Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Penguasaan Soft Skill Dan Keterampilan Dasar Mengajar Terhadap Kesiapan Mengajar Mahasiswa Pendidikan Akuntansi. Telaumbanua, Cindy Claudia; Sitompul, Haryani Pratiwi; Ulfa Nurhayani, Ramdhansyah Ramdhansyah , Sondang Aida Silalahi,
Jurnal Mirai Management Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v10i1.9101

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kesiapan mengajar pada mahasiswa Pendidikan Akuntansi angkatan 2021 di Universitas Negeri Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penguasaan soft skills dan keterampilan dasar mengajar terhadap kesiapan mengajar mahasiswa. Penelitian dilaksanakan di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan dengan populasi seluruh mahasiswa Pendidikan Akuntansi angkatan 2021 sebanyak 62 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen pengumpulan data berupa angket dengan skala Likert. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan software SmartPLS. Uji yang dilakukan meliputi uji validitas, reliabilitas, model pengukuran (outer model), dan pengujian hipotesis melalui nilai p-value dengan tingkat signifikansi < 0,05. Hasil analisis menunjukkan nilai outer loading > 0,7 dan AVE > 0,5, yang mengindikasikan validitas konstruk terpenuhi. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa penguasaan soft skills berpengaruh signifikan terhadap kesiapan mengajar dengan p-value 0,000 (< 0,05), dan keterampilan dasar mengajar juga berpengaruh signifikan dengan p-value 0,011 (< 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penguasaan soft skills dan keterampilan dasar mengajar berpengaruh positif terhadap kesiapan mengajar mahasiswa Pendidikan Akuntansi angkatan 2021. Kata Kunci: Soft Skills, Keterampilan Dasar Mengajar, Kesiapan Mengajar.
Uji Validitas dan Efektivitas Buku English For Business Berbasis Multimodality di Prodi Kewirausahaan Universitas Negeri Medan Siahaan, Sabda Dian Nurani; Setiana, Esa; Saragih, Lenti Susanna; Sitompul, Haryani Pratiwi
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 12 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v12i1.7723

Abstract

Prodi Kewirausahaan Universitas Negeri Medan (UNIMED) adalah salah satu lembaga pendidikan yang berperan aktif dalam menyelenggarakan pendidikan Kewirausahaan. Prodi ini memiliki visi untuk menghasilkan Entrepreneur. Salah satu keahlian yang dituntut bagi seorang pengusaha adalah kemampuan berbahasa internasional. Permasalahan yang terjadi di Prodi Kewirausahaan ini adalah kemampuan bahasa Inggris masiswa yang  masih rendah, hal ini tercermin dari rendahnya hasil belajar mereka. Permasalahan ini mungkin disebabkan oleh kurangnya buku bahasa Inggris bisnis yang dimiliki dosen sehingga berdampak pada tidak optimalnya penyampaian pembelajaran di kelas. Selama ini, materi yang diberikan masih berupa materi adopsi yang dirangkum secara umum tanpa menyesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa terhadap peningkatan kemampuan berbahasa internasional. Dosen tidak memiliki buku ajar sendiri sehingga dosen tidak memiliki panduan yang jelas dalam mengajar. Ketidaktersediaan bahan ajar mengakibatkan pengajaran yang kurang variatif dan tidak terarah. Berdasarkan hal tersebut, dosen pengampu mata kuliah Business English perlu menciptakan buku sendiri karena harus bisa sekreatif mungkin membantu mahasiswa dalam memahami Bahasa Inggris Bisnis. Jenis penelitian ini adalah pengembangan (Research and Develompment (RnD)). Metodologi penelitian ini menggunakan model pengembangan empat dimensi (4-D) yang terdiri dari empat tahap: (1) pendefinisian, (2) perancangan, (3) pengembangan, dan (4) penyebaran. Ada dua jenis metode analisis data yang digunakan dalam penelitian yaitu validitas dan efektivitas. Berdasarkan hasil penelitian, buku yang dihasilkan termasuk kategori sangat sesuai dengan skor validitas sebesar 91,12%. Berdasarkan uji keefektivan, rata-rata nilai mahasiswa sebelum tes lebih rendah dibandingkan nilai postes, dan nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,00.
PERSONAL ACADEMIC AND ENVIRONMENTAL FACTORS AS DETERMINANTS OF PERCEIVED COMPLEXITY IN ACCOUNTING COURSES Nurhayani, Ulfa; Sitompul, Haryani Pratiwi; Nurwendary, Weny; Herliani, Rini; Silalahi, Sondang Aida; Tharifah, Nabila Tijani
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol. 17 No. 2 (2025): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) DECEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v17i2.68651

