Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Optimalisasi Reproduksi Sehat bagi Remaja Luluk Khusnul Dwihestie; Menik Sri Daryanti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, September 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i3.570

Abstract

Remaja merupakan aset luar biasa untuk kemajuan negara. Pandemi Covid-19 telah berdampak pada sebagian besar aktifitas di semua kalangan masyarakat, karena terjadinya perubahan kondisi dalam waktu yang relatif singkat. Sehingga perlu adaptasi kebiasaan sehari-hari yang terarah. Perubahan aktifitas khususnya bagi remaja, tidak hanya berdampak pada aspek fisik, namun juga pada aspek kesehatan jiwa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi yang benar dan tepat bagi remaja, khususnya di bidang kesehatan. Metode yang digunakan yaitu tahap persiapan dan koordinasi, pelaksanaan edukasi kesehatan mengenai optimalisasi reproduksi sehat bagi remaja, dan evaluasi. Kegiatan pengabdian ini dihadiri 30 remaja putri, diawali dengan pembagian masker dan booklet, dilanjutkan penyampaian materi reproduksi sehat bagi remaja, tanya jawab dan evaluasi. Monitoring dilaksanakan 1 minggu setelah penyampaian edukasi kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa remaja putri di panti asuhan yatim ‘Aisyiyah mengalami peningkatan pengetahuan dan kesadaran diri tentang pentingnya menjaga kesehatan diri sendiri.
PARITAS BERHUBUNGAN DENGAN PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE PADA IBU HAMIL DI BIDAN PRAKTEK MANDIRI YOGYAKARTA Menik Sri Daryanti
Jurnal Kebidanan Vol 8, No 1 (2019): February 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.24 KB) | DOI: 10.26714/jk.8.1.2019.56-60

Abstract

Upaya menurunkan AKI adalah dengan meningkatkan cakupan pemeriksaan ANC oleh petugas kesehatan. Hasil Riset Kesehatan Dasar menunjukkan bahwa cakupan pemeriksaan ANC di Indonesia pada tahun 2013 – 2015 yaitu tahun 2013 sebesar 95,25% dan tahun 2015 sebesar 95,75%. Jika tidak melakukan Antenatal Care pada ibu hamil yaitu kurang memperoleh informasi tentang bagaimana perawatan kehamilan yang benar. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan paritas dengan pemeriksaan Antenatal Care pada ibu hamil di Bidan Praktek Mandiri Yogyakarta. Penelitian ini bermetode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling dengan quota sampling sebanyak 30 orang ibu hamil trimester III yang peiksa kehamilan di BPM Istri Utami Sleman Yogyakarta. Pengambilan data dengan buku KIA. Analisis data menggunakan Chi Square. Hasil analisa uji Chi Square didapatkan nilai signifikansi 0,023 <0,05, maka ada hubungan antara paritas dengan pemeriksaan Antenatal Care pada ibu hamil di Bidan Praktek Mandiri Yogyakarta. Saran bagi ibu hamil untuk rajin memeriksakan kehamilan selama hamil.
HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN DENGAN INDEKS MASSA TUBUH PADA MAHASISWI TINGKAT SATU PROGRAM STUDI BIDAN PENDIDIK DI UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA Menik Sri Daryanti
Jurnal Kebidanan Vol 7, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.576 KB) | DOI: 10.26714/jk.7.1.2018.7-13

Abstract

Permasalahan gizi yang seringkali dihadapi oleh remaja adalah permasalahan gizi ganda, yaitu gizi kurang dan gizi lebih. Remaja sering kali mengalami masalah terhadap status gizinya karena dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya kebiasaan makan. Prevalensi remaja dengan IMT kurus berkisar antara 30%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tentang hubungan kebiasaan makan dengan indeks massa tubuh pada mahasiswi tingkat satu Program Studi Bidan Pendidik di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 38 mahasiswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Kebiasaan makan diukur menggunakan kuesioner sedangkan indeks massa tubuh diukur menggunakan alat pengukur tinggi badan dan timbangan badan. Analisis data menggunakan korelasi Pearson. Hasil penelitian didapatkan nilai signifikansi 0,835 > 0,05. Ini berarti tidak ada hubungan kebiasaan makan dengan indeks massa tubuh pada mahasiswi tingkat satu Program Studi Bidan Pendidik di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Diharapkan mahasiswa lebih memperhatikan konsumsi makanan teutama kandungan gizinya.
Intensity of The Use of Gadgets to Attention Deficit Disorder in Children Menik Sri Daryanti; Enny Fitriahadi
Jurnal Kebidanan Vol 11, No 2 (2022): August 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jk.11.2.2022.133-146

