Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VII  SMP Negeri 11 Kota Bengkulu Dewi, Maya; Paulina, Yanti; Gunawan, Hafiz; Hakim, Man; Yuniati, Ira
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/13nrgs50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 11 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 11 Kota Bengkulu yang berjumlah 317 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes menulis teks deskripsi. Instrumen penelitian berupa rubrik penilaian yang menilai dua aspek utama, yaitu struktur teks deskripsi dan kaidah kebahasaan yang meliputi penggunaan kalimat perincian, serapan pancaindra,kata dasar,sinonim dan oenggunaan majas. Data dianalisis dengan menghitung skor, nilai rata-rata, serta persentase kemampuan siswa berdasarkan skala empat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas VII SMP Negeri 11 Kota Bengkulu memperoleh nilai rata-rata sebesar 57,42% dengan skor maksimal 95 dan skor minimal 20. Berdasarkan tabel skala empat, nilai tersebut berada pada interval 56%-74% sehingga termasuk dalam kategori cukup. Pada aspek struktur teks laporan hasil observasi diperoleh nilai rata-rata 68,7% yang berada pada interval 56%-74% dengan kategori cukup. Sementara itu, pada aspek kaidah kebahasaan diperoleh nilai rata-rata 46,2% yang berada pada interval 10%-55% dengan kategori kurang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah memahami kerangka dasar teks deskripsi namun masih terdapat beberapa kesalahan dalam kelengkapan kaidah kebahasaan serta penggunaan ejaan dan tanda baca. Dengan demikian, kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 11 Kota Bengkulu termasuk dalam kategori cukup (56%-74%). Kata Kunci: Kaidah Kebahasaan, Kemampuan Menulis, Struktur Teks, Teks Deskripsi
Konflik Sosial Tokoh Utama dalam Novel Kresek Hitam Karya Honey Dee Rismawati; Hakim, Man; Yuniati, Ira; Paulina, Yanti
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/w3brxy58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai bentuk konflik sosial yang dialami oleh tokoh utama serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya konflik sosial dalam novel Kresek Hitam karya Honey Dee. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra dengan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Kresek Hitam karya Honey Dee, sedangkan data penelitian berupa kutipan-kutipan yang menunjukkan adanya konflik sosial yang dialami oleh tokoh utama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dengan cara membaca secara intensif, mencatat, serta mengklasifikasikan kutipan-kutipan yang berkaitan dengan konflik sosial. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mendeskripsikan data berdasarkan teori konflik sosial.   Kata Kunci: Konflik Sosial, Literatur Sosiologi, Novel, Tokoh Utama
Kemampuan Menulis Cerita Mini Berdasarkan Pengalaman Pribadi Siswa Kelas XI SMA Muhammadiyah 4 Kota Bengkulu Clara; Suyuthi, Hasmi; Zakaria, Jelita; Hakim, Man; Yuniati, Ira
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/gtp96626

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis kreatif siswa, khususnya dalam menyusun cerita mini yang sesuai dengan kaidah kebahasaan dan struktur yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis cerita mini berdasarkan pengalaman pribadi pada siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 4 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan sampel 16 siswa. Data dikumpulkan melalui instrumen tes menulis dengan aspek penilaian meliputi kesesuaian tema, kaidah kebahasaan, dan struktur cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis siswa secara keseluruhan berada pada kategori Kurang dengan nilai rata-rata 53,9. Secara rinci, aspek kesesuaian tema mencapai 80%, kaidah kebahasaan 69%, dan struktur cerita 62%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kompetensi menulis siswa masih memerlukan peningkatan yang signifikan untuk mencapai standar ketuntasan.   Kata Kunci: Cerita Mini, Kemampuan Menulis, Pengalaman Pribadi  
Konflik Batin Tokoh Utama dalam Film My Annoying Brothers adalah Dina Jasanti Permata, Indah; Hakim, Man; Yuniati, Ira; Paulina, Yanti
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jdvjc660

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami konflik batin tokoh dalam karya sastra, khususnya film.  Film My Annoying Brother mengisahkan perjalanan hidup Kemal (Angga Yunanda), seorang atlet judo nasional berbakat yang mengalami konflik batin mendalam setelah kehilangan penglihatannya akibat kecelakaan. Kondisi tersebut memunculkan berbagai pergulatan emosional dalam diri Kemal, seperti perasaan marah, kecewa, putus asa, dan kehilangan makna hidup. Konflik batin Kemal semakin kuat dengan kehadiran kakaknya, Jaya (Vino G. Bastian), seorang mantan narapidana yang dibebaskan bersyarat dan ditugaskan untuk merawat Kemal.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk konflik batin, faktor penyebab, dan penyelesaian konflik batin tokoh utama dalam film My Annoying Brother sutradara Dinna Jasanti. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Data penelitian berupa dialog dan adegan yang menunjukkan konflik batin tokoh utama dengan teknik pengumpulan data simak dan catat.  Hasil penelitian menunjukkan terdapat 83 data konflik batin yang meliputi depresi (8 data), frustasi (4 data), marah (10 data), kesedihan (15 data), kecemasan (21 data), rasa salah (9 data), dan kebimbangan (16 data). Bentuk yang paling dominan adalah kecemasan. Faktor penyebab konflik batin meliputi kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri, dengan yang paling dominan adalah kebutuhan sosial (37 data). Penyelesaian konflik batin meliputi mencari penyebab utama, berpikir positif, berani membuat keputusan, fokus pada diri sendiri, dan berdamai dengan takdir. Temuan ini menunjukkan bahwa konflik batin tokoh utama menggambarkan proses penerimaan diri dan perkembangan karakter dalam film.   Kata Kunci: Film, Konflik Batin, Pendekatan Psikologi Sastra, Tokoh Utama
Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SD Negeri 03 Tebat Karai Kabupaten Kepahiang Erni Kusumawati; Hakim, Man; Yunita, Ira
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/eced2f28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca permulaan siswa kelas II SD Negeri 03 Tebat Karai Kabupaten Kepahiang Tahun Ajaran 2026/2027. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan membaca permulaan secara individual berdasarkan enam indikator, yaitu mengenal dan membaca huruf, membaca suku kata, membaca kata, membaca kalimat, membaca teks sederhana, dan pemahaman isi bacaan. Setiap indikator diberi skor 1–4 sehingga skor maksimal adalah 24. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan jumlah skor seluruh siswa sebesar 415, rata-rata skor 20,75, dan rata-rata nilai 86,46. Sebanyak 12 siswa (60%) berada pada kategori Sangat Baik, enam siswa (30%) pada kategori Baik, dan dua siswa (10%) pada kategori Cukup. Tidak terdapat siswa pada kategori Perlu Pembinaan. Dengan demikian, 90% siswa berada pada kategori Baik dan Sangat Baik. Secara umum kemampuan membaca permulaan siswa berada pada kategori Baik, meskipun dua siswa masih memerlukan bimbingan dan latihan membaca lebih intensif.   Kata Kunci: Kemampuan Membaca, Literasi, Membaca Permulaan, Sekolah Dasar