Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF “PAPAN HITUNG” DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KB/TK ISLAM AL-JABBAR MALANG Nur Vitria Sari, Pradita Desti; Ahmad Fachrurrazi
Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 6 No. 3 (2025): Juli
Publisher : LPPM IAD Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/alathfal.v6i3.2105

Abstract

The ability to count is very important in the cognitive development of young children. Unfortunately, many children aged 5 to 6 years struggle to understand the basics of mathematics. This problem often arises due to the lack of engaging learning tools and teaching methods that are not suitable for the nature and developmental needs of the child. This study aims to describe how effective educational game tools in the form of counting boards are in helping children aged 5 to 6 years learn to count. The method used is descriptive qualitative, with 5 children from the Al-Jabbar Islamic Kindergarten in Malang selected using purposive sampling techniques. The data was collected through observation, interviews, and documentation, and then analyzed using triangulation techniques. Findings from the research indicate that the use of counting boards regularly can improve children's understanding of addition and subtraction, accelerate problem-solving, and increase children's confidence when counting. The results of this study emphasize the importance of using concrete, enjoyable tools that are appropriate for children's cognitive development stages as an effective strategy in early childhood education. Keywords:  Children's Numeracy Skills; Children 5-6 Years Old; Educative Game Tools
Implementasi Kegiatan Berbasis Literasi Kesehatan Pada Pembelajaran Tatap Muka di Taman Kanak-Kanak Fachrurrazi, Ahmad; Affrida, Ervin Nurul
Jurnal Raudhah Vol 11, No 1 (2023): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v11i1.2727

Abstract

Sistem pembelajaran tatap muka mulai kembali diterapkan pasca pandemi Covid-19 sehingga diperlukan literasi kesehatan pada anak usia dini/usia prasekolah yang sedang berada di jenjang Taman Kanak-Kanak. Literasi kesehatan dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran untuk pembiasaan tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Penelitian yang telah dilakukan berikut menggunakan jenis pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Metode tersebut digunakan untuk mengetahui gambaran penerapan kegiatan literasi kesehatan pada pembelajaran tatap muka. Teknik dalam pengumpulan data menggunakan observasi/pengamatan dan wawancara. Selanjutnya data yang ada dianalisis dengan triangulasi data. Selanjutnya hasil dari penelitian menunjukkan dari tiga sekolah yang diteliti telah melaksanakan kegiatan literasi kesehatan dalam berbagai bentuk. Literasi kesehatan pada anak dilaksanakan dalam bentuk kegiatan pembelajaran, poster edukasi yang dipasang di area sekitar sekolah, serta kegiatan pembiasaan seperti membawa bekal dari rumah, mencuci tangan sesuai anjuran pada saat sebelum dan setelah makan juga Ketika kegiatan belajar selesai. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat satu sekolah yang secara khusus menciptakan kegiatan mingguan dengan memanfaatkan berbagai permainan edukatif hasil karya guru dan anak untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran berbasis literasi kesehatan di sekolah.Kata kunci: Anak usia dini, literasi kesehatan, pembelajaran taman kanak-kanak.Face-to-face learning system to be implemented after Covid-19 pandemic, that health literacy is needed for Kindergarten. Health literacy is implemented learning activities to help clean and healthy living behaviors. This methode of study use qualitative descriptive to find an overview of implementation health literacy at face-to-face learning in kindergarten. The instruments used observation and interviews. Furthermore, analysis technique in this research use data triangulation. The results showed that from three schools studied had carried out health literacy activities in various forms. Health literacy in children is implemented form of learning activities, educational posters that can be posted in around school, as well habituation activities such as bringing supplies from home, washing hands before and after eating, washing hands after carrying out learning activities, and so on. From the one school, various educational game as created by the teacher to carry out health literacy in Kindergarten.Keywords: Early childhood, health literacy, learning of kindergarten
Implementasi Kegiatan Berbasis Literasi Kesehatan Pada Pembelajaran Tatap Muka di Taman Kanak-Kanak Fachrurrazi, Ahmad; Affrida, Ervin Nurul
Jurnal Raudhah Vol 11, No 1 (2023): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v11i1.2727

