Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Implementasi Pendekatan “Deep Learning” dalam Pembelajaran Gramatika Bahasa Arab: Studi Naratif pada Pembelajaran Nahwu dengan Metode Al Bidayah Maturedy, Faris
Al-Wasil Vol. 3 No. 2 (2025): December
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/alwasil.v3i2.6826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelejaran gramatika bahasa Arab dengan metode Al Bidayah ditinjau dengan pengalaman dalam pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning). Penelitian melibatkan 5 informan dari kalangan siswa kelas 9 dan guru mata pelajaran nahwu di lingkungan SMP Muhammadiyah 4 Tanggul. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan model studi naratif. Proses penghimpunan data dilakukan dengan observasi partisipatif, wawancara dan dokumentasi. Observasi partisipatif dan wawancara bertujuan untuk memperoleh informasi terkait kondisi dan situasi selama berlangsungnya aktifitas pembelajaran. Kedua data tersebut diperkuat dengan data yang diperoleh melalui proses dokumentasi. Selanjutnya peneliti menggunakan triangulasi teknik dan focus grup discussion. Data yang terkumpul dianalisis dengan model Miles & Huberman yang terdiri dari 3 tahap. Yaitu, reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah pengalaman memahami terimplementasikan dalam penyampaian materi nahwu oleh guru kepada siswa untuk sehingga siswa dapat membangun pemahamannya melalui konsep tersebut; pengalaman mengaplikasi terimplementasikan dalam aktiftias tanya jawab antara guru dan siswa dengan kalimat yang beragam. Siswa mengaplikasikan wawasan dalam konteks kalimat yang beragam; Pengalaman merefleksi terimplementasi dalam aktifitas penguatan oleh guru dan tanya jawab antar siswa dengan strategi tutor sebaya dengan tujuan siswa dapat saling berkolaborasi dengan saling bertukar pehamaman terkait materi nahwu yang telah diajarkan.