Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PELAKSANAAN PROGRAM KESEHATAN PADA KOMUNITAS REMAJA: EDUKASI MANFAAT GIZI DALAM MENDUKUNG PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TUBUH MANUSIA Ping, Maria Floriana; Sari, Fransiska Novita; Natalia, Elfina
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 6 No 2 (2025): April
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v6i2.625

Abstract

Remaja bertanggung jawab atas perilaku makan mereka, perilaku ini terbentuk pada pertengahan remaja dan terkait erat dengan gaya hidup. Perilaku yang terbentuk pada remaja memiliki efek jangka panjang yang signifikan terhadap kesehatan. Pengetahuan tentang pilihan makanan sehat dianggap sebagai faktor predisposisi keberhasilan penerapan pola makan sehat. Pengetahuan gizi, serta beberapa perilaku dan gaya hidup diet remaja, perlu ditingkatkan untuk mengubah sikap hidup tidak sehat dan kebiasaan makan siswa, sehingga perlu dilakukan kegiatan edukasi mengenai gizi pada para remaja. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh tim dosen STIKES Dirgahayu Samarinda melalui metode diskusi serta pemeriksaan fisik. Hasil edukasi kesehatan yang ditunjukkan pada tabel diatas menunjukkan p value 0,00 yang bermakna ada perubahan tingkat pengetahuan remaja putri mengenai pentingnya gizi dalam kehidupan. Pendidikan kesehatan merupakan proses untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memelihara dan meningkatkan kesehatannya. Semakin tinggi pengetahuan gizi remaja maka semakin pandai remaja dalam menentukan makanan yang bergizi
Implementation of the “Bisheldig” Multimedia Educational Program to Enhance Health Standards within the Sakinah Household Group Asep Nurhuda; Eka Mistiko Rini; Maria Floriana Ping; Ilma Rahim; Bagus Satria; Nurhasanah Nurhasanah
TEPIAN Vol. 6 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tepian.v6i3.3435

Abstract

The Sakinah Household Group (Dasawisma Sakinah) faces challenges such as the digital divide and low health standards, with the frequent occurrence of flooding contributing to health issues. The Business, Healthy Living, and Digital (Bisheldig) program was created to address these concerns by offering education on digital technology usage and the promotion of clean and healthy living habits to vulnerable groups suffering from health-related problems. The objective of this study was to develop and assess the effectiveness of the Bisheldig program in enhancing digital literacy, focusing specifically on health behavior patterns, and improving the overall quality of life within the community. The Bisheldig program is designed using ADDIE model development, covering everything from analysis creation to evaluation. The program educates users on 10 essential health habits for households, such as childbirth assistance by healthcare professionals, exclusive breastfeeding, baby and toddler weighing, clean water usage, handwashing, sanitation practices, mosquito larvae control, daily physical activities, balanced nutrition, and maintaining a smoke-free indoor environment. Data was gathered through beta testing, revealing that the Bisheldig program significantly enhances digital literacy while promoting healthy living behaviors. This research offers insights for the development of multimedia-based health education initiatives and contributes to understanding the connection between digital literacy, public health, and information technology in improving household health outcomes.
Pemberdayaan masyarakat desa sungai bawang melalui pelatihan diversifikasi olahan lele dan pemasaran digital Muh. Taufiqurrahman; Maria Elvina Tresia Butar-Butar; Remita Ully Hutagalung; Maria Floriana Ping; Nurillahi Febria Leswana; Angel Natalia Nainggolan; Falen Sindi Ayugistia
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.31056

