Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Analysis of Labor Productivity in Floor Plate Work Using The Work Sampling Method: Case Study: Udayana University Faculty of Medicine Building and The Calna Villa Made Novia Indriani; I Nyoman Suta Widnyana; I Putu Agus Ari Mahendra
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol. 23 No. 1 (2023): March
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/logic.v23i1.42-48

Abstract

Labor productivity is very important in carrying out a job, in the field of construction output can be seen from the quantity of work that has been done, while input is the amount of resources used such as labor. This study aims to determine the amount of labor required per 1 m2 (OH) and the standard time for labor productivity in completing 1 m2 of floor slab work. The method of collecting primary data is the source of research data obtained directly, such as the number of workers and observation of sampling data, while secondary data is obtained from projects such as working drawings. The data is then processed using Microsoft Excel. This research is a type of quantitative research with work sampling method. From the results of research on floor slab work in the Udayana University Faculty of Medicine Building Construction project, it shows that the calculation of the volume of labor per day (OH) requires 0.011 OH masons and 0.011 OH workers and the results of calculating the standard time to complete 1 m2 of floor slab work is 3.15 minutes/m2 . The Calna Villa project shows that the calculation of the volume of labor (OH) requires 0.039 OH masons and 0.039 OH workers and the results of calculating the standard time to complete 1 m2 of floor slab work is 10.37 minutes/m2.
Struktur Dan Desain Bangunan Tradisional Bali Di Banjar Cekeng, Desa Sulahan, Bali Made Novia Indriani; Ida Ayu Putu Sri Mahapatni1; I Putu Laintarawan; I Wayan Artana
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Vol 24, No 1 (2023): Techno Volume 24 NO.1 April 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/techno.v24i1.16980

Abstract

The structure and design of traditional Balinese buildings are still great features, especially when it comes to keeping culture, society, and religion alive in old buildings. Research on building design structures still needs to be reported. This study aims to analyze the structure and design of traditional Balinese buildings in Banjar Cekeng, Sulahan Village, Bali. The mixed method study design was used to direct residents of Br Cekang to sekanem and Paon buildings. Data analysis is carried out descriptively. As a result, the traditional Balinese structure and design of the Sakanem and Paon (kitchen) in Banjar Cekeng meet SNI based on structural analysis. The findings show the strength of the structure for the beams and that the bale Sakanem and Paon horses have sufficient vertical rigidity to withhold the working boundary loads. Furthermore, at the lateral deviation of the Sakanem and Paon building structures, they have sufficient lateral rigidity to withstand the earthquake loads in the x and y directions. Maximum factored force analysis obtained the results of the structures of models 1 (Sakanem), consisting of column and beam structure components made of wooden material, and models 2 (Paon), with concrete column structure components, bamboo, and wooden beams. The nominal bending and sliding capacities of Sakanem and Paon beams are greater than the ultimate bending and sliding capacities. The combined capacity of bending and axial columns in Sakanem and Paon buildings is smaller than the bending and axial capacity of ultimate and practical columns in Paon buildings, not crossing the interaction boundary line.
Analisis Rasio Penurunan Harga Penawaran Kontraktor dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) serta Hubungannya Terhadap Waktu Pelaksanaan Proyek Gedung: (Studi Kasus: Proyek Pemerintah di Kota Denpasar) I Gede Yudha Prasetya; Made Novia Indriani; Ida Ayu Putu Sri Mahapatni
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v12i1.6404

