Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Strategi Pencegahan Kegawatdaruratan Kesehatan Reproduksi melalui Edukasi Kanker Payudara dan SADARI Siswi MTs Raden Fatah Kabupaten Tegal Widhiastuti, Ratna; Khodijah, Khodijah; Dewi, Novi Aprilia Kumala; Widodo, Yessy Pramita; Permatasari, Eka Diana; Widyantoro, Wisnu; Budianto, Agus; Hidayat, Firman; Wibowo, Nurhakim Yudhi; Angkatno, Angkatno; Anggraeni, Feny Dwi; Indira SNJ, Falentiana; Pramesti, Rahma Aulia; Khairunnisa, Khairunnisa; Utami, Septy Diah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.151

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam kehidupan remaja, terutama bagi siswi tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang sedang mengalami masa pubertas dan perubahan biologis. Kanker payudara merupakan salah satu ancaman serius terhadap kesehatan reproduksi perempuan yang perlu dikenali sejak dini. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswi MTs Raden Fatah terhadap pentingnya deteksi dini kanker payudara melalui metode SADARI (Periksa Payudara Sendiri). Kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif berupa penyuluhan interaktif dan demonstrasi praktik SADARI yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai kanker payudara, faktor risiko, serta kemampuan dalam melakukan SADARI secara mandiri. Edukasi ini diharapkan menjadi langkah preventif yang efektif dalam mencegah kegawatdaruratan kesehatan reproduksi dan membentuk kesadaran kesehatan sejak usia dini
PENERAPAN BEHAVIOR BASED SAFETY DENGAN METODE ABC UNTUK MENINGKATKAN SAFETY AWARENESS DAN SAFETY BEHAVIOR PADA PEKERJA WANITA DI SENTRA PENGASAPAN IKAN KAWASAN PESISIR KOTA TEGAL Pratiwi, Anggit; Widhiastuti, Ratna
Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health Vol. 9 No. 2 (2025): Industrial Hygiene and Occupational Health
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jihoh.v9i2.12628

Abstract

Pekerja di sentra pengasapan ikan mempunyai banyak risiko bahaya di tempat kerja yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Faktor terbesar kejadian kecelakaan kerja menurut teori Heinrich disebabkan karena perilaku tidak aman, sehingga perlu adanya perubahan perilaku melalui penerapan Behavior based safety (BBS) dengan pendekatan Antecedent, Behavior dan Consequences (ABC). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan safety behavior pada pekerja di sentra pengasapan ikan setelah diberikan penerapan BBS. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eskperimental, dengan jumlah sampel sebanyak 30 pekerja wanita di sentra pengasapan ikan kawasan pesisir kota Tegal sebagai responden. Data primer didapatkan dari hasil survei kejadian injury dan keluhan sakit yang dialami oleh responden selama kurun satu tahun sebelum penelitian, ceklis observasi penggunaan APD dan kuesioner BBS.  Peneliti juga memberikan edukasi BBS sebagai penguatan perubahan perilaku. Analisis data menggunakan uji paired t-test untuk mengetahui apakah ada pengaruh perubahan perilaku sebelum dan setelah diberikan edukasi BBS. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan perilaku sebelum dan setelah diberikan edukasi BBS (pvalue = 0,001). Hal ini juga didukung dengan hasil observasi setiap minggu bahwa adanya konsistensi dalam penggunaan APD secara lengkap. Berdasarkan hasil penelitian terdapat perubahan safety behavior pada pekerja wanita di sentra pengasapan setelah diberikan paparan behaviour based safety dengan metode ABC.  
Pelatihan Asuhan Keperawatan 3S (SDKI, SLKI, dan SIKI) Berbasis Kasus bagi Perawat di RSUD Brebes Widhiastuti, Ratna; Permatasari, Eka Diana; Dewi, Novi Aprilia Kumala; Khodijah, Khodijah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 4 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i4.2466

