payback Period (PP). Analisis lingkunan berupa timbulan dan pengolahan sampah untuk mengetahui timbulan sampah yang dihasilkan guna merencanakan dan mengetahui nilai investasi yang diperlukan untuk pembangunan Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Uji analisa kelayakan finansial menggunakan metode Net Present Value senilai Rp. 559.887.494,00. Metode Benefit Cost Ratio didapatkan nilai 1,0748. Metode Internal Rate of Return didapatkan nilai 14,64%. Pengembalian modal investasi menggunakan metode Payback Period didapatkan waktu 4 tahun 8 bulan. Dari hasil analisa kelayakan finansial dapat disimpulkan bahwa pembangunan Perumahan Palem Putri 2 Kebumen dinyatakan layak untuk dilaksanakan. Uji analisa lingkungan didapatkan timbulan sampah yang dihasilkan sebesar 2,302 liter/orang/hari atau 0,3318 kg/orang/hari. Dari hasil timbulan sampah yang dihasilkan maka direncanakan TPS berupa pelataran berdinding (bak sampah) dengan volume 2 m3 yang terbuat dari batu bata dan semen dengan dimensi 1 × 2 × 1 meter. Nilai investasi pengolahan sampah perumahan senilai Rp. 8.485.200.000,00.Pembangunan suatu proyek perumahan harus memperhitungan beberapa faktor diantaranya kelayakan secara finansial dan analisis lingkungan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kelayakan finansial dan menganalisis lingkungan berupa timbulan dan pengolahan sampah pada proyek pembangunan Palem Putri2 Kebumen. Penelitian kelayakan finansial ditinjau dari arus cash flow baru kemudian dianalisis menggunakan metode Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR) dan Payback Period (PP). Analisis lingkunan berupa timbulan dan pengolahan sampah untuk mengetahui timbulan sampah yang dihasilkan guna merencanakan dan mengetahui nilai investasi yang diperlukan untuk pembangunan Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Uji analisa kelayakan finansial menggunakan metode Net Present Value senilai Rp. 559.887.494,00. Metode Benefit Cost Ratio didapatkan nilai 1,0748. Metode Internal Rate of Return didapatkan nilai 14,64%. Pengembalian modal investasi menggunakan metode Payback Period didapatkan waktu 4 tahun 8 bulan. Dari hasil analisa kelayakan finansial dapat disimpulkan bahwa pembangunan Perumahan Palem Putri 2 Kebumen dinyatakan layak untuk dilaksanakan. Uji analisa lingkungan didapatkan timbulan sampah yang dihasilkan sebesar 2,302 liter/orang/hari atau 0,3318 kg/orang/hari. Dari hasil timbulan sampah yang dihasilkan maka direncanakan TPS berupa pelataran berdinding (bak sampah) dengan volume 2 m3 yang terbuat dari batu bata dan semen dengan dimensi 1 × 2 × 1 meter. Nilai investasi pengolahan sampah perumahan senilai Rp. 8.485.200.000,00.
EVALUASI NILAI KONDISI PERKERASAN JALAN NASIONAL DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) (Studi Kasus : Ruas Jalan Lingkar Demak, Jalan Losari (Batas Prov. Jawa Barat)-Pejagan, dan Jalan Batas Kota Rembang-Bulu (batas Prov. Jawa Timur)) Setyawan, Ary; Febriayani, Ory; Handayani, Fajar Sri
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i1.64685

Abstract

Kondisi jalan nasional menurut Kementerian PUPR Tahun 2019 di Indonesia dengan kondisi tidak mantap sebesar 8,10%. Penelitian dilakukan pada ruas Jalan Lingkar Demak (Sta. 0+000 s.d. Sta. 6+910), Jalan Losari-Pejagan (Sta. 0+000 s.d. Sta. 9+370), dan Jalan Batas Kota Rembang-Bulu (Sta. 0+000 s.d. Sta. 46+370) bertujuan untuk mengevaluasi kondisi fungsional dengan metode Pavement Condition Index (PCI) menggunakan kendaraan Hawkeye 2000 pada ketiga ruasxjalan tersebut. Hasil nilai PCI pada ruas Jalan Lingkar Demak yaitu 55,98 (fair), Jalan Losari-Pejagan yaitu 28,03 (very poor), dan Jalan Batas Kota Rembang-Bulu yaitu 35,06 (very poor).
KAJIAN EFEKTIVITAS PROYEK MENGGUNAKAN KONSEP VALUE ENGINEERING PADA PROYEK GEDUNG (STUDI KASUS: GEDUNG POLRES KOTA BEKASI) Pramesti, Dea Maulida; Handayani, Fajar Sri; Suryoto, Suryoto
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i3.59851

