Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGUATAN KETERAMPILAN MENYIMAK DAN BERBICARA BERBASIS NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA DI PONDOK PESANTREN KOTA BENGKULU Dari, Ikke Wulan; Astuti, Dina Putri Juni
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i2.4800

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memfasilitasi kebutuhan akan pentingnya keterampilan menyimak dan keterampilan berbicara berbasis nilai-nilai moderasi beragama di pondok pesantren kota Bengkulu serta meinternalisasikan nilai-nilai moderasi dalam implementasi kegiatan belajar mengajar. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Pancasila dan Pondok Pesantren Darussalam kota Bengkulu berjalan dengan baik dan lancar. Hal ini dapat dilihat pada saat proses kegiatan peserta Pkm antusis mengikuti dan bertanya terkait dengan materi yang diberikan. Hasil pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan terhadap pemahaman keterampilan berbahasa berbasis moderasi beragama dengan nilai skor pre test untuk Pondok pesantren pancasila sebesar 10 peserta yang diatas skor 70 menjadi 28 atau 80% peserta yang mendapatkan skor diatas 70 dari 35 peserta. Sedangkan di MTs Darussalam hasil pre test yang didapat sebanyak 7 orang, sedangkan post test yang mendapatkan skor diatas 70 sebnayak 26 peserta atau 74%.
Implementasi Gerakan Literasi Sekolah di SMP Negeri 19 Bengkulu Selatan Nengsi, Veta Eva; Ansyah, Edi; Astuti, Dina Putri Juni
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i3.1565

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini pertama bagaimana implementasi gerakan literasi sekolah di SMP Negeri 19 Bengkulu Selatan. Kedua, apa saja faktor pendukung dan penghambat implementasi gerakan literasi sekolah di SMP Negeri 19 Bengkulu Selatan. Penelitian menggunakan jenis penelitian studi lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa pertama implementasi program literasi sekolah di SMP Negeri 19 Bengkulu Selatan sudah berjalan sesuai dengan pedoman gerakan literasi sekolah yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang mencakup 3 tahap yaitu pembiasaan membaca setiap hari selama 15 menit sebelum pembelajaran dimulai, pengembangan melalui pembiasaan membaca buku yang diikuti dengan kegiatan tindak lanjut berupa jurnal literasi yang diisi setiap hari sebagai agenda kegiatan literasi dan pembelajaran yaitu peserta didik membaca buku tentang pengetahuan umum, kegemaran, minat khusus, dan dapat juga dikaitkan dengan mata pelajaran tertentu. Kedua, faktor pendukung dalam implementasi program literasi sekolah di SMP Negeri 19 Bengkulu Selatan diantaranya yaitu komitmen kepala sekolah yang tinggi, tenaga pendidik yang terlatih, keberadaan fasilitas yang memadai, program yang sudah terencana dan terstruktur dengan baik, dukungan orang tua dan Kegiatan ekstrakurikuler yang berhubungan dengan literasi. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kurangnya kesadaran dan pemahaman tentang literasi, keterbatasan waktu, kurangnya fasilitas dan akses ke sumber literasi dan keterbatasan anggaran.
Struktur Dan Fungsi Sosial Ungkapan Larangan Pada Masyarakat Suku Serawai Di Desa Air Umban Kecamatan Pino Kabupaten Bengkulu Selatan Azizmi Putra, Ego; Andra, Vebbi; Astuti, Dina Putri Juni
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v1i2.772

Abstract

Ungkapan larangan merupakan sebuah ungkapan yang mengandung perintah melarang suatu perbuatan manusia, ungkapan larangan ini diungkapkan dengan berbagai bentuk misalnya bentuk imperatif jangan atau frasa ingkat tidak di benarkan. Ungkapan larangan ini memiliki struktur dan fungsi sosial di dalamnya berupa ungkapan larangan berstruktur dua bagian yakni sebab dan akibat dan ungkapan larangan yang berstruktur tiga bagian yakni tanda, perubahan dan hasil serta fungsi sosial sebagai penebal emosi keyakinan atau keagamaan, imajinasi atau khayalan, alat untuk mendidik, melarang, dan menyuruh atau mengingatkan. Oleh karena itu peneliti mengembangkan hasil temuan dengan lebih akurat dan lebih efisien. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Peneliti menggunakan teknik mengumpulkan data dengan 3 langah yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat yang ada di desa Air Umban Kecamatan Pino Kabupaten Bengkulu Selatan serta menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa ungkapan larangan ini sudah mulai hilang kerena sudah bergantikan dengan bahasa-bahasa anak gaul zaman sekarang serta tidak banyak anak-anak atau orang dewasa mengetahui tentang ungkapan larangan ini hanya sebagai dari mereka
Evaluasi Program Tahfidz Dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Al-Qur’an Siswa Di MTs Nur Rahma Kota Bengkulu Astuti, Dina Putri Juni; Nurdiana, Aida; Rafflesia, Angelina Ayu; Pornomo, Luky; Taqiyah, Siti Barotut
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v5i4.1196