Abstract

Harga penawaran kontraktor terhadap HPS pada tahun 2020 rata-rata berada di bawah 80% nilai HPS. Kenyataanya berdasarkan hasil wawancara di lapangan ternyata masih ada beberapa proyek yang mengalami kertelambatan dari waktu yang telah disepakati dalam kontrak. Oleh karena itu, penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio pernurunan harga penawaran kontraktor dengan HPS terhadap waktu pelaksanaan proyek. Data dikumpulkan dari berbagai proyek di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Kota Denpasar yang menjadi objek pada penelitian ini. Hasil perhitungan rasio HPS terhadap penawaran menunjukkan bahwa rasio yang nilainya kurang dari 10% berjumlah 6% dari total atau sebanyak 3 proyek, rasio yang nilainya antara 10 % sampai dengan 20% berjumlah 29% atau sebanyak 14 proyek, rasio yang nilainya antara 21 % sampai dengan 30% berjumlah 50% atau sebanyak 24 proyek, dan rasio yang nilainya antara 31 % sampai dengan 40% berjumlah 15% atau sebanyak 7 proyek. Hasil analisis regresi linier sederhana adalah Y = 8,049 + 0,399 X. Hasil ini mempunyai arti bahwa apabila penurunan harga penawaran (X) mengalami peningkatan sebesar 1 dengan asumsi variabel lain dianggap tetap maka waktu pelaksanaan proyek akan meningkat sebesar 0,399.
PELATIHAN YOGA ASANAS DAN PENDALAMAN AJARAN AGAMA HINDU DI SMKN 2 KINTAMANI DESA SONGAN KECAMATAN KINTAMANI KAB. BANGLI Komang Agus Triadi Kiswara; I Nengah Artawan; Made Novia Indriani; I Gusti Ketut Widana; I Gede Widya Suksma; Kadek Wulan Puspita Dewi; I Gede Badra Buana Putra
JURNAL SEWAKA BHAKTI Vol 9 No 2 (2023): Sewaka Bhakti
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/jsb.v9i2.4181

Abstract

Lakes are a source of life for the community. As we all know, there are various important functions of lakes in human life, such as irrigating rice fields, fishing, agriculture, and also as a tourist attraction. Likewise, Lake Batur, located in Kintamani District, Bangli Regency, is the largest lake on the island of Bali. Currently, the development of the new lake area focuses on developing the tourism sector, even though on the other hand the lake still needs to be developed in the areas of religion, culture, and tradition, especially for the people who support Lake Batur (Wingkang Ranu). The results of observations made, one form of religious activity that needs to be improved is yoga training as a medium for character education and deepening Hindu religious teachings for school children. The locus for this service activity is SMKN 2 Kintamani which is located in Songan Village, Kintamani District, Bangli Regency. This activity was carried out for two days using the lecture, demonstration, discussion, training, and evaluation methods.
PROGRAM PENDAMPINGAN SAFETY PAYROLL PADA USAHA KONSTRUKSI Ida Ayu Putu Widani Sugianingrat; Made Novia Indriani; I Gede Putu Kawiana; Ida Ayu Putu Sri Mahapatni; I Gede Mahardika; Wayan Andhika Putrayasa
Dharma Bhakti Vol 1 No 1 (2023): Dharma Bhakti 
Publisher : Universitas Hindu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/dharmabhakti.v1i1.3702

Abstract

Kecelakaan kerja akibat belum dilakukan penanganan terhadap pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja secara mantap dan menyeluruh pada setiap pekerjaan konstruksi masih sangat perlu mendapat perhatian. Aspek kecelakaan kerja yang terjadi sebagian besar merupakan akibat dari perilaku yang tidak aman (unsafe action) dan kondisi lingkungan kerja yang tidak baik atau kondisi peralatan kerja yang berbahaya (unsafe condition). PT. Artha Jaya teknik merupakan suatu perusahaan kontraktor yang bergerak dalam bidang telekomunikasi yang bekerjasama dengan salah satu anak perusahaan PT. PLN (Persero) yakni PT. Indonesia Comnets Plus, dimana dalam pekerjaan ini tentu memiliki resiko kerja yang tinggi terutama bagi tim yang bekerja di lapangan karena dihadapkan dengan tegangan dan ketinggian, disamping itu para pekerja terkadang tidak safety atau mengabaikan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada saat bekerja. oleh sebab itu diperlukan sebuah usaha pengawasan yang ketat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sebab kecelakaan kerja tidak hanya menyebabkan kematian, kerugian materi, moril dan pencemaran lingkungan, namun juga dapat mempengaruhi produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan permasalahan resiko kerja yang tinggi, maka pelaksanaan program safety patrol ini bertujuan untuk : meminimalisir resiko kerja dengan meliputi temuan near miss, unsafe action, dan unsafe condition
Riding the Waves of Change: The Future of Education 2030 and Beyond Indriani, Made Novia; Pramesti, I Gusti Ayu Asri; Gunawan, Juniati; CG, John LEE; Rozario, Sean Patrick; Tian, Christina
Asia Pacific Journal of Management and Education (APJME) Vol 7, No 2 (2024): July 2024
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/apjme.v7i2.3244