Abstract

Sistem pembelajaran tatap muka mulai kembali diterapkan pasca pandemi Covid-19 sehingga diperlukan literasi kesehatan pada anak usia dini/usia prasekolah yang sedang berada di jenjang Taman Kanak-Kanak. Literasi kesehatan dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran untuk pembiasaan tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Penelitian yang telah dilakukan berikut menggunakan jenis pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Metode tersebut digunakan untuk mengetahui gambaran penerapan kegiatan literasi kesehatan pada pembelajaran tatap muka. Teknik dalam pengumpulan data menggunakan observasi/pengamatan dan wawancara. Selanjutnya data yang ada dianalisis dengan triangulasi data. Selanjutnya hasil dari penelitian menunjukkan dari tiga sekolah yang diteliti telah melaksanakan kegiatan literasi kesehatan dalam berbagai bentuk. Literasi kesehatan pada anak dilaksanakan dalam bentuk kegiatan pembelajaran, poster edukasi yang dipasang di area sekitar sekolah, serta kegiatan pembiasaan seperti membawa bekal dari rumah, mencuci tangan sesuai anjuran pada saat sebelum dan setelah makan juga Ketika kegiatan belajar selesai. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat satu sekolah yang secara khusus menciptakan kegiatan mingguan dengan memanfaatkan berbagai permainan edukatif hasil karya guru dan anak untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran berbasis literasi kesehatan di sekolah.Kata kunci: Anak usia dini, literasi kesehatan, pembelajaran taman kanak-kanak.Face-to-face learning system to be implemented after Covid-19 pandemic, that health literacy is needed for Kindergarten. Health literacy is implemented learning activities to help clean and healthy living behaviors. This methode of study use qualitative descriptive to find an overview of implementation health literacy at face-to-face learning in kindergarten. The instruments used observation and interviews. Furthermore, analysis technique in this research use data triangulation. The results showed that from three schools studied had carried out health literacy activities in various forms. Health literacy in children is implemented form of learning activities, educational posters that can be posted in around school, as well habituation activities such as bringing supplies from home, washing hands before and after eating, washing hands after carrying out learning activities, and so on. From the one school, various educational game as created by the teacher to carry out health literacy in Kindergarten.Keywords: Early childhood, health literacy, learning of kindergarten
Improving Creativity Through Playdough Games for Children Ni’mah, Alfiyatun; Fachrurrazi, Ahmad
Journal of Education and Religious Studies Vol. 5 No. 02 (2025): Education, Religious Studies and Law
Publisher : Academia Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57060/jers.y2tmre37

Abstract

This study is based on the fact that the creativity of children in group A at Mawar Merah Kindergarten, Sidobogem Village, Sugio, Lamongan, is still underdeveloped. Observations show that during skill-building activities, children tend to be less careful and less persistent in their work, resulting in less neat and less optimal results. One of the causes is the teaching approach applied by teachers, which focuses more on creativity materials with a low level of difficulty. As a result, children are less accustomed to facing new challenges. In addition, teachers also rarely apply creativity learning through games, which have the potential to enhance children's development. Based on these phenomena, the research question in this study is: “How can we improve the creativity of children in group A at Mawar Merah Kindergarten through playdough games?” The purpose of this study is to improve children's creativity in the classroom by using playdough games in the 2024/2025 academic year. This study involved nine children from group A of Mawar Merah Kindergarten. The data collection methods used included observation and documentation. The results of the analysis showed that there was an effect on increasing creativity through playdough games in group A children at Mawar Merah Kindergarten, Sidobogem Village, Sugio District, Lamongan Regency, in the 2024/2025 academic year.
Elaborasi Metode Pembelajaran Pengenalan Al-Qur’an Berbasis Metode Wafa pada Anak Kelompok A TK Darul Ilmi Jambangan Surabaya Ahmad Fachrurrazi; Era Yuliani
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 5 No. 3 (2025): September : Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v5i3.6860

