Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DENGAN STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS XI SMA MUHAMMADIYAH 10 RANTAUPRAPAT Raka Siwa, Liyan Aldiva; Safitri, Islamiani; Pasaribu, Laili Habibah
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v4i2.1256

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1)untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan STAD (Student Team Achievement Division), (2)untuk mengetahui manakah model pembelajaran yang lebih baik digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa antara model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan STAD (Student Team Achievement Division). Jenis penelitian ini adalah komparatif dengan populasi seluruh siswa SMA Muhammadiyah 10 Rantauprapat yang terdiri dari 6 kelas dengan jumlah seluruh populasi adalah 178 siswa. Sampel penelitian diambil 2 kelas yang berjumlah 49 siswa, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Disproportionate Stratified Random Sampling, yaitu kelas XI-IPA yang berjumlah 28 siswa dan kelas XI-IPS yang berjumlah 21 siswa. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dalam bentuk essay sebanyak 5 soal. Pengujian hipotesis statistik pada penelitian ini menggunakan uji t yaitu independent sample t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan STAD (Student Team Achievement Division), hal ini terlihat dari hasil uji t yang menyatakan thitung > ttabel yaitu 4,192 > 2,0117. (2)model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw lebih baik digunakan dari pada model STAD untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, hal ini terlihat dari hasil rata-rata post-test kelas jigsaw lebih tinggi dari pada rata-rata post-test kelas STAD dengan rata-rata post-test kelas jigsaw yaitu 57,21 dengan kriteria tinggi dan STAD yaitu 47,86 dengan kriteria sedang.
Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Dengan Menggunakan Metode Open-Ended Safitri, Islamiani; Hrp, Nurlina Ariani; Artika, Wikri; Siregar, Amalia Safitri
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v6i1.3994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui adanya peningkatan pemahaman konsep matematika siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) dengan menggunakan metode open-ended; (2) untuk mengetahui proses jawaban siswa menggunakan metode open-ended dibandingkan dengan menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa rata-rata siswa yang di ajarkan menggunakan metode open-ended lebih meningkat dibandingkan siswa yang di ajarkan menggunakan metode konvensional. Dengan demikian metode open-ended dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa (thitung = 26,6 > ttabel = 5,01).  Hasil dari penelitian ini adalah (1) Terdapat peningkatan kemampuan pemahaman konsep di kelas eksperimen yang di ajarkan menggunakan open-ended sebesar 93% tergolong kategori tinggi. sedangkan siswa yang di ajarkan menggunakan metode pembelajaran konvensional signifikansi sebesar 73% tergolong kategori sedang. (2) Peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang di ajarkan menggunakan metode open-ended lebih baik daripada siswa yang di ajarkan menggunakan metode konvensional. 
PENGARUH PENGGUNAAN METODE ACCELERATED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN ADAFTIF SISWA PADA PELAJARAN MATEMATIKA DI SMPN 4 BILAH HULU Safitri, Islamiani
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v1i1.1267

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya tingkat kemampuan penalaran adaftip siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan penalaran adaftip siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Accelerated Learning lebih tinggi dibandingkan kemampuan komunikasi sisw SMP N 4 Bilah Hulu yang diajarkan dengan model pembelajaran Konvensional pada siswa kelas VIII T.A 2015/2016. Penelitian ini dilaksanakan di SMP SMP N 4 Bilah Hulu, Labuhanbatu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang terdiri dari 2 kelas yang berjumlah 60 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik cluster random sampling, dimana yang menjadi sampel adalah kelas VIII-1 dan VIII-2. Hasil pengujian hipotesis dengan tingkat
Pendampingan Penerapan Model Pembelajaran Think Pair And Share Dalam Pembelajaran Di Sma Swasta Bahayangkari Safitri, Islamiani; Hrp, Nurlina Ariani; Pasaribu, Laili Habibah; Harahap, Amin; Munthe, Desi Yanti; Manja, Aisyah Putri
JURNAL PKM IKA BINA EN PABOLO Vol 2, No 2: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT | JULI 2022
Publisher : IKA BINA EN PABOLO : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/ikabinaenpabolo.v2i2.3888

