Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Smart Medical Journal

Hubungan Profil Lipid dan Kadar High-Sensitivity C-Reactive Protein dengan Outcome Pasien Stroke Iskemik Akut Stefanus Erdana Putra; Fauzi Novia Isnaening Tyas; Muhammad Hafizhan; Raden Ajeng Hanindia Riani Prabaningtyas; Diah Kurnia Mirawati
Smart Medical Journal Vol 3, No 2 (2020): Smart Medical Journal
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/smj.v3i2.43779

Abstract

Pendahuluan: Stroke adalah penyebab utama kecacatan jangka panjang dengan dampak klinis dan sosial ekonomi yang signifikan di seluruh dunia. Hiperlipidemia dan inflamasi memainkan peranan penting dalam patofisiologi stroke iskemik. Meskipun high-sensitivity C-Reactive Protein (hs-CRP) dan kadar lipid merupakan penentu risiko penyakit pembuluh darah, kekuatan penggunaan biomarker ini dalam penentuan prognosis stroke iskemik belum dapat dipastikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar hs-CRP dan profil lipid pada pasien stroke iskemik akut di Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret dan memahami hubungan antara biomarker tersebut dengan outcome jangka pendek.Metode penelitian: Penelitian cross-sectional dilakukan pada 34 pasien dengan serangan stroke iskemik pertama kali. Profil lipid dan hs-CRP diukur pada hari pertama masuk rumah sakit. Defisit neurologis diukur menggunakan National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) dan outcome diukur menggunakan Barthel Index pada hari ke-7 perawatan di unit stroke. Selanjutnya, kadar serum hs-CRP dan profil lipid dianalisis korelasinya dengan defisit neurologis dan outcome jangka pendek.Hasil penelitian: Pasien stroke iskemik memiliki kadar hs-CRP, kolesterol total (TC), trigliserida (TG), low-density lipoprotein (LDL) yang lebih tinggi; serta kadar high-density lipoprotein (HDL) yang lebih rendah dari kriteria normal. Berdasarkan uji korelasi Pearson, LDL memiliki korelasi signifikan dengan NIHSS (r = 0,447; p = 0,008) sedangkan hs-CRP memiliki korelasi signifikan yang lebih kuat dengan Barthel Index daripada NIHSS (r = -0,412; p = 0,015). TC dan HDL juga memiliki korelasi signifikan dengan NIHSS.Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa profil lipid dan hs-CRP dapat digunakan sebagai prediktor prognosis outcome stroke iskemik akut. Introduction: Stroke is the leading cause of long-term disability with significant clinical and socioeconomic impact worldwide. Hyperlipidemia and inflammation play major roles in ischemic stroke. While high-sensitivity C-Reactive Protein (hs-CRP) and lipid levels are established risk determinants for vascular disease, the relative strength of these biomarkers for ischemic stroke is uncertain. The purpose of this study is to investigate the association of hs-CRP levels and lipid profile in acute ischemic stroke patients and understand correlation between those markers and short-term outcome.Methods: This was a cross-sectional study of 34 first-timer ischemic stroke patients. Lipid profiles and hs-CRP were measured on admission day. The neurological deficit was quantified using National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) and outcome was quantified using Barthel Index at the 7th day in stroke unit. Serum level of hs-CRP and lipid profile were estimated and correlated with neurological deficit and short-term outcome.Results: Ischemic stroke patients had higher levels of hs-CRP, total cholesterol (TC), triglyceride (TG), low-density lipoprotein (LDL); and lower level of high-density lipoprotein (HDL) than normal criteria. Based on Pearson correlation test, LDL had significant correlation with NIHSS (r=0.447; p=0.008) while hs-CRP had stronger significant correlation with Barthel Index than NIHSS (r=-0.412; p=0.015). TC and HDL also had significant correlation with NIHSS.Conclusions: This research suggests that lipid profile and hs-CRP can be used as predictors of prognosis for acute ischemic stroke outcome. Keywords: Barthel index, C-reactive protein, National Institutes of Health Stroke Scale, lipid profile, ischemic stroke.
Komplikasi Neurologis dan Non-Neurologis Prosedur Digital Subtraction Angiography Serebral di RSUD Dr. Moewardi Periode Juni 2013-Mei 2018 Subandi Subandi; Pepi Budianto; Stefanus Erdana Putra; Wahyu Gusti Randa
Smart Medical Journal Vol 3, No 1 (2020): Smart Medical Journal
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/smj.v3i1.38356