Abstract

This research was motivated by the researcher's interest in studying the application of the Wafa method in introducing the hijaiyah letters to early childhood at Darul Ilmi Kindergarten. The Wafa method is a learning approach that uses the Quantum Teaching concept with the Tandur pattern, which is an acronym for Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrate, Ulangi, and Celebrate. This pattern is designed to meet the needs of introducing the hijaiyah letters to early childhood. The purpose of this study was to determine how the Wafa method is applied in introducing the hijaiyah letters to early childhood at Darul Ilmi Kindergarten. The main focus examined in this research is (1) how is the Wafa method implemented in Darul Ilmi Kindergarten? This research uses a qualitative approach with a descriptive type. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. Meanwhile, the data analysis techniques applied include data reduction, data presentation and verification. The results of the research show that: the application of the Wafa method in Darul Ilmi Kindergarten refers to activities that have been prepared by the Wafa Center and the introduction of hijaiyah letters using the Wafa method helps young children recognize hijaiyah letters which are in accordance with their makhraj and tajwid. This shows that the Wafa method makes it easier for children to recognize hijaiyah letters, as seen from learning activities, the teacher's activeness in teaching, and the learning results obtained.
MENGEMBANGKAN MODUL AJAR DIGITAL STORY TELLING BERBASIS BUDAYA LOKAL Ervin Nurul Affrida; Ahmad Fachrurrazi; Made Ayu Anggreni; Sesariana Barek Masan; Maria Anti Karma; Intan Maharani Yusirianti
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 04 (2024): JULI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan anak usia dini sebagai pendidikan dasar yang juga berperan dalam pembentukan karakter serta menyiapkan anak untuk memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Pelaksanaan pembelajaran PAUD dikenal dengan istilah belajar sambil bermain. Hal ini disebabkan aktivitas bermain merupakan bagian dari tahap pembelajaran pada anak. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah metode bercerita/storytelling. Saat ini teknologi berkembang dengan sangat pesat. Teknologi menjadikan berbagai aspek dalam kehidupan yang manual menjadi serba digital. Metode storytelling juga berkembang mengikuti perkembangan teknologi menjadi berbasis digital sebagai pembaharuan yang inovatif, menarik dan menyenangkan, khususnya bagi anak usia dini. Selain itu digital storytelling sudah banyak digunakan oleh guru sebagai salah satu konsep yang mudah dalam mengembangkan keterampilan pada anak usia dini. Oleh karena itu kemampuan menyusun modul ajar berbasis digital storytelling juga penting dimiliki oleh guru PAUD untuk mencapai tujuan pembelajaran yang direncanakan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang ditujukan bagi guru PAUD di Kota Surabaya dan luar Kota Surabaya dilaksanakan secara hybrid dengan capaian kemampuan menyusun modul ajar digital story telling berbasis kearifan lokal.
Mengembangkan Kognitif Anak Usia 4-5 Tahun dengan Permainan Gerbong Angka Ahmad Fachrurrazi; Rizka Dwi Kurniawati
JIMAD: Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): JIMAD - NOVEMBER
Publisher : PT. Penerbit Tiga Mutiara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61404/jimad.v1i2.171

