Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Tinjauan Perencanaan Waktu Pada Proyek Pembangunan Gedung Kampus I UKI Toraja Di Makale Dengan Metode Critical Path Method Dan Gantt Chart Henrianto Masiku
AgroSainT Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v3i1.621

Abstract

Tujuan dari penulisan ini adalah dimaksudkan untuk memberikan gambaran mengenai penerapan manajemen konstruksi berdasarkan jaringan kerja dengan metode Critical Path Method Dan Gantt Chart yang menerapkan program Microsoft Project dalam membuat perencanaan waktu pembangunan gedung kampus 1 UKI Toraja. Perencanaan waktu suatu proyek merupakan study kasus pelaksanaan dilapangan yang terjadi pada proyek pembangunan gedung kampus 1 UKI Toraja. Dengan menyusun dan membuat penjadwalan sesuai dengan kemampuan sumber daya yang ada, seperti tenaga kerja dan peralatan yang digunakan. Dengan menghitung durasi setiap item pekerjaan pada tahap 1, yaituh pekerjaan pada lantai basement dan pekerjaan pada lantai satu kemudian dengan bantuan komputer melalui Microsot Project kita mengetahui tampilan Gantt Chart dimana akan ditampilkan bentuk batangan horizontal yang menggambarkan masing-masing pekerjaan beserta durasinya, juga menunjukkan hubungan antar pekerjaan yang lain. Dan tampilan Network Diagram dimana akan ditampilkan jalur kritis, yang terdiri dari rangkaian kegiatan kritis mulai dari awal hingga selesainya proyek. Beberapa faktor yang mempengaruhi kelancaran proyek, seperti faktor alam, cuaca, lambatnya material yang masuk, tetapi pembangunan proyek ini dapat diselesaikan dalam jangka waktu 298 hari kerja.
Analisis Karakteristik Marshall terhadap Campuran Hot Rolled Sheet – Base (HRS-Base) Dengan Agregat Kasar Batu Arang Gunung Asal Tilanga’ Henrianto Masiku
AgroSainT Vol 4 No 3 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v4i3.655

Abstract

Penggunaan agregat kasar batu kapur asal Tilangnga’ sebagai lataston campuran HRS-Base merupakan bentuk pemanfaatan sumber daya alam secara optimal. Tujuan dan manfaat dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan data karakteristik yang memenuhi pada campuran HRS-Base dari batu kapur asal Tilangnga’ sebagai agregat kasar, serta akan membuka wawasan baru tentang penggunaan batu kapur pada lapisan aspal beton. Penelitian ini menggunakan aspal penetrasi 60/70 dengan variasi kadar aspal 5%,6%,7%,8% dan 9%. Gradasi yang digunakan berdasarkan spesifikasi yang diisyaratkan oleh Balitbang Departemen Pekerjaan Umum (2007), sehingga diperoleh komposisi agregat untuk campuran HRS-Base : agregat kasar 55%, agregat halus 39.5% dan filler 5.5%. Pengujian dilakukan dengan metode marshall konvensional pada 15 buah benda uji untuk mendapatkan KAO, kemudian dilakukan pengujian marshall immertion dengan perendaman benda uji selama 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian karakteristik agregat memenuhi spesifikasi yang diisyaratkan oleh Balitbang Departemen Pekerjaan Umum (2007) sebagai campuran HRS-Base. Nilai kadar aspal optimum (KAO) yang diperoleh adalah 7 % dengan karakteristik marshall sebagai berikut : stabilitas marshall (kg) = 968.44 > 800, flow (mm) = 3.10 > 3.00, VIM (%) = 5.46 > 3.00 – 6.00, VMA (%) = 20.03 > 17, MQ (kg/mm) = 312.76 > 250 dan nilai stabilitas marshall immertion (kg) = 810.07, sehingga diperoleh nilai indeks perendaman sebesar 83.65 %. Bila dibandingkan dengan spesifikasi campuran beraspal panas maka batu kapur dapat digunakan sebagai agregat kasar pada lataston campuran HRS-Base.
Studi Perbandingan Kuat Tekan Beton yang Menggunakan Terak Nikel dengan Beton yang Menggunakan Batu Pecah Sebagai Agregat Kasar Henrianto Masiku
AgroSainT Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v4i1.710

