Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Manajemen Asuhan Kebidanan Gangguan Sistem Reproduksi pada Ny. R dengan Kista Ovarium Soom, Hildayani K; Istiqamah, Evi; Husnah, Nurul
Window of Midwifery Journal Vol. 2 No. 2 (Desember, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.796

Abstract

Menurut data World Health Organization (WHO) tahun 2015 di seluruh dunia terdapat 23.4000 wanita yang terdiagnosis kista ovarium dan sekitar 53,40% meninggal. Di Amerika Serikat pada tahun 2015 diperkirakan jumlah penderita kista ovarium sebanyak 32.680 wanita dengan angka kematian sebesar 54,57%. Tujuan untuk memberikan asuhan kepada Ny. R post partum hari ke tiga dengan Kista Ovarium di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar tahun 2019. Dengan menggunakan metode pendekatan Manejemen Asuhan Kebidanan sesuai dengan kewewenangan bidan. Ovarium merupakan sepasang organ yang kecil berbentuk seperti buah kenari berwarna putih dan konsistensinya padat. Ukuran ovarium 10 cm x 5,9 cm x 6,1 cm dan beratnya 20-30 gram. Struktur ovarium meliputi bagian luar (cortex) dan bagian dalam (medulla). Pada cortex terdapat folikel-folikel primodial dan pada medulla terdapat pembuluh darah, urat saraf dan pembuluh limpa.Pasien dikaji dalam Laporan Tugas Akhir ini adalah Ny. R 36 tahun, nikah 1x  suku makassar, agama islam, pendidikan SMA, pekerjaan ibu rumah tangga, alamat Aspol Batang Kaluku Blok F. Hasil dari studi kasus yang dilakukan pada Ny. R  dengan Kista Ovarium yakni tidak ditemukanya kendala dalam menangani masalah tersebut, dalam penatalaksanaan Ny. R dengan Kista Ovarium yaitu edukasi pemberian obat asam mefenamat 500 gram dengan dosis 3x1, cefadroxil 2x1, asam sulfat ferosus 1x1, metronidazole 3x1, dulcolax sp II/rectal. Kesimpulan dari studi kasus dengan Manejemen asuhan 7 langkah varney dan pendokumentasian dalam bentuk Soap yakni semuanya berlangsung normal tanpa ada penyulit, tidak ditemukanya komplikasi pada ibu serta keadaan ibu baik, nyeri luka bekas operasi telah berkurang dan tidak terdapat tanda-tanda infeksi.
Peduli Stunting Dengan Pelatihan Pengolahan Makanan Dari Daun Kelor Bagi Kader Kesehatan Di Desa Tonasa Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar Husnah, Nurul; Abeng, Andi Tenri; Hamang, Sitti Hadriyanti
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.1019

Abstract

Stunting adalah gangguan tumbuh kembang yang dialami anak akibat gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai selama 1000 hari pertama kehidupan seorang anak, sejak pembuahan sampai usia dua tahun. Seorang anak didefinisikan sebagai stunting jika tinggi badan menurut usianya lebih dari dua standar deviasi, di bawah ketetapan Standar Pertumbuhan Anak WHO. World Health Organization (WHO) stunting pada anak adalah salah satu hambatan paling signifikan bagi perkembangan manusia, secara global mempengaruhi sekitar 162 juta anak di bawah usia 5 tahun. Salah satu masalah kesehatan yang terdapat di Desa Tonasa yang merupakan salah satu kelurahan dalam wilayah Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar yaitu masih tingginya angka kejadian stunting. Data tahun, 2022) ditemukan ada sekitar 101 orang anak yang dinyatakan mengalami stunting. Bertolak dari permasalahan ini diperlukan adanya pemahaman masyarakat tentang makanan bergizi dan penanggulanagan stunting. Hasil pretest pengetahuan yang meliputi stunting, daun kelor dan olahannya didapatkan hasil pengetahuan Baik 6 orang (40%), Cukup 8 orang (53%) dan Kurang 7 orang (46%), setelah pretest dilakukan langkah selanjutnya adalah pemberian edukasi mengenai stunting, daun kelor dan olahannya.Setelah informasi diberikan langkah selanjutnya post test dengan hasil pengetahuan Baik 20 orang (100%), Cukup 0 orang (0%), dan Kurang 0 orang (0%). Langkah selanjutnya adalah membentuk demonstrasi langsung mengenai pengolahan makanan dengan daun kelor agar informasi yang didapatkan dapat lebih mudah untuk depraktikkan ke ibu-ibu masyarakat desa Tonasa, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar.
Pelatihan Instalasi Listrik Penerangan Pada Rumah Tinggal di Kampung Tanama, Distrik Pariwari, Kabupaten Fakfak Yulianto La Elo; Rusliadi, Rusliadi; Ayyub, Muhammad; Husnah, Nurul
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4197

