Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Needs of Learning Conditions for Student Learning Activities in Classroom Yusuf, Faidah; Thalib, Syamsul Bachri; Gani, Hamsu Abdul
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 2 No. 4 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v2i4.2306

Abstract

The aim of this study is to determine the classroom conditions for student learning activities. This was quantitative and qualitative research, conducted on 40 subjects, using the questionnaire as an instrument. The results identified five conditions, including (1) The learning strategy practiced, as lecturers tend to use various offline methods in the classroom, which need to be upgraded to online-based models. (2) The condition of course material utility, which was assessed to already be good, although improvement is also necessary, through the use of various models, including Facebook online live study. (3) The state of the facilities also needs to be improved in terms of air conditioners and internet signals with fast network access capacity, in order to ensure proper online-based learning. (4) Lecturer competency; The analysis results of this section have an impact on knowledge, in relation to online learning, therefore properly increasing Internet technology literacy. (5) Student characteristics, which are explained already, characterized by online learning with good knowledge of social media.
Perancangan Sistem Informasi Manajemen Pembelajaran Mata Kuliah Kewirausahan dalam Mendukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Perguruan Tinggi Pato, Markani; Gani, Hamsu Abdul; Idhkan, Muhammad
CIVED Vol. 10 No. 1 (2023): March 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v10i1.373112