Abstract

Number carriage game which is a simple math learning activity that is easy to play and can solve or find the sum of the results provided by the educator. The purpose of this study is to describe the results of cognitive development in totaling to group A PAUD KIA-KIRA Sedati Sidoarjo. The data analysis technique uses 3 stages, namely data reduction; data presentation; and conclusions or verification. Then triagulation and validity are carried out. The group studied was Group A (ages 4-5 years) totaling 14 students. Data was collected from the results of observation sheets and field notes.The results showed that the cognitive development of group A PAUD KIA-KIRA in adding up with the numbers carriage game at the stage of development as expected (BSH) but on the indicator symbol of numbers at the stage began to develop (MB). Factors that support the implementation of the number car play activities, namely students who are enthusiastic to play even though there are some who are not familiar with numbers and homeroom teacher support is always helpful while the inhibiting factor is the cognitive ability to read the symbols of student numbers is still lacking, because the media at school is lacking inadequate as well as the lack of creativities educator makes educational props tools (APE).
PERMAINAN INOVASI ENGKLE GEOMETRI UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RA AL-MUSTAQIM BRINGIN BENDO SIDOARJO Anis Rahmana; Ahmad Fachrurrazi
Jurnal Al-Fatih Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 2, Juli-Desember 2025
Publisher : STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61082/alfatih.v8i2.508

Abstract

The innovation game of geometric engkle is a modified game. This game can develop children's creativity. Creativity is very important for the development stage, because it has a good level of creativity. Then the child will be easier to solve the problems that occur to him. Because creative children have various ideas in themselves. This study aims to determine whether the Overview of the innovation of the geometric engkle game can develop the creativity of children aged 5-6 years. The method used is Descriptive Qualitative. The subjects of the study were 5 children of Kindergarten B. Using primary data with observation, interview, and documentation methods. The results of the study showed that the innovation game of geometric engkle succeeded in developing children's creativity. Children become better at producing new images and can recognize geometric shapes and colors correctly. This game is very effective in stimulating children's thinking skills. The researcher gave a suggestion. To teachers to make more efforts in learning activities related to traditional games in ancient times and combine the level of creativity possessed by each child. Because with monitoring, we as teachers can find out the development of their creativity.
PEMANFAATAN BARANG BEKAS AQUAPONIK SAYURAN ORGANIK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DESA MOJORANGAGUNG SIDOARJO Dinda Maharani Verdikasari; Nauval Andi Achmad Fauzi; Udizca Nurvithasary; Margareta Perdana Kusuma; Abd Kafi; Ahmad Fachrurrazi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.50822

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Mojorangagung, Wonoayu, Sidoarjo dengan tujuan memperkuat ketahanan pangan rumah tangga melalui penerapan sistem aquaponik berbasis barang bekas. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang melibatkan Tim Penggerak PKK dan masyarakat setempat dalam tahap sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, serta pendampingan berkelanjutan. Instalasi sederhana dibuat dengan memanfaatkan galon, botol plastik, dan ember bekas sebagai media tanam pakcoy dan kangkung, sekaligus pemeliharaan ikan lele sebagai sumber nutrisi organik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat dapat meningkatkan kemandirian pangan, mengurangi ketergantungan pada pasar, serta menekan limbah plastik rumah tangga. Selain memberikan manfaat langsung berupa hasil pangan ganda (ikan dan sayuran), program ini juga menciptakan unit percontohan desa yang dapat direplikasi di tingkat keluarga maupun komunitas. Dengan demikian, aquaponik berbasis barang bekas terbukti menjadi solusi inovatif, ramah lingkungan, dan sesuai dengan misi Asta Cita dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi keluarga dan penerapan pertanian berkelanjutan.
Pengaruh Media Papan Alfabet Suara terhadap Kemampuan Mengenal Huruf Alfabet Anak Usia 3-4 Tahun di TK Bakat Remaja 3 Surabaya Oktiviani Damayanti; Ahmad Fachrurrazi
AL-HANIF: Jurnal Pendidikan Anak dan Parenting Vol 6, No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/al-hanif.v6i1.30931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media papan alfabet suara terhadap kemampuan mengenal huruf alfabet anak usia 3–4 tahun di TK Bakat Remaja 3 Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental) melalui desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 11 anak Kelompok A yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes kemampuan mengenal huruf alfabet, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal huruf alfabet setelah penggunaan media papan alfabet suara. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai thitung sebesar 26,069 lebih besar dari ttabel pada taraf signifikansi 5% maupun 1%, sehingga hipotesis penelitian diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa media papan alfabet suara efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf alfabet anak usia dini.