Abstract

Entering the current era of globalization, there have been many changes, such as climate, health, and welfare, which of course require balanced adaptation and education. This research aims to provide educational changes with the adaptation of the younger generation to cope with climate and environmental changes. The changes needed include curriculum, educator mindset, infrastructure, and teaching methods. This research uses qualitative methods for analysis and evaluation. The research process was conducted through literature studies, discussions, and observations to obtain solutions to the phenomena that occurred. There are four important things that need to be considered related to the phenomenon, namely climate, health, welfare, and education in Indonesia. Based on the results of the study and discussion, it can be concluded that climate, health, welfare, and education play an important role in creating change, including from universities. Prioritizing the development of educational institutions that are modern, ethical, responsible, responsive, and have complete facilities is the main way to create equal access to education. This study contributes to the importance of facing the wave of change and preparing to create a new education in the future.
PENGOLAHAN DAUN PEGAGAN SEBAGAI PRODUK WELLNESS TOURISM DI DESA WISATA KENDERAN KABUPATEN GIANYAR BALI Lakustini Cahyaningrum, Putu; Novia Indriani, Made; Wina Premayani, Ni Wayan; Riska Dewi, Ni Putu; Citra Diah Lestari, Ni Kadek
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.68-78

Abstract

Desa Wisata Kenderan memerlukan produk inovasi sebagai pendukung konsep wellness tourism. Desa Wisata Kenderan memiliki tumbuhan pegagan yang sangat potensial dikembangkan menjadi produk kesehatan karena memiliki khasiat yang luar biasa. Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Desa Kenderan sebagai wadah organisasi dalam mengoptimalkan Desa Wisata Kenderan, sangat mengharapkan adanya produk inovasi yang dihasilkan dari olahan tumbuhan pegagan yang banyak tumbuh di Desa Kenderan menjadi produk wisata penunjang wellness tourism yang dapat dipasarkan di kalangan wisatawan yang berkunjung maupun masyarakat luas lainnya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan produk wellness tourism dari tumbuhan pegagan dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada mitra POKDARWIS. Solusi yang diberikan dalam kegiatan ini ada 4 yaitu penyuluhan tentang manfaat pegagan sebagai produk inovasi wellness tourism, pelatihan pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) Bahan Baku, SOP Produksi, SOP Quality Control dan SOP Pengemasan Produk Inovasi Wellnes Tourism dari pegagan menjadi teh dan masker, pengadaan alat teknologi pengolahan dan pengemasan teh dan masker pegagan serta pelatihan dan pendampingan pengolahan pegagan menjadi teh dan masker pegagan. Mitra POKDARWIS yang juga melibatkan ibu-ibu PKK Desa Kenderan berperan aktif dalam mengikuti setiap tahapan pengolahan daun pegagan sebagai produk wellness tourism berupa teh dan masker pegagan. Kegiatan pengabdian ini bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan skill mitra dalam produksi teh dan masker pegagan sebagai produk wellness tourism karena keberadaan produk sangat dinantikan sebagai solusi dalam meningkatkan daya saing pariwisata Desa 
Analisis Karakteristik dan Tingkat Pelayanan Fasilitas Pejalan Kaki Di Kawasan Wisata Ubud : (Studi Kasus: Jalan Raya Ubud, Gianyar) Wirahaji, Ida Bagus; Muka, I Wayan; Indriani, Made Novia; Wisudana, I Made; Tapa, I Gede Fery Surya
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/telsinas.v8i1.6115