Abstract

Pelaksanaan asuhan keperawatan yang berkualitas sangat bergantung pada kemampuan perawat dalam menggunakan standar praktik keperawatan yang baku. Pelatihan Asuhan Keperawatan 3S (Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia/SRKI, Standar Luaran Keperawatan Indonesia/SLKI, dan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia/SIKI) berbasis kasus ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi perawat di RSUD Brebes dalam menerapkan pendekatan asuhan keperawatan yang sistematis dan sesuai standar nasional. Metode pelatihan yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta simulasi studi kasus yang merepresentasikan situasi klinis nyata. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan perawat dalam mengidentifikasi diagnosa keperawatan secara tepat, merumuskan luaran keperawatan yang terukur, serta menentukan intervensi yang relevan dan efektif. Diharapkan pelatihan ini dapat menjadi langkah strategis dalam peningkatan mutu pelayanan keperawatan di rumah sakit.
NON-PHARMACOLOGICAL NURSING INTERVENTIONS FOR THE MANAGEMENT OF PRE-CESAREAN MATERNAL ANXIETY: A LITERATURE REVIEW Widhiastuti, Ratna
International Journal of Patient Safety and Quality Vol. 2 No. 1 (2025): International Journal of Patient Safety and Quality, April 2025
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijpsq.v2i1.72109

Abstract

Background   Preoperative anxiety before caesarean delivery remains a major clinical concern, adversely affecting maternal and neonatal outcomes. This review synthesizes evidence on the effectiveness of non-pharmacological nursing interventions in reducing maternal preoperative anxiety before caesarean section. Method Guided by the PRISMA 2020 framework, literature published between 2015 and 2025 was systematically searched in PubMed, ScienceDirect, and EBSCOhost. Eligible studies included randomized controlled trials, quasi-experimental, and cohort studies examining nursing-led, non-pharmacological interventions such as acupressure, aromatherapy, music therapy, guided imagery, relaxation, and structured education. Result Twelve studies met inclusion criteria. Interventions such as acupressure, aromatherapy, guided imagery, and preoperative education consistently reduced anxiety scores measured by validated instruments (e.g., STAI, HADS). Cultural adaptation enhanced intervention effectiveness, particularly in music-based therapies. Conclusion Non-pharmacological nursing interventions are effective, low-risk strategies for reducing maternal anxiety before caesarean delivery. Integrating culturally tailored, multimodal interventions into preoperative nursing care may optimize psychological and physiological outcomes.
Gambaran Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care Pada Ibu Hamil Masa Pandemi Covid-19 di Puskesmas Jatirokeh Widhiastuti, Ratna; Widyantoro, Wisnu; Supryanto, Heri
Jurnal Indonesia Sehat Vol. 2 No. 1 (2023): JURINSE, April 2023
Publisher : SAMODRA ILMU: Lembaga Penelitian, Penerbitan, dan Jurnal Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58353/jurinse.v2i1.95

Abstract

Background: Antenatal care (ANC) regulary on pregnant women expected to be able to early detect and handle complications that often occur in pregnant women. The impact is not the ANC that increase the mortality and morbidity of the mother, didn’ detection of abnormalities pregnancy. How to know the description obedience of pregnant mother in Antenatal Care (ANC) in the area of work Puskesmas Jatirokeh I in September 2021. Methods: This type of research is descriptive quantitative. This research was conducted with cross sectional approach. The technical sampling used purposive sampling with total of respondents there are 40 respondents of pregnancy women in the third trimester in accordance with the inclusion and exclusion criteria. Data analysis using univariate analysis.  Result: The research showed that most of the mother pregnant in the third trimester obedient to the examination of the ANC in the working area Puskesmas Kokap I, based on the characteristics of respondents grouped according to age <20 yeras old as many as 26, last aducation the most at the high school or the equivalent as many as 19 and parity the most on a parity multiparous as many as 25.  Conclusion: The caracteristics such as age, education, parity, distance, and husband’s support are very influential on the compliance women TM III to perfom ANC regularly.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Lansia dengan Perilaku Pencegahan Penularan Covid 19 di Desa Pantirejo Kecamatan Kasesi Haryanti, Suci; widhiastuti, ratna; Widyantoro, Wisnu
Jurnal Indonesia Sehat Vol. 3 No. 1 (2024): JURINSE, April 2024
Publisher : SAMODRA ILMU: Lembaga Penelitian, Penerbitan, dan Jurnal Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58353/jurinse.v3i1.185