Abstract

AbstrakDesa Budaya Sungai Bawang merupakan salah satu desa binaan STIKES Dirgahayu Samarinda yang memiliki potensi besar dalam pengembangan program ketahanan pangan dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Pada tahun 2024, melalui anggaran desa, masyarakat menerima bantuan bibit ikan lele sebagai bentuk inisiasi budidaya perikanan di pekarangan rumah. Melihat potensi ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan untuk mendukung hilirisasi hasil budidaya ikan lele dalam bentuk produk olahan pangan yang bernilai ekonomi tinggi serta berdaya saing pasar. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan izin edar Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Penyuluhan diberikan dengan metode presentasi dan diskusi interaktif, yang membahas pentingnya diversifikasi produk olahan ikan dan pembentukan kelompok usaha. Pelatihan dilakukan secara langsung dengan metode demonstrasi pembuatan produk berupa nugget dan sosis lele, melibatkan 30 peserta dari anggota PKK. Selanjutnya, dilakukan pendampingan teknis dalam proses pengurusan izin edar PIRT agar produk dapat dipasarkan secara legal dan luas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah hasil budidaya ikan. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya satu kelompok usaha baru yang siap memproduksi pangan olahan secara mandiri. Dampak jangka pendek berupa peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi produktif, sedangkan dampak jangka panjang diharapkan berupa peningkatan pendapatan rumah tangga dan kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. Kata kunci: pelatihan;  digitalisasi marketing; ikan lele. AbstractSungai Bawang Cultural Village is one of the villages fostered by STIKES Dirgahayu Samarinda which has great potential in developing food security programs and improving public health. In 2024, through the village budget, the community received assistance in the form of catfish seeds as a form of initiation of fish farming in their yards. Seeing this potential, community service activities were carried out to support the downstreaming of catfish cultivation results in the form of processed food products that have high economic value and are competitive in the market. Community service activities were carried out through three main stages, namely counseling, training, and assistance for the distribution permit for Household Industry Food (PIRT). Counseling was provided using presentation and interactive discussion methods, which discussed the importance of diversifying processed fish products and forming business groups. The training was carried out directly using a demonstration method for making products in the form of catfish nuggets and sausages, involving 30 participants from PKK members. Furthermore, technical assistance was provided in the process of managing the PIRT distribution permit so that the products could be marketed legally and widely. The results of the activities showed an increase in the knowledge and skills of participants in processing fish farming products. This activity also encourages the formation of a new business group that is ready to produce processed food independently. The short-term impact is in the form of increasing community participation in productive economic activities, while the long-term impact is expected to be in the form of increasing household income and economic independence based on local potential. Keywords: training; digital marketing; catfish.
PENINGKATAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA MELALUI PEMBINAAN SELF EFFICACY PADA SISWA DI KOMUNITAS KHUSUS Theofrida Bone, Andrea; Ping, Maria Floriana
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 7 No 1 (2025): October
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v7i1.797

Abstract

Pendidikan merupakan fondasi utama bagi pemberdayaan masyarakat, terutama bagi kelompok yang berada dalam komunitas khusus. Tantangan utama yang dihadapi oleh siswa di komunitas khusus adalah rendahnya kemandirian belajar. Kemandirian belajar (self-regulated learning) bukan hanya tentang kemampuan belajar tanpa bantuan, tetapi juga mencakup kemampuan siswa dalam mengelola motivasi, menetapkan target belajar, dan mengevaluasi kemajuan mereka sendiri secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan pembinaan self efficacy yang dilakukan meningkatkan nilai bahasa Inggris siswa. kecemasan berbahasa dan membuat siswa enggan berpartisipasi aktif, lingkungan yang jarang menggunakan bahasa Inggris menyebabkan ketrampilan mendengar (listening) dan berbicara (speaking) pemilihan strategi belajar yang tidak sesuai dengan gaya belajar siswa. Peningkatan Self Efficacy menjadi kunci untuk mengatasi hambatan psikologis dan membangun sikap positif dalam belajar bahasa Inggris. Pelatihan Self Efficacy ini membantu siswa melihat kesalahan sebagai bagian dari proses pembelajaran, meningkatkan keberanian untuk mencoba, serta menumbuhkan rasa senang dalam mempelajari bahasa Inggris.
PELAKSANAAN PROGRAM KESEHATAN PADA KOMUNITAS REMAJA: EDUKASI MANFAAT GIZI DALAM MENDUKUNG PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TUBUH MANUSIA Ping, Maria Floriana; Sari, Fransiska Novita
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 6 No 2 (2025): April
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v6i2.812

Abstract

Adolescents in Indonesia face a triple burden of malnutrition, characterized by the co-existence of undernutrition, overnutrition, and micronutrient deficiencies. Dietary patterns and health, established during youth, are influenced by behavioral choices and environmental factors. Generally, adolescents are at risk of malnutrition, primarily due to high nutritional requirements that often conflict with their food choices and eating habits. This community service activity involved 35 female high school students residing at the Kartini Dormitory in Samarinda. The program was conducted by a team of lecturers from STIKES Dirgahayu Samarinda through discussion methods and physical examinations. The results indicated that the majority of female adolescents at the Kartini Dormitory were underweight based on Body Mass Index (BMI), totaling 15 individuals (43%), and the majority had a Mid-Upper Arm Circumference (LILA) of <23.5 cm, totaling 20 individuals (57%). BMI and MUAC are key indicators of nutritional status. The health education results showed a p-value of 0.00, signifying a significant change in the participants' knowledge regarding the importance of nutrition. Health education is a vital process to enhance the community's ability to maintain and improve their health status.
Efektivitas Instrumen Visual Infusion Phlebitis (VIP) Score Pada Angka Kejadian Flebitis dan Ketepatan Penanganan Pada Pasien Anak di RSUD A.Wahab Sjahranie Samarinda Ngaisah, Siti Nur; Natalia, Elfina; Ping, Maria Floriana; Hurai, Rufina; T, Imelda Feneranda; Sari, Jita Indah; Silalahi, Arome Bernadetta; Yuliantari, Niluh Putu Lita; Pratiwi, Heni; H, Bayu Febriandhika
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55851