Abstract

Dalam proyek konstruksi, sering kali ditemukan berbagai kendala yang dapat menganggu keberjalanan suatu proyek, salah satunya adalah kendala keterbatasan anggaran. Value engineering sebagai suatu metode pendekatan sistematis dalam mengidentifikasi sebuah peluang untuk menghilangkan biaya yang tidak perlu tanpa menghilangkan fungsinya merupakan salah satu metode dapat mengatasi kendala tersebut. Kajian value engineering ini dilakukan agar dapat mengetahui alternatif desain struktur pelat, balok, dan kolom pada proyek pembangunan Gedung Polres Kota Bekasi. Data yang digunakan dalam kajian ini adalah data primer berupa gambar kerja, harga satuan upah dan pekerjaan wilayah Kota Bekasi, serta kuisioner yang telah diisi oleh responden. Alternatif yang diajukan pada kajian ini adalah alternatif satu berupa pelat, kolom, dan balok full-precast serta kemudian ada alternatif 2 berupa pelat half-precast sedangkan kolom dan balok full-precast. Pemilihan alternatif dilakukan dengan pembobotan berdasarkan kriteria kualitatif serta kuantitatif. Kriteria kualitatif yang didapatkan dari hasil kuisioner responden dihitung dengan metode AHP, yaitu dengan membandingan tiap kriteria secara berpasangan. Hasil analisis menunjukan alternatif 1 sebagai alternatif terpilih. Alternatif 1 yang terpilih dapat menghemat biaya sebesar Rp. 898.530.673,76 dengan presentase penghematan pekerjaan struktur atas sebesar 9%.
Kajian Value Engineering Pada Proyek Pembangunan Gedung (Studi Kasus: Proyek Transit Oriented Development Pondok Cina) Handayani, Fajar Sri; Claudya, Queen Bilkis; Rifai, Muji
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i2.58881

Abstract

Value engineering merupakan metode pendekatan sistematis dalam menganalisis fungsi sistem sehingga mencapai fungsi esensial dengan biaya yang efisien tanpa mengesampingkan mutu, waktu, serta keselamatan yang diperlukan. Metode yang digunakan adalah studi kasus di Proyek Transit Oriented Development (TOD) Pondok Cina. Value engineering ditujukan untuk mengetahui item pekerjaan arsitektur yang dapat dianalisis lebih lanjut, alternatif material pada pekerjaan arsitektur, besar peghematan biaya yang didapatkan, dan perbandingan biaya yang sudah direncanakan dengan biaya saat sudah dianalisis dengan value engineering. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer yaitu Rancangan Anggaran Biaya (RAB) dan data sekunder berupa daftar harga satuan dasar bahan, peralatan, upah tenaga kerja, data spesifikasi alat, data bahan material, hasil kuesioner, dan literatur yang mendukung penelitian. Tahapan yang dilakukan dalam metode ini terdiri dari tahap informasi, tahap analisis, tahap kreatif, tahap evaluasi, tahap pengembangan, dan tahap presentasi. Analisis value engineering menggunakan metode paired comparison. Dari hasil analisis value engineering didapatkan 2 item pekerjaan dari 3 item pekerjaan yang dapat dilakukan penghematan. Total penghematan adalah sebesar Rp. 2.689.036.541 atau 3% dari total biaya pekerjaan arsitektur sebesar Rp. 89.869.880.200.
EVALUASI NILAI KONDISI FUNGSIONAL PERKERASAN JALAN NASIONAL DENGAN METODE PAVEMENT CONTION INDEX (PCI) (Studi Kasus : Ruas Jalan Lingkar Demak, Jalan Losari (Batas Prov. Jawa Barat)-Pejagan, dan Jalan Batas Kota Rembang-Bulu (batas Prov. Jawa Timur)) Setyawan, Ary; Handayani, Fajar Sri; Kusumaningtyas, Asteria Nadhia
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i1.64684

Abstract

Kondisi jalan yang kurang baik tidak hanya mempengaruhi mobilisasi masyarakat dalam hal ekonomi dan sosial, namun dapat menimbulkan kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fungsional pada ruas Jalan Lingkar Demak, Losari – Pejagan, dan batas Kota Rembang – Bulu. Mobil hawkeye 2000 yang diproduksi Australian Road Research Board (ARRB) menghasilkan data Pavement Condition Index (PCI) pada tiap segmen yang dapat digunakan untuk menilai kondisi fungsional. Ruas Jalan Lingkar Demak, Losari – Pejagan jalur, serta Batas Kota Rembang – Bulu pada  jalur kiri dan jalur kanan menunjukan kondisi fungsional berturut adalah 65,41 (Fair); 67,80 (Fair); 78,13 (Satisfactory); 78,79 (Satisfactory); 68,72 (Fair); 63,39 (Fair).  
Analisis Emisi GRK dengan metode LCA pada Pekerjaan Konstruksi Jembatan Simpang Susun Rangkasbitung Kurnia W., Alif; Handayani, Fajar Sri; Setyawan, Ary
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i3.61215

