Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

The Influence of Career Information Service by Experiential Learning Technique on the Career Planning of XI Grade High School Students Amelia, Nanda Putri; Dwiyono, Yudo; Muslifar, Rury
PEDAGOGIA Vol 22, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pdgia.v22i3.74964

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan pada siswa kelas XI A, XI B,dan  XI C SMA Islam Samarinda yang menunjukan kurangnya perencanaan karir dengan gejala kurangnya mengetahui minat, bakat, dan hobi yang dimiliki kemudia kurangnya pengetahuan mengenai profesi yang ada di sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan informasi karir dengan teknik experiential learning untuk meningkatkan perencanaan karir. Desain eksperimen yang di lakukan dalam penelitian ini adalah one group pretest – posttest. Populasi seluruh siswa kelas XI  SMA Islam Samarinda dengan jumlah 81 siswa dan sampel sebanyak 28 siswa yang diberikan treatment.Layanan informasi karir dengan teknik experiential learning yang dilakukan sebanyak 5 kali pertemuan. Kondisi awal perencanaan karir siswa dilihat dari skor sebelum diberikannya treatment rata rata skor pre-test yaitu 45,37 setelah diberikannya treatment rata rata skor post-test naik menjadi 75,78 jadi kenaikan skor rata rata yaitu 30,41. Pelaksanaan perlakuan diberikan sesuai dengan dengan bimbingan klasikal layanan informasi karir teknik  experiential learning, yaitu tahap awal, tahap inti (pemberian materi dan pelaksanaan teknik experiential learning), tahap akhir, dan pemberian tindak lanjut. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat kenaikan yang signifikan mengenai perencanaan karir siswa SMA Islam Samarinda. Pengaruh tesebut dapat dilihat dapat dilihat dari siswa kelas XI C mampu merencanakan karir sesuai dengan pertimbangan pertimbangan yang dimiliki.
Penerapan Metode Bercerita Terhadap Rasa Percaya Diri Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Nursittah Samarinda Tasya, Tasya Safhira; Dian Pertiwi, Adharina; Muslifar, Rury
Early Childhood Journal Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD FKIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ecj.v5i1.4330

Abstract

Metode bercerita merupakan salah satu metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan rasa percaya diri anak,melalui metode bercerita anak dapat belajar berbagai hal.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode bercerita terhadap rasa percaya diri anak usia 5-6 tahun di Tk Nursittah Samarinda.Metode penelitian menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif yang dilakukan pada lembaga TK Nursittah Samarinda dengan narasumber 1 guru. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan model analisis data menurut Miles and Hubermen yaitu meliputi, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bercerita memiliki efek positif yang signifikan terhadap rasa percaya diri anak.Dalam penerapan ini,ada fokus penelitian yang di bahas yaitu (1) Rancangan pembelajaran yang di laksanakan dalam penerapan metode bercerita terhadap rasa percaya diri anak, (2) Pelaksanaan Metode bercerita terhadap rasa percaya diri anak dan (3) Evaluasi Penerapan Metode bercerita terhadap rasa percaya diri anak.Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa dengan rancangan pembelajaran dan pelaksanaan metode bercerita yang tepat seperti pemilihan cerita yang sesuai keinginan anak,menyampaikannya dengan menarik, dan melibatkan anak secara aktif dapat membantu anak-anak tumbuh menjadi individu yang percaya diri.
PENINGKATAN KEMAMPUAN ANAK DALAM MENGENAL WARNA MELALUI KEGIATAN FINGER PAINTING DI TK RAHAYU SAMARINDA Haryani, Wiwik; Meliawati, Dita; Muslifar, Rury
Early Childhood Journal Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD FKIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ecj.v1i1.209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengenal berbagai warna dengan kegiatan finger painting di Anak Usia Dini. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas (PTK). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilaksanakan pada III siklus 3 kali pertemuan setiap siklus maka dapat di simpulkan bahwa kegiatan finger painting pada siswa di TK Rahayu Samarinda mampu meningkatkan kemampuan mengenal warna melalui kegiatan finger painting. Tahap awal pra siklus berjumlah 35% pada siklus I pertemuan 1, 2, 3 dari hasil observasi anak dengan penilaian proses 39% dan penilaian hasil 39% pada siklus, siklus ke II pertemuan 1, 2, 3 pada penilaian proses 56% dan penilaian hasil 53%, siklus III pertemuan 1, 2, 3 penilaian proses 84% dan penilaian hasil 84%.
Analisis Tingkat Keterampilan Komunikasi Interpersonal Peserta Didik Uli Christmarry Sijabat, Deby; Angela, Indah; Sari Simammora, Noviana; Qibtiyah, Mariatul; Muslifar, Rury
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Vol. 4 (2023): Media Digitalisasi Sebagai Kebutuhan Primer Dalam Pembelajaran Kenormalan Baru
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/semnasppg.v4.3061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara umum keterampilan komunikasi interpersonal belajar peserta didik. Jenis Penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X-C SMA Negeri 2 Samarinda yang berjumlah 28 siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat komunikasi interpersonal peserta didik dengan persentase sebesar 42,9% masuk dalam kategori sedang, aspek sikap mendukung sebesar 42,9% masuk dalam kategori sedang, aspek sikap positif sebesar 39,3% masuk dalam kategori sedang dan aspek kesetaraan sebesar 50,0% masuk dalam kategori sedang. Oleh karena itu, tingkat komunikasi interpersonal pada peserta didik kelas X-C SMA Negeri 2 Samarinda berada pada kategori cukup.
Pengaruh Degradasi Moral Terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik Sri Rizki Fauziah, Emilia; Bemi, Lidia; Muslifar, Rury; Andayani, Dwi
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Vol. 4 (2023): Media Digitalisasi Sebagai Kebutuhan Primer Dalam Pembelajaran Kenormalan Baru
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/semnasppg.v4.3078