Abstract

This study aims to examine the influence of personal, academic, and environmental factors on students’ perceived complexity of accounting courses. Accounting is frequently regarded as a difficult subject due to its abstract concepts, procedural rigor, and analytical demands, which often affect students’ motivation, engagement, and learning outcomes. Understanding the determinants of perceived complexity is essential for improving the effectiveness of accounting education. This research employed a mixed-method explanatory approach, in which quantitative data served as the primary source of analysis and qualitative data supported the interpretation of results. Quantitative data were collected through a survey of 260 Accounting Education students at Universitas Negeri Medan using a structured questionnaire measured on a five-point Likert scale. The sample was selected using proportionate stratified random sampling based on semester level. The data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4. To strengthen the empirical findings, qualitative data were obtained through classroom observations and semi-structured interviews with selected students and lecturers. The results indicate that personal factors—including learning motivation, academic ability, prior learning experience, and attitudes toward accounting—significantly reduce students’ perceived complexity of accounting courses. Academic factors, such as curriculum structure, teaching methods, and instructional material quality, also play a significant role in facilitating understanding and reducing cognitive load. Furthermore, environmental factors, encompassing academic, social, and physical learning environments, positively influence students’ engagement and perceptions of accounting learning. Qualitative findings confirm that interactive teaching methods and supportive learning environments enhance students’ confidence in dealing with complex accounting material. This study contributes to accounting education literature by demonstrating that perceived course complexity is multidimensional and shaped by the interaction of internal and external factors. Practically, the findings suggest that educators and institutions should adopt student-centered teaching strategies, adaptive curricula, and supportive learning environments to mitigate perceived complexity and improve learning outcomes.  Key words: Personal factors, Academic factors, Environmental factors, Accounting complexity, Students’  perception
Strategi Pemasaran Melalui Media Sosial dalam Meningkatkan Visibilitas dan Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Rezeki, Sri; Sitompul, Haryani Pratiwi; Widarma, Adi
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/a54yyg62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pemasaran melalui media sosial terhadap peningkatan visibilitas dan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Medan. Perkembangan teknologi digital menuntut pelaku UMKM untuk beradaptasi melalui pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi dan interaksi dengan pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-verifikatif dengan melibatkan 100 responden pelaku UMKM yang telah aktif menggunakan media sosial minimal enam bulan. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran media sosial berpengaruh signifikan terhadap visibilitas dan daya saing UMKM dengan nilai R² sebesar 0,684. Variabel interaksi pelanggan memberikan pengaruh paling dominan, diikuti oleh kualitas konten dan pemanfaatan fitur platform. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pemasaran digital ditentukan oleh hubungan interaktif yang kuat dan konsistensi pengelolaan konten bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi, tetapi juga sebagai strategi bisnis yang mampu memperkuat citra merek dan meningkatkan keunggulan kompetitif. Diperlukan peningkatan literasi digital dan pendampingan berkelanjutan agar UMKM dapat memanfaatkan media sosial secara strategis dan berkelanjutan. Marketing Strategies Through Social Media to Increase the Visibility and Competitiveness of Micro, Small, and Medium Enterprises Abstract This study aims to analyze the influence of social media marketing strategies on improving the visibility and competitiveness of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Medan City. The rapid advancement of digital technology requires MSMEs to adapt by utilizing social media as a tool for promotion and customer engagement. This research employs a quantitative descriptive–verificative approach, involving 100 MSME respondents who have actively used social media for at least six months. Data were collected through a structured Likert-scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression with SPSS software. The findings indicate that social media marketing strategies have a significant positive effect on MSMEs’ visibility and competitiveness, with an R² value of 0.684. Among the observed variables, customer interaction exerts the most dominant influence, followed by content quality and platform feature utilization. These results emphasize that the success of digital marketing depends largely on meaningful two-way communication and consistent, high-quality content management. The study concludes that social media functions not merely as a promotional medium but as a strategic instrument for strengthening brand image and enhancing competitive advantage. Continuous efforts to improve digital literacy and strategic capacity building are essential for MSMEs to fully leverage social media for sustainable business growth.
Penguatan Daya Saing UMKM Gula Aren melalui Inovasi Teknologi Tepat Guna Penepung Gula Semut Nurhayani, Ulfa; Herliani, Rini; Mursid, Mursid; Nurwendari, Weny; Sitompul, Haryani Pratiwi; Sibarani, Choms Choms Gary Ganda Tua; Purba, Erny Luxy; Silalahi, Sondang Aida
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 7 No. 1 (2026): February
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v7i1.18613

Abstract

This community service program aims to enhance the capacity of palm sugar artisan groups in Teluk Bakung Village in terms of production, quality, marketing, and business management as an effort to strengthen the competitiveness of palm sugar–based MSMEs. The program was implemented using a participatory approach that included stages of socialization, training, mentoring, and evaluation. Evaluation instruments consisted of observation sheets to assess technical skills and comprehension questionnaires to measure managerial understanding, which were analyzed using descriptive comparative methods. The results indicate a significant increase in daily production capacity through the adoption of appropriate technology in the form of a grinding machine. Product quality also improved, as evidenced by finer and more hygienic physical characteristics, along with the establishment of the “Arentapure” brand identity. In addition, partners successfully expanded their market reach through social media and began implementing simple financial record-keeping systems separate from household finances. These findings demonstrate that the program is effective in transforming traditional enterprises into more professional business units with strong potential for long-term economic sustainability.