Abstract

Energi listrik telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat. Permasalahan instalasi listrik yang sering timbul yaitu berupa konsleting listrik atau hubung singkat yang antara lain disebabkan kabel listrik yang mengelupas, sambungan kabel dan penggunaan kabel yang tidak sesuai dengan standar keamanan, serta penumpukan beban secara berlebihan pada saluran listrik. Masyarakat di lingkungan RT 06 Kampung Tanama, Distrik Pariwari, Kabupaten Fakfak menurut hasil survey ditemukan masih banyak yang awam dan tidak mengetahui standar keamanan intalasi listrik. Hal ini dapat dapat menimbulkan bahaya listrik seperti kejut listrik dan panas atau kebakaran. Penyebab utamanya memang masih terlihat kepada faktor sumber daya manusia terutama dalam kasus pemasangan tidak sesuai jalur terhadap pemanfaatan arus listrik yang instalasinya tidak memenuhi standar. Oleh karena itu, salah satu cara untuk menghindari bahaya listrik adalah dengan instalasi listrik rumah yang baik dan aman. Umumnya, jumlah orang yang mampu untuk memasang instalasi listrik di desa sangat terbatas. Proses instalasi listrik bisa dikatakan cukup sederhana, sehingga dapat dilakukan orang tanpa latar belakang pendidikan khusus. Namun ada aspek-aspek yang perlu diketahui masyarakat dalam instalasi listrik, sehingga bisa menghasilkan instalasi yang baik dan aman. Untuk mengurangi bahaya akibat penggunaan listrik, di Indonesia telah ada Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL). Oleh karena itu pemasangan intalasi listrik termasuk pada rumah tinggal harus sesuai dengan prosedur dan standar yang telah ditetapkan. Berdasarkan situasi di atas maka dipandang perlu untuk mengadakan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan instalasi listrik penerangan pada rumah tinggal. Pengabdian ini diharapkan mampu untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat tentang bahaya dan pemanfaatan serta instalasi listrik rumah tangga yang aman dan benar sesuai dengan standar PUIL.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA KLINIK PRATAMA BKIA RAKYAT KOTA MAKASSAR Husnah, Nurul; Akbar, Nurlina; Karuniawati, Nia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.29532

Abstract

Status gizi adalah ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi untuk ibu hamil, yang sangat berpengaruh pada perkembangan janinnya. Jika status gizi seorang ibu kurang maka akan mempengaruhi proses kehamilan dan perkembangan janinnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi status gizi pada ibu hamil di wilayah kerja Klinik Pratama BKIA Rakyat Kota Makassar. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain cross-sectional dimana pengumpulan baik variable bebas maupun terikat dilakukan dalam waktu bersamaan. Populasi pada penelitian ini yaitu semua ibu hamil yang berada di wilayah kerja Klinik Pratama BKIA Rakyat Kota Makassar. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan tekhnik purposive sampling yaitu sampel dipilih berdasarkan kriteria penelitian yaitu kriteria eksklusi dan inklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis menggunakan analisis univariat dan bivariate Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi. Hasil uji statistik diperoleh nilai p value = 0,643 menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara jarak kehamilan dan status gizi Ibu,  nilai p-value =0,58 disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara Riwayat kunjungan ANC dengan kejadian status gizi kurang, nilai p-value= 0,001 ada hubungan antara pengetahuan dengan status gizi kurang pada ibu hamil, nilai p Value = 0,001, maka didapati hasil bahwa ada hubungan antara sikap ibu terhadap status gizi kurang pada ibu hamil dan nilai p value = 0,003 ada  hubungan antara pekerjaan dengan  status gizi ibu hamil di wilayah kerja klinik pratama BKIA rakyat kota makassar.
Analisis Pengaruh Ketidakseimbangan Beban Terhadap Efisiensi Transformator Distribusi 20 KV pada Gardu Distribusi Tipe BBD Kampung Tanama PT PLN (Persero) ULP Fakfak Rusliadi, Rusliadi; La Elo, Yulianto; Husnah, Nurul; Lembang, Naomi
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 02 (2023): Desember: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v6i02.148