Abstract

The demands of the times and the many benefits of gadgets make many parents start introducing gadgets from an early age. The use of gadgets can have an impact on children, be it a negative impact or a positive impact. The negative impact felt by children in terms of motor, accepting learning and difficulties in socializing with other people. Attention disorder is one of the main psychiatric problems that is often found in children under 7 years of age. In some people, they still cannot recognize this disorder even though this disorder can be found in everyday life, both in preschool children, adolescents, and even adults. The purpose of this study was to determine the effect of the intensity of the use of gadgets on disruption of concentration of attention in elementary school children. This type of research is a quantitative study with a correlational analytic design and a cross sectional approach. Respondents taken in this study were students in elementary schools in the Sleman Regency in the age range 7-10 years and their mothers using the quota sampling technique. Data analysis using chi square. Based on the results of the calculation of the chi square test, it is known that the p value is 0.000 so that it can be concluded that the p value is 0.000 <0.05. From the results of the bivariate analysis, it can be concluded that there is an effect of the intensity of the gadget on attention disruption in school-age children. It is hoped that parents and teachers can monitor the intensity of the use of gadgets in children.
Pengaruh Media Video Terhadap Pengetahuan Tentang ASI Eksklusif Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Danurejan 1 Yogyakarta Rina Komalasari; Nidatul Khofiyah; Menik Sri Daryanti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.177

Abstract

Latar belakang: ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja tanpa tambahan makanan atau minuman lain sejak lahir hingga usia 6 bulan. ASI menjadi sumber nutrisi dan cairan yang aman, meningkatkan kekebalan tubuh, serta mendukung perkembangan otak dan fisik bayi secara optimal. Cakupan Pemberian ASI Eksklusif bayi usia 6 bulan di Kota Yogyakarta khususnya di Puskesmas Danurejan I Kota Yogyakarta masih tergolong rendah, yaitu 66,7%. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media video terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain pre-test dan post-test. Sampel berjumlah 30 ibu hamil yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa media video dan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan hasil nilai z=-4,721 yaitu p-value=0,000 (p < 0,05) menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa media video berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif. Saran untuk tenaga kesehatan dapat memanfaatkan media video sebagai metode edukasi dalam program promosi ASI eksklusif di fasilitas pelayanan kesehatan.
Hubungan Kelekatan (Attachment) Pengasuh Terhadap Kecerdasan Emosional Pada Remaja Di SMAN 02 Yogyakarta Amira Exfena Navisa; Menik Sri Daryanti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.222

Abstract

Remaja merupakan masa krisis yang ditunjukkan dengan adanya ketidakstabilan emosi serta penuh gejolak sehingga membuat remaja mudah terpengaruh oleh lingkungan. Hal ini mengakibatkan remaja tidak bisa menyesuaikan diri atau beradaptasi dengan lingkungan yang selalu berubah–ubah, sehingga menimbulkan perilaku maladaptif, salah satunya adalah perilaku agresif. Oleh sebab itu, kelekatan (Attachment) antara orang tua dengan anak merupakan hal yang terpenting di dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelekatan (Attachment) pengasuh terhadap kecerdasan emosional pada remaja di SMA Negeri 02 Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan, yaitu kuantitatif korelasional dengan subjek sebanyak 76 remaja kelas XI dari SMA Negeri 02 Yogyakarta. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner berupa Google–Form dengan teknik Probability Sampling dan metode Proportionate Stratified Random Sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan Software SPSS 29.0 for Windows. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kelekatan pengasuh dengan kecerdasan emosional pada remaja kelas XI di SMA Negeri 02 Yogyakarta. Hasil temuan telah didapatkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,357 menunjukkan antar kedua variabel memiliki hubungan yang rendah.
Pacar Dede Sisil (Kepatuhan Antenatal Care Dengan Deteksi Risiko Kehamilan) Sunarti Sunarti; Menik Sri Daryanti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.228