Abstract

Pendahuluan: Digital subtraction angiography (DSA) serebral menjadi gold standard untuk memeriksa penderita dengan gangguan serebrovaskular. Banyak kemajuan yang telah diperoleh untuk meningkatkan keamanan penggunaan DSA serebral, seperti kontras yang lebih aman, kateter yang lebih kecil, kawat (hydrophilic guides), dan sistem pengamatan digital yang semakin baik. Hingga saat ini, belum ada penelitian terkait komplikasi neurologis maupun non-neurologis dari prosedur DSA yang dilakukan di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui berbagai komplikasi prosedur DSA, sehingga operator dapat meminimalisasi timbulnya komplikasi tersebut saat prosedur DSA dilakukan di kemudian hari.Metode penelitian: Penelitian deskriptif dilakukan di RSUD Dr. Moewardi terhadap 486 pasien yang menjalani prosedur DSA. Data yang dikumpulkan meliputi umur, jenis kelamin, komplikasi, serta temuan angiografi. Komplikasi neurologis dan non neurologis dikelompokkan menjadi: early, yang akan menghilang kurang dari 7 hari dan late, bila komplikasi terjadi lebih dari 7 hari. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah semua pasien yang menjalani prosedur DSA di RSUD. Dr. Moewardi periode Juni 2013 hingga Mei 2018 dan pasien yang mengalami komplikasi neurologis dan non-neurologis.Hasil penelitian: Terdapat 15 (3%) dari 486 pasien yang menjalani prosedur DSA serebral mengalami komplikasi. Komplikasi neurologis early terjadi pada 10 kasus (2%), dan tidak didapatkan komplikasi pada tipe late, sedangkan komplikasi non-neurologis early terjadi pada 2 kasus (0.4%), dan late pada 3 kasus (0.6%). Kejadian ini sebanding dengan penelitian yang dilakukan oleh studi internasional lainnya.Kesimpulan: Prosedur DSA serebral relatif aman, baik dalam hal komplikasi neurologis, komplikasi non-neurologis maupun terjadinya kematian. Komplikasi neurologis yang terjadi masih dalam batas yang direkomendasikan sesuai dengan petunjuk keamanan untuk melakukan DSA serebral.Kata kunci: Angiografi serebral; keamanan; komplikasi
Co-Authors Astrida Fesky Febrianty Astrida Fesky Febrianty Astrida Fesky Febrianty Atik Maftuhah B, Benedictus Baarid Luqman Hamidi Benedictus Benedictus Berkat Hia Berkat Hia Budianto, Pepi Cynthia Hanny Lestari Damayanti, Elok Dewi Hayu Kirana Diah Kurnia Mirawati Diah Kurnia Mirawati Diah Kurnia Mirawati Diah Kurnia Mirawati Diah Kurnia Mirawati Dian Nugroho Ervina Arta Jayanti Hutabarat Eti Poncorini Pamungkasari Faizal Muhammad Fauzi Novia Fauzi Novia Isnaening Tyas Fauzi Novia Isnaening Tyas Fauzi Novia Isnaening Tyas Hafizhan, Muhammad Hambarsari, Yetty Hamidi, Baarid Luqman Hamka, Muhammad Farid Hanindia Riani Prabaningtyas Hanindia Riani Prabaningtyas Hanindia Riani Prabaningtyas Hanindya Riani Prabaningtyas Hapsari, Maria Yosita Ayu Hillary Hillary Hutabarat, Ervina Arta Jayanti Ilhamsyah, Rudi Isnaening Tyas Kenneth Tan Lawly Arrel Dionnie Greatalya Lestari Handayani Maria Sekar Cahyaningrum Muhammad Hafidzan Muhammad Hafizhan Muhammad Hafizhan Muhammad Hafizhan Muhammad Hafizhan Muhammad Hafizhan Muhammad Hafizhan Muhammad Hafizhan Novian Anindito Santosa Novian Anindito Santosa Pepi Budianto Prabaningtyas, Hanindia Riani Prabaningtyas, Hanindya Riani Raden Ajeng Hanindia Riani Prabaningtyas Raden Ajeng Hanindia Riani Prabaningtyas Raden Andi Ario Tedjo Rahman, Awalil Rifqi Kurnia Rakhma, Titian Ristinawati, Ira Rivan Danuaji Rivan Danuaji Rivan Danuaji Siti Munawaroh Subandi Subandi Subandi Subandi Subandi Subandi Subandi Subandi Suroto Suroto Suroto Suroto Susilo, Wahyu Agung Tan, Kenneth Teddy Tejomukti Tedjo, Raden Andi Ario Tejomukti, Teddy Tristan, Christopher Daniel Veronika Ika Budiastuti Vivienne Tjung Vivienne Tjung Wahyu Agung Susilo Wahyu Gusti Randa Widhianingsih, Nella Lusti Wilson Arpin Yeremia Suryo Pratama Yetty Hambarsari