Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Strategi Pencegahan Kegawatdaruratan Kesehatan Reproduksi melalui Edukasi Kanker Payudara dan SADARI Siswi MTs Raden Fatah Kabupaten Tegal Widhiastuti, Ratna; Khodijah, Khodijah; Dewi, Novi Aprilia Kumala; Widodo, Yessy Pramita; Permatasari, Eka Diana; Widyantoro, Wisnu; Budianto, Agus; Hidayat, Firman; Wibowo, Nurhakim Yudhi; Angkatno, Angkatno; Anggraeni, Feny Dwi; Indira SNJ, Falentiana; Pramesti, Rahma Aulia; Khairunnisa, Khairunnisa; Utami, Septy Diah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.151

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam kehidupan remaja, terutama bagi siswi tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang sedang mengalami masa pubertas dan perubahan biologis. Kanker payudara merupakan salah satu ancaman serius terhadap kesehatan reproduksi perempuan yang perlu dikenali sejak dini. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswi MTs Raden Fatah terhadap pentingnya deteksi dini kanker payudara melalui metode SADARI (Periksa Payudara Sendiri). Kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif berupa penyuluhan interaktif dan demonstrasi praktik SADARI yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai kanker payudara, faktor risiko, serta kemampuan dalam melakukan SADARI secara mandiri. Edukasi ini diharapkan menjadi langkah preventif yang efektif dalam mencegah kegawatdaruratan kesehatan reproduksi dan membentuk kesadaran kesehatan sejak usia dini
PENERAPAN BEHAVIOR BASED SAFETY DENGAN METODE ABC UNTUK MENINGKATKAN SAFETY AWARENESS DAN SAFETY BEHAVIOR PADA PEKERJA WANITA DI SENTRA PENGASAPAN IKAN KAWASAN PESISIR KOTA TEGAL Pratiwi, Anggit; Widhiastuti, Ratna
Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health Vol. 9 No. 2 (2025): Industrial Hygiene and Occupational Health
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jihoh.v9i2.12628

Abstract

Pekerja di sentra pengasapan ikan mempunyai banyak risiko bahaya di tempat kerja yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Faktor terbesar kejadian kecelakaan kerja menurut teori Heinrich disebabkan karena perilaku tidak aman, sehingga perlu adanya perubahan perilaku melalui penerapan Behavior based safety (BBS) dengan pendekatan Antecedent, Behavior dan Consequences (ABC). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan safety behavior pada pekerja di sentra pengasapan ikan setelah diberikan penerapan BBS. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eskperimental, dengan jumlah sampel sebanyak 30 pekerja wanita di sentra pengasapan ikan kawasan pesisir kota Tegal sebagai responden. Data primer didapatkan dari hasil survei kejadian injury dan keluhan sakit yang dialami oleh responden selama kurun satu tahun sebelum penelitian, ceklis observasi penggunaan APD dan kuesioner BBS.  Peneliti juga memberikan edukasi BBS sebagai penguatan perubahan perilaku. Analisis data menggunakan uji paired t-test untuk mengetahui apakah ada pengaruh perubahan perilaku sebelum dan setelah diberikan edukasi BBS. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan perilaku sebelum dan setelah diberikan edukasi BBS (pvalue = 0,001). Hal ini juga didukung dengan hasil observasi setiap minggu bahwa adanya konsistensi dalam penggunaan APD secara lengkap. Berdasarkan hasil penelitian terdapat perubahan safety behavior pada pekerja wanita di sentra pengasapan setelah diberikan paparan behaviour based safety dengan metode ABC.  
Pelatihan Asuhan Keperawatan 3S (SDKI, SLKI, dan SIKI) Berbasis Kasus bagi Perawat di RSUD Brebes Widhiastuti, Ratna; Permatasari, Eka Diana; Dewi, Novi Aprilia Kumala; Khodijah, Khodijah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 4 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i4.2466

