Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Interferensi Bahasa Rejang dalam Karangan Siswa Kelas VII SMP Negeri 20 Bengkulu Tengah Olvi Sulastri; Mahdijaya; Paulina, Yanti; Suyuthi, Hasmi; Yuniati, Ira
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kfg2q796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan faktor penyebab interferensi bahasa Rejang dalam karangan siswa kelas VII SMP Negeri 20 Bengkulu Tengah yang dilatarbelakangi oleh fenomena kedwibahasaan, yaitu penggunaan bahasa Rejang sebagai bahasa ibu dan bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data berupa karangan narasi 15 siswa yang dikumpulkan melalui tes mengarang dan dianalisis menggunakan teknik analisis kesalahan berbahasa pada tataran morfologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interferensi terjadi dalam bentuk penggunaan afiks, reduplikasi, dan pembentukan kata yang dipengaruhi oleh struktur bahasa daerah. Interferensi tersebut disebabkan oleh kebiasaan penggunaan bahasa ibu, rendahnya penguasaan kaidah bahasa Indonesia, lingkungan sosial yang dominan menggunakan bahasa daerah, serta kurangnya kesadaran siswa dalam penggunaan bahasa Indonesia yang tepat. Dampaknya terlihat pada ketidaksesuaian penggunaan bahasa Indonesia sehingga memengaruhi kualitas karangan siswa. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran bahasa Indonesia yang lebih efektif dan pembiasaan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di lingkungan sekolah. Kata Kunci: Bahasa Rejang, Interferensi Bahasa, Karangan Siswa, Morfologi
Memanfaatkan Media Sosial Youtube Sebagai Sarana Pembelajaran Bahasa Indonesia di SDN 36 Seluma Yopi Puspita Sari; Suyuthi, Hasmi; Gunawan, Hafiz; Paulina, Yanti; Hakim, Man; Yuniati, Ira
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/zafan479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan media sosial Youtube sebagai sarana pembelajaran bahasa Indonesia di SDN 36 Seluma serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas V, dan peserta didik kelas V SDN 36 Seluma.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial Youtube dimanfaatkan sebagai media pembelajaran untuk menyampaikan materi, meningkatkan motivasi belajar, mempermudah pemahaman peserta didik, serta meningkatkan keaktifan dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia. Faktor pendukung meliputi tersedianya fasilitas pembelajaran, kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi, serta ketersediaan video pembelajaran yang relevan.Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan jaringan internet, gangguan teknis, dan keterbatasan waktu pembelajaran. Secara keseluruhan, pemanfaatan media sosial youtube memberikan kontribusi positif terhadap proses pembelajaran bahasa Indonesia di SDN 36 Seluma karena mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan efektif. Kata kunci: Bahasa Indonesia, Media Pembelajaran, Media Sosial YouTube, Sekolah Dasar
Kemampuan Menulis Surat Lamaran Pekerjaan pada Siswa Kelas XII SMAN 8 Seluma Yopa Anggun Natia; Yuniati, ira; Suyuthi, Hasmi; Gunawan, Hafiz; Paulina, Yanti
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/6thv4w10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan menulis surat lamaran pekerjaan pada siswa kelas XII SMAN 8 Seluma Tahun Ajaran 2026/2027. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui metode tes unjuk kerja (performance test). Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XII A SMAN 8 Seluma. Data penelitian berupa skor hasil tes tertulis menulis surat lamaran pekerjaan yang dinilai berdasarkan delapan kriteria pokok surat resmi, meliputi penulisan tanggal, perihal, lampiran, alamat surat, salam pembuka, isi surat, salam penutup, serta nama dan tanda tangan pengirim dengan akumulasi skor maksimal 100. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis surat lamaran pekerjaan bervariasi pada setiap indikator, di mana aspek penulisan isi surat dan ejaan masih menjadi tantangan utama. Simpulan penelitian ini memberikan gambaran komprehensif bagi guru dan institusi pendidikan dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran menulis surat resmi sebagai bekal peserta didik menghadapi dunia kerja. Kata Kunci: Analisis Kemampuan, Menulis, Siswa SMA, Surat Lamaran Pekerjaan  
Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SD Negeri 03 Tebat Karai Kabupaten Kepahiang Erni Kusumawati; Hakim, Man; Yunita, Ira; Suyuthi, Hasmi; Gunawan, Hafiz
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/eced2f28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca permulaan siswa kelas II SD Negeri 03 Tebat Karai Kabupaten Kepahiang Tahun Ajaran 2026/2027. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan membaca permulaan secara individual berdasarkan enam indikator, yaitu mengenal dan membaca huruf, membaca suku kata, membaca kata, membaca kalimat, membaca teks sederhana, dan pemahaman isi bacaan. Setiap indikator diberi skor 1–4 sehingga skor maksimal adalah 24. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan jumlah skor seluruh siswa sebesar 415, rata-rata skor 20,75, dan rata-rata nilai 86,46. Sebanyak 12 siswa (60%) berada pada kategori Sangat Baik, enam siswa (30%) pada kategori Baik, dan dua siswa (10%) pada kategori Cukup. Tidak terdapat siswa pada kategori Perlu Pembinaan. Dengan demikian, 90% siswa berada pada kategori Baik dan Sangat Baik. Secara umum kemampuan membaca permulaan siswa berada pada kategori Baik, meskipun dua siswa masih memerlukan bimbingan dan latihan membaca lebih intensif.   Kata Kunci: Kemampuan Membaca, Literasi, Membaca Permulaan, Sekolah Dasar
Penggunaan Bahasa Daerah dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas VIII MTs Panca Mukti Kabupaten Bengkulu Tengah Dea Ayu Lestari; Suyuthi, Hasmi; Yuniati, Ira; Paulina, Yanti
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/h0mwfb24