Abstract

Program Tahfidz Al-Qur’an memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan menghafal siswa di sekolah berbasis Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program Tahfidz di MTs Nur Rahma Kota Bengkulu dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Tahfidz memberikan dampak positif terhadap peningkatan hafalan siswa, baik dari aspek kualitas hafalan maupun motivasi belajar. Namun, terdapat beberapa kendala seperti kurangnya waktu latihan yang memadai dan perbedaan kemampuan menghafal di antara siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa program Tahfidz di MTs Nur Rahma efektif dalam meningkatkan kemampuan hafalan siswa dengan beberapa aspek yang perlu ditingkatkan untuk hasil yang lebih optimal.
Kesalahan Ejaan Bahasa Indonesia Pada Karya Tulis Teks Dongeng Fantasi Siswa Kelas VII SMP Nurul Huda Kota Bengkulu Zinora, Indi; Astuti, Dina Putri Juni; Suradi, Ahmad
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v6i1.1261

Abstract

Kesalahan-kesalahan pada ejaan bahasa Indonesia dalam menuliskan teks dongeng fantasi pada pelajaran bahasa Indonesia banyak ditemui di SMP Nurul Huda Kota Bengkulu dalam bidang Ejaan yang Disempurnakan (EYD). Dilihat dari masalah di atas, penulis akan mengkaji lebih dalam kesalahan Ejaan yang Disempurnakan (EYD) pada teks dongeng fantasi. Penelitian ini bertujuan : mendeskripsikan bentuk kesalahan ejaan dalam teks dongeng fantasi siswa kelas VII SMP Nurul Huda Kota Bengkulu, dan mendeskripsikan faktor penyebab kesalahan ejaan dalam teks dongeng fantasi siswa kelas VII SMP Nurul Huda Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII SMP Nurul Huda Kota Bengkulu Tahun Ajaran 2024/2025. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji dengan menggunakan triangulasi metode. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif dari Miles, Huberman, dan Saldan a yang terdiri dari tiga komponen yaitu kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini meliputi:N Bentuk kesalahan ejaan bahasa Indonesia pada teks dongeng siswa antara lain : penggunaan huruf kapital, penulisan kata, dan penggunaan tanda baca; Faktor penyebab kesalahan ejaan antara lain kurangnya motivasi belajar, kurangnya pemahaman materi, sarana dan prasarana tidak memadai, metode pemelajaran yang tidak sesuai, dan media pembelajaran yang kurang memadai
Semiotika Pantun Minang pada Masyarakat Minangkabau Kota Bengkulu Astuti, Dina Putri Juni
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 2, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v2i1.3122

Abstract

Semiotika sebagai salah satu metode analisis penelitian mengkaji tentang tanda, sangat menarik untuk di analisis pada sastra lisan berupa pantun. Penggunaan metode ini bertujuan untuk mendeskripsikananalisis teks semiotika pantun Minang pada masyarakat Minnagkabau Kota bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotik. Sumber data penelitian ini adalah masyarakat Minang yang menggunakan pantun Minang dengan data penelitian adalah teks pantun Minang berjumlah 32 Pantun yang diperoleh dari kegiatan formal dan nonformal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Tanda Ikon lebih sering digunakan pada diksi kata benda dengan penempatannya berada di baris pertama dan kedua pantun Minang. Sedangkan tanda indeks ditandai dengan semua aktifitas kehidupan yang mana pada pantun Minang seringkali muncul di baris kedua atau ketiga pantun Minang. Serta tanda simbol memiliki makna tersurat dan tersirat di dalam pantun yang letaknya sering kali berada di isi pantun, atau pada baris ketiga dan keempat pantun Minang. Dengan demikian, semiotika pada pantun Minang terdapat disetiap unsur permainan kata pada diksi pantun Minang Masyarakat Minangkabau Kota Bengkulu.
Kesantunan Berbahasa dalam Pembelajaran Mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Sandi, Andre Taulani; Siregar, Nelda Sari; Seles, Susi; Astuti, Dina Putri Juni
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan memetakan wujud kesantunan berbahasa yang digunakan oleh mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia (TBI) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu selama proses pembelajaran. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan pendekatan pragmatik, berfokus pada analisis Maksim Kesantunan Leech pada tuturan verbal dan nonverbal. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Ditemukan total 444 tuturan kesantunan, terdiri dari 321 tuturan interaksi horizontal (mahasiswa-mahasiswa) dan 123 tuturan interaksi vertikal (mahasiswa-dosen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa didominasi oleh penerapan Maksim Kebijaksanaan dan Maksim Kerendahan Hati. Dominasi ini mengindikasikan adanya penggunaan strategi kesantunan negatif (menjaga jarak hormat) dalam interaksi vertikal, serta internalisasi nilai tawadhu (kerendahan hati) sebagai manifestasi etika keilmuan Islam. Inovasi yang ditemukan adalah bahwa Maksim Kebijaksanaan menjadi ciri khas yang menonjol dan signifikan dalam konteks institusi keagamaan, menunjukkan bahwa Maksim Kesantunan dimodifikasi oleh faktor sosio-religius.