Abstract

Listrik dewasa ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Pemanfaatan daya listrik semakin mengalami pertumbuhan sesuai kemajuan teknologi, yang terlihat dari kegiatan industri, perkantoran, bahkan pada pemanfaatan energi konsumen rumah tangga. Peningkatan pertumbuhan ekonomi dan laju pembangunan yang semakin pesat di Kabupaten Fakfak yang membutuhkan daya listrik yang besar, berkelanjutan, dan harus selalu dijaga agar dapat memenuhi kebutuhan konsumsi energi listrik pelanggan. Untuk mencapai hal tersebut maka diperlukan suatu sistem tenaga listrik yang handal. Namun, seiring dengan pertambahan kebutuhan pelanggan, mengakibatkan pelaksaaan pendistribusian sistem tenaga listrik tidak lepas dari berbagai macam gangguan yang menyebabkan menurunnya ketidakseimbangan beban listrik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengukuran data beban puncak yang digunakan untuk menentukan ketidak seimbangan arus netral hingga perhitungan rugi-rugi daya. Berdasarkan hasil pengukuran yang telah dilakukan diperoleh bahwa ketidakseimbangan beban pada trafo distribusi yang mengakibatkan terjadinya rugi-rugi daya serta timbulnya arus netral pada waktu beban puncak dimana yang terbesar terjadi pada penghantar di jalur 1 pada di siang hari adalah sebesar 12,5% dan pada malam hari adalah sebesar 29,84%. Sedangkan di jalur 2 pada di siang hari adalah sebesar 33,48% dan pada malam hari adalah sebesar 43,30%.
Pengaruh Pembebanan Terhadap Kestabilan Ferekuensi pada Mesin Komatsu-01 PLTD Fakfak Kelkulat, Ramla; Rusliadi, Rusliadi; Husnah, Nurul
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 1 (2024): Juni: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v7i1.182

Abstract

Generator merupakan alat yang digunakan untuk mengubah energi gerak mekanik menjadi energi listrik dengan frekuensi putaran rotor sama dengan frekuensi tegangan yang dibangkitkan. Generator menggunakan prinsip elektromagnetik dalam pengoperasian energinya. Permasalahan yang sering muncul pada generator adalah penggunaan beban yang berlebihan sehingga menimbulkan perlambatan pada putaran rotor. Ketika kebutuhan beban meningkat dan tidak dapat dipenuhi oleh generator maka perlu dilakukan pelepasan beban pada system. Hal ini dimaksudkan untuk menstabilkan frekuensi serta keseimbangan antara daya generator dan beban. Pada penelitian ini telah diketahui bahwa pembebanan sangat berpengaruh terhadap frekuensi generator. Berdasarkan hasil pengukuran beban diketahui bahwa beban sebesar 350 kW, 400 kW dan 440 kW menyebabkan terjadinya penurunan frekuensi menjadi 49,8 Hz, 49,2 Hz dan 49 Hz.
PENINGKATAN STATUS KESEHATAN ANAK MELALUI LOMBA BALITA SEHAT Nurhayati, Nurhayati; Husnah, Nurul; Hamang, Sitti Hadriyanti
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i2.687-690

Abstract

Masa Balita merupakan masa paling menentukan dalam perkembangan manusia yang dapat diandalkan, karena Masa Balita merupakan masa paling kritis terutama dari segi aspek tumbuh kembang. Pemberian simulasi pada anak 3 tahun pertama sangat penting bagi kehidupan anak karena merupakan masa dimana otak merupakan organ yang sangat cepat tumbuh dan berkembang. Kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan tujuan dan rencana, kegiatan ini mendapat respon yang baik dan antusias yang tinggi dari para orang tua, balita dan pemerintah daerah dalam lomba balita sehat sebagai upaya peningkatan derajat kesehatan anak. Hasil lomba balita sehat menunjukkan rata-rata anak tumbuh dan berkembang dalam kondisi baik serta tumbuh dan berkembang sesuai usianya Kegiatan lomba balita sehat di Desa Borikamase Kabupaten Maros dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran ibu balita. tentang pentingnya pemantauan tumbuh kembang balita, memotivasi ibu balita dalam meningkatkan status gizi balita.  
Analisis Dampak Optimalisasi Hasil Tangkapan Nelayan Fakfak Dengan Mesin Produksi Es Balok Ramah Lingkungan Anas, Syukron; Husnah, Nurul; Attamimi, Aqilah; Hardinsih, Festo Andre
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 8 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v8i2.382

