Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JIPTEK

Evaluasi Kekuatan dan Keandalan Frame Table Molding Handle Rem dengan Simulasi Finite Element Analysis (FEA) Wibowo, Reson; Rizky, Rai Hutama; Nurjaya
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK) Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Frame table molding pada handle rem harus memiliki ketahanan yang cukup untuk menahan beban operasional tanpa mengalami deformasi berlebihan atau kegagalan struktur. Oleh karena itu, evaluasi terhadap tegangan, regangan, dan faktor keamanan sangat penting untuk mengetahui sejauh mana batas kekuatan material dalam menghadapi beban. Dalam penelitian ini, metode Finite Element Analysis (FEA) digunakan untuk menganalisis kekuatan, tegangan, regangan, serta faktor keamanan frame table molding handle rem terhadap variasi beban sebesar 15 kg, 19 kg, dan 23 kg. Material yang digunakan adalah baja AISI 301 dengan ketebalan 1,2 mm. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tegangan maksimum yang terjadi pada beban 23 kg adalah 11,315 N/m², yang masih berada jauh di bawah kekuatan tarik material hollow sebesar 250 MPa, sehingga desain dapat dikategorikan aman. Regangan maksimum tercatat pada beban 23 kg sebesar 6x10⁻⁴ mm, sedangkan regangan minimum pada beban 15 kg adalah 4x10⁻⁴ mm. Faktor keamanan yang diperoleh berkisar antara 1,4 pada beban 15 kg hingga 2,2 pada beban 23 kg, dengan peningkatan sebesar 0,5 antara beban 19 kg dan 23 kg. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa desain frame table molding handle rem masih dalam batas aman dan mampu bekerja secara optimal sesuai dengan beban operasional yang diberikan.
Analisis Connecting Rod Sepeda Motor Terhadap Kekerasan Dan Kekuatan Bending Pada Material Baja AISI 1045 Cahyadi, Muhamad; Nurjaya; Aranda, Irwan
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK) Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Connecting rod merupakan komponen penting pada sepeda motor, karena fungsinya adalah untuk meneruskan daya yang dihasilkan pada proses pembakaran dari torak menuju poros engkol pada motor. Perbedaan antara Connecting rod lama dan baru sangatlah berpengaruh pada kekuatannya itu sendiri maka ditelitilah. Pengujian kekuatan dilakukan dengan menggunakan alat uji Kuat bending sedangkan untuk pengujian kekerasan dilakukan dengan menggunakan alat uji kekerasan Rockwell. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa nilai kekerasan pada Connecting Rod lama naik sebesar 68 HRC dikarenakan adanya proses pembakaran alami dengan motor itu sendiri. Sedangkan dari hasil Uji Bending ini dapat disimpulkan bahwa kuat bending Connecting Rod lama sebesar 596,46 sementara untuk Connecting Rod baru yaitu 447,35 .
Perancangan Plate Core dan Cavity pada Kontruksi Molding Produk Baskom Multi Fungsi Rahardian, Slamet; Permana, Iwan; Nurjaya; Aranda, Irwan; Cahyadi, Muhamad
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK) Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan yang paling sering dilakukan di dapur dan merupakan kegiatan favorit bagi anak karena menghasilkan makanan terenak di dunianya, serta bisa menjadi pelipur lara di saat jauh dari rumah, adalah kegiatan memasak. Kegiatan memasak sering dilakukan oleh ibu rumah tangga dan perlu mendapatkan perhatian khusus, terutama terkait alat yang digunakan untuk mencuci dan memotong sayuran. Benda yang dimaksud adalah wadah atau baskom multifungsi yang dapat membantu kegiatan memasak menjadi lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai proses desain perancangan produk baskom multifungsi. Penelitian ini menggunakan perangkat lunak SolidWorks 2016 untuk membuat gambar serta melakukan proses simulasi dan analisis produk guna mengkaji dan mendapatkan hasil fill time yang optimal dengan menggunakan tolak ukur dan parameter yang bervariasi. Telah dilaksanakan simulasi laju aliran fluida plastik pada produk ini, dan hasil yang ditemukan menunjukkan bahwa penggunaan runner 6 mm dengan jenis runner system line serta jumlah 3 gate runner system menghasilkan fill time sebesar 3,449 detik. Hasil ini menunjukkan performa paling optimal dibandingkan dengan konfigurasi runner 1 gate dan 2 gate. Produk yang menggabungkan empat fungsi (wadah, talenan, pengiris, dan tempat sayuran) ini diharapkan dapat selalu memberikan hasil yang efektif dan waktu yang efisien selama berkegiatan di dapur. Telah didesain pula sebuah moldbase untuk salah satu bagian produk yang menggunakan sistem pengisian (feeding system) paling optimal dengan jenis three plate mold, di mana perancangan moldbase mengacu pada katalog moldbase standard ACME tipe S seri 3040.