Abstract

Beton adalah campuran dari semen, agregat, air dan bahan tambahan dalam perbandingan tertentu. Beton merupakan bahan bangunan yang umumnya dipakai dalam pembangunan fisik karena mudah dibentuk dan biaya pemeliharaan yang relatif murah dibandingkan dengan material lainnya. Perkembangan ilmu pengetahuan di bidang teknologi beton memungkinkan penggunaan limbah menjadi bahan dasar pembentuk beton, sehingga di satu sisi penggunaan bahan alam yang merusak lingkungan dapat diatasi dan di sisi lain bahan limbah dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk bahan dasar pembentuk beton. Penelitian ini menggunakan limbah terak nikel sebagai bahan perbandingan kuat tekan beton dengan batu pecah sebagai agregat kasar dengan tujuan hasil yang didapatkan dapat memberi informasi tentang penggunaan terak nikel sebagai agregat kasar dalam pembuatan beton normal sekaligus juga bertujuan sebagai langkah untuk penanganan pembuangan limbah dari pabrik pengolahan nikel. Metode perancangan campuran yang dipakai dalam penelitian ini metode SNI dengan kuat tekan rencana = 20 Mpa, ukuran agregat kasar maksimal 40 mm, dan sampel pengujian digunakan beton yang berbentuk kubus. Proporsi campuran penelitian ini menggunakan proporsi campuran yang didapatkan dari perencanaan campuran beton yang menggunakan agregat kasar batu pecah dengan ukuran proporsi yang sama untuk pembuatan sampel beton yang menggunakanan agregat kasar terak nikel. Untuk pengujian kuat tekan dilakukan pada umur beton 3,7,14,dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan kuat tekan beton dengan menggunakan terak nikel sebagai agregat kasar lebih tinggi dibanding beton yang menggunakan batu pecah. Dimana kuat tekan beton pada umur 28 hari yang menggunakan terak nikel sebesar 25,7 Mpa sedangkan beton yang menggunakan batu pecah sebesar 20,5 Mpa. Hal ini disebabkan karena nilai abrasi terak nikel lebih rendah yaitu 12% dibandingkan nilai abrasi batu pecah 33,7%.
TINJAUAN BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK RENOVASI PASAR BOLU Henrianto Masiku
AgroSainT Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v6i1.729

Abstract

Pelaksanaan Pekerjaan dibidang Konstruksi dituntut memperhatikan kualitas dan ketepatan untuk penyelesaian suatu proyek, begitu juga denganpengawasan dan pengendalian proyek yang baik agar pekerjaan mencapai sasaran tanpa banyak penyimpangan. Pengendalian merupakan salah satu fungsi manajemen proyek yang bertujuan agar pekerjaan dapat berjalan mencapai sasaran tanpa banyak penyimpangan, sehingga diperlukan suatu cara pengolahan yang baik untuk mempertinggi efesiensi dan kualitas kerja.Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu: bagaimana Kinerja Waktu dan Biaya pada Proyek Renovasi Pasar Bolu, dan bagaimana evaluasi pelaksanaan pekerjaan pada Proyek Renovasi Pasar Bolu.Tujuan pada penelitian ini adalah untuk meninjau Kinerja Waktu dan Biaya Proyek Renovasi Pasar Bolu, Kabupaten Toraja Utara. Dan dianalisa dengan menggunakan “Analisa Varians dan Metode Konsep Nilai Hasil“. Pada Saat Pelaporan minggu ke-12 dilakukan Evaluasi Kinerja proyek, Planned Value (PV) = 2.2981 milyar, Earned value (EV) = 1.7043 milyar, Actual Cost (AC) = 1.5007 milyar, pada saat pelaporan tersebut kinerja proyek dari aspek biaya untuk Cost Varian (CV)= 0.2036 milyar, indek kinerja biaya (CPI) = 1.14 > 1, berarti biaya yang dikeluarkan lebih kecil dari anggaran. Dari aspek jadwal diperoleh Schedule Varians (SV) = - Rp 0.5937 milyar, indeks kinerja jadwal (SPI) = 0.74 < 1, berarti proyek terlambat dari jadwal. Perkiraan penyelesaian proyek sebesar Rp. 2.5453 dan waktu perkiraan penyelesaian proyek adalah 217 hari atau 31 minggu, Hal ini disebabkan karena indeks kinerja waktu mulai pada minggu ke-12 mengalami keterlambatan dari jadwal yang direncanakan SPI= 0,74<1 sehingga perhitungan perkiraan penyelesaian proyek mengidentifikasi keterlambatan akan tetap sama sampai akhir proyek. Pelaksanaan Proyek direncanakan 161 hari atau 23 minggu Tetapi kenyataan dilapangan, pekerjaan selesai dalam jangka waktu 168 hari atau 24 minggu, berarti mengalami keterlambatan 7 hari dari jadwal perencanaan, dan jika dilihat dari kontrak kerja (201) hari, pekerjaan tidak terlambat.
PENGARUH PEMERAMAN TANAH TERHADAP CBR TANAH YANG DISTABILISASI DENGAN ABU ARANG BIJI HANJELI Rombe Dendo, Ermitha Ambun; Masiku, Henrianto; Artanto Ampangallo, Bastian; Lody Honta Lambe, Zwengly; S. Mapaliey, Yulieanti; Kaalapadang, Escher
Jurnal Dynamic Saint Vol 8 No 2 (2023): Journal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/tpkwq833

