Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Manajemen Program Tahfidz Dalam Meningkatkan Motivasi Menghafal Al-Qur’an di Madrasah Aliyah Al Maahmud Aik Ampat Safitri, Lilik Ulaili; Irawan, M. Ary; Hakim, Lukmanul
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i2.12550

Abstract

Abstract: The. aim of this research is: to describe planning, implementation and evaluation capabilities in increasing motivation to memorize the Qur'an at Madrasah Aliyah Al Mahmud Aik Ampat. The research approach used is a qualitative approach, while the research design is a case study. Data collection techniques include: interviews, observation and documentation. Furthermore, the results of this research are: (1) Planning the Tahfidz Program to Increase Motivation to Memorize the Qur'an at Madrasah Aliyah (MA) Al Mahmud including: (a) planning regular meetings, (b) planning a semester evaluation involving the tahfidz coordinator , teacher and student. The programs that have been planned to increase motivation to memorize are (a) planning the distribution of halaqoh levels and (b) giving awards to each student. (2). Implementation of the Tahfidz Program to increase motivation to memorize includes: (a) holding meetings, (b) carrying out teacher and student evaluations per semester, (c) implementing a previously determined tahfidz program which is permanent. (3). Evaluation of the Tahfidz program in increasing motivation to memorize includes: evaluation form in the form of an oral test per individual using a question and answer method with a rote reading deposit system and including memorized books (recommendations) worthy of taking the exam. The conclusion in the Tahfidz Program Management research in increasing motivation to memorize the Qur'an at Madrasah Aliyah (MA) Al Mahmud Aik Ampat is through a planning, implementation and evaluation.. Keywords: Program, Management, Memorizing, The Qur`anAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah: untuk mendeskripsikan kemampuan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam meningkatkan Motivasi Menghafal Al-Qur’an di Madrasah Aliyah Al Mahmud Aik Ampat. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kualitatif, adapun rancangan penelitian adalah studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi: wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya, hasil penelitian ini yaitu: (1)Perencanaan Program Tahfidz dalam Meningkatkan Motivasi Menghafal Al-Qur’an di Madrasah Aliyah (MA) Al Mahmud meliputi: (a) merencanakan rapat secara berkala, (b) merencanakan evaluasi persemester yang melibatkan koordinator tahfidz, guru dan siswa. Adapun program yang di telah direncakan untuk meningkatkan motivasi menghafal adalah (a) merencanakan pembagian tingkatan halaqoh dan (b) pemberian penghargaan (reward) ke setiap siswa. (2). Pelaksanaan Program Tahfidz dalam meningkatkan motivasi menghafal meliputi: (a) mengadakan rapat, (b) melaksanakan evaluasi guru dan siswa per semester, (c) pelaksanaan program tahfidz yang sudah ditetapkan sebelumnya yang bersifat permanen. (3). Evaluasi program tahfidz dalam meningkatkan motivasi menghafal meliputi: bentuk evaluasi berupa ujian tes lisan per individu dengan metode pelaksanaan tanya jawab dengan system setoran bacaan hafalan dan menyertakan buku hafalan(rekomendasi) layak mengikuti ujian. Kesimpulan dalam penelitian Manajemen Program Tahfidz Dalam Meningkatkan Motivasi Menghafal Al Qur’an di Madrasah Aliyah (MA) Al Mahmud Aik Ampat yaitu dengan melalui proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kata Kunci: Mnajemen, Program, Menghafal, Al_Qur`an
Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan Dalam Mendukung Proses Belajar Siswa di SMA Negeri 1 Kuripan Saputra, Rangga; Najwa, Lu`luin; Irawan, M. Ary
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i2.13912