Perancangan Poros Turbin Archimedes Pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Skala Lab Nurjaya; Basuni, Wachid; Wibowo, Reson
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi merupakan kebutuhan vital yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Indonesia memiliki potensi besar dalam pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT), salah satunya melalui pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH). Komponen utama dalam sistem PLTMH adalah turbin, di mana turbin Archimedes screw menjadi salah satu alternatif yang efisien dalam mengubah energi air menjadi energi mekanik, terutama pada debit air yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang poros turbin Archimedes serta melakukan analisis performa dan ketahanan strukturnya menggunakan aplikasi Finite Element Analysis (FEA). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui simulasi numerik dengan variasi panjang poros. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi panjang poros berpengaruh signifikan terhadap kecepatan aliran dan putaran turbin. Pada panjang poros 1100 mm, dihasilkan kecepatan 19,7 m/s dengan 188 RPM; panjang 1200 mm menghasilkan 33,3 m/s dengan 317 RPM; dan panjang 1300 mm menghasilkan kecepatan tertinggi 43,8 m/s dengan 418 RPM. Simulasi FEA menunjukkan bahwa desain poros mampu menahan beban operasional dengan aman. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan desain turbin Archimedes yang optimal untuk mendukung pemanfaatan EBT di Indonesia.
Analisa Kerusakan Dudukan Pompa Canister Mesin Tinting Cat Manual dan Upaya Memperpanjang Umur Pakai Cahyadi, Muhamad; Rahardian, Slamet; Aranda, Irwan; Nurjaya
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to identify the causes of damage using impact strength testing tools and tensile testing. To determine the difference between the materials used and the standards, this experiment was conducted through several stages of testing on polymer or plastic materials. In the initial condition, the pull test result was 655 N/mm², meaning that the tensile strength of the material produced in specimen 1 was still in accordance with the standard of tensile strength. Subsequently, specimen 2 produced a tensile strength of 1244 N/mm². In specimen 3, a tensile test resulted in a tensile strength of 1515.8 N/mm². It is stated that the results of the tensile tests on the three specimens show tensile strength that meets the standard of piston mount material. The impact testing results of the piston mount material also have resistance values that comply with the standards. The piston mount testing point closest to the material standard is found in specimen 1, with a value of 0.0161 compared to the specified standard value of 0.015. Meanwhile, the testing point in specimen 3 is the lowest, with a test value of 0.0145 compared to the standard value of 0.01023. In conclusion, the damage occurred due to an inappropriate canister design or remaining deficiencies that caused damage to the piston mount. Modifications or additions to the retaining design or piston mount bracket were made to increase resistance strength due to loads applied by the operator during machine operation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya kerusakan dengan alat pengujian kekuatan impak dan pengujian uji tarik. Untuk mengetahui perbedaan material yang digunakan dengan standar, percobaan ini dilakukan melalui beberapa tahapan pengujian pada bahan polimer atau plastik. Pada kondisi awal, hasil uji tarik adalah 655 N/mm², artinya kekuatan tarik material yang dihasilkan pada spesimen 1 masih sesuai dengan standar kekuatan tarik. Selanjutnya, spesimen 2 menghasilkan kekuatan tarik 1244 N/mm². Pada spesimen 3 dihasilkan uji tarik dengan kekuatan tarik sebesar 1515,8 N/mm². Hal ini menunjukkan bahwa hasil uji tarik ketiga spesimen sesuai dengan standar material dudukan piston. Hasil pengujian impak pada material dudukan piston juga memiliki nilai ketahanan yang sesuai dengan standar. Adapun titik pengujian dudukan piston yang paling mendekati standar terdapat pada spesimen pertama, yaitu 0,0161 dengan nilai standar 0,015. Sedangkan titik pengujian pada spesimen 3 paling rendah dengan nilai hasil pengujian 0,0145 dibandingkan dengan nilai standar yaitu 0,01023. Kesimpulannya bahwa kerusakan terjadi karena desain canister yang tidak sesuai atau masih terdapat kekurangan yang menyebabkan kerusakan pada dudukan piston. Oleh karena itu, dilakukan perubahan atau penambahan desain penahan atau bracket dudukan piston untuk menambah kekuatan terhadap beban yang diterima dari operator saat mengoperasikan mesin.