Abstract

Peningkatan faktor risiko selama kehamilan disebabkan oleh kegagalan ibu hamil dalam mematuhi pemeriksaan kehamilan. Angka Kematian Ibu (AKI) yang masih tinggi di Indonesia menjadi perhatian utama, dan ANC berperan penting dalam menjaga kesehatan ibu hamil dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan antenatal care (ANC) dengan deteksi risiko kehamilan di Puskesmas Gamping 1. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil trimester III yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Gamping 1. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang diambil dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian lembar identitas, buku KIA, dan skrining menggunakan Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR). Uji analisis statistik penelitian ini menggunakan chi-square. Ibu hamil yang patuh melakukan ANC berjumlah 25 orang (78,1%), yaitu kehamilan risiko rendah 19 orang (76,0%), kehamilan risiko tinggi 5 orang (20%), dan kehamilan risiko sangat tinggi 1 orang (4,0%). Ibu hamil yang tidak patuh melakukan ANC berjumlah 7 orang (21,9%), yaitu kehamilan risiko rendah 0 orang (0%), kehamilan risiko tinggi 2 orang (28,6%), dan kehamilan risiko sangat tinggi 5 orang (71,4,0%). Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan antara kepatuhan ANC dengan deteksi risiko kehamilan (p=0,001<0,05). Diharapkan tenaga kesehatan mampu berperan aktif dalam pelayanan ANC serta untuk ibu hamil agar lebih rutin memeriksakan kehamilan sehingga dapat meminimalisir risiko kehamilan terjadi.
Hubungan Penyakit Penyerta Dengan Kejadian BBLR Di RS PKU Muhammadiyah Gamping Tahun 2023 Nurul Jannah; Menik Sri Daryanti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.254

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap tingginya angka morbiditas dan mortalitas neonatal, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara usia ibu, usia kehamilan, dan penyakit penyerta dengan kejadian BBLR di RS PKU Muhammadiyah Gamping tahun 2023. Penelitian menggunakan desain case-control retrospektif dengan jumlah sampel 148 responden yang terdiri atas 74 kasus (ibu dengan bayi BBLR) dan 74 kontrol (ibu dengan bayi berat lahir normal). Data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis menggunakan uji chi-square dan odds ratio (OR). Hasil menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara usia ibu dengan kejadian BBLR (p = 0,560; OR = 0,560), namun terdapat hubungan yang sangat signifikan antara usia kehamilan dan kejadian BBLR (p = 0,000; OR = 19,500) serta antara penyakit penyerta dengan kejadian BBLR (p = 0,000; OR = 11,242). Kesimpulan: ibu hamil dengan penyakit penyerta memiliki risiko 11 kali lebih besar, dan usia kehamilan preterm atau postterm meningkatkan risiko 19 kali lebih besar untuk melahirkan bayi BBLR. Penatalaksanaan dini terhadap penyakit penyerta dan pemantauan kehamilan secara optimal sangat penting dilakukan guna menekan risiko BBLR.
Pelatihan Cara Menggosok Gigi yang Benar pada Siswa TK ‘Aisyiyah Purwodiningratan Yogyakarta Menik Sri Daryanti
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 4 No. 1 (2020): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v4i1.771