Abstract

Background: Coronavirus is a family of coronaviridae viruses because it has a wreath-shaped protrusion on the viral envelope. A new type of coronavirus, namely Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) attacks the respiratory system causing pneumonia.Lack of knowledge about the Covid-19 pandemic can lead to various kinds of speculation about the spread of the Corona virus. So the government needs to provide good information about the Covid-19 pandemic. The best way to control and prevent this disease is to break the chain of the spread of COVID-19. Breaking the chain of transmission can be carried out by implementing health protocols in a disciplined manner, namely by frequently washing hands with running water and soap or using hand sanitizers, using masks and not touching the face area before washing hands, and keeping a distance in every activity or what is known as the 3M. Methods: This research is a quantitative study with a research design using a cross sectional approach. The sampling technique used is non-probability sampling with random sampling type and the sample size is 50 people. Results: The results of data analysis using the Kendall's Tau-b statistical test show a P value of 0.004 < 0.005 which indicates Ho is rejected and Ha is accepted or there is a relationship between the level of knowledge of the elderly and the behavior of preventing transmission of COVID 19. The elderly are expected to know knowledge about COVID 19 and its prevention.
DETEKSI DINI PERKEMBANGAN ANAK BALITA DI DESA SAMIRAN Khodijah, Khodijah; Widhiastuti, Ratna; Muryani, Susi; Kumala Dewi, Novi Aprilia; Wibowo, Nurhakim Yudhi; Widyantoro, Wisnu; Irawan, Deni; Angkatno, Angkatno; Bakhitar, Syarifuddin; Hendra, Agung Laksana
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 5 No 1 (2024): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v5i1.617

Abstract

Balita adalah kelompok anak dengan usia dibawah 5 tahun, dimana merupakan masa kritis terjadi permasalahan salah satunya perkembangan baik motorik kasar, motorik halus, bahasa dan personal sosial. Banyak faktor yang mempengaruhi perkembangan diantaranya faktor genetik, gizi dan penyakit; faktor lingkungan pre natal (gizi waktu hamil, toksin, endokrin, infeksi, stress, maupun imunitas), dan faktor lingkungan post natal (lingkungan biologis, lingkungan fisik, lingkungan social, dan lingkungan keluarga dan adat istiadat yang lain). Selain itu perlunya pemahaman dari orangtua untuk melakukan deteksi dini dan pemantauan perkembangan anak. Oleh karenanya dilakukan pengabdian kepada masyarakat dengan tema deteksi dini perkembangan anak balita di desa Samiran. Kegiatan yang digunakan yaitu penyampaian materi tentang perkembangan, demonstrasi dan praktik langsung pemeriksaan perkembangan pada anak. Hasil pemeriksaan menunjukkan status perkembangan dari 50 anak yang dilakukan pemeriksaan, mayoritas perkembangan anak sesuai dengan usianya ada 44 anak (88%), 4 anak (8%) dengan perkembangan meragukan, dan 2 anak (4%) dengan kategori penyimpangan. Ibu diharapkan selalu melakukan pemanataun perkembangan anaknya di fasilitas kesehatan sehingga apabila ada masalah segera dilakukan penanganan.
Persepsi Ibu Hamil Masyarakat Nelayan terhadap Pemberian Suplementasi Fe dengan Pendekatan Health Belief Model Widhiastuti, Ratna; Pratiwi, Anggit
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v10i2.1021