Abstract

Peningkatan daya dukung tanah lunak perlu dilakukan sebelum konstruksi dibangun diatasnya sehingga konstruksi memiliki umur layanan yang lebih lama. Bahan alami yang dapat dipertimbangkan untuk digunakan sebagai bahan stabilisasi tanah yaitu abu biji hanjeli karena mengandung silika 10,53% dan kulit biji hanjeli mengandung silika 16% Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental laboratorium. Pengujian sampel dilakukan di Labaroratorium Teknik Sipil UKI Toraja. Sampel tanah diambil dari Pamibak Utara, Lembang Sikuku’, Kecamatan Kapalapitu dan biji hanjeli diambil dari Lembang Pangala’, Kecamatan Rindingallo, Kabupaten Toraja Utara. Biji hanjeli dibakar pada suhu 600 oC hingga kemudian dihaluskan dan disaring menggunakan saringan no. 200 untuk memperoleh abu. Pengujian yang dilakukan yaitu uji CBR tanah dengan variasi pemeraman benda uji berumur 14 hari dan 28 hari dengan variasi abu biji hanjeli 5%, 10% dan 15% dari berat tanah kering Berdasarkan analisis hasil pengujian tanah lempung tanpa abu biji hanjeli diperoleh nilai berat jenis 2,60. Berdasarkan analisa butiran lolos saringan no 200 sebanyak 90,98%. Tanah memiliki batas cair 46,11%, batas plastis 33,77% dan indeks plastisitas 12,34%. Pada pengujian sifat fisik tanah lempung abu biji diperoleh nilai berat isi kering kompaksi 1,46 gr/cm3, kadar air optimum kompaksi 26%, dan hasil pengujian CBR diperoleh nilai 3,13%. Tanah dengan variasi abu biji hanjeli 5%, 10% dan 15% diperoleh nilai CBR untuk pemeraman 7 sebesar 6,34% 10,3% dan 14,07. Sedangkan untuk pemeraman 28 hari diperoleh nilai CBR berturut-turut 8,14%, 11,8%, dan 16,3 %. 
ANALISIS KEBUTUHAN RUANG PARKIR SMK KRISTEN TAGARI RANTEPAO Toding Bua, Rilva; Sombolinggi, Azril Tangke; Masiku, Henrianto; Pakiding , Yulius
Jurnal Dynamic Saint Vol 8 No 2 (2023): Journal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/7rgg2k59

Abstract

Rata-rata di era modern ini khususnya siswa di SMK Kristen Tagari Rantepao telah banyak menggunakan kendaraan sepeda motor ke sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan berapa kebutuhan ruang di SMK Kristen Tagari Rantepao. Penelitian ini menggunakan metode inventaris dan trafic counting untuk mengetahui karakteristik parkir kendaraan di SMK Kristen Tagari Rantepao dengan menggunakan pedoman parkir Direktorat Jendelal Perhubungan Darat. Selanjutnya perhitungan dilakukan  untuk menghitung kebutuhan ruang parkir sehingga  didapat akumulasi parkir maksimum kendaraan roda dua untuk siswa guru, pegawai dan pengunjung.
ANALISIS PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PROYEK PEMELIHARAAN JALAN POROS ENREKANG - MAKALE Masiku , Henrianto; Tarru , Harni Eirene; MASIKU, Elyaser Sarwani
Jurnal Dynamic Saint Vol 8 No 2 (2023): Journal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/32y7q395

Abstract

keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan sistem yang bertujuan mengurangi resiko kecelakaan kerja di lokasi pekerjaan konstruksi untuk menghasilkan sumber daya manusia yang baik agar tujuan suatu perusahaan dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada proyek pemeliharaan jalan poroas Enrekang – Makale. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Dalam melakukan analisis data dilakukan dengan bantuan komputer program SPSS versi 26. Hasil analisis data yang telah dilakukan menunjukkan bahwa penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek pemeliharaan jalan poros Enrekang – Makale masih sangat minim diterapkan dilihat dari indikator peraturan keselamatan kerja 58.1%, komunikasi dan dukungan 42.2%, alat pelindung diri 30.8%, pemeriksaan kesehatan 32.2%, sarana pelayanan kesehatan 52,2%, kualitas 53.0%, kuantitas 17.1%, ketepatan waktu 50.3%, efektifitas 26.3%, dan kemandirian 12.5%. Variabel yang paling berpengaruh adalah variabel peraturan keselamatan kerja berdasarkan hasil koefisien determinsi berganda yaitu 0.581 atau 58.1% .
CULTURE-BASED EDUCATION IN TONGKONAN CONSTRUCTION ACTIVITIES Dendo, Ermitha Ambun Rombe; Ampangallo, Bastian artanto; Arrang, Abdias Tandi; Masiku, Henrianto
Jurnal Literasiologi Vol 12 No 3 (2024): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v12i3.763

