Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

STRATEGI PEMASARAN REBANA DENGAN METODE SWOT DAN QSPM Rosyidi, Moh Ririn; Izzah, Nailul; Narto, Narto; Halim, Nur
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 12 No 1 (2024): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya tingkat persaingan bisnis menuntut kemampuan suatu perusahaan untuk bersaing dengan tujuan mencapai target yang telah ditentukan agar tampil lebih unggul dibandingkan organisasi lain. Perusahaan harus mengatur operasinya secara akurat dan tepat. Setelah itu, peneliti dapat berfokus pada bisnis untuk mengetahui posisi perusahaan, dan mengetahui kemana arah perusahaan yang akan diambil, dan langkah apa yang perlu dilakukan untuk mengoptimalkan kekuatan dan menangkap kemungkinan-kemungkinan yang ada. UMKM pemilik produk rebana di Gresik merupakan salah satu pelaku usaha yang berlokasi di Dusun Kaliwot Desa Bungah mengalami fluktuasi penjualan produk tersebut, menurut observasi awal dan wawancara mengacu pada 7P (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence), dan mengalami kendala persaingan promosi dan harga jual produk yang bersaing.Penjualan produk rebana diperkirakan turun pada tahun 2021-2023 akibat persaingan harga di pasaran, serta manajemen pemasaran yang masih menggunakan cara manual/tradisional dan tidak memanfaatkan IT atas keberadaan produk yang sudah dihasilkan. Dalam hal ini UMKM harus melakukan perencanaan dan perbaikan untuk mengatasi hal tersebut, khususnya UMKM harus menyusun strategi pemasaran agar penjualan produk rebana kembali seperti tahun sebelumnya dan mampu bersaing dengan industri rumah tangga rebana.Matriks IFE merangkum dan mengevaluasi kekuatan dan kelemahan utama dalam bidang fungsional bisnis, serta dasar untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi hubungan antara bidang-bidang tersebut, sedangkan matriks EFE merangkum dan mengevaluasi bidang ekonomi, sosial atau budaya, demografi, politik, dan pemerintahan. informasi, aturan, alam, teknologi, dan daya saing. Berfokus pada pengembangan solusi alternatif yang layak dengan mencocokkan komponen internal dan eksternal utama yang diidentifikasi pada tahap sebelumnya. Matriks IE digunakan sebagai alat analisis guna memperoleh strategi bisnis yang lebih tepat pada tingkat korporat atau divisi bisnis. Teknik analisis yang digunakan adalah matriks QSPM, yang memungkinkan evaluasi objektif terhadap berbagai solusi berdasarkan variabel keberhasilan internal dan eksternal. Skor matriks IFE sebesar 0,21 menunjukkan bahwa perusahaan mampu mengkompensasi kekurangan yang ada dengan menggunakan kekuatan yang dimiliki, total skor matriks EFE yang diperoleh sebesar 0,72 menunjukkan bahwa UMKM ini masih kecil nilainya dan merespons faktor eksternal secara efektif dengan memanfaatkan peluang yang ada untuk mengatasi ancaman. SWOT menghasilkan empat strategi potensial yang dapat dipilih organisasi yakni : meningkatkan kualitas dan kreativitas produk dan sumber daya mentah untuk memenuhi permintaan pasar yang ditargetkan, menyewa kios dan tempat produksi di area krusial, serta mengembangkan tim pemasaran berbasis online agar lebih mudah diketahui banyak orang, mencari tenaga kerja yang lebih terampil dan kreatif untuk menghasilkan berbagai macam motif guna meningkatkan loyalitas konsumen, bekerjasama membentuk usaha patungan untuk meningkatkan kapasitas produksi, mengembangkan kegiatan promosi yang lebih efektif dan efisien seperti brosur, spanduk, atau baliho untuk mencari calon konsumen, memperluas wilayah pemasaran, dan meningkatkan volume penjualan. Dalam matriks QSPM, salah satu dari empat alternatif strategi yang ada diprioritaskan bagi perusahaan, yaitu menyewa kios sekaligus tempat produksi di kawasan strategis, dan membentuk tim pemasaran berbasis online untuk memudahkan banyak orang mengetahuinya dengan skor TAS 6,01.
Pelatihan Pemanfaatan Platform Digital untuk Menumbuhkan Kewirausahaan Berkelanjutan Rakib, Muhammad; Halim, Nur; Isma, Andika; Haruna, Hasisa; Dewantara, Hajar
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Univeristas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v5i2.79641