Abstract

Pejalan kaki berperan penting dalam sistem transportasi, dimana karakteristik dan fasilitas pejalan kaki merupakan bagian integral dari sistem transportasi. Berjalan kaki adalah suatu kegiatan transportasi yang paling mendasar. Hampir semua aktivitas transportasi diawali dan diakhiri dengan berjalan kaki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dan tingkat pelayanan fasilitas pejalan kaki pada trotoar ruas Jalan Raya Ubud, jalan utama yang terletak di kawasan wisata Ubud, Kabupaten Gianyar. Koridor ruas Jalan Raya Ubud mempunyai bangkitan perjalanan tinggi ditandai dengan banyaknya pusat-pusat kegiatan pariwisata. Metode pengumpulan data dilakukan dengan melakukan survei lapangan untuk mendapatkan data jumlah pejalan kaki dan waktu tempuh pejalan kaki. Survei dilaksanakan selama tiga hari, Sabtu, Minggu, dan Senin, jam 09.00 - 18.00 WITA. Hasil analisis menunjukkan bahwa karakteristik pejalan kaki adalah: Arus pejalan kaki tertinggi 3.88 org/m/mnt <= 6.5 org/m/mnt; Kecepatan rata-rata ruang pejalan kaki tertinggi 83.33 m/mnt >= 79 m/mnt; Kepadatan pejalan kaki tertinggi 0.047 org/m2; dan Ruang pejalan kaki tertinggi sebesar 37.04 org/m2 >= 12.00 org/m2. Berdasarkan Metode HCM 1985, dari besarnya arus, kecepatan rata-rata ruang, dan ruang pejalan kaki, diperoleh tingkat pelayanan trotoar termasuk kategori A, tetapi sejumlah perbaikan trotoar perlu dilakukan dalam rangka mendukung Ubud sebagai kawasan Wisata Internasional.
PENYULUHAN HIV/AIDS TERHADAP KALANGAN REMAJA, MASYARAKAT BR. NYAMPING, DESA GUNAKSA, KECAMATAN DAWAN, KABUPATEN KLUNGKUNG Wardani, Agung Cahaya; Sumadiyasa, I Kadek; Indriani, Made Novia; Putri, Ni Putu Rika Loistiana; Pradnyana, I Wayan Ferry Surya; Juliantari, Ni Komang
JURNAL SEWAKA BHAKTI Vol 11 No 1 (2025): Sewaka Bhakti
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/adxb6b69

Abstract

The immune system can become infected by the virus known as HIV (Human Immunodeficiency Virus). This viral infection is able to weaken the ability of human immunity to fight foreign objects in the body, which in the terminal stage or severe infection can cause Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS). HIV is a virus that harms the body's lymphocytes, or white blood cells, and lowers the immune system. This work program aims to prevent transmission of the HIV virus in the Gunaksa Village community and in general. The method for implementing this HIV/AIDS socialization work program is to coordinate with the Dawan II Community Health Center UPTD as a health facility in the Gunaksa Village area, carrying out direct outreach activities to POSBINDU and Youth Posyandu participants in an interactive and communicative manner to the community of Br. Nyamping and Gunaksa Villages in general regarding HIV/AIDS, along with the implementation of the POSBINDU and Youth Posyandu programs, participate in contributing to health examination services to the community, such as checking body weight (BB), height (TB), blood sugar and blood pressure and health mentally guided directly by the UPTD of the Dawan II Community Health Center.
Pemanfaatan Media Sosial sebagai Strategi Pemasaran Produk Penciri Desa Kenderan Cahyaningrum, Putu Lakustini; Indriani, Made Novia; Premayani, Ni Wayan Wina; Jenar, Putut Dewantha
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.18850

Abstract

Kemajuan teknologi informasi telah mendorong perubahan paradigma dalam strategi pemasaran, termasuk dalam pengembangan potensi desa wisata. Desa Kenderan, yang terletak di Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, dikenal sebagai salah satu desa wisata yang mengangkat konsep wellness tourism. Desa ini memiliki potensi lokal berupa tanaman pegagan (Centella asiatica) yang telah diolah menjadi produk teh dan masker. Namun, potensi ini belum diiringi dengan kemampuan pelaku lokal dalam memasarkan produk secara digital, khususnya melalui media sosial. Minimnya pengetahuan dan keterampilan dalam digital marketing menjadi kendala dalam memperluas pasar serta meningkatkan nilai tambah produk unggulan desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Kenderan dalam mengelola strategi pemasaran berbasis media sosial. Metode yang digunakan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Sosialisasi bertujuan mengenalkan potensi pegagan sebagai penciri desa. Pelatihan difokuskan pada pembuatan akun media sosial (Instagram, Facebook, TikTok, YouTube), produksi konten digital, serta strategi pemasaran berbasis konsinyasi dengan pelaku pariwisata lokal. Pendampingan diberikan untuk memastikan transfer pengetahuan berjalan optimal, sementara monitoring dilakukan untuk mengukur keberhasilan implementasi program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas Pokdarwis untuk mengelola akun media sosial secara mandiri dan memproduksi konten promosi yang menarik. Model pemasaran digital yang dikembangkan mampu memperluas jangkauan promosi dan meningkatkan permintaan terhadap produk teh dan masker pegagan. Selain itu, strategi konsinyasi turut memperkuat kerja sama antara Pokdarwis dan pelaku wisata lokal. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan ekonomi desa, peningkatan citra produk lokal, serta pelestarian nilai-nilai budaya dan potensi alam Desa Kenderan.