Abstract

Program suplementasi Fe bertujuan untuk mencegah dan menanggulangi anemia gizi besi serta menjadi salah satu intervensi spesifik dalam upaya percepatan penurunan stunting. Masyarakat nelayan masih percaya dalam kebiasaan makan dan perilaku tertentu untuk ibu hamil.Tujuan dari penelitian ini menggali persepsi ibu hamil dari masyarakat nelayan terhadap pemberian suplementasi Fe dengan pendekatan Health Belief Model. Metode Penelitan Menggunakan Kualitatif dengan Studi Kasus. Analisa data menggunakan Colaizzi. Wawancara mendalam pada 12 informan utama yaitu ibu hamil dengan suami bekerja sebagai nelayan dan informan pendukung yaitu 4 kader dan 2 bidan. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Tegal Barat yaitu di Tegal Sari dan Muarareja Pada Bulan Juni-Agustus 2023. Hasil Penelitian didapatkan 4 Tema yaitu Ketidakpahaman Pentingnya Suplementasi Fe, Ketidaknyamanan dan Efek Samping, Sikap dan Keyakinan, Peran Dukungan Sosial dan Faktor Ekonomi Keluarga. Kesimpulan persepsi yang buruk dan ketidakpahaman ibu dan keyakinan yang salah dalam suplementasi fe merupakan penyebab ibu tidak patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe.
Deteksi Kegawatan Paliatif di Desa Balaradin Widyantoro, Wisnu; Muryani, Susi; Budianto, Agus; Hidayat, Firman; Khodijah, Khodijah; Irawan, Deni; Rakhman, Arif; Widodo, Yessy Pramita; Setyaningrum, Ikawati; Widhiastuti, Ratna; Wibowo, Nurhakim Yudhi
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v6i2.876

Abstract

Perawatan paliatif adalah suatu bentuk pelayanan yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarganya dengan penyakit yang mengancam jiwa dengan mencegah dan menghilangkannya melalui deteksi dini, evaluasi berkala dan pengobatan nyeri dan masalah fisik, psikososial lainnya dan rohani. jumlah penduduk lansia menurut Berita Resmi Statistik tahun 2020 di Kabupaten Tegal sebanyak 88.245 jiwa yaitu 5,5% dari 1,59 juta jiwa. Tujuan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah melakukan deteksi kegawatan melalui pengukuran tekanan darah, pengukuran kadar gula darah dan pengukuran asam urat. Pelaksanaan Meja 1 untuk pengukuran tekanan darah, Meja 2 untuk pengukuran gula darah, Meja 3 untuk pengukuran asam urat dan Meja 4 dilakukan penyuluhan kesehatan. Alat yang digunakan yaitu tensimeter digital dan easy touch serta media lembar balik.
Cegah Kanker Sejak Dini Melalui Pelatihan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) bagi Remaja Putri di SMPN 2 Adiwerna Dewi, Novi Aprilia Kumala; Anggraeni, Feny Dwi; Khodijah, Khodijah; Widhiastuti, Ratna; Permatasari, Eka Diana; Widodo, Yessy Pramita; Muryani, Susi; Wibowo, Nurhakim Yudhi; Rakhman, Arif; Irawan, Deni; Widyantoro, Wisnu; Budianto, Agus; Hidayat, Firman; Bakhtiar, Syarifudin; Pamungkas, Agung Laksana Hendra; Pangestu, Sinta Dewi
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v6i2.884

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian pada wanita, dan tanda-tandanya bahkan dapat terdeteksi sejak usia remaja. Deteksi dini melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) sangat penting untuk menurunkan angka kematian akibat keterlambatan diagnosis. Namun, masih banyak remaja putri yang memiliki pengetahuan dan keterampilan rendah dalam melakukan SADARI karena kurangnya informasi serta pelatihan yang tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswi dalam melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di SMP Negeri 2 Adiwerna. Pengabdian dilaksanakan kepada 60 siswi kelas VIII dengan metode edukasi kesehatan menggunakan media video animasi serta demonstrasi langsung prosedur pemeriksaan SADARI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan siswi setelah diberikan edukasi. Metode demonstrasi yang dipadukan dengan media video animasi terbukti efektif dalam membantu remaja memahami langkah-langkah pemeriksaan payudara sendiri secara benar. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran deteksi dini kanker payudara sejak usia remaja.