Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Gaya Hidup Keluarga Pasien Jantung Fatimah Khoirini; Derison Marsinova Bakara; Almaini; Meigo Anugra Jaya
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 8 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v8i2.34420

Abstract

Kematian pada usia dini dinegara berkembang disebabkan penyakit kardiovasculer mencapai lebih dari 80 %, hal ini akibat dari terbatasnya tindakan pencegahan, gaya hidup yang tidak sehat serta peningkatan faktor risiko kardiovaskuler. Salah satu faktor resiko yang tidak dapat diubah dan berpengaruh terhadap penyakit jantung adalah faktor riwayat keluarga. Orang dengan riwayat keluarga penyakit jantung dapat mengalami penyakit jantung 3,19 kali dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki riwayat keluarga. Metode penelitian menggunakan desain penelitian deskriptif untuk mengetahui gambaran gaya hidup keluarga pasien jantung. Populasi  penelitian ini adalah semua keluarga pasien jantung (berhubungan darah langsung) yang mengantar berobat di ruang poli penyakit jantung, Poli penyakit dalam dan ruang rawat inap penyakit dalam. Responden berjumlah 50 orang keluarga pasien. Pemilihan sampel menggunakan accidental sampling dengan kriteria inklusi : keluarga pasien bersedia menjadi responden penelitian, responden merupakan salah satu anak/orang tua pasien jantung dan kooperatif dalam kegiatan penelitian. Pengumpulan data dengan mengisi kuesioner tentang gaya hidup. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan disajikan secara deskriptif dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapat semua responden (100%) memiliki risiko penyakit jantung dari faktor riwayat penyakit keluarga, 36 % memiliki risiko dari faktor usia, 36 % mempunyai risiko dari faktor jenis kelamin, 50 % berisiko dari faktor olah raga teratur, dan 76 % mempunyai risiko dari faktor aktivitas. Sebagian besar berisiko terkena penyakit jantung dari faktor tidak melakukan pemeriksaan rutin kesehatan. Sebanyak 72-90 % berisiko dari faktor konsumsi makanan bersantan dan berlemak, 26-52 % berisiko terkena penyakit jantung dari faktor stres.
Adolescent Empowerment through Simulation-Based Household Emergency Response in Rimbo Recap Village Leli Mulyati; Fatimah Khoirini; Derison Marsinova
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 5 (2026): Volume 9 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i5.25230

Abstract

ABSTRACT Adolescents play an important role in assisting in the initial handling of emergencies. However, limited knowledge and skills in emergencies among adolescents remain a problem, especially in Rimbo Recap Village, Rejang Lebong Regency. Many adolescents do not yet have the basic knowledge and skills in handling emergencies such as fires, serious injuries, heart attacks, or other urgent medical situations. As a result, when an emergency occurs, treatment is often slow and inappropriate, which can be fatal for the victim and worsen the situation. Adolescent Knowledge and Skills are increased, at least 50% of adolescents in Rimbo Recap Village are expected to have basic knowledge and skills in handling emergencies at home, and are expected to reduce the rate of fatalities and serious injuries due to delays or errors in handling. The activity was conducted over 2 days (18-19 October 2025), with preparation, implementation, and evaluation stages. The first day focused on theory, and the second on practical activities for handling emergencies. Evaluation was conducted through pretests and posttests, participant skill observation, and follow-up monitoring, involving a total of 25 participants. There was a significant increase in adolescent knowledge after the training, with an average score increasing from 62.80 ± 11.00 in the pretest to 78.80 ± 4.10 in the posttest. The paired t-test showed a significant difference between the pretest and posttest scores (p-value 0.001). Emergency training is effective in improving adolescent knowledge and skills in handling emergencies at home. This activity has the potential to strengthen adolescents’ and village communities’ preparedness to face emergency conditions on an ongoing basis. Keywords: Emergency Nursing, Household Emergency, First Aid, Adolescents.