Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PERAN KOMUNIKASI DAKWAH ABDUR RAUF AS-SINGKILI SEBAGAI MUFTI KERAJAAN ACEH Ramadan
Sadida: Islamic Communications and Media Studies Vol. 4 No. 2 (2024): Islamic Communication and Media Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/sadida.v4i2.3945

Abstract

Sheikh Abdurrauf As-Singkili, he is a figure who played an important role in spreading Islamic teachings through the spread of Islam in the Barus (Fansur) area which is usually called Singkil. This is proven by his work which is developing rapidly in the Kingdom of Aceh and becoming a reference in the world of education. This is proven by his work which is developing rapidly in the Kingdom of Aceh. He developed Islamic da'wah/education from Fansur to the Kingdom of Aceh and even internationally. Islam is widespread in Aceh, especially in Singkil. In this research, an interesting strategy was used, specifically collecting data on Abdurrauf As-Singkili's commitment to the central issues he wanted to study. At the information gathering stage, a library exploration will be carried out, then the information examination will be completed as a satisfactory investigation. This research concludes, based on data analysis of Abdurrauf As-Singkili's contribution, there is no doubt that Abdul Ruf Singkel is a figure who plays a role and has sharp thinking, and is famous for his knowledge. His role in Aceh is demonstrated through his important scientific works, as an influential thinker and intellectual among Muslims who is very well known in Indonesia. From the writings of previous Islamic ulama thinkers to the present, there are many works such as suluk and others. The Dutch university library still has a copy of the original text or handwritten manuscript, so he was appointed mufti of the kingdom of Aceh.
Synthesis and Characterization of Cellulose Nata de Coco Inserted Nanoparticles Zn-Moringa Leaf Extract (Moringa oleifera) as Biodegradable plastic Banan Fruit Packaging Ramadan; Ramadhan, La Ode Ahmad Nur; Zainal Syam Arifin
Journal of Pharmaceuticals and Natural Sciences Vol. 1 No. 3 (2024): J. Pharm. Nat. Sci.
Publisher : B-CRETA Publisher (CV. Borneo Citra Kreatama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70392/jpns.v1i3.118135

Abstract

Synthesis and characterization of cellulose nata de coco inserted nanoparticles of zinc-moringa leaf extract as biodegradable plastic for banana fruit packaging has been carried out. This study aims to determine the characteristics, biodegradability and preservation activity of biodegradable plastic cellulose nata de coco inserted zinc nanoparticles-moringa leaf extract. The research process was carried out through the nata de coco synthesis stage, zinc nanoparticle synthesis-moringa leaf extract and the manufacture of biodegradable plastics. The success of this synthesis is evidenced by being characterized using a UV-Vis spectrophotometer, FTIR spectrophotometer and digital optical microscope. The results of UV-Vis spectrophotometer analysis showed that the zinc nanoparticles formed had an estimated particle size of 85.72-92.92 nm and were stable. The results of FTIR analysis on Moringa leaf extract showed the presence of -OH, C-H, C=O, C=C and C-O groups. In the biodegradable plastic film nata de coco-NPZn-moringa leaf extract, there was a peak shift in several functional groups marked at the peaks of wavenumbers 555.50 and 432.05 cm-1 which are ZnZP groups. Characterization using a digital optical microscope showed that zinc nanoparticlesThe synthesis is spherical, non-uniform, and has been well distributed on the cellulose surface of nata de coco. Biodegradation test on nata de coco-NPZn-Moringa leaf extract biodegradable plastic film using activated sludge system, test results show biodegradable plastic can be degraded 100% for 15 days. Preservation activities show that packaged bananas are still able to survive up to 8 days of post-harvest storage period. These results show the effectiveness of biodegradable plastic preservation of nata de coco-NPZn-moringa leaf extract biodegradable plastic which is quite good.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Metode Cooperative Script Jumkasna; Marnola, Ilham; Ramadan
Elementica Vol 1 No 01 (2024): ELEMENTICA: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah dan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Takengon Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/elm.v1i01.467

Abstract

Guru harus mampu mengelola kelas dengan baik dan memilih metode yang tepat. Salah satu metode yang efektif adalah metode pembelajaran Cooperative Script. Dengan metode ini, siswa belajar berpikir kritis secara individual dan mengutarakan hasil pemikirannya. Selain itu, mereka juga dapat memperbaiki kekurangan siswa lain melalui diskusi face-to-face atau dengan pasangan sebangku. Melalui artikel ini, peneliti memaparkan tentang proses penerapan metode Cooperative Script yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA Di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 8 Aceh Tengah. Desain atau rancangan penelitian ini menggunakan desain Posttest-Only Control Design. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan kuantitatif menggunakan dua kelas, kelas kontrol dan kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode Cooperative Script dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V MIN Aceh Tengah dibuktikan dengan rata-rata nilai akhir (X) kelas eksperimen = 79,6.
Transparansi dan Akuntabilitas Dalam Proses Pelayanan Publik di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palu Ramadan
PARADIGMA : Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55100/paradigma.v4i1.74

Abstract

Transparansi dan akuntabilitas merupakan dua pilar penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik, khususnya di instansi pemerintah daerah seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palu. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi kedua prinsip tersebut dalam proses pelayanan administrasi kependudukan. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, artikel ini memberikan analisis mengenai bagaimana transparansi dan akuntabilitas dapat meningkatkan kualitas layanan, kepercayaan publik, serta meminimalisir praktik penyimpangan. Temuan menunjukkan bahwa penerapan transparansi dan akuntabilitas di Disdukcapil Kota Palu telah mengalami perkembangan, namun masih membutuhkan penguatan dari sisi implementasi dan pengawasan
Penerapan Prinsip Good Governance Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik: Implementation Of Good Governance Principles In Improving The Quality Of Public Services Ramadan
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9176

Abstract

Peningkatan kualitas pelayanan publik merupakan salah satu tantangan utama dalam tata kelola pemerintahan di Indonesia. Sejak era reformasi, tuntutan terhadap transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik semakin menguat sebagai bagian dari upaya mewujudkan good governance. Meskipun telah terdapat berbagai regulasi dan inovasi, implementasi prinsip good governance dalam pelayanan publik di Indonesia masih dihadapkan pada sejumlah permasalahan mendasar, seperti korupsi, maladministrasi, keterbatasan transparansi, kurangnya akuntabilitas, rendahnya partisipasi masyarakat, disparitas digital, hingga lemahnya kapasitas aparatur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam penerapan prinsip-prinsip good governance dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui studi dokumen kebijakan, laporan lembaga negara, hasil survei, dan analisis konten berita elektronik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipasi, penegakan hukum, responsivitas, efektivitas, efisiensi, dan profesionalisme merupakan faktor utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Studi kasus di beberapa daerah seperti Banyuwangi dan Surabaya membuktikan pentingnya inovasi layanan, optimalisasi teknologi digital, dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk menghasilkan pelayanan prima. Namun, tantangan budaya birokrasi, keterbatasan infrastruktur, dan resistensi terhadap perubahan masih menjadi kendala yang membutuhkan solusi sistemik dan komitmen berkelanjutan. Artikel ini merekomendasikan penguatan tata kelola, pengembangan SDM, pemanfaatan teknologi informasi secara inklusif, serta pengawasan masyarakat guna mewujudkan pelayanan publik yang adil, transparan, dan responsif