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan penalaran matematika siswa melalui model pembelajaran Think Pair and Share dikelas X SMA Swasta Bhayangkari Tahun 2022. Jenis Pengabdian kepada Masyarakat Quasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa SMA Swasta Bhayangkaria Kecamatan Aek Kuo yang terdiri dari 9 kelas. Sampel Pengabdian kepada Masyarakat diambil 2 kelas yang ditentukan dengan tekhnik purposive sampling yaitu kelas X-AK dengan menggunakan pembelajaran Think Pair and Share dan kelas X-TKJ dengan menggunakan eksperimen dan kontrol sebesar 53,43 dan 52,56. Setelah diberikan perlakuan pada masing-masing kelas diperoleh data rata-rata posttest pada kelas eksperimen sebesar 78,2 dengan persentase kenaikan sebesar 43% dan pada kelas kontrol sebesar 72,6 dengan persentase kenaikan sebesar 10%. Pada hasil pengujian hipotesis diperoleh pada taraf signifikan α = 0,05, nilai signifikan 0,001 > 0,05. Dengan demikian berarti Ha diterima yang berarti terdapat perbedaan kemampuan penalaran matematika siswa melalui model pembelajaran Think Pair and Share dikelas X SMA Swasta Bhayangkaria Kecamatan Aek Kuo Tahun 2022.
Character Education of Tolerance and Love for the Homeland in the Independent Study Curriculum in Junior High Schools Nasution, Marwah; Safitri, Islamiani; Harahap, Risma Delima
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v6i1.57832

Abstract

The low values ​​of the character of tolerance and love for the homeland in students today are due to the lack of application and instilling the character values ​​of tolerance and love for the homeland in everyday life and the school environment. This study aims to assess and measure the character of tolerance and love for the motherland in supporting the independent learning curriculum. This research belongs to the type of quantitative research with a descriptive approach. The population in this study was 183 junior high school students, with a sample of 165 students who filled out the questionnaire. Data collection in the study was carried out using the questionnaire method, with the research instrument in the form of a closed questionnaire presented in the form of questions. The data obtained in the study were then analyzed using descriptive statistical data analysis techniques. The results of the data analysis show that the characters of tolerance and love for the homeland of class VII1, VII-5, VIII-2, VIII-4, IX-1, and IX-4 are students of class VII-1, as much as 97.93% and the percentage for The character of love for the country is 94.82%, the character for tolerance for class VII-5 has a percentage of 90.31%, the character for love for the country for class VII-5 has a percentage of 89.68%, for class VIII-2 the percentage of character values ​​for tolerance is 93.33 %, for class VIII-2 the percentage of love for the motherland is 83.8%, for class VIII-4 the character for tolerance is 85.66%, for class VIII-4 the character for love for the country is 81.66%, for class IX-1 character tolerance as much as 93.07%, class IX-1 the character of love for the country as much as 94.23%. The results of the percentage of class IX-4 on the character of tolerance have a percentage of 97.66%. Based on the results of this analysis, it can be concluded that the characteristics of Tolerance and Love for the Motherland in Supporting the Free Learning Curriculum are very good.
Analisis Karakter Siswa pada Mata Pelajaran IPA di Sekolah Dasar Wati, Erna; Harahap, Risma Delima; Safitri, Islamiani
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.2953

Abstract

Pada pendidikan karakter peserta didik dapat diajarkan dan di bantu dalam proses pembentukan watak dan nilai-nilai etik. Pendidikan karakter dapat dilaksanakan salah satunya melalui pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif , dan subjek penelitian ini adalah 63 siswa di SD Swasta Karya Bakti Pinang Damai, Kecamatan Torgamba, dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, dan fokus penelitian ini adalah siswa kelas IV, V dan VI  SD. Hasil penelitian yang diperoleh pada observasi untuk mengetahui seberapa besar minat belajar pada pelajaran IPA dapat di tinjau dari 3 aspek indikator yang telah di teliti. Ketiga aspek indikator yaitu 1. Mencoba menguraikan pelajaran IPA, 2. Menganalisis materi IPA, dan 3. Bereksperimen dalam pelajaran IPA. Dapat disimpulkan jumlah nilai persentase paling besar adalah Pada indikator menganalisis yang memiliki jumlah yang lebih besar dibanding jumlah indikator lainnya yaitu sebesar 83% sehingga dapat di artikan bahwa siswa sudah mampu dan paham dalam materi dan membentuk karakter siswa yang lebih sabar, sadar, teliti serta kritis dan memiliki rasa keingintahuan yang besar.
Pembelajaran Kooperatif Tipe Tutor Sebaya dalam Meningkatkan Karakter Bersahabat/ Komunikatif Anjani, Dewi; Safitri, Islamiani
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4833