Abstract

Wilayah pesisir seperti Kabupaten Fakfak menghadapi keterbatasan dalam ketersediaan es balok yang dibutuhkan untuk menjaga mutu hasil tangkapan laut. Ketergantungan pada listrik PLN dan mahalnya biaya operasional genset menyebabkan akses terhadap es menjadi terbatas, sehingga ikan hasil tangkapan mudah mengalami penurunan kualitas. Kondisi ini berdampak langsung pada pendapatan nelayan serta efisiensi rantai pasok perikanan. Di lokasi implementasi telah tersedia dermaga yang ditingkatkan agar dapat menampung instalasi sistem mesin es balok dan PLTS dengan aman dan efisien. Untuk mengurangi kerugian tersebut, diperlukan penyediaan es balok yang lebih stabil dan tahan lama tanpa bergantung pada jaringan listrik konvensional. Solusi yang direkomendasikan adalah penggunaan mesin es balok berbasis tenaga surya yang memanfaatkan sistem pendinginan kompresor dan larutan brine. Manfaat dari sistem ini dirasakan oleh nelayan melalui ketersediaan es yang memiliki daya tahan lebih baik terhadap pencairan. Penggunaan energi terbarukan juga memungkinkan pengoperasian di lokasi terpencil dengan biaya operasional yang lebih rendah dalam jangka panjang. Agar sistem ini dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan, diperlukan dukungan teknis, pemeliharaan rutin, serta pengelolaan yang terorganisir dengan baik.
Perbaikan Instalasi Listrik Mesjid Al-Barokah Kampung Kapaurtutin Kabupaten Fakfak Rusliadi, Rusliadi; Elo, Yulianto La; Husnah, Nurul; HR, Herman; Aminudin, Arif; Lembang, Naomi; Syamsul, Muhammad Ayyub
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7243

Abstract

Tingginya ketergantungan masyarakat terhadap energi listrik menuntut tersedianya layanan yang andal dan aman untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Namun, kebutuhan energi yang besar tidak diimbangi dengan pemahaman masyarakat tentang perawatan serta perbaikan instalasi listrik sesuai standar. Kondisi tersebut terlihat pada instalasi listrik Masjid Al-Barokah yang belum memenuhi ketentuan Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL), sehingga berpotensi menimbulkan bahaya seperti sengatan listrik atau kebakaran akibat korsleting. Untuk mencegah risiko tersebut, dilakukan kegiatan perbaikan dan penataan ulang instalasi listrik di Masjid Al-Barokah agar jamaah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek keselamatan dan efisiensi energi. Instalasi listrik kini lebih aman, rapi, serta memenuhi standar PUIL. Selain meningkatkan kenyamanan dan keamanan jamaah, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan serta penggunaan energi listrik yang efisien. Dengan pencahayaan yang memadai dan sistem instalasi yang tertata baik, suasana masjid menjadi lebih terang, aman, dan mendukung pelaksanaan ibadah secara khidmat.
Sosialisasi dan penerapan teknologi sederhana filtrasi air untuk meningkatkan kesadaran kesehatan siswa di SD Negeri Rappojawa No. 71 Makassar Kadir, Hamdan; Thamrin, Halida; Husnah, Nurul; Nung, Agil; Fais, Akmal
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.37731

Abstract

Abstrak Akses terhadap air bersih yang aman merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan anak usia sekolah dasar. Namun, keterbatasan fasilitas pengolahan air dan rendahnya kesadaran kebersihan masih menjadi permasalahan di sejumlah sekolah, termasuk SD Negeri Rappojawa No. 71 Makassar yang menggunakan air sumur tanpa sistem filtrasi memadai. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kesehatan siswa melalui sosialisasi serta penerapan teknologi sederhana filtrasi air. Metode kegiatan meliputi penyuluhan interaktif mengenai pentingnya air bersih, demonstrasi pembuatan alat filtrasi sederhana berbasis pasir, karbon aktif, dan keramik, serta evaluasi pemahaman siswa menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan ini melibatkan 30 siswa kelas V sebagai peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan siswa sebesar 43,33% setelah kegiatan dilaksanakan. Selain itu, siswa menunjukkan partisipasi aktif dan pemahaman yang lebih baik terhadap konsep air bersih dan perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini dinilai efektif sebagai upaya edukasi kesehatan lingkungan di sekolah dasar dan berpotensi untuk direplikasi pada sekolah lain guna mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di bidang air bersih dan sanitasi. Kata kunci: air bersih; filtrasi air sederhana; pengolahan air; kesehatan siswa; sekolah dasar. Abstract Access to safe and clean water is essential for maintaining the health of elementary school children. However, limited water treatment facilities and low hygiene awareness remain challenges in many schools, including SD Negeri Rappojawa No. 71 Makassar, which relies on untreated well water without an adequate filtration system. This community service program aimed to improve students’ knowledge and health awareness through educational activities and the implementation of simple water filtration technology. The program methods included interactive sessions on the importance of clean water, demonstrations of simple filtration devices using sand, activated carbon, and ceramic materials, as well as pre-test and post-test assessments to evaluate students’ understanding. A total of 30 fifth-grade students participated in the program. The results showed an average increase of 43.33% in students’ knowledge scores after the program implementation. In addition, students demonstrated active participation and a better understanding of clean water utilization and clean and healthy living behaviors. These findings indicate that the integration of simple water filtration technology with health education is effective in enhancing environmental health literacy among elementary school students. This program has the potential to be replicated in other schools to support improved health outcomes and the achievement of sustainable development goals related to clean water and sanitation. Keywords: clean water; simple water filtration; water treatment; health awareness; elementary school.