Abstract

Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan bentuk penelitiannya adalah bentuk studi kausal komparatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu 30 dengan sampel penelitian adalah populasi itu sendiri sehingga penelitian ini disebut penelitian populasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, karena peneliti merasa tertantang dengan pendekatan ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik komunikasi tidak langsung dengan alat pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan tiga rumus yaitu rumus persentase, rumus korelasi product moment dan analisis indeks determinan. Berdasarkan dari hasil analisis data diperoleh rhitung = 0,730 dengan signifikansi 0,000 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara degradasi moral terhadap prestasi belajar dan masuk dalam kategori kuat dengan persentase sebesar 53%.
Poor College Students’ Resilience Phase in Online Learning during the Covid-19 Pandemic Irawan, Andi Wahyu; Muslifar, Rury; Dwisona, Dwisona
Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Vol. 6, No. 2
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

After a year of the Covid-19 pandemic, online learning remains to be carried out in Indonesia. In this situation, college students have to survive with excellent resilience amid various restraints. This study investigates the poor college students’ resilience phase in online learning during the Covid-19 pandemic. With the qualitative inquiry narrative method, this study involved 30 college students from Universitas Mulawarman as the participants. The participants were selected through the purposive sampling technique and interviewed via phone call. The analysis process was carried out using the induction and deduction process, while the analysis was completed based on the field data and referred to the theory in the deduction process. The research results show that college students experience three resilience phases in online learning: survival, adaptation, and recovery. The survival stage occurs in the initial months of online learning, while the adaptation phase occurs in the first six months of online learning. From the tenths month of online learning, students have reached the recovery stage. Following this research finding, guidance and counseling services in the universities are required to facilitate poor students to enhance their survivability during this pandemic.
Peran Guru BK dalam Meningkatkan Keaktifan Siswa Tunarungu pada Ekstrakurikuler Kerajinan di SMP Negeri 7 Samarinda Karomah, Suci; Muslifar, Rury
Panthera : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2026): January
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/panthera.v6i1.786

Abstract

This study aims to describe the role of Guidance and Counseling teachers (BK) in increasing the activeness of deaf students in craft extracurricular activities at SMP Negeri 7 Samarinda. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. The research subjects consisted of three BK teachers, one Cultural Arts Teacher, and two deaf students. Data collection techniques use interviews, observations, and documentation. The results of the study show that BK teachers have an important role as motivators, directors, facilitators, initiators, mediators, evaluators, informers, and organizers in increasing the activeness of deaf students. Through planned tutoring and ongoing support, deaf students show an increase in confidence, independence, and active participation in craft activities. These findings confirm that the role of BK teachers does not only focus on individual counseling aspects, but also includes social empowerment and strengthening the independence of students with special needs in an inclusive school environment.
DAMPAK HUBUNGAN SOSIAL PESERTA DIDIK YANG MENJADI KORBAN TINDAKAN BULLYING VERBAL DI SMP NEGERI 29 SAMARINDA Sarah, Alfira; Muslifar, Rury; Widyatmoko, Wahyu; Hidayanti, Nuril
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Vol 9, No 1 Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v9i1.28641