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan bahasa daerah dan faktor-faktor yang memengaruhinya dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VIII MTs Panca Mukti Kabupaten Bengkulu Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metode deskriptif kualitatif. Data berupa tuturan guru dan siswa yang mengandung penggunaan bahasa daerah selama proses pembelajaran, yang diperoleh melalui observasi dan perekaman. Analisis data dilakukan melalui tahap identifikasi, klasifikasi, dan deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa daerah masih dominan dalam interaksi pembelajaran. Bahasa yang digunakan meliputi bahasa Jawa, bahasa Melayu Bengkulu, dan campuran keduanya dalam komunikasi antara guru dan siswa maupun antar siswa. Faktor yang memengaruhi penggunaan bahasa daerah meliputi lingkungan sosial masyarakat, situasi pembelajaran, dan faktor psikologis. Bahasa daerah dipertahankan karena dianggap lebih mudah dipahami, lebih nyaman digunakan, serta mendukung kelancaran komunikasi, sehingga tetap berperan penting dalam menunjang interaksi pembelajaran di sekolah. Kata Kunci: Bahasa Daerah, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Sosiolinguistik, Variasi  
Diksi pada Pidato Presiden Prabowo Subianto Silvya Prawita; Suyuthi, Hasmi; Mahdijaya; Yuniati, Ira
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/sexfja90

Abstract

Masalah penelitian ini adalah bagaimana jenis-jenis pada pidato bapak presiden Prabowo Subianto. Tujuan penelitian yaitu jenis-jenis pada pidato bapak presiden Prabowo Subianto. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah jenis-jenis pada pidato bapak presiden Prabowo Subianto, sumber data yang diambil yaitu pidato bapak presiden Prabowo Subianto (Pidato hari sumpah pemuda, hari guru nasional, dan upacara HUT RI-80). Teknik pengumpulan data yaitu 1) membaca teks pidato, 2) membaca ulang, 3) memberi tanda atau nomor kode, dan 4) mengumpulkan jenis-jenis diksi yang ditemukan. Teknik anlisis data yaitu 1) mencri data yang bersamaan, 2) menetapkan jenis-jenis diksi, 3) menganalisi jenis-jenis diksi, 4) mengidentifikasi jenis-jenis diksi, 5) mendeskripsi jenis-jenis diksi, 6) membahas jenis diksi, dan 7) menarik kesimpulan. Hasil dan pembahasan yaitu berdasarkan analisis data ditemukan jenis-jenis diksi pada pidato bapak Presiden Prabowo Subianto yaitu data keseluruhannya yang ditemukan berjumlah 85 data, yang meliputi,  a) makna denotative yang berjumlah 36 data, b) makna konotatif yang berjumlah 10 data, c) diksi konteks nonlinguistic yang berjumlah 30 data, dan d) diksi konteks linguistik yang berjumlah 9 data. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan, peneliti mengambil kesimpulan bahwa jenis diksi pada pidato bapak Presiden Prabowo Subianto. yaitu: data yang ditemukan secara keseluruhannya berjumlah 85 data, yang meliputi,  a) makna denotative yang berjumlah 36 data, b) makna konotatif yang berjumlah 10 data, c) diksi konteks nonlinguistic yang berjumlah 30 data, dan d) diksi konteks linguistik yang berjumlah 9 data. Kata Kunci: Diksi, Pidato Presiden