Abstract

Abstrak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan berbagai platform digital sebagai sarana untuk mengembangkan kewirausahaan yang berkelanjutan. Sasaran kegiatan ini adalah siswa SMA Negeri 11 Sidenreng Rappang yang memiliki minat dan potensi dalam bidang kewirausahaan. Metode pelaksanaan PKM ini dilakukan dalam dua pendekatan yaitu pelatihan dan pendampingan praktik langsung kepada mitra sasaran dan menggunakan metode ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung. Materi pelatihan tentang konsep dasar kewirausahaan berkelanjutan, pemanfaatan media sosial dan marketplace untuk promosi, e-commerce, cara membuat dan mengelola toko online serta pembuatan akun di platform e-commerce, platform digital, dan praktik atau simulasi promosi bisnis digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung kegiatan kewirausahaan. Siswa mampu memahami konsep kewirausahaan berkelanjutan, mengenal berbagai platform digital yang dapat digunakan untuk promosi dan penjualan, serta berlatih secara langsung membuat konten digital kreatif yang relevan dengan dunia usaha modern. Selain peningkatan kemampuan teknis, kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan motivasi, kreativitas, dan rasa percaya diri siswa untuk mulai merintis ide bisnis secara mandiri. Pihak sekolah pun memperoleh manfaat berupa peningkatan minat dan partisipasi siswa dalam kegiatan kewirausahaan, serta munculnya gagasan untuk menjadikan kegiatan serupa sebagai program berkelanjutan di lingkungan sekolah. Kata Kunci: pelatihan, e-commerce, platform digital, kewirausahaan, berkelanjutan
Strategi Branding dan Pengembangan Kemasan Kripik Ikan Kering “Bale Bungo” dalam Meningkatkan Daya Saing Produk Lokal di Desa Lempong Kabupaten Wajo Asmayanti, Asmayanti; Tahir, Sumiati; Halim, Nur; Sudarmi, Sudarmi
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Produk lokal berperan penting dalam pertumbuhan perekonomian Daerah. Bale Bungo merupakan jenis ikan yang menjadi komoditas utama warga pesisir danau tempe di kabupaten Wajo, salah satunya di Desa Lempong. Upaya pelatihan dilakukan dalam mengelola ikan menjadi kripik, namun mereka masih terkendala rendahnya daya saing produk di pasar. Salah satu penyebabnya adalah minimnya kemampuan branding dan belum mengikuti tren kemasan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat strategi branding dan pengembangan kemasan sebagai upaya peningkatan daya saing produk kripik Bale Bungo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model Riset and Development menggunakan model 4D (Define, Desain, Develop dan Diseminate) dengan menggunakan wawancara mendalam. Adapun hasil penelitian ini menemukan bahwa aspek Brand Positioning, Identify, Personality and Communication dapat meningkatkan citra merek. Aspek pengembangan kemasan menggunakan ziplock lebih praktis, desain menarik, bahan berkualitas dan informasi produk pada kemasan menjadi faktor pengembangan kemaan produk dalam peningkatan daya saing.Kata Kunci: Branding, Kemasan, Daya Saing, Produk Lokal
Psikoedukasi Kesehatan Mental: Kenali Dirimu Rifani, Rohma; Diar Hasja, Ulfah; Halim, Nur; Ramadhani, Nur Syahrani
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.634

Abstract

Rendahnya literasi kesehatan mental di masyarakat masih menjadi tantangan yang berdampak pada minimnya kesadaran, tingginya stigma, dan rendahnya kecenderungan untuk mencari bantuan profesional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai kesehatan mental melalui psikoedukasi berbasis media digital yang dinilai lebih efektif dalam menjangkau audiens secara luas, cepat, dan interaktif. Metode pelaksanaan terdiri atas tahapan need assessment untuk mengidentifikasi isu yang dibutuhkan, diikuti intervensi psikoedukasi melalui konten digital, serta evaluasi dengan desain pre-test dan post-test yang diberikan kepada 28 peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman signifikan terkait konsep kesehatan mental, indikator gangguan, strategi coping, serta peningkatan sikap positif terhadap penggunaan layanan bantuan profesional. Peserta menunjukkan kemampuan memahami kesehatan mental secara lebih komprehensif setelah intervensi diberikan. Temuan ini memperlihatkan bahwa psikoedukasi berbasis media digital merupakan strategi efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan mental dan mendorong perilaku preventif. Oleh karena itu, program edukasi serupa perlu dikembangkan secara berkelanjutan untuk memperkuat kesadaran masyarakat serta meminimalkan stigma terhadap isu kesehatan mental.