Abstract

Pelaksanaan asuhan keperawatan yang berkualitas sangat bergantung pada kemampuan perawat dalam menggunakan standar praktik keperawatan yang baku. Pelatihan Asuhan Keperawatan 3S (Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia/SRKI, Standar Luaran Keperawatan Indonesia/SLKI, dan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia/SIKI) berbasis kasus ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi perawat di RSUD Brebes dalam menerapkan pendekatan asuhan keperawatan yang sistematis dan sesuai standar nasional. Metode pelatihan yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta simulasi studi kasus yang merepresentasikan situasi klinis nyata. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan perawat dalam mengidentifikasi diagnosa keperawatan secara tepat, merumuskan luaran keperawatan yang terukur, serta menentukan intervensi yang relevan dan efektif. Diharapkan pelatihan ini dapat menjadi langkah strategis dalam peningkatan mutu pelayanan keperawatan di rumah sakit.
NON-PHARMACOLOGICAL NURSING INTERVENTIONS FOR THE MANAGEMENT OF PRE-CESAREAN MATERNAL ANXIETY: A LITERATURE REVIEW Widhiastuti, Ratna
International Journal of Patient Safety and Quality Vol. 2 No. 1 (2025): International Journal of Patient Safety and Quality, April 2025
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijpsq.v2i1.72109

Abstract

Background   Preoperative anxiety before caesarean delivery remains a major clinical concern, adversely affecting maternal and neonatal outcomes. This review synthesizes evidence on the effectiveness of non-pharmacological nursing interventions in reducing maternal preoperative anxiety before caesarean section. Method Guided by the PRISMA 2020 framework, literature published between 2015 and 2025 was systematically searched in PubMed, ScienceDirect, and EBSCOhost. Eligible studies included randomized controlled trials, quasi-experimental, and cohort studies examining nursing-led, non-pharmacological interventions such as acupressure, aromatherapy, music therapy, guided imagery, relaxation, and structured education. Result Twelve studies met inclusion criteria. Interventions such as acupressure, aromatherapy, guided imagery, and preoperative education consistently reduced anxiety scores measured by validated instruments (e.g., STAI, HADS). Cultural adaptation enhanced intervention effectiveness, particularly in music-based therapies. Conclusion Non-pharmacological nursing interventions are effective, low-risk strategies for reducing maternal anxiety before caesarean delivery. Integrating culturally tailored, multimodal interventions into preoperative nursing care may optimize psychological and physiological outcomes.
Gambaran Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care Pada Ibu Hamil Masa Pandemi Covid-19 di Puskesmas Jatirokeh Widhiastuti, Ratna; Widyantoro, Wisnu; Supryanto, Heri
Jurnal Indonesia Sehat Vol. 2 No. 1 (2023): JURINSE, April 2023
Publisher : SAMODRA ILMU: Lembaga Penelitian, Penerbitan, dan Jurnal Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58353/jurinse.v2i1.95

Abstract

Background: Antenatal care (ANC) regulary on pregnant women expected to be able to early detect and handle complications that often occur in pregnant women. The impact is not the ANC that increase the mortality and morbidity of the mother, didn’ detection of abnormalities pregnancy. How to know the description obedience of pregnant mother in Antenatal Care (ANC) in the area of work Puskesmas Jatirokeh I in September 2021. Methods: This type of research is descriptive quantitative. This research was conducted with cross sectional approach. The technical sampling used purposive sampling with total of respondents there are 40 respondents of pregnancy women in the third trimester in accordance with the inclusion and exclusion criteria. Data analysis using univariate analysis.  Result: The research showed that most of the mother pregnant in the third trimester obedient to the examination of the ANC in the working area Puskesmas Kokap I, based on the characteristics of respondents grouped according to age <20 yeras old as many as 26, last aducation the most at the high school or the equivalent as many as 19 and parity the most on a parity multiparous as many as 25.  Conclusion: The caracteristics such as age, education, parity, distance, and husband’s support are very influential on the compliance women TM III to perfom ANC regularly.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Lansia dengan Perilaku Pencegahan Penularan Covid 19 di Desa Pantirejo Kecamatan Kasesi Haryanti, Suci; widhiastuti, ratna; Widyantoro, Wisnu
Jurnal Indonesia Sehat Vol. 3 No. 1 (2024): JURINSE, April 2024
Publisher : SAMODRA ILMU: Lembaga Penelitian, Penerbitan, dan Jurnal Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58353/jurinse.v3i1.185