Abstract

This study was initiated in response to a problem identified at SMP Negeri 29 Samarinda, East Kalimantan, where several students who were victims of verbal bullying experienced difficulties in establishing social relationships with their classmates. At this developmental stage, students should ideally be able to interact with peers to build meaningful relationships that may benefit them in the future. The purpose of this research is to explore the social impact experienced by students who are victims of verbal bullying. The study uses a qualitative descriptive approach. The primary informants consist of three female students, aged 14 years, from grades 9A, 9B, and 9C. Data collection was conducted through interviews involving the Guidance and Counseling teacher, homeroom teachers, class representatives, and the students themselves, along with observation and documentation. The data analysis technique employed an interactive model consisting of four stages: data reduction, data condensation, data display, and conclusion drawing. The research findings contained four themes, namely communication, peer social relations, social isolation, and cooperation. Keywords: Verbal Bullying, Social Relationships
- PENERAPAN TEKNIK MIND MAPPING DALAM LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL UNTUK MENINGKATKAN PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 29 SAMARINDA Ekani, Luly; Widyatmoko, Wahyu; Muslifar, Rury; Hidayanti, Nuril
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2026): Vol 9, No 2 Maret 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v9i2.30901

Abstract

This study aims to enchance student’s career planning skills through the implementantion of the mind mapping technique in classical guidance services for grade VIII D student’s at SMP Negeri 29 Samarinda. The research employed the Guidance and Counseling Action Research (PTBK) approach, conductes in two cycles consisting of planning, action, observation and reflection phases. The participants were 26 student’s selelcted based on the student needs analysis (AKPD), in which the career planning aspect was identified as the highest priority. Data were collected using a career planning scale and interviews, and analyzed descriptively through both quantitative and qualitative methods. The findings indicated an improvement in the average score 103,07 in the first cycle to 153 in the second cycle, categorized as high. Therefore, it can be concluded that the application of the mind mapping technique within classical guidance services is effective in improving student’s career planning abilities.
Eksplorasi Pelaksanaan Layanan Bimbingan Karir Di Sekolah SMA Negeri 5 Samarinda Apriliani, Dina; Hidayanto, Dwi Nugroho; Widyatmoko, Wahyu; Muslifar, Rury; Pratiwi, Yashinta Sari; Sona, Dwi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6321

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pelaksanaan layanan bimbingan karir di SMA Negeri 5 Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai praktik layanan yang dilaksanakan. Sumber data terdiri atas dua guru bimbingan dan konseling sebagai informan utama serta enam siswa sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi terstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi yang relevan dengan pelaksanaan layanan. Hasil penelitian mengungkapkan lima tema utama. Pertama, bentuk layanan bimbingan karir yang mencakup layanan klasikal, layanan informasi berbasis media, dan layanan konsultasi individual. Kedua, struktur bimbingan karir yang telah dilaksanakan secara terencana, sistematis, dan terprogram sesuai dengan kebijakan sekolah. Ketiga, strategi guru bimbingan dan konseling yang disesuaikan dengan jenjang dan kebutuhan siswa, penggunaan media pendukung, serta pendekatan interaktif untuk membangun kedekatan dengan siswa. Keempat, respon siswa terhadap layanan bimbingan karir menunjukkan sikap yang sangat positif dan antusias. Kelima, kendala layanan yang meliputi keterbatasan waktu, evaluasi program yang belum optimal, serta stigma negatif terhadap ruang bimbingan dan konseling. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan karir telah berjalan secara terstruktur dan sistematis melalui layanan klasikal, konsultasi individual, dan penyediaan informasi berbasis media. Program disusun berdasarkan Asesmen Kebutuhan Peserta Didik dan didukung keterlibatan guru bimbingan dan konseling dalam proses SNBP sebagai layanan instrumental. Meskipun demikian, diperlukan penguatan evaluasi dan sosialisasi layanan agar kebermanfaatannya semakin optimal bagi seluruh siswa di sekolah secara berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi rujukan pengembangan layanan bimbingan karir di sekolah menengah secara nasional.