Abstract

Rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan dituntut menjamin mutu pelayanan, keselamatan pasien, kemudahan akses, serta efisiensi dan efektivitas layanan. Salah satu indikator keselamatan pasien berdasarkan enam sasaran keselamatan adalah pencegahan infeksi, termasuk kejadian flebitis sebagai bentuk Kejadian Tidak Diinginkan (KTD). Instrumen Visual Infusion Phlebitis (VIP) Score digunakan untuk mendeteksi dini dan menentukan ketepatan penanganan flebitis akibat terapi intravena. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penggunaan VIP Score terhadap kejadian flebitis dan ketepatan penanganan pada pasien anak di RSUD A.Wahab Sjahranie Samarinda. Penelitian menggunakan desain kohort prospektif dengan teknik purposive sampling pada 70 pasien anak yang menjalani terapi intravena. Data dikumpulkan melalui lembar observasi berdasarkan VIP Score dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson. Median ketepatan penanganan sebesar 75,0 dan rerata dwell time flebitis 2,61 hari. Analisis menunjukkan hubungan signifikan antara ketepatan penanganan dan skor VIP (p = 0,034; p < 0,05). Penggunaan VIP Score efektif mendukung ketepatan penanganan flebitis serta menjadi dasar pengembangan standar prosedur operasional untuk meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien anak.
TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI DEPO FARMASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT ABDUL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA Brilian, Joshua Onesimus; Sulo, Habel Roy; Ping, Maria Floriana
Jurnal Farmasi Etam (JFE) Vol 4 No 2 (2024): Desember
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jfe.v4i2.818

Abstract

Pharmaceutical Services in Hospitals is a unit that cannot be separated from the entire service system in hospitals that focuses on patient care, the provision of pharmaceutical preparations, medical devices, and Medical Consumables (BMHP) that are affordable for every community, one of which is pharmaceutical services. clinic. Pharmaceutical services can be identified through the satisfaction level of outpatients. The purpose of this study was to determine the level of satisfaction of outpatients with pharmaceutical services at the Pharmacy Installation of Abdul Wahab Sjahranie Hospital, Samarinda. This study uses a questionnaire sheet which was carried out in July – August 2022. The sample used was outpatients who received services at the Pharmacy Installation of Abdul Wahab Sjahranie Hospital, Samarinda, which were taken by purposive sampling. Data analysis was carried out by calculating the percentage using the TKP formula. The results of the analysis of patient satisfaction levels obtained are very satisfied tangibles (89%), very satisfied reliability (86%), very satisfied responsiveness (84%), very satisfied assurance (85%) and very satisfied empathy (85%).
PHBS: PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI SEBAGAI UPAYA PREVENTIF BAGI SISWA SEKOLAH DASAR DI DESA BUDAYA SUNGAI BAWANG Ping, Maria Floriana; Sari, Fransiska Novita
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 5 No 1 (2023): October
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v5i1.814

Abstract

Early adolescence is a critical period of physical maturation often accompanied by risky behaviors due to a lack of reproductive health knowledge. This community service project aims to enhance the understanding of elementary school students regarding reproductive health and Clean and Healthy Living Behavior (PHBS). The activities were conducted at SD Negeri 014 in Sungai Bawang Cultural Village, involving 30 students from the 5th and 6th grades. The implementation method included interactive education using flip charts and role-play media, as well as evaluation through pre-test and post-test questionnaires. The results showed a significant increase in students' knowledge levels, with the mean score rising from 22.42 to 33.23 after the intervention (p=0.00). This improvement proves that school-based education is effective in equipping students to face puberty. In conclusion, reproductive health education integrated with PHBS can serve as an effective preventive strategy for school-aged children in fostering independence in maintaining personal health and protection from social risks.