Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PERKEMBANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI KAWASAN PERBATASAN NEGARA INDONESIA MALAYSIA DI SAMBAS Purnamasari, Wulan; Kara, Muslimin H; AR, Moh. Sabri; K, Amiruddin
Jurnal Diskursus Islam Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v4i2.7364

Abstract

Tulisan ini mengurai tentang perkembangan pembangunan ekonomi kawasan perbatasan negara Indonesia Malaysia di Sambas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study). pengumpulan data secara detail dengan menggunakan berbagai macam prosedur baik dengan observasi, wawancara, maupun dengan studi dokumentasi serta dalam waktu yang berkelanjutan. Adapun jenis studi yang dipakai yakni studi mengenai model pengembangan ekonomi kawasan perbatasan negara Indonesia Malaysia di Sambas perspektif ekonomi Islam. Untuk melihat strategi pengembangan kawasan perbatasan negara Indonesia Malaysia di Sambas, dalam penelitian ini dilakukan analisis mendalam terhadap kinerja Bagian Pengelolaan Perbatasan Sekretariat Daerah Kabupaten Sambas. Kemudian akan dikembangkan kesimpulan sementara sebagai bahan dalam pengamatan selanjutnya. Sumber data primer adalah pihak expert/ ahli atau orang-orang yag terlibat langsung dalam pengelolaan dan pengembangan kawasan perbatasan negara di Kabupaten Sambas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis ekonomi Kabupaten Sambas menunjukkn bahwa pembangunan infrastruktur kawasan perbatasan Indonesia Malaysia di Sambas yang sedemikian pesatnya hakikatnya belum mampu mensejahterakan masyarakat perbatasan itu sendiri. Hal ini dibuktikan dengan tipologi daerah menunjukkan bahwa Kabupaten Sambas adalah merupakan daerah relatif tertinggal (low growth and low income), yang memiliki rata-rata pertumbuhan ekonomi lebih rendah dari rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Barat, dengan rata-rata kontribusi sektoral hanya 5,37 persen. Adapun yang menjadi sektor potensial di Kabupaten Sambas adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Sedangkan salah satu sektor berkembang yang harus diperhatikan adalah sektor  penyediaan akomodasi dan makan minum.
Internalisasi Nilai Siri’ Na Pacce dalam Transaksi Jual Beli pada Pedagang sebagai Formulasi Nilai Tambah Syariah untuk Mewujudkan Kesejahteraan pada Pedagang di Pasar Tradisional Gowa Marunta, Ristiyanti Ahmadul; Abdullah, M. Wahyuddin; K, Amiruddin
Jurnal Diskursus Islam Vol 11 No 2 (2023): August
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v11i2.41457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginternalisasikan nilai-nilai siri’ na pacce dalam transaksi jual beli yang secara sadar atau tidak sadar telah tertanam dalam aktivitas bisnis masyarakat Bugis Makassar. Oleh karena itu penelitian ini dianggap penting untuk mengembangkan konsep nilai tambah syariah dengan kearifan lokal. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yaitu metode yang akan menghasilkan data deskriptif yang berupa kata-kata tertulis atau lisan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan paradigma interpretif untuk mengungkap dan memaknai internalisasi nilai siri’ na pacce dalam transaksi jual beli sebagai formulasi nilai tambah syariah untuk mewujudkan kesejahteraan (studi pada pedagang di Pasar Tradisional Gowa). Temuan dalam penelitian ini adalah secara filosofis kearifan lokal Bugis Makassar tercermin dalam wujud transaksi jual beli. Adanya nilai tambah ekonomi yang memiliki formulasi nilai material dan bentuk nilai tambahnya adalah uang. Nilai tambah mental yang memiliki formulasi nilai kejujuran, nilai keridhaan (suka sama suka), nilai keadilan, nilai kepercayaan dan bentuk nilai tambahnya adalah rasa altuiristik, senang dan persaudaraan. Kemudian nilai tambah spiritual yang memiliki formulasi nilai untuk tidak mendurhakai Allah dan bentuk nilai tambahnya adalah rasa ikhlas dan rasa kehadiran Tuhan. Formulasi nilai tambah syariah ini menjadi dasar dalam perwujudan nilai falāh. Implikasi pada peneltian ini adalah adanya perwujudan kesadaran bagi para pedagang Bugis Makassar untuk selalu memelihara nilai kearifan lokal siri’ na pacce dalam menjalankan segala tindakannya sehingga dapat mencapai tujuan kesejahteraan hidup didunia maupun diakhirat (falāh).