Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Rotasi

Pengaruh Fraksi Volume dan Ukuran Partikel Cangkang Telur Ayam terhadap Kekuatan Impak Komposit Polyester Iskandar, Ihsan; Wahyudi, Haris
ROTASI Vol 26, No 1 (2024): VOLUME 26, NOMOR 1, JANUARI 2024
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.26.1.21-27

Abstract

The eggshell of chicken, as a waste product from the food industry, has garnered attention in environmental sustainability efforts. In the context of composites, chicken eggshell offers the potential as an economical and sustainable reinforcement. The use of reinforcing materials in the form of particles is a common approach in composite development. Despite research on the use of chicken eggshell as a reinforcement in composites, the comprehensive effects of content and various particle sizes on unsaturated polyester composites using chicken eggshell on impact strength have not been thoroughly explained. This research aims to fill this knowledge gap by investigating the influence of content and particle size of chicken eggshell on the impact strength of unsaturated polyester composites. Composites were prepared using Polyester UPR 108 matrix reinforced with chicken eggshell that had been crushed into powder with various particle sizes of 40 mesh, 60 mesh, 80 mesh, and 100 mesh. The variation in the volume fraction of particles used was 0%, 10%, 30%, and 50%. The influence of particle size on composite performance was evaluated using Charpy impact strength testing according to ISO 179-1 standards. The research results showed that pure resin had the lowest impact strength, at 1.09 kJ/m2. Test specimens with 100 mesh particle content had the highest impact strength, at 4.25 kJ/m2. These findings indicate that composites with smaller particle sizes tend to have higher impact strength
Menentukan nilai Energi Stacking Fault Paduan Baja Mangan Fe-Mn-C-Cr Menggunakan Persamaan Termodinamika Wahyudi, Haris; Pratiwi, Swandya Eka; Alva, Sagir; Subekti, Subekti
ROTASI Vol 27, No 2 (2025): VOLUME 27, NOMOR 2, JULI 2025
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.27.2.77-83

Abstract

Deformasi plastis pada baja austenit terjadi melalui salah satu dari tiga mekanisme deformasi yaitu transformasi martensit, dislokasi dan twinning. Perilaku plastisitas baja paduan terkait erat dengan energi stacking fault (SFE) fasa austenit.  Perhitungan nilai SFE secara langsung bisa dilakukan menggunakan Transmission Electron Microscopy (TEM). Akan tetapi, metode TEM perlu tahapan panjang, mahal, dan tidak mudah. Oleh karena itu, perhitungan berdasarkan model termodinamika menjadi alternatif cara yang digunakan untuk menghitung SFE pada baja Fe-Mn-Si dan Fe-Mn-C. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan nilai SFE berdasarkan persamaan termodinamik untuk paduan baja mangan Fe-Mn-C-Cr. Metode yang digunakan yaitu studi literatur untuk mendapatkan parameter setiap unsur penyusun baja mangan antara lain Fe, Mn, C, Cr, dan Si. Nilai SFE dari persamaan termodinamika akan dibandingkan dengan persamaan empiris yang sudah diusukan oleh beberapa peneliti. Selain itu, nilai SFE akan dibandingkan nilainya dari database yang diperoleh dari eksperimen misal melalui TEM dan XRD. Nilai SFE dari hasil perhitungan menggunakan persamaan termodinamika diperoleh nilai 24±10 mJ/m2. Nilai SFE hasil perhitungan persamaan empiris menunjukkan nilai yang bervariasi dengan nilai terkecil 46,77 mJ/m2 dan terbesar adalah 510,16 mJ/m2. Nilai SFE hasil perhitungan persamaan termodinamika memiliki nilai mendekati nilai SFE di literatur yaitu 21 mJ/m2. Hasil ini membuktikan bahwa perhitungan nilai SFE menggunakan persamaan termodinamika lebih akurat dengan mempertimbangkan unsur penyusunnya.