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu hal yang penting bagi kesehatan umum karena mulut yang sehat memungkinkan individu untuk berbicara, makan, bersosialisasi tanpa mengalami rasa sakit, rasa tidak nyaman maupun rasa malu. Masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling umum dialami masyarakat adalah karies gigi. Menurut WHO (World Helath Organization) diseluruh dunia hampir 60-90% anak sekolah memiliki karies gigi dan hampir 100% orang dewasa memiliki gigi berlubang. Kebiasaan menggosok gigi yang baik dapat turut mencegah karies gigi, karena menggosok gigi yang baik merupakan cara paling efektif untuk mencegah karies gigi. Upaya menggosok gigi ini dapat menghilangkan plak atau deposit yang dapat menghilangkan bakteri lunak yang melekat pada gigi yang berakibat karies gigi. Masih kurangnya informasi yang diperoleh para siswa tentang perawatan kesehatan gigi dan mulut merupakan hal yang masih terjadi, sehingga perlu diadakan pemberian informasi kepada siswa. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini dengan memberikan penyuluhan tentang kesehatan mulut dan pelatihan cara menggosok gigi yang benar. Dengan adanya penyuluhan dan pelatihan singkat cara menggosok gigi yang benar di sekolah ini diharapkan siswa dapat menerapkannya di setiap harinya baik di sekolah maupun di rumah, sehingga mengurangi kejadian karies gigi pada anak.
STUDI KUALITATIF : KEBUTUHAN IBU HAMIL DENGAN DIABETES MELITUS GESTASIONAL DI KABUPATEN KARANGANYAR JAWA TENGAH Arista Apriani; M Mufdlilah; Menik Sri Daryanti
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 12 No. 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.8 KB) | DOI: 10.34035/jk.v12i1.476

Abstract

GDM dapat berpotensi menimbulkan komplikasi serius yang dapat mengakibatkan risiko kesehatan jangka pendek dan jangka panjang bagi ibu dan bayinya. diagnosis GDM menimbulkan efek emosional yang negatif. Persepsi ibu hamil tentang GDM dapat memengaruhi perubahan gaya hidup. Garis pertama penatalaksanaan DMG yaitu dengan perubahan gaya hidup. Tujuan menggali secara mendalam kebutuhan ibu dengan diagnosis diabetes melitus gestasional. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Lokasi di Kabupaten Karanganyar yaitu Puskesmas Jaten I, Puskesmas Matesih dan RSUD Kabupaten Karanganyar, pada bulan Oktober 2019 - Januari 2020. Sampel secara criterion sampling Pengumpulan data dengan semistructure interview dengan one on one interview. Uji Keabsahan Data dengan Credibility pada penelitian ini menggunakan strategi validitas triangulasi, Tranferability, Dependability, Confirmability. Analisis data dengan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian kebutuhan ibu hamil dengan DMG teridentifikasi empat tema, yaitu dukungan keluarga dalam hal mengontrol pola makan, mengatarkan periksa ke tenaga kesehatan, dan mengingatkan untuk aktifitas olah raga. Dukungan sosial, yaitu cara mengontrol gula darah. Dukungan tenaga kesehatan, yaitu saran dan motivasi untuk mengontrol gula darah. Informasi mendapat saran atau perawatan DMG dalam kehamilan adalah dari tenaga kesehatan yaitu bidan, dokter, serta selain tenaga kesehatan dari teman dan internet. Kesimpulannya kebutuhan ibu hamil dengan DMG teridentifikasi empat tema, yaitu dukungan keluarga, dukungan sosial, dukungan tenaga kesehatan dan informasi. GDM can overcome serious problems that can overcome short-term and long-term health problems for mother and baby. a diagnosis of GDM has a negative emotional effect. Pregnant women 's perception of GDM can affect lifestyle changes. The first line of management of DMG is lifestyle changes. Diagnosis of gestational diabetes mellitus. Qualitative research methods by studying phenomenology. Locations in Karanganyar Regency are Jaten I Health Center, Matesih Health Center and Karanganyar District Public Hospital, in October 2019 - January 2020. Sample sampling criteria Data collection by semi-structured interviews with one-on-one interviews. Data Validity Test with Credibility in this study using the triangulation validity strategy, Transparency, Dependability, Confirmability. Data analysis with Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). The results of the study of the needs of pregnant women with DMG identified four themes, namely supporting the family in terms of controlling diet, sending check to health workers, and reminding for sports activities. Social support, which is a way to control blood sugar. Support of Health Workers, namely advice and motivation to control blood sugar. The information obtained from DMG advice or treatment in the assessment is from health workers, namely midwives, doctors, and also health workers from friends and the internet. In conclusion, the needs of pregnant women with DMG identified four themes, namely family support, social support, support of health workers and information.