Abstract

Tutor Sebaya merupakan metode pembelajaran berbasis pembelajaran aktif yang memberi kesempatan dan dorongan kepada siswa untuk mempelajari sesuatu dengan baik, dengan menjadi sumber bagi orang lain. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan pembelajaran kooperatif tipe tutor sebaya dalam meningkatkan karakter bersahabat/komunikatif siswa kelas X SMA Negeri 1 Rantau Utara. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan non-equivalent control group design dan teknik analisis data yang digunakan adalah statistik inferensial. Populasi  penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 317 siswa yang terdiri dari 9 kelas serta sampel yang digunakan yaitu kelas Xa sebagai kelas kontrol sebanyak 35 siswa dan kelas Xb sebagai kelas eksperimen sebanyak 36 siswa. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Rantau Utara tahun ajaran 2023/2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas yang mengunakan model pembelajaran kooperatif tipe tutor sebaya lebih baik dari pada kelas yang mengunakan model pembelajaran konvensional. Sehingga terdapat peningkatan karakter bersahabat/komunikatif dalam penggunaan metode pembelajaran kooperatif tipe tutor sebaya. Implikasi dari penelitian ini untuk guru sebagai acuan dalam meningkatkan karakter siswa. 
PENGARUH PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN SOFTWARE GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS VIII SMP N 1 PULAU RAKYAT Tristiana, Dwi Wulan; Safitri, Islamiani
JURNAL MAHASISWA PENDIDIKAN Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jmapen.v5i1.1867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa yang proses pembelajarannya menggunakan pembelajaran matematika dengan software geogebra lebih tinggi dari pada yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis Quasy Eksperimental Design. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 1 Pulau Rakyat dengan jumlah populasi 184 siswa. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas VIII-3 sebagai kelas eksperimen yang menggunakan pembelajaran matematika dengan software geogebra, kelas VIII-5 sebagai kelas kontrol dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dengan uji Shapiro-Wilk dan uji homogenitas dengan uji Levene. Dilanjutkan dengan uji hipotesis yaitu menggunakan Uji–t independent sample t-test. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dari data penelitian diperoleh hasil bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa yang proses pembelajarannya menggunakan pembelajaran matematika dengan software geogebra lebih tinggi dari pada yang menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas VIII SMP N 1 Pulau Rakyat. Siswa dengan perlakuan pembelajaran matematika dengan software geogebra, memiliki kemampuan berpikir kreatif lebih baik dibandingkan dengan siswa dengan perlakuan pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Pembelajaran Matematika dengan Software Geogebra, Kemampuan  Berpikir Kreatif
SHOULD LIKERT DATA BE TRANSFORMED USING SUMMATED RATING SCALE? A CONFIRMATORY FACTOR ANALYSIS STUDY ON THE CONTINUOUS LEARNING Safitri, Islamiani
JURNAL EDUSCIENCE Vol 11, No 3 (2024): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Hungary, South Africa, Malaysia, and Ind
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v11i3.6412

Abstract

Continuous Learning competence can be measured through self-assessment to minimize interview failure. The problem arises when the Continuous Learning instrument is developed using a Likert Scale. Can the data from the distribution of the instrument be used directly, or must it be converted using the summated rating scale approach? This study aims to compare the results of instrument analysis through Confirmatory Factor Analysis (CFA) based on direct data and conversion data. The method used is descriptive quantitative, involving 281 undergraduate students in Indonesia. Instrument analysis includes estimating reliability, convergent validity, and construct validity through CFA. The study's results show that the reliability and convergent validity of the data converted using the summated rating scale are higher than those of the direct data. However, the direct data produces a better measurement model fit test value compared to the converted data. However, the difference in value between the two types of data is very small and does not have any meaningful difference. Therefore, the data from the instrument can be directly analyzed without converting to the summated rating scale. This study provides insights to researchers and academics in developing a continuous learning instrument. Additionally, it offers insight into how processing Likert data on the Continuous Learning instrument is very straightforward and does not require data conversion through a summated rating scale.
Systematic Literature Review: Efektivitas Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Pada Pembelajaran Matematika Afsari, Sisca; Safitri, Islamiani; Harahap, Siti Khadijah; Munthe, Lia Sahena
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 1 No. 3 (2021): Juli, 2021, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v1i3.117

Abstract

Pendidikan Matematika Realistik (PMR) merupakan suatu pendekatan pendidikan matematika yang diadopsi dari Realistic Mathematics Education (RME) yang telah dikembangkan di Netherland sejak tahun 1970. PMR cenderung memberikan penjelasan terkait dengan hal yang realistis, sehingga peserta didik dengan mudah mencerna pembelajaran yang disampaikan oleh pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian literatur terkait dengan efektivitas pendidikan matematika realistik (PMR) pada pembelajaran matematika. Metode penelitian yang dipilih dalam penelitian ini ialah metode SLR (Systematic Literature Review). Pengumpulan data dilakukan dengan mendokumentasi dan mereview semua artikel terkait pendidikan matematika dalam kurun waktu 2010 – 2020. Artikel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 30 artikel jurnal nasional dan internasional terakreditasi yang diperoleh dari Google Schoolar, Research Gate, SINTA, DOAJ, dan Scopus. Berdasarkan penelitian ini didapatkan bahwa Pendidikan Matematika Realistik (PMR) mampu meningkatkan hasil belajar serta dapat meningkatkan banyak kemampuan matematika peserta didik. Mulai dari kemampuan intuisi, kemampuan pemecahan masalah matematis, kemampuan koneksi dan komunikasi peserta didik.