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan suatu rancangan sistem informasi manajemen pembelajaran mata kuliah kewirausahaan di perguruan tinggi dalam mendukung program merdeka belajar kampus merdeka (MBKM). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Subjek penelitian yaitu terdiri dari 1 validator ahli perancangan sistem, 2 orang ahli konten (dosen pengampu mata kuliah) dan mahasiswa Unitama semester 7 yang telah memprogramkan mata kuliah kewirausahaan dengan populasi sebanyak 70 responden dengan sampel penelitian sebanyak 30 responden yang terdiri atas dosen dan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data angket. Perhitungan validitas dan reliabilitas instrument menggunakan skala likert. Hasil validasi ahli design sistem informasi manajemen pembelajaran atas instrumen angket dari 17 item pernyataan dinyakan valid dengan rata-rata r hitung sebesar 0.639 > r tabel product moment sebesar 0.361 dengan taraf signifikan sebesar 5% dan dinyatakan reliabilitas sebesar 0.94 > 0.6. Hasil validasi instrument ahli konten atas instrumen angket dari 20 item pernyataan dinyakan valid dengan rata-rata r hitung sebesar 1.000 > r tabel product moment sebesar 0.444 dengan taraf signifikan sebesar 5% dan dinyatakan reliabilitas sebesar 0.99 > 0.6. Sedangkan hasil uji perancangan sistem dari responden Dosen dan Mahasiswa dinyatakan sangat layak untuk digunakan sebesar 3.66. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka rancangan sistem informasi pembelajaran mata kuliah kewirausahaan dalam mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dinyakan sangat layak digunakan untuk pengembangan model pembelajaran kewirausahaan berbasis teknologi infomasi.
Pelatihan Penggunaan Scantools Kendaraan Ringan di SMK Negeri 4 Takalar Fauziah, Fauziah; Jumadin, Jumadin; Gani, Hamsu Abdul; HL, Haruna; Baharuddin, Siti Ruqaiyah
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Kemajuan teknologi otomotif modern menuntut tenaga kerja dengan kompetensi diagnostik digital yang tinggi, terutama di lingkungan pendidikan vokasi. Namun, banyak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di daerah masih menghadapi keterbatasan dalam penggunaan perangkat scantool untuk mendiagnosis sistem injeksi elektronik kendaraan ringan. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan kompetensi antara kebutuhan industri dan kemampuan peserta didik dalam mengoperasikan alat diagnostik digital. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan penggunaan scantool terhadap peningkatan kompetensi teknis guru dan siswa SMK Negeri 4 Takalar. Metode pelatihan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain one-group pretest–posttest yang melibatkan 25 peserta. Data dikumpulkan melalui observasi, tes pengetahuan, dan penilaian praktik, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test untuk mengukur peningkatan kemampuan diagnostik. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada penguasaan konsep sistem OBD-II dan keterampilan operasional scantool, dengan rata-rata peningkatan skor sebesar 45%. Temuan ini mengonfirmasi bahwa pelatihan berbasis praktik langsung efektif meningkatkan kesiapan vokasional peserta didik menghadapi tuntutan industri otomotif digital. Pelatihan ini juga merekomendasikan integrasi scantool-based learning ke dalam kurikulum praktik otomotif di SMK sebagai strategi penguatan link and match antara dunia pendidikan dan industri otomotif nasional.Kata kunci: scantool, kompetensi vokasional, pelatihan otomotif, pendidikan kejuruan, OBD-II
PKM Penerapan Alat Pembakaran Ikan dengan Pembalikan Fleksibel Gani, Hamsu Abdul; Rauf, Bakhrani
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PKM Penerapan Alat Pembakaran Ikan Dengan Pembalikan Fleksibel merupakan proyek penelitian dan pengembangan yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan hasil pembakaran ikan melalui penggunaan alat pembakaran dengan sistem pembalikan fleksibel. Dalam proyek ini, dilakukan pengembangan alat pembakaran ikan yang dapat membalik ikan secara fleksibel selama proses pembakaran. Tujuan utama proyek ini adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pembakaran ikan, sehingga memberikan manfaat ekonomi dan kuliner yang optimal bagi masyarakat. Implementasi alat ini diharapkan dapat memberikan solusi efektif untuk meningkatkan proses pembakaran ikan dan hasilnya.
PKM Pembuatan Pupuk Cair dari Sampah Organik Pada Masyarakat Petani di Kabupaten Pangkep Mihrani, Mihrani; Sari, Dewi Puspita; Patang, Patang; Gani, Hamsu Abdul; Darmawang, Darmawang
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini berjudul PKM Pembuatan Pupuk Cair dari Sampah Organik pada Masyarakat Petani di Kabupaten Pangkep. Program ini diusulkan oleh tim dari Universitas Negeri Makassar (UNM) dan didanai oleh PNBP Fakultas Teknik. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat petani di Pulau Sabutung, Kabupaten Pangkep, adalah keterbatasan akses terhadap pupuk berkualitas dan pengelolaan sampah organik yang belum optimal. Ketergantungan tinggi pada pupuk kimia yang mahal dan sulit diakses menjadi hambatan dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Solusi yang ditawarkan adalah pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat petani dalam pembuatan pupuk cair dari sampah organik. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan petani dalam mengolah limbah organik secara efektif , mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia , serta menciptakan sistem pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan di komunitas. Mitra dalam kegiatan ini adalah Kelompok Masyarakat Nelayan Sabutung , dengan dukungan dari Camat Liukang Tupabbiring Utara. Luaran yang ditargetkan meliputi publikasi artikel ilmiah (prosiding Nasional), artikel di media massa lokal dan dokumentasi video kegiatan. Melalui intervensi ini, diharapkan terjadi peningkatan produktivitas pertanian dan terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat di Pulau Sabutung.Kata kunci: Pupuk Cair Organik, Sampah Organik, Petani, Pulau Sabutung, Pangkep
Inovasi Mesin Pemipil Jagung Berbahan Bakar Gas: Solusi Efisiensi Petani di Kabupaten Gowa Mappeasse, Muhammad Yusuf; Lamada, Mustari; HL, Haruna; Rauf, Bakhrnai A.; Gani, Hamsu Abdul
PENGABDI PENGABDI: VOL. 6, NO.2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v6i2.80976

Abstract

Abstrak. Jagung merupakan salah satu komoditas strategis di Indonesia, namun produktivitasnya sering terkendala pada tahap pascapanen. Di Desa Manjapai, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, petani masih menggunakan metode pemipilan manual yang memerlukan banyak tenaga, waktu lama, serta berisiko tinggi terhadap kerusakan biji. Kondisi ini berdampak pada rendahnya efisiensi, meningkatnya biaya operasional, serta turunnya kualitas dan harga jual jagung. Melalui program pemberdayaan masyarakat, ditawarkan solusi berupa penerapan mesin pemipil jagung berbahan bakar gas (LPG) yang sederhana, ekonomis, ramah lingkungan, dan mudah dioperasikan. Mesin ini memiliki kapasitas pemipilan 300–500 kg per jam, dengan biaya operasional sekitar Rp16,7/kg, sehingga mampu menghemat hingga 44% biaya dibandingkan penggunaan mesin berbahan bakar bensin. Program ini tidak hanya berfokus pada inovasi teknologi, tetapi juga mencakup pelatihan operasional, perawatan mesin, serta manajemen usaha tani bagi kelompok mitra. Diharapkan, penerapan mesin ini dapat meningkatkan produktivitas, mempercepat distribusi hasil panen, menekan biaya produksi, dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan petani. Secara lebih luas, program ini berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, pekerjaan layak, serta inovasi teknologi di sektor pertanian. Kata Kunci: Jagung, Pascapanen, Mesin Pemipil, LPG, Pemberdayaan Petani
Upaya Meningkatkan Pengetahuan, Sikap, Motivasi, dan Perilaku Petani Berusaha Tani Secara Berkelanjutan Pada Daerah Pertanian Tegalan di Kabupaten Soppeng Rauf, Bakhrani A.; Mihrani, Mihrani; Lullulangi, Mithen; Gani, Hamsu Abdul
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 6, No 2 (2025): Indonesian Journal of Social and Educational Studies (Article in Press)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v6i2.81252

