Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Comparison of Diorama and Animation Media in Enhancing Cognitive Learning Outcomes on Ecosystem Material for Fifth-Grade Students: A Quasi-Experimental Study at SDN 1 Pataruman Raisha Fauziyah Azzahra; Abdul latip; Irfan Hilman
Jurnal PGMI UNIGA Vol 4 No 2 (2025): Jurnal PGMI UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/pgmi.v4i2.43450

Abstract

This study aimed to analyze the impact utilizing diorama and animation media in on the topic of “Harmony in the Ecosystem” for fifth-grade elementary students. employed a quantitative approach with an experimental method, involving two classes as samples: the experimental class used diorama media (n=24) and the control class used animation media (n=21). Data were collected through pretests and posttests, then analyzed using normality tests, the Mann-Whitney U test, and N-Gain calculations with SPSS version 20. The results showed that the implementation of learning with both media was optimal, as evidenced by 100% achievement in observation checklists., although the N-Gain for diorama (0.20) was slightly higher than for animation (0.14), both categorized as low. In conclusion, diorama and animation media have relatively equal effectiveness in supporting students’ conceptual understanding, with media selection adjusted according to the material characteristics and students’ needs.
MAKE A MATCH COOPERATIVE LEARNING ASSISTED BY FLASH CARDS ON FOURTH GRADERS' SCIENCE CONCEPT UNDERSTANDING Nisa Lutvia Tulloh; Abdul latip; Nurul Fatonah
Jurnal PGMI UNIGA Vol 5 No 1 (2026): Jurnal PGMI UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/pgmi.v5i1.43480

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya antusiasme serta daya serap siswa terhadap konsep sains di sekolah dasar akibat penggunaan strategi mengajar yang monoton. Studi eksperimental semu ini menggunakan desain Non-equivalent Control Group pada siswa kelas IV SDN 1 Sukatani. Temuan menunjukkan bahwa aktivitas belajar di kelas eksperimen mencapai level sangat baik (81,54%). Analisis data membuktikan adanya pengaruh signifikan dengan capaian N-Gain sebesar 59,01%, yang jauh melampaui kelas kontrol (23,68%). Dengan demikian, integrasi model ini efektif dalam memperkuat penguasaan materi IPA pada siswa.   Kata kunci: Cooperative Learning, Make a match, flash card  
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Kebiasaan Mencuci Tangan Ibu Batita terhadap Kejadian Diare di Puskesmas Tambakrejo Bojonegoro: The Relationship of Knowledge, Attitudes and Habits of Washing Hands of Toddlers to The Incidence of Diarrhea at The Tambakrejo Bojonegoro Health Center Selvi Desi Lufianti; Aris Handayani; Abdul Latip
Gema Bidan Indonesia Vol. 13 No. 2 (2024): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v13i3.127

Abstract

Diare merupakan penyakit yang paling sering menyerang anak-anak dan menjadi penyebab kedua kematian balita di seluruh dunia setelah pneumonia. Menurut Riskesdes tahun 2018 prevalensi diare pada balita berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan menurut kelompok umur dengan prevalensi diare (berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan tertinggi yaitu pada kelompok umur 1-4 tahun sebesar 11,5%, pada bayi sebesar 9%, dan kelompok umur 75 keatas sebesar juga merupakan prevalensi tertinggi yaitu sebesar 7%.Penderita diare di Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2020 yaitu pada tahun 2019 terdapat 11.081 kasus sedangkan pada tahun 2020 adalah 10.944 kasus. Di Puskesmas Tambakrejo kasus diare Berdasarkan data Laporan tahunan Puskesmas Tambakrejo pada tahun 2020 terdapat 571 dari 3164 balita kasus diare pada batita dengan prevalensi 18,04% Sedangkan pada tahun 2021 terdapat 550 dari 3117 kasus diare pada batita dengan prevalensi 17,64%. Kejadian Diare dari tahun ke tahun selalu melebihi prevalensi yaitu 6,54% pada tahun 2020 dan 6,14 % pada tahun 2021. Penelitian ini bersifat cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah ibu dan batita usia 12 – 36 bulan dengan teknik System Cluster Random Sampling dengan responden sejumlah 102 responden. Variabel independen adalah pengetahuan ibu, sifat ibu, dan kebiasaan mencuci tangan, sedangkan variabel dependen adalah kejadian diare pada batita. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan tabel observasi. Hasil analisis menggunakan uji chi square didapatkan bahwa sebagian besar ibu batita berpengetahuan baik sebanyak 79 responden (77,5%). Hasil analisis hubungan pengetahuan terhadap kejadian diare p = 0,07 yang mana t = 0,005 < α (0,05). Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa adanya hubungan antara pengetahuan sikap dan kebiasaan
IMPLEMENTASI DIGITALISASI SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU PADA SEKOLAH DASAR Abdul Latip; TARYUDI, TARYUDI; Rosmaladewi, Okke
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.52717

Abstract

The implementation of conventional academic supervision in elementary schools often faces constraints such as time constraints, limited documentation space, and slow feedback. This results in a suboptimal evaluation process and hinders the acceleration of improving the quality of teacher teaching in the classroom. This study aims to analyze and describe the implementation of digitalized supervision by principals and its impact on improving teacher performance at the elementary school level. This study used a qualitative approach with a case study method. Data collection was conducted through in-depth interviews with principals and teachers, direct observation of the digital-based supervision process, and documentation study related to performance assessment results. Data analysis was conducted interactively through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The study shows that implementing digitalized supervision through a dedicated  application or school management platform can improve the efficiency, transparency, and objectivity of the assessment process. Principals can provide instant (real-time) feedback, allowing teachers to quickly access evaluation results for teaching improvement. The use of this digital instrument has been proven to significantly improve teacher discipline, motivation, and pedagogical competence, ultimately positively impacting the quality of learning. However, the success of this system still requires support in improving teachers' digital competencies and providing adequate infrastructure.
Media berbasis komik pada pembelajaran IPA: Analisis karakteristik, bentuk, dan dampak dalam pembelajaran Neng Kiane Reisa Salsabila Fardiana; Salwa Sulaimah Nurhakim; Abdul Latip
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi21977

Abstract

Tujuan dari penelitian artikel ini adalah memaparkan hasil analisis dari kajian pustaka atau literature review mengenai pengembangan media pembelajaran IPA berbasis komik. Kajian pustaka dilakukan pada 8 artikel yang dipublikasikan pada tahun 2015 sampai 2020, dengan melakukan 4 langkah literature view yaitu melakukan pencarian dan penyeleksian artikel yang berkaitan dengan topik yang sudah ditentukan, melakukan analisis dan sintesis literatur, dan melakukan organisasi tulisan. Hasil kajian pustaka dan analisis menunjukan bahwa: 1) Pengembangan media pembelajaran IPA berbasis komik memiliki bentuk serta karakteristik sendiri. Bentuk komik yang dikembangkan berupa e-komik, komik strip, komik mitigasi dan buku komik. 2) Media pembelajaran IPA memberikan dampak terhadap siswa  diantaranya: meningkatkan motivasi terhadap hasil belajar siswa dapat lebih mudah dalam memahami materi pelajaran, dan dapat meningkatkan prestasi belajar dalam berpikir kritis pada saat pembelajaran. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat beberapa bentuk komik yang telah dikembangkan sebagai media pembelajaran IPA dan memberikan dampak terhadap proses pembelajaran siswa.