Abstract

Struktur jembatan sering digunakan dalam simpang susun, simpang susun sendiri adalah struktur penting yang digunakan untuk keluar masuk kendaraan di jalan bebas hambatan. Namun masih sangat sedikit orang yang peduli terhadap dampak lingkungan yang dihasilkan dari suatu pekerjaan konstruksi. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi unit proses yang berpotensi menghasilkan GRK, menemukan unit proses dengan emisi GRK tertinggi, serta mencari metode alternatif yang bisa digunakan untuk mengurangi emisi GRK yang dikeluarkan. Metode yang digunakan adalah pendekatan Life Cycle Assesment (LCA). Penelitian ini menggunakan 2 sumber data, yaitu data primer yang merupakan hasil dari penelitian dilapangan, serta data sekunder yang didapatkan dari PT. PP serta database Ecoinvent. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 38 unit proses yang berpotensi menghasilkan GRK dalam pembangunan jembatan simpang susun Rangkasbitung dengan total emisi GRK yang dihasilkan adalah sebanyak  234.946,3 KgCO2e, dengan unit proses dengan emisi GRK tertinggi adalah produksi semen, dengan emisi GRK yang dihasilkan yaitu sebanyak 95552,33 KgCO2e (40,66%). Metode 2 yang menggunakan metode cor ditempat menghasilkan emisi GRK sebesar  202633,73 KgCO2e yang mana  13,75% lebih sedikit dari pada emisi GRK yang dihasilkan menggunakan metode 1 (precast)
EVALUASI NILAI KONDISI PERKERASAN JALAN NASIONAL DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) (Studi Kasus: Simpang 3 Lingkar Kudus Timur – Batas Kabupaten Pati / Kudus, Jalan Lingkar Pati, dan Wangon – Menganti) Setyawan, Ary; Handayani, Fajar Sri; Pramono, Pilang Maharani
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i1.64687

Abstract

Penurunan kondisi jalan mempengaruhi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Perlu dilakukan penilaian secara rutin untuk kondisi fungsional perkerasan. Evaluasi kondisi fungsional dilakukan untuk menjaga kualitas pelayanan jalan tetap baik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi fungsional pada ruas Jalan Simpang 3 Lingkar Kudus Timur – Batas Kabupaten Pati/Kudus, Lingkar Pati, dan Wangon – Menganti dengan menggunakan mobil Hawkeye 2000 yang menghasilkan data Pavement Condition Index (PCI). Nilai kondisi fungsional ruas Jalan Simpang 3 Lingkar Kudus Timur – Batas Kabupaten Pati/Kudus jalur kanan dan jalur kiri; Lingkar Pati jalur kanan dan jalur kiri; serta Wangon - Menganti jalur kanan dan jalur kiri sebesar 65,1378 (Fair) dan 68,0165 (Fair); 62,7913 (Fair) dan 75,6725 (Satisfactory); serta 82,2868 (Satisfactory) dan 82,1614 (Satisfactory).Kata Kunci : Evaluasi Jalan, Hawekey 2000, Kondisi Fungsional Jalan, Pavement Condition Index.
STUDI IDENTIFIKASI DAN OPTIMALISASI BIAYA PROYEK RUMAH TINGGAL BERBASIS GREEN BUILDING DENGAN METODE VALUE ENGINEERING Hamduna, Sausan Ismu; Handayani, Fajar Sri; Setyawan, Ary
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i2.57362

Abstract

Konsep green building merupakan salah satu solusi pengurangan kerusakan lingkungan, emisi karbon (penyebab utama pemanasan global), dan krisis energi. Pengimplementasian konsep ini masih sulit dari segi biaya, regulasi, sumber daya dan informasi material, serta metode kerja. Metode VE (Value Engineering) digunakan dengan mengetahui komponen pekerjaan yang bisa dioptimalkan sesuai nilai biaya dan nilai green building. Adapun tujuan penelitian adalah mengidentifikasi dan mengoptimalkan proyek berdasarkan biaya konstruksi, biaya operasi dan pemeliharaan, green material (efisiensi energi dan daya tahan material), K4 (dampak terhadap lingkungan), dan ketersediaan stok material ramah lingkungan. Metode yang digunakan berupa penilaian kualitatif (penilaian GREENSHIP HOMES, paired comparison, dan decision matrix analysis) serta kuantitatif (analisis life-cycle cost yang dikonversi menjadi nilai present-worth). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria yang paling diperhatikan responden dalam memilih material adalah ketersediaan stok material, sedangkan efisiensi energi tidak terlalu dipertimbangkan. Rekomendasi alternatif VE layak diimplementasikan pada item pekerjaan dinding bata (bata ringan), keramik lantai 2 (ubin glossy), kusen pintu tambahan dan jendela (kusen UPVC), serta rangka kanopi garasi samping dan rooftop (baja ringan) karena kinerjanya yang menguntungkan jika ditinjau dari nilai manfaat dari green building dan nilai penghematan dari life-cycle cost.