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the management of facilities and infrastructure in improving the learning process at SMA Negeri 1 Kuripan. The research method used is descriptive qualitative. Data collection techniques use observation, interviews, and documentation. Data analysis uses data reduction, data presentation, and conclusion. Based on the results that the author has found at the research location, the management activities of facilities and infrastructure in improving the learning process at SMA Negeri 1 Kuripan consist of 4 focuses, namely: 1) The planning stage which includes analysis of needs, financing, and priorities, 2) The implementation stage is one of the important factors in supporting the smoothness and effectiveness of the teaching and learning process. This can be seen from the suitability of the types of learning media, practice tools, and learning resources with the subject matter and learning objectives, as well as their positive impact on the learning process, 3) Maintenance stage, including two types, namely routine and periodic maintenance 4) Supervision stage, carried out by all stakeholders and without a special supervision team, and carried out periodically. So the conclusion of the study of educational facilities and infrastructure management in supporting the student learning process at SMA Negeri 1 Kuripan is that carrying out the planning, implementation, maintenance, and supervision processes, thus can have a positive impact on the learning process and improving the quality of learning, student learning interest, and achievement of learning achievements.Keywords: Management of Facilities and Infrastructure, Learning Process.Abstrak: Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan proses pembelajaran di SMA Negeri 1 Kuripan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil yang telah penulis temukan di lokasi penelitian, kegiatan manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan proses pembelajaran di SMA Negeri 1 Kuripan terdiri dari 4 fokus, yakni: 1) Tahap perencanaan yang meliputi analisis kebutuhan, pembiayaan, dan prioritas, 2) Tahap pelaksanaan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran dan efektivitas proses belajar mengajar. Hal ini terlihat dari kesesuaian jenis media pembelajaran, alat praktik, dan sumber belajar dengan materi pelajaran dan tujuan pembelajaran, serta dampak positifnya terhadap proses pembelajaran, 3) Tahap pemeliharaan, meliputi dua jenis yaitu pemeliharaan rutin dan berkala 4) Tahap pengawasan, dilaksanakan oleh semua stakeholder dan tanpa adanya tim khusus pengawasan, dan dilaksanakan secara berkala. Maka kesimpulan dari penelitian manajemen sarana dan prasarana pendidikan dalam mendukung proses belajar siswa di SMA Negeri 1 Kuripan yaitu dengan melakukan proses perencanaan, pelaksanaan, pemeliharaan, dan pengawasan, dengan demikian hal ini dapat memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran seperti peningkatan kualitas pembelajaran, minat belajar siswa, dan pencapaian prestasi belajar.Kata kunci: Manajemen Sarana dan Prasarana, Proses Pembelajaran 
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI EKOWISATA DIGITAL DAN KEGIATAN REKREASI ALAM DI DESA AIQ BERIK, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Maulidin, Maulidin; Rachma, Irna Ningsih Amalia; Irawan, M. Ary; Ikawati, Hastuti Diah; Anwar, Zul
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.7486

Abstract

ABSTRACT Aiq Berik Village in Central Lombok has significant ecotourism potential, but its development is hampered by low digital literacy, weak tourism institutions, and minimal integration between conservation and public health. This community service program aims to empower the community through an interdisciplinary approach that integrates ecotourism education, digital skills training, development of nature recreation activities, and institutional strengthening. This program was implemented for a duration of 2 days involving 15 youth participants and village officials. The methods used include participatory workshops, hands-on training (learning by doing), and intensive mentoring. The program results show a significant increase in community understanding of sustainable ecotourism, as measured by pre- and post-tests with an average increase above 85%. In addition, this program has succeeded in producing concrete outputs in the form of a youth-managed digital promotion channel, the initiation of an edu-recreation program, and the formation of the “Aiq Berik Lestari” Tourism Awareness Group (Pokdarwis). This program has successfully laid the foundation for the transformation of Aiq Berik Village into an independent and sustainable digital ecotourism destination, by breaking the cycle of stagnation through local capacity building. The sustainability of this program depends on community commitment and infrastructure support from relevant stakeholders. ABSTRAK Desa Aiq Berik di Lombok Tengah memiliki potensi ekowisata yang signifikan, namun pengembangannya terhambat oleh rendahnya literasi digital, lemahnya kelembagaan pariwisata, dan minimnya integrasi antara konservasi dan kesehatan masyarakat. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pendekatan interdisipliner yang mengintegrasikan edukasi ekowisata, pelatihan keterampilan digital, pengembangan kegiatan rekreasi alam, dan penguatan kelembagaan. Program ini dilaksanakan selama durasi 2 hari dengan melibatkan jumlah peserta 15 pemuda dan aparat desa. Metode yang digunakan meliputi workshop partisipatif, pelatihan praktik langsung (learning by doing), dan pendampingan intensif. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman masyarakat tentang ekowisata berkelanjutan, yang terukur melalui pre-test dan post-test dengan peningkatan rata-rata di atas 85%. Selain itu, program ini berhasil menghasilkan luaran konkret berupa kanal promosi digital yang dikelola pemuda, inisiasi program edu-rekreasi, serta terbentuknya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Program ini berhasil meletakkan fondasi bagi transformasi Desa Aiq Berik menjadi destinasi ekowisata digital yang mandiri dan berkelanjutan, dengan memutus siklus stagnasi melalui peningkatan kapasitas lokal. Keberlanjutan program ini bergantung pada komitmen masyarakat dan dukungan infrastruktur dari pemangku kepentingan terkait.