Abstract

This study explores the integration of culture-based education into the construction activities of Tongkonan, traditional Torajan ancestral houses in Indonesia. Tongkonan not only serve as architectural marvels but also embody cultural values, social structures, and ancestral heritage. The research examines how incorporating cultural education into the construction process can enhance both the preservation of traditional practices and the educational outcomes for participants. By analyzing case studies of Tongkonan construction projects, the study identifies key pedagogical strategies that leverage cultural narratives, traditional craftsmanship, and community rituals. Findings suggest that such an approach fosters a deeper appreciation for cultural heritage, improves skill acquisition, and strengthens communal bonds. The study concludes with recommendations for educational frameworks that integrate cultural elements into construction training programs, aiming to sustain both the physical and intangible heritage of the Torajan people.
Sistem Pemantauan dan Klasifikasi Kondisi Pencemaran Air Sungai dengan Metode Fuzzy Logic Semuel Yakobus Padang; Ferayanti Boas Gallaran; Henrianto Masiku; garonga, melki
INFINITY : UKI Toraja Journal of Information Technology Vol 3 No 2 (2023): INFINITY : UKI Toraja Journal of Information Tecnology
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/gak96c37

Abstract

Masalah pencemaran air menjadi penyebab utama penyakit dan kematian, dibuktikan dengan data bahwa sebanyak 3.4 juta orang meninggal setiap tahun akibat dari masalah tersebut. Tidak hanya bagi manusia, pencemaran sungai memiliki dampak yang sangat negatif bagi kehidupan organisme bawah air. Analisis kualitas air sungai sangat berhubungan dengan klasifikasi dalam penentuan kualitas air sungai. Fuzzy logic merupakan sistem pendukung keputusan yang dapat membantu untuk mengklasifikasi kondisi pencemaran air. Pencemaran pada umumnya dapat dilihat dari beberapa aspek yang ada pada air mulai dari tingkat kekeruhan air, nilai pH air, temperature serta TDS (total dissolved solid) pada air.  Metode fuzzy digunakan untuk mengklasifikasi kualitas air sungai ke dalam tiga kelas yaitu tidak tercemar, tercemar ringan dan tercemar berat. dengan mikrocontroller dan Iot kondisi pencemaran air dapat dipantau secara langsung melalui website. Pada kinerja sistem didapatkan hasil uji akurasi sebesar 98.14%.
PEMANFAATAN KAIN TENUN SA’DAN SEBAGAI SIMBOL PENGUATAN IDENTITAS BUDAYA BAGI GURU SEKOLAH DASAR DI LEMBANG SA’DAN Hakpantria; Masiku, Henrianti; Sarambu, Rival Sarambu; Palangiran, Lai’ Eti
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i3.4797

Abstract

Kain tenun Sa’dan merupakan warisan budaya khas Toraja Utara yang memiliki nilai estetika dan simbolik tinggi. Namun, pemanfaatannya dalam pendidikan, khususnya di sekolah dasar, masih terbatas. Permasalahan mitra kegiatan adalah rendahnya pemahaman dan pemanfaatan simbol budaya lokal, khususnya kain tenun Sa’dan, dalam pembelajaran dan pembentukan identitas budaya di sekolah dasar. Mitra kegiatan melibatkan guru-guru dari beberapa Sekolah Dasar di Lembang Sa’dan, Kabupaten Toraja Utara. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kapasitas guru dalam mengintegrasikan kain tenun Sa’dan sebagai media edukatif dan simbol kultural dalam pembelajaran serta penguatan karakter siswa. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan partisipatif, lokakarya, dan pendampingan penyusunan rencana pembelajaran berbasis budaya lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap guru mengenai pentingnya pelestarian budaya melalui pendidikan, serta lahirnya rencana aksi nyata, seperti pemanfaatan kain tenun dalam tema pembelajaran, dekorasi kelas, dan kegiatan sekolah. Dengan demikian, pemanfaatan kain tenun Sa’dan terbukti efektif sebagai simbol penguatan identitas budaya sekaligus mendorong keterlibatan guru dalam pelestarian nilai-nilai lokal melalui pendidikan di sekolah dasar.