Abstract

Background: Coronavirus is a family of coronaviridae viruses because it has a wreath-shaped protrusion on the viral envelope. A new type of coronavirus, namely Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) attacks the respiratory system causing pneumonia.Lack of knowledge about the Covid-19 pandemic can lead to various kinds of speculation about the spread of the Corona virus. So the government needs to provide good information about the Covid-19 pandemic. The best way to control and prevent this disease is to break the chain of the spread of COVID-19. Breaking the chain of transmission can be carried out by implementing health protocols in a disciplined manner, namely by frequently washing hands with running water and soap or using hand sanitizers, using masks and not touching the face area before washing hands, and keeping a distance in every activity or what is known as the 3M. Methods: This research is a quantitative study with a research design using a cross sectional approach. The sampling technique used is non-probability sampling with random sampling type and the sample size is 50 people. Results: The results of data analysis using the Kendall's Tau-b statistical test show a P value of 0.004 < 0.005 which indicates Ho is rejected and Ha is accepted or there is a relationship between the level of knowledge of the elderly and the behavior of preventing transmission of COVID 19. The elderly are expected to know knowledge about COVID 19 and its prevention.
DETEKSI DINI PERKEMBANGAN ANAK BALITA DI DESA SAMIRAN Khodijah, Khodijah; Widhiastuti, Ratna; Muryani, Susi; Kumala Dewi, Novi Aprilia; Wibowo, Nurhakim Yudhi; Widyantoro, Wisnu; Irawan, Deni; Angkatno, Angkatno; Bakhitar, Syarifuddin; Hendra, Agung Laksana
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 5 No 1 (2024): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v5i1.617

Abstract

Balita adalah kelompok anak dengan usia dibawah 5 tahun, dimana merupakan masa kritis terjadi permasalahan salah satunya perkembangan baik motorik kasar, motorik halus, bahasa dan personal sosial. Banyak faktor yang mempengaruhi perkembangan diantaranya faktor genetik, gizi dan penyakit; faktor lingkungan pre natal (gizi waktu hamil, toksin, endokrin, infeksi, stress, maupun imunitas), dan faktor lingkungan post natal (lingkungan biologis, lingkungan fisik, lingkungan social, dan lingkungan keluarga dan adat istiadat yang lain). Selain itu perlunya pemahaman dari orangtua untuk melakukan deteksi dini dan pemantauan perkembangan anak. Oleh karenanya dilakukan pengabdian kepada masyarakat dengan tema deteksi dini perkembangan anak balita di desa Samiran. Kegiatan yang digunakan yaitu penyampaian materi tentang perkembangan, demonstrasi dan praktik langsung pemeriksaan perkembangan pada anak. Hasil pemeriksaan menunjukkan status perkembangan dari 50 anak yang dilakukan pemeriksaan, mayoritas perkembangan anak sesuai dengan usianya ada 44 anak (88%), 4 anak (8%) dengan perkembangan meragukan, dan 2 anak (4%) dengan kategori penyimpangan. Ibu diharapkan selalu melakukan pemanataun perkembangan anaknya di fasilitas kesehatan sehingga apabila ada masalah segera dilakukan penanganan.
Persepsi Ibu Hamil Masyarakat Nelayan terhadap Pemberian Suplementasi Fe dengan Pendekatan Health Belief Model Widhiastuti, Ratna; Pratiwi, Anggit
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v10i2.1021

Abstract

Program suplementasi Fe bertujuan untuk mencegah dan menanggulangi anemia gizi besi serta menjadi salah satu intervensi spesifik dalam upaya percepatan penurunan stunting. Masyarakat nelayan masih percaya dalam kebiasaan makan dan perilaku tertentu untuk ibu hamil.Tujuan dari penelitian ini menggali persepsi ibu hamil dari masyarakat nelayan terhadap pemberian suplementasi Fe dengan pendekatan Health Belief Model. Metode Penelitan Menggunakan Kualitatif dengan Studi Kasus. Analisa data menggunakan Colaizzi. Wawancara mendalam pada 12 informan utama yaitu ibu hamil dengan suami bekerja sebagai nelayan dan informan pendukung yaitu 4 kader dan 2 bidan. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Tegal Barat yaitu di Tegal Sari dan Muarareja Pada Bulan Juni-Agustus 2023. Hasil Penelitian didapatkan 4 Tema yaitu Ketidakpahaman Pentingnya Suplementasi Fe, Ketidaknyamanan dan Efek Samping, Sikap dan Keyakinan, Peran Dukungan Sosial dan Faktor Ekonomi Keluarga. Kesimpulan persepsi yang buruk dan ketidakpahaman ibu dan keyakinan yang salah dalam suplementasi fe merupakan penyebab ibu tidak patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe.
PENERAPAN SISTEM INFORMASI PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN KEPUASAN KERJA DI RSI PKU MUHAMMADIYAH KABUPATEN TEGAL Widyantoro, Wisnu; Rizqi, Ahmad; Widhiastuti, Ratna
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 16 No 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v16i2.877

Abstract

Sistem informasi dalam pendokumentasian asuhan keperawatan bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan, efisiensi kerja, dan akuntabilitas perawat. Penerapan sistem informasi keperawatan semakin banyak dilakukan oleh rumah sakit, namun pendokumentasian versi digital masih perlu optimalisasi. RSI PKU Muhammadiyah Kabupaten Tegal, sudah menerapkan sistem ini, namun pengaruhnya terhadap kepuasan kerja perawat belum diketahui secara pasti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penerapan sistem informasi pendokumentasian dengan kepuasan kerja perawat. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 75 perawat dengan teknik total sampling. Instrumen berupa kuesioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil menunjuk kan bahwa 57,3% perawat menilai penerapan sistem informasi dalam kategori baik, dan 60% perawat memiliki tingkat kepuasan kerja tinggi. Hasil uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara penerapan sistem informasi pendokumentasian dengan kepuasan kerja perawat (p = 0,000). Kesimpulan yaitu terdapat hubungan signifikan antara penerapan sistem informasi pendokumentasian asuhan keperawatan dengan kepuasan kerja perawat. Temuan ini diharapkan menjadi masukan bagi manajemen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas dokumentasi keperawatan untuk mendukung kepuasan kerja tenaga perawat.
EDUKASI INOVATIF CEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA: PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA MELALUI MEDIA AUDIOVISUAL Diana Permatasari, Eka; Pramita Widodo, Yessy; Khodijah, Khodijah; Aprilia Kumala Dewi, Novi; Rakhman, Arif; Yudhi Wibowo, Nurhakim; Dwi Anggraeni, Feny; Muryani, Susi; Irawan, Deni; Widyantoro, Wisnu; Widhiastuti, Ratna; Budianto, Agus; Hidayat, Firman; Bakhtiar, Syarifudin; Laksana Hendra Pamungkas, Agung
Jurnal Pengabdian Teratai Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Teratai
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/teratai.v6i2.1800

Abstract

Drug abuse is an increasing global health concern, with adolescents being among the most vulnerable populations. Insufficient knowledge and unengaging educational methods highlight the need for innovative educational approaches, such as audiovisual media. This community service activity aimed to enhance adolescents' understanding of the dangers of drug abuse. The activity was conducted through innovative education, utilizing a five-minute educational video for 88 adolescents aged 12-18 years. The implementation methods included audiovisual education, interactive discussions, and pre- and post-education knowledge assessments. Results indicated an improvement in participants' knowledge regarding the dangers of drug abuse. This program is expected to serve as an initial step in improving community health, particularly among adolescents. The program has a positive impact on strengthening health through increased knowledge and acts as a preventive measure against drug abuse in adolescents. Keywords: Audiovisual, Education, Knowledge, Drugs, Adolescents