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:  (1) pengetahuan, sikap, motivasi, dan perilaku petani tegalan  dalam berusaha tani secara berkelanjutan di Kabupaten Soppeng sebelum eksperimen, (2) pengetahuan, sikap, motivasi, dan perilaku petani tegalan  dalam berusaha tani secara berkelanjutan di Kabupaten Soppeng setelah eksperimen, (3) pengaruh eksperimen terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, motivasi, dan perilaku petani tegalan dalam berusaha tani secara berkelanjutan di Kabupaten Soppeng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Lokasi penelitian adalah Kabupaten Soppeng,  dipilih dengan metode purpossive sampling. Populasi penelitian ini adalah petani tegalan di Kabupaten Soppeng. Sampel sebanyak 50 kepala keluarga (KK) petani tegalan dipilih dengan metode purpossive sampling. Variabel yang diperhatikan dalam penelitian ini adalah: pengetahuan, sikap, motivasi, dan perilaku petani dalam berusaha tani secara berkelanjutan pada lahan pertanian tegalan sebelum dan sesudah eksperimen. Analisis yang digunakan adalah: (a) analisis statistik deskriptif dan (b) analisis statistik infrensial. Model analisis inferensial adalah: uji t independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengetahuan, sikap, motivasi, dan perilaku petani tegalan  dalam berusaha tani secara berkelanjutan di Kabupaten Soppeng, sebelum eksperimen tergolong rendah, (2) pengetahuan, sikap, motivasi, dan perilaku petani tegalan  dalam berusaha tani secara berkelanjutan di Kabupaten Soppeng, sesudah eksperimen tergolong tinggi, (3) eksperimen memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, motivasi, dan perilaku petani tegalan dalam berusaha tani secara berkelanjutan di Kabupaten Soppeng.. Kata Kunci: Petani tegalan, Berusaha tani, Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku.
ENHANCING EMPLOYABILITY SKILLS THROUGH THE DEVELOPMENT OF AN INDUSTRIAL CLASS MODEL: EVIDENCE FROM INDONESIAN VOCATIONAL HIGH SCHOOLS Patta, Andi Umar; Gani, Hamsu Abdul; Purnamawati, Purnamawati
Jurnal Vokasi Keteknikan Vol 4 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/rsx9e011

Abstract

This study aims to develop and validate an Industrial Class Model designed to enhance employability skills among vocational high school students in Indonesia. Despite longstanding reforms in vocational education, graduates continue to face challenges in meeting labor market expectations, primarily due to weak industry engagement and limited focus on transferable soft skills. Using a quantitative research design grounded in Modified Model (ADDIE, Dick & Carey, 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), Borg & Gall, and Prototyping), this study combines quantitative surveys field observations to assess current practices and test the effectiveness of the Industrial Class Model. The model integrates co-designed instruction, co-teaching with industry practitioners, and experiential learning through real-world projects. Data were collected from students, vocational teachers, and industry professionals across vocational schools in Makassar. The findings show that the model significantly improves students’ attitudes, instructional engagement, experiential learning, and, most importantly, core employability competencies such as communication, teamwork, discipline, and problem-solving. Mean scores across key variables ranged from 7.4 to 8.5 on a 10-point scale, with the highest scores in student attitude (8.5) and social relatedness (8.3). However, the study also identifies areas for further development, particularly in fostering student autonomy and intrinsic motivation. The results affirm the importance of industry-integrated pedagogy and provide evidence for a scalable, replicable instructional framework that aligns vocational education with workforce demands. The Industrial Class Model offers a practical solution for improving graduate readiness and can serve as a blueprint for vocational